Ega : ini naska Narasinya.
Ayu : *baca naskah*
Ega : A-Ayu..?
Ayu : Kakak INI.."Aura mengerikan.
Ega : ada apa?.."entah kenapa mulai Merinding"
Ayu : Melihat ini aku benar-benar ingin membunuhmu kak.*aura hitam dan siapin pemukul bassball.
Ega :Ehk!..."DX."(Kabur di belakang Shun)
Shun : Ada apa Ayu…?
Ayu : Baca itu Shun!...BACA!
Shun : *Baca naskah dan beku ditempat*
Ega : Ha-Haruuu Tolong persilahkan Para pembaca membaca aku harus berurusan dulu dengan mereka berdua *Lirik Shun dan Ayu*
Haru : um trimakasi banyak untuk para pembaca yang membaca cerita ini
Kami sangat berterima kasi pada kalian karna kalian penulis dapat meningkatkan kemapuanya sendiri dan mengetahui kekurangan yang musti dia rubah ok Happy reading…."
memories she of the world's deserts
Rival dari masa-lalu
Pagi telah datang seorang gadis kini terbangun dari kantuknya karna tirai jendela terbuka, semalam adalah malam yang mengerikan baginya karna ia harus mengerjakan 1300 File dan 1500 BuK Doc dalam semalaman penuh. Akibat permintaan Kakak tercintanya yang imut dan suka memaksa benar-benar sebuah penyiksaan.
".Oi Mokuba/Ruega Bangun ini sudah jam 10 pagi, sampai kapan kalian meringkuk disini? Ayo bangung ."ucap seorang pria lebih tua dari mereka. yang mendapati kedua kakak beradik tersebut dalam keadaan mengenaskan. Dan tengah tidur di sofa Panjang dalam keadan Tepar n Pucat Haruskah sang kakak Atau sebutan Seto Kaiba memanggil Dokter Spesialis penyakit dalam atau Jiwa (R:OI OI)kediaman Kaiba kesini?.
"5 menit lagi kak"Seru mereka bersamaan.
"Tidak bisa."
"3 menit lagi kak."
"Ayo bangun."
"1 menit lagi Kak."
"AYO BANGUN ANAK-ANAK!.."Teriak Seto yang sepertinya mulai sudah tak sabar. tampa aba-aba lalu menarik selimut mereka dan membuka Tirai jendela ruang pusat pengendali.
"Hei Siapa Yang membuka jendela Sih.."Teriak Mokuba Jengkel.
" Menganggu Tau,Dasar Sialan."
BLETAKK
"ADAAAAAWW!"
"Aku."Ucap Seto sambil mengeleng-ngeleng kepala menatap kedua adiknya yang meringis dan benjol di kepalanya.
"Seto Nii-san…"Ucap kedua bersudara itu.
"Kenapa Kak ada disini? Bukanya dirumah?.."Tanya Mokuba.
"Aku di beritahu Isono dan Diamond kalau kalian berdua ada diruang pusat pengendali tadi malam untuk mengurus beberapa File Games Ol FGO kita."Ucap Seto panjang kali lebar.
"Seto-Nii-san…kapan kau datang kemari?"
"Semalam saat aku datang kulihat kalian sudah tidur dan aku memindahkan kalian kesofa dan melanjutkan semua pekerjaan kalian.."Jelas Seto merengangkan badanya dan melanjutkan pengetikan computer lagi.
"Aku Mau Pulang dan Mandi 24 jam Kemarin Moku-Nii sudah menyiksaku Habis-Habisan. POKOK NYA PEKERJAAN HARI INI HARUS MOKU-NII YANG MENGERJAKAN SENDIRI DAN CHOKOLAVITE BAGIAN MOKU-NII AKU AMBILL, AKU MAU LIBURRR SEKARANG!."Ucap Gadis itu tegas. dengan wajah mengerutu dan menyanggul rambutnya dengan mengunakan Tisik Rambut sambil bertolak pinggang.(Ega :Ayu Narasinya mengerikan-_-")
"A-APA!O_O KOK BEGITU.."ucap Mokuba merinding.
"Harus!.."
"TIdak mau !.."
"Tidak ada kata Tidak..!."
Shun Home
Shun memandang dengan tatapan Lurus dengan Pandangan lurus kearah pantulan cermin didepanya ia masih membayangkan pertemuannya dengan Pegasus Sang King OF Ton Chard semalam masih terniang dan berputar-putar dikepalanya.
Kilas balik
"Ada apa apa mencariku Pegasus Maximilon?"
"Aku datang mencarimu dengan beberapa alasan"
"Alasan? Alas an apa Itu?"
"Yeah Of Sure alasan pertama adalah ini.."Ucapnya Menujukan Sennen Eye Pada Shun Yang kembali tertanam pada mata kanannya dan mengibas rambutnya ala Iklan Shampo Murahan.
(Ega : OIIII…..apa apaan narasi ini?)
"Lalu kenapa? Kenapa Benda itu kembali padamu?"
"Shadi mengembalikan benda ini padaku sebulan yang lalu, bukan Cuma aku seluru senne lainya telah di kembalikan pada para pemakai sebelumnya dan kudengar para penunggu sennen berengkarnasi menjadi orang lain.
"Oh..jadi mereka sudah dapat berengkarnasi dan tubuh baru"
"Akan tetapi tidak pada penunggu Sennen Puzzel yang berada dalam Belenggu Pharaho, beliau telah kembali kedunia ini, dengan mengunakan tubuh Patnernya Mutou Yugi-boy.."
"Yahh…aku sudah memastikan semua itu, tapi kembalinya dia bukan urusanku.."
"Oke ku lanjutkan, Kedua aku sebagai pendisain BMW Generasi pertama ingin membuat Sebuah Game Onlain Terbaru bernama Dream Disteny OF Kingdom. Dan sebagai Chif dari perusahaanku meminta kau secara Pribadi sekaligus kenalan lama untuk bergabung bersama kami.."Ucap Pegasus dengan tatapan Serius.
Sejak kekalahannya melawan Yugi dan Yami membuat ia berubah dan tidak selicik dulu kini dia berusaha menjadi tegar dan merelakan kekasinya yang meninggal dunia, meskipun kesepian ia tak sendiri memulai menjadi bisnisman kembali dari Nol. Setelah kalah dari Yugi/Yami. Menjadi Pengusaha kaya yang handal Popularity yang membanggakan di dunia serta berlimpahan kekayaan tidak membuatnya lupa diri, Rasa Nasionalisme terutama Hak asasi akan anak-anak ia menjadi relawan untuk panti asuhan bagi anak-anak Yatim piatu dan terlantar karna peperangan di Moscow dan beberapa negara di Afganistand dan timur jauh. Sungguh hasil yang hebat dalam 3 tahun setelah usainya Battel City ia dapat bangit kembali.
"Izinkan aku memikirkanya dulu, aku akan menghubungimu jika aku berminat ikut serta dan terjun ke perusaanmu Pegasus-san"ucap Shun dengan Keputusanya dengan Nada datar. Sepertinya keputusan yang bijak yang bisa di ambinya adalah memikirkanya dulu sebelum bertindak.
"_Kilas balik berakhir_"
Haru memandang wajah Shun dengan pandangan bingung menatap kakaknya memegang gagang westafel cuci tangan dan terus memandang cermin dihadapanya. Kini rambut Shun sangat kusut dan terurai. Sang kakak hanya menggunakan Tang-Top berwarna hitam dan celana Trayning biru.
"Shun-Nii Ustano?."Sebuah usapan lembut handuk lalu membangunkan Shun dari lamunannya mendapat wajah Haru beberapa senti di hadapanya tengah membasuh mukanya yang basah dengan handuk.
"Oh..Gomen sepertinya aku sedikit melamun, Eh dimana Kibo?"tanya Shun.
"Masih Tidur dikamar dan Kita ada tamu Nii-san"Ucap Haru dengan wajah datar.
"Siapa yang datang?."
"Sudalah Nii-san pasti mengenalnya.."Ucap Haru langsung menarik Kakak tersayangnya tampa Ragu dan tidak mempersilahkan sang Kakak untuk berganti baju.
"Kalian !"Sesampainya di rumah makan, Shun Terkejut melihat 2 orang pemuda berambut Red dengan dandan metalic dan Rokcer yang Cukup tampan dan seorang lelaki berambut Jabrik coklat mudan dengan dandanan bisa layaknya gaya pria-pria Cover Boy majala.
"Lama Tak jumpa Aniki Yorosiku-nee.."Ucapnya dengan senyuman mengembang,
"Varon,Amelda kenapa kalian disini!."ucapnya terkejut bukan Main dan melihat dua Pria itu lalu berlari mendekap Shun dengan cepat membuat Shun tidak bernafas dan terjatuh ditimpa 2 pria tadi.
"Kami merindukanmu Aniki.."Ucap mereka sambil memeluk Shun.
"Dasar kalian masih kekanakan seperti ini. Dan berhentilah memanggil aku Aniki kita hanya beda bulan lahir, Baka."Ucap Shun geleng-geleng dengan senyuman ringan diwajahnya.
"Kyuuuuuu…"sebuah sautan dari belakang Haru dan membuat Varon dan kedua rekanya terdiam ditempat.
"ADA BULU BABI BERBULU BISA MELAYANG!"Teriak mereka Terkejut, Shun dan Haru Swedrob mendengar mereka.(bulu babi itukan di air)
Siang yang cukup cerah itu Haru memutuskan berjalan-jalan bersama Varon yang kebetulan keduanya mendapat tugas berbelanja bulanan yang menipis. Akibat kulkas yang dalam tampak menyedihkan karna setegah kosong. Sementara Shun dan Amelda mengurusi Rumah yang berantakan dan berbenah karna kedua pemuda itu akan tinggal bersama mereka.
"Huuh daftar belanjaan ini banyak sekali, Aniki memang Hebat masalah dapur ya Haru-chan."Ucap Varon dengan tatapan aneh melihat seluruh daftar belanjaan secara rinci.
"Yeahh….Nii-san adalah orang yang punya banyak talenta dan keterampilan termasuk dalam hal memasak tidak heran Nii-san bisa hidup mandiri.."ucap Haru dengan senyuman kecil.
Kedua pemuda dan pemudi tersebut memasuki area pusat perbelanjaan dengan uang pemberian Shun dan daftar yang lumayan banyak.
"Oh ya …Haru-Chan sejak kapan kau kau bertemu Kibo?"tanya Varon yang masih agak penasaran dengan kemunculan Kibo yang adalah monster Card yang nyata bukan ilusi kartu yang keluar dari duel Diks.
"Aku sendiri tidak tau bagaimana menjelaskanya, pada saat malam dan sebelum tidur tampa sengaja aku melihat Tumpukan kartu Duel MWku bercahaya dan Kibo keluar dari sana. Setelah membicarakan dengan Nii-san kami sepakat Kibo kami pelihara."
"Humm….Kibo sangat Lucu. Apa kau sering membawanya juga seperti sekarang?"Tanya Varon pada gadis jutek dihadapanya sambil memandang Kibo yang asik-asik duduk di atas kepala Varon.
"Ia kebetulan saat kakak Kuliah dan Rumah sepi aku membawanya sebagai boneka, kesekolah. Varon ayo kita pulang semua barang sudah terbeli semua."ucap Haru sambil mengangkat beberapa barang yang lumayan berat namun tangan Varon mencekal gadis itu.
"Aku saja kau yang bawa barang Yang ringan, Yang Berat dapat diangkat olehku itu fungsi Otot laki-laki."
"Arigato Varon-Kun."
"Umh…."Ucap lelaki itu sambil menganggukan kepalanya.
"HARU!"
Baik Haru dan Varon menatap dengan Kaget terlebih lagi Haru yang agak terkejut dengan orang yang memanggilnya, Terlihat tak jauh dari mereka ada Yami berdiri dan mematung namun tak sendirian ia bersama Jounochi, Honda,Miho dan Anzu yang tak jauh berdiri dari Yami.
"Kau anak Buah Daztkan.."Ucap Yami dengan nada Horor.
"Haru menjauh darinya."Ucap Jaounochi dengan wajah kesal dan Varon yang tidak peduli.
"Jangan mengangguku saat ini aku tidak terlibat dengan Organisasi dan aku Tak pernah merasa menjadi anak buah Pria itu aku hanya mengikuti seseorang."Jelas Varon dengan nada tenang dan datar.
"seseorang.."Ucap Anzu dengan Nada Bingung.
"Hei berhentilah kalian bertiga.."Sebuah suara dengan nada Tegas dengan tenang memasuki area panas tersebut. Seorang pemuda berambut panjang Hitam dan memiliki Kelopak mata Hijau yang tidak asing lagi. Siapa lagi kalau bukan Shun Kazami.
"Aniki."ucap Varon dengan kaget melihat sang abang sudah ada disini.
"Aku hanya merasa ada yang akan terjadi pada kalian berupa masalah, kalau Al sedang menjaga Rumah."ucap Shun.
"Apa anda Shun kakak Haru? Perkenalkan Aku Miho Yamanaka teman Haru."
"Aku Miho sonaka dan ini temanku mereka teman-teman Haru juga."Ucap Memperkenalkan diri.
"Halo Namaku Shun Kazami, ."
Entah Ada sesuatu yang membuat Yami cukup tertarik pada Shun Kazami. Ini bukan pertemuan pertama bagi baginya dan menatap Pria itu lebih dekat dari sebelumnya, entah mengapa ia merasa sangat kenal dengan Shun dan Merasakan Aura Shun seolah tidak asing baginya.
"Kau pikir wanita itu akan menjadi milikmu? Aku tak akan menyerahkannya padamu walau kau seorang Pharaho sekalipun."seorang Lelaki mirip dengan Shun memandang dengan mata dendam pada Atem.
"Kumohon kembalikan dia padaku.."
"Kau tak bisa memilikinya, memiliki Sang Istar kami, tidak akan ,apa kau sadar bahwa, Kalian menghancurkan kami menghancurkan kebahagian bangsaku dan juga membunuh Yang mulia Kaisar kami…Kau membunuh masterku serta merusak kehormatan sang Istar kami."Ucap pemuda bersurai hitam panjang itu, mata hijaonya mengambarkan dendam serta kekecewaan yang memdalam.
"Kumohon, Kumohon agar aku bisa menemuinya Ku.."
"Ach Sanamun telah Mati dia telah mati demi mengembalikan kedamaian Negaramu serta Negaraku dia adalah orang yang menjadi orang ke 7 persembahan Obelix, apa kau. Puas HAHH!."ucap Pemuda dihadapan Atem yang kembali menyarungkan pedangnya dan bebalik arah meninggalkan Atem yang mulai terisak.
"Tu-Tunggu SHAAAANNAANN!.."
End memories
Guncangan menyadarkan Yami saat melihat Shun ada di dekatnya tengah menangkap sebuah bolah basket yang entah terlempar dari mana dan sebelumnya hendak akan berbenturan pada kepala Yami.
"Jangan melamun Kau hampir saja kena bola.."Ucap Shun lalu melempar bola basket pada sekumpulan anak yang minta bolanya di kembalikan sekaligus meminta maaf pada Shun.
Yami terdiam hatinya merasa sakit entah kenapa ingatan yang makin kuat malah membuat batinnya makin tertekan apa-apakah Shun yang adalah Rengkarnasi dari Sang jendal Shanan. Demi Raa Yami bingung harus menghadapi ini semua dan jika benar Shun adalah Rengkarnasi Shanan apakah Ach sanamun juga telah lahir kembali di dunia ini dan menjadi orang lain dan ada didekatnya.
Bersambung.
Ayu :Kenapa Sekarang Jadi Begini malah ada adegan ,BEGINI SHIII KAKAK JANGAN, aku kagak terima Ocku dimainin begini."Remas tangan.
Ega: Ehm akan kujelaskan sedikit. Shun dan Varon tidak ada Hubungan kok karna sifat Varon sama ke Shun Hanya nganggap Sebagai Aniki(abang) saja yah meskipun emh…(Bla-bla SENSOR)
Ayu:Jadi ini Alasan memanggil Oc Gue Shun Kazami, untuk ini?
Ega :tidak Juga Shun memiliki Misi tertentu disini dan dia mulai bergerak sesuai nalurinya sendiri sepanjang Cerita sampai sekarang di Chap ini. Kebetulan aku bukan Pecinta Yaoi dan Yuri Angkut jadi disini kagak ada perubahan Gender disini.
Ayu : Kagak ada perubahan jenis gender/dan Pegasusan-Normal O_O"
Ega :Itu karna saya termasuk penyuka Pegasus jadi sayang sekali kalau dia harus kubuat banci.
Peggy E : Hm….ternyata Me Normal disini Bravo Ega-Boy.
Ega : Thangkyooooo….Yahho"
Varon : nampaknya bahasa inggrisnya salah -_-"
Yami G : Baiklaaaaaah….."silakan Coment.
Yugi : Baiklah mari kita baca untuk GiaXY
Seto : Jangan di publikasikan memang salah aku bersikap baik haah-_-
Yami :banyak yang ngakak memang pelawak…-_-"
Haru : OPJ
Ayu :Oke makasi Gia^_^
Anzu : Baiklah ini di tujukan untuk Ruega/Runa/Aiga ditempat.
All : Lah emang lo baca ondangan ?
Mana : Sungguh banyak kemajuan….^_^ Author sangat SENANG mendengarnya Loh Ru-Chan.
Yugi :Tuh dengar apa kata orang jangan Famle Fic sendiri-_-
Ega : (Coll Face)Maaf soal itu Nona Ru aku akan lebih baik lagi kedepanya.
Mana ( Tumben nih anak Judes).
Anzu : Runa Author memang dari awal sengaja pengen Ruega muncul jadi anak bungsukan perempuan sendiri wajar kalau sipatnya Manja dan mudah nyengir. Ini juga terjadi karna minimnya informasi.
Jou : tenang Runa permainan belum selesai*Tertawa iblis*
Ega : Baiklah Info yang kubuat akan kubacakan*Coll Faces* Ruega Kaiba anak ke tiga dari tiga bersaudara, berusia 15 tahun, berambut panjang lurus sebahu dan selalu ikat satu, bermata Blue dan warna rambut Colklat moka seperti Kaiba seto, tinggi mungkin 154 berat mungkin 45 lingkar baju dalaman Mungki-
BLETAK!
Seto x Ayu : BAKA JANGAN NGOMONG YANG TIDAK PERLUU!
Shun : Oke Lanjut!-_-
Shun : Oke pesan ini ditujukan untuk Arisato Yukito-kun
Seto : apa adiku lucu yah memang dia lucu.
Shun : Karna peran itu bagi autor cocok jadi bulan-bulanan dan rekan cewek yang cukup manis(CUEK)
All Girls :YAAAAAAAAAK…"
Ega :*benerin lensa kacamata* pacaran Moki ama dia Pacaran*lirik Ruega* sepertinya kagak mungin karna kurasa lebih cocok adik ketimbang jadi pacarnya, soalnya selalu kayak anjing dan kucing kalau ketemu..Ya mungkin nanti aku akan mencoba hal baru karna aku akan memakai nama Ruega kembali pada Fic lain di random berbeda.
Mokie : Keren kagak Manis yaa…jelas aku kan laki laki kelak kalau besar pasti aku tampan melebihi kak Seto.
Yami : silakan membaca Fic di atas jika ingin jawaban itu.
Haru : kali ini aku akan memberikan jawaban Pada Yami Kisara (di Fb dia tidak sempat Coment disini)
Ega :kemunculan Varon aku sudah memunculkan dia,s seperti yang kau mau.
Yami :kata ega kalau Noa akan ku pikirkan cara Baik apa dia muncul.
Ayu : Oke sekarang sudah selesai membaca Narasi ini, lain kali carilah pengantiku untuk membacanya.
Ega : Kan yang gak punya kerjaan Cuma kau saja.
Ayu : OI—OI ini namanya pemaksaan Iakan Haru.
Haru : aku juga malas menghadapi 3 cowok aneh itu sekaligus.
Amelda :Maaf atas kesalahan atau kekurangan Fic author
Varon: Jaaneee
