IF I'M A GAY, YOU GOT PROBLEM WITH IT?
Disclaimer ©Masashi Kishimoto
Story©Freaky Haha
Pairing: ItaKyuu, SasoDei
Rated: T (rating dapat berubah sewaktu-waktu)
Genre: Romance, Friendship
Warning: Cerita ini di buat demi kesenangan pribadi author.
DLDR!
...
Sejak hari itu, sejak Deidara mengatakan ingin berteman dengan tokoh utama kita –Kyuubi, mereka sering terlihat berdua. Hey! Tentu saja, mereka adalah teman! Haha...
"Kyuubi un! Kau mendengarku tidak sih?" rengek Deidara kepada si rambut jingga. Kemudian pipinya menggembung seperti bocah.
"Hn... kenapa kau tidak mengajak si merah saja?" jawab Kuubi dengan nada sedikit kesal. Dia tidak suka makan siangnya di ganggu, termasuk oleh si pirang periang ini.
"Tadi aku sudah mengajaknya un." Wajah Deidara masam.
"Lalu?" sang lawan bicara kembali memasukkan potongan ikan ke mulutnya.
"Dia tidak bisa un. Aku kesal dengannya." Kembali Deidara menggembungkan pipinya dan memanyunkan bibirnya.
"Haaah~ baiklah!" yah, runtuh juga pertahanan Kyuubi.
Baiklah, akan ku jelaskan apa yang di inginkan Deidara. Kali ini dia merengek meminta temannya ini untuk mengantarnya ke toko buku. Membeli buku pelajaran? Tidak! Dia ingin membeli manga seri terbaru yang baru saja terbit.
Awalnya Kyuubi menolak, dia harus segera pulang, menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Tapi karena ekspresi temannya yang amat sangat memelas ini, kalian sudah tau kalau dia tidak bisa menolak. Dia sedikit heran karena si pirang tidak pergi bersama si rambut merah –Sasori. Mereka berdua sangat dekat.
...
"Kau dekat sekali ya dengan Deidara?" tanya seorang yang duduk di sebelahnya, Itachi, di tengah pelajaran sejarah yang membosankan.
Kyuubi hanya melirik sekilas.
"Ku dengar kalian juga baru saja berteman dekat." Sedikit melirik kearah Kyuubi dengan senyum menawan yang sama sekali tidak di perdulikan si lawan bicara.
"Kau tau? Aku menjadi penasaran denganmu." Kata seorang dengan rambut hitam panjang di ikat longgar ke belakang ini lagi.
"Kau pikir aku teka-teki silang apa?" jawabnya ketus.
"Huh, ketus sekali kau rubah." Kini senyum Itachi menjadi seringaian.
"Apa? Rubah? Cih... Dasar keriput."
TWICH
Muncullah perempatan di dahi Itachi. Dia paling anti dengan julukan tersebut. Berdo'a saja jika pangeran kita ini tidak mengamuk. Hanya ada seorang yang berani memanggilnya seperti itu sebelum si rubah ini. Adiknya, itu saja jika mereka berdua sedang bertengkar.
"Apa lihat-lihat?" Kyuubi menyeringai merasa menang. Sepertinya dia belum tau jika dia sudah menantang sang Uchiha secara tidak langsung.
...
Meanwhile...
"Jadi Dei... Kau nanti pergi sendiri?" tanya si merah sedikit berbisik. Sadar jika ini masih jam pelajaran.
"Tidak, Kyuubi mengantarku un." Jawab lawan bicara tanpa menoleh. Dia masih tetap fokus dengan catatannya.
"Maafkan aku. Aku harus pergi dengan Sakura siang ini." Katanya dengan sedikit menyesal.
"Tidak apa un. Akan menyenagkan pergi bersamanya." Deidara memaksakan senyumnya.
"Aku berjanji, kapan-kapan aku akan mengantarmu." Sasori menatap Deidara lekat. Dia sangat tau bahwa sahabat karibnya ini sedang marah padanya.
"Tidak perlu. Lain kali aku akan mengajak Kyuubi lagi." Deidara menjawab cepat. Kemudian hening. Sasori memilih untuk mengalah dan tidak ingin lebih merusak suasana.
...
Sekarang kita bisa melihat dua orang dengan seragam KSHS sedang berkeliaran di Konoha Mall. Mereka akan mencari manga di salah satu toko buku.
"Tumben kau tidak cerewet, heh?" Tanya Kuubi memecah keheningan diantara mereka berdua.
"Tidak apa-apa un. Aku hanya sedang badmood."Deidara mendengus kesal.
"Ya, terserah. Cepat cari manga-mu, lalu kita pulang." Kata Kyuubi mendahului Deidara masuk kedalam toko buku.
...
"YAAAAY!" Si pirang di dekat Kyuubi ini menjerit senang. Dia telah mendapat apa yang di inginkan. Dan sepertinya di sudah kembali seperti semula. Orang aneh! Moodnya berubah cepat sekali. Itu yang di pikirkan Kyuubi.
"Kau ingin langsung pulang atau mampir dulu un?" tanya Deidara riang.
"Pulang."
"Yakin un? Aku mau mentraktirmu ice cream loh un." Dengan cepat Deidara menarik tangan Kyuubi menuju food court.
"Rasa apel! Jangan harap aku mau pergi denganmu jika tidak ada ice cream rasa apel." Kini kita bisa melihat wajah kesal Kyuubi. Pipinya mengembung.
BLUSH
"Kawaaaaaaiii~" oke! Itulah reaksi berlebihan Deidara ketika melihat wajah kesal Kyuubi yang menurutnya kelihatan sangat imut. Baiklah, biasanya Kyuubi terlihat sangat garang.
"Hentikan! Kau benar-benar membuatku malu! Dasar kuning!" Kyuubi meronta melepaskan pelukan Deidara.
...
04.00
Yah, selesai sudah kegiatan hang out kedua manusia manis kita ini. Kini mereka berdua sedang dalam perjalanan menuju stasiun kereta api. Seperti biasa, Deidara mengoceh dengan riangnya dan hanya di tanggapi jawaban singkat dari Kyuubi.
"Kapan-kapan kita main lagi ya un! Aku senang sekali bisa bersama..." kata-katanya terputus. Pandangannya terpaku lurus ke depan. Mimik mukanya berubah sendu.
"Kau kenapa?" Kyuubi heran dengan perubahan drastis dari temannya tersebut. Di ikutinya arah pandangan Deidara.
Sasori! Di sana ada Sasori yang sedang menggandeng mesra gadis berrambut pink yang terlihat sangat manis. Sesekali mereka tersenyum kecil. Mereka berjalan beriringan memasuki stasiun.
"Dei..." panggil Kyuubi pelan. "OY!" Kini dengan sedikit senggolan di bahu si rambut kuning.
"E...eh? Hehehe... ada apa un?" kaya Deidara polos.
"Kau kenapa?" Tanya Kyuubi menyelidik. Matanya memicing.
"Tidak apa-apa un. Kau mau pulang sekarang kan un?" kata Deidara. "Pulanglah, aku naik kereta yang selanjutnya saja un." Senyum masam di kembangkannya.
"Kenapa? Apa karena si merah itu?" Kyuubi to the point. Dia kadang tidak bisa mengontrol mulutnya.
"EHH? Ti... tidak un!" jawabnya gelagapan.
"Ada apa dengannya?" tatapan Kyuubi saat ini sangat mengintimidasi.
"Bukan apa-apa un. Cepatlah, keretanya akan segera datang Kyuu-chan!" Deidara mendorong Kyuubi.
"Tidak! Aku tidak akan pergi sebelum kau bercerita." Kyuubi menampakkan seriangaian rubahnya.
"Aku bilang tidak ada apa-apa un." Deidara memajukan bibirnya.
"Oke. Baiklah. Aku akan pergi sekarang. Dan... aku bukan temanmu lagi." Kyuubi melangkah.
GRAB
Seringaian muncul dari bibir pemuda jingga ini. Sepertinya ancaman ini ampuh untuk mengorek informasi. Deidara langsung menjangkau tangan Kyuubi dan menghentikan langkah temannya itu.
"Baiklah un! Singkat saja." Deidara menunduk, dia menelan ludah. Gugup. "Aku... aku..." matanya terpejam dan pipinya memerah. "Aku menyukai Sasori no Danna un!" katanya lirih.
"Apa?" Kyuubi tertegun. "Jadi... kau gay?" dia sedikit tidak percaya. Hal semacam ini masih tabu di lingkungannya. Bahkan dia yang selama ini menjadi pusat gosip bahwa dia seorang gay saja tidak benar-benar gay.
"Aku tidak tau un." Masih menunduk dan berkata lirih. "Aku hanya merasa sangat sayang padanya."
"Haaah~" si jingga menghela nafasnya dalam. "Yasudah, kita pulang sekarang." Lalu Kyuubi menarik tangan Deidara kedalam stasiun. Menyeretnya meuju gerbong yang dia fikir adalah gerbong yang berbeda dengan yang di naiki Sasori dan gadis yang bersamanya.
...
Itachi POV
Cks! Anak itu membuatku kesal lagi. Jika tidak ada Okaa-san aku pasti sudah menjitak kepalanya. Orang yang ku maksud adalah adikku. Namanya Sasuke. Gara-gara dia sekarang aku harus berjalan menenteng barang belanjaan Okaa-san. Seharusnya ini adalah tugasnya, seenaknya saja dia melempar pekerjaan padaku.
Ah, berbicara tentang Sasuke... aku jadi teringat seseorang yang berani memanggilku dengan sebuah kata terlarang. Sepertinya sudah di jelaskan apa hubungan antara Sasuke dengan orang itu. Mereka sama-sama lancang memanggilku... uh! Keriput.
Aku dengar dia seorang gay. Wow! biasa saja menurutku. Aku tidak perduli tentang hal itu. Dia sedikit menjengkelkan, dan tidak punya teman di sekolah. Ralat! Sekarang dia berteman dengan Deidara. Dia dan Sasori juga sahabatku sejak sekolah dasar.
Entah orang-orang menjauhinya karena sifatnya atau karena gosip bahwa dia gay. Itu kan Cuma gosip. Entahlah, mungkin karena gosip itu aku jadi penasaran dengannya. Hei! Apa? Aku hanya mengatakan penasaran, dan kata 'penasaran' itu mempunyai banyak makna.
Aku masih tetap berjalan sambil menendang-nendang kalaleng soda. Masih berfikir tentang teman sebangku ku, Kyuubi Namikaze. Sudah dua Minggu aku kembali ke KSHS, selama itulah aku duduk berdampingan dengan si rubah itu. Selama ini, mau tidak mau aku selalu melihat wajahnya secara dekat. Ayolah! Kita duduk sebangku. Otomatis jarak kita dekat!
Aku sering berfikir bahwa, err... wajahnya cukup manis untuk ukuran laki-laki. Biar ku tebak, jika dia benar-benar seorang gay dia adalah uke. May be, itu menurut pandanganku. Tapi aku dengar, banyak orang yang mengasumsikan bahwa dia seorang seme. Apalagi jika di sandingkan dengan Deidara. Please! Deidara itu ultimate uke, jika dia menjadi seorang gay. Atau... aku akan membuktikan sendiri bahwa Kyuubi adalah seorang UKE. Aku mengangkat bibirku. Tersenyum licik. Haha...
BUGH
"Cks! Maafkan aku! Aku benar-benar tidak sengaja." Aku menabrak seseorang di sebuah tikungan. Mungkin karena sepanjang perjalanan aku melamun.
Dia segera meminta maaf. Segera menunduk dan memunguti barang belanjaanku yang terjatuh di tanah. Eh? Seragam KSHS? Rambut jingga? Aku menaikkan alisku.
"Kyuu?" aku memanggilnya dengan nada sekali! Dia yang masih sibuk memunguti segera menoleh keatas. Kearahku.
"Heh? Keriput." Dia berdecih kesal. Dia masih memunguti barangku yang terjatuh.
"Sedang apa kau? Kenapa masih memakai seragam?" aku menatapnya menyelidik.
"Bukan urusanmu." Dengam kasar diberikannya kembali kantong plastik yang terjatuh itu padak dengan kasar. "Minggir, aku mau lewat!" serunya mendorong badanku.
"Ruamahmu si sekitar sini?" aku bertanya lagi. Dia berlalu, belum dia menjawabku, dia sudah memasuki gerbang sebuah rumah. Oh itu rumahnya? Dekat sekali denganku. Lalu aku tersenyum kecil.
"Lihat saja rubah sombong. Aku akan membuatmu jatuh karena kesombongamu!" hahaha... JATUH! JATUH dalam pelukanku, dan JATUH hati padaku. Hahaha... aku memang sudah gila.
...
TBC~
Haaaah~ saya sadar kok kalo fic buatan saya pendek-pendek #LOL
Biarin aja, otak saya cuma jalan sampe segini doang ga bisa di paksa, lagi sakit soalnya XD
Semoga chap depan lebih banyak inspirasi...
Dan di sini banyak KyuuDei ya? Wkwkwk~ mereka cuma temen deket kok jangan kuatir. Haha...
Thanks to:
CindyAra : iya... ini akhirnya di lanjut :3 makasi~
Zora Fujoshi : enggak ada doooong :3 haha... respon di pm XD
Subaru Abe : haha... di buat ngegantung biar jadi penasaran XD #hakdeees
BlacknightSkyeye Yue- Hime : ini uda lanjut~ makasi ya :3
missapple05 : hiduuuuuuuppp! #bawabendera XD makasi ya :3
Akuel the akuma angel : ini udah update cepet XD sehari sebelum jadwal update... haha... seharusnya malem jumat updatenya XD
