Rose & Cigarette (Part II)
.
Author : fyhjia
Cast : Kim Jongin | Do Kyungsoo
Support : Kim Junmyeon & Zhang Yixing
Genre : Yaoi, Dark, Smut
Rate : M
.
Summary : Dibalik hembusan asap rokok yang keluar dari bibir Jongin, pria itu berhasil menyentuh dadanya tanpa perlu menggapai tubuhnya…
.
.
.
"Kau mau segelas jus? Aku sedang ingin jeruk dan apel." Kyungsoo mengatakannya sembari menahan desahan beratnya. Jongin tengah menjilat holenya yang berkedut. Oh, jangan memaksanya untuk menjabarkan sensasinya.
"Kau tidak suka cocktail?" Jongin terkekeh kecil. "Kukira kau lebih muda dariku, sayang."
"Aku tidak terlalu menikmati rasa buah seperti itu." Ia berdehem pelan sembari berusaha untuk tidak menggapai helaian rambut Jongin, "Kau terlihat berpengalaman. Kau tahu? Seperti gigolo. Tadi aku sempat berharap kau masokis." Kyungsoo masih mengingat obrolan mereka beberapa saat lalu.
Jongin lebih muda setahun darinya. Ini fakta yang menyebalkan, sungguh. Kyungsoo tidur dengan orang yang lebih muda darinya. Holy shit.
"Kau ingin aku langsung memasukkan punyaku lagi? Jujur saja aku tidak berpengalaman untuk yang sejenis." Jongin meraup bibir Kyungsoo yang memerah dengan agak tidak sabar. Ia melebarkan kedua kaki Kyungsoo dan memasukkan penisnya sekali hentak.
"Damn! Jongin-ssi! Kenapa tidak kau masukkan saja semua jarimu?" Ringis Kyungsoo. Ia bermaksud menyindir pria diatasnya yang seenak jidat memasukkan miliknya. Namun Kim Jongin adalah orang yang tolol dan Kyungsoo harus mencatat itu diotak berlapis emas-nya lain kali.
Kim Jongin memasukkan dua jarinya sekaligus dilubang Kyungsoo yang masih terisi penis pria itu. Dengan keras dan cepat, Jongin menggenjot tubuh Kyungsoo sampai pria itu mengerang seksi. "Ahsshh... Kyung! Kau membuatku gila sssshh..."
"Mmmhh Jongin! Ahhh iya, i love this aahhh..." Kyungsoo ikut menggerakkan pinggulnya berlawanan arah dengan Jongin, "Aku keluar shhh!"
"Arrghh!" Jongin mengerang saat Kyungsoo mengeluarkan cairannya untuk yang kedua kali. Pria itu memejamkan matanya saat dinding hole Kyungsoo meremas penisnya kuat. Namun pria itu memilih untuk diam menunggu Kyungsoo yang terlihat kelelahan.
"Apa yang kau lakukan?"
Jongin yang baru saja mencabut penisnya dari lubang Kyungsoo malah memandang pria itu heran, "Kukira kau kelelahan, sayang."
Kyungsoo menggeleng cepat lalu menunggingkan tubuhnya. Kakinya yang masih gemetar dan lubangnya yang masih meneteskan sperma Jongin membuat pria lainnya merasa penisnya kembali menegang, "Nikmati tubuhku Jongin. Aku sangat suka hentakan kerasmu dilubangku."
Jongin terkekeh, "Lalu aku harus apa?"
Sial. Kim Jongin bermaksud menggodanya. "Ssshh.. Masukkan penis besarmu kedalam lubangku yang kelaparan ini hmmhh... Penuhi lubangku."
Pria yang berada diatasnya tersenyum licik. Ia meraba meja nakas lalu menghidupkan sebatang rokok untuk ia nikmati, "Baik, bersiaplah. Aku akan menjadi cowboy mu saat ini!"
.
.
Jongin terbangun saat ia merasa sesuatu menyentuh keningnya. Sial, tubuhnya bau sekali.
"Yixing meneleponmu, aku mengangkatnya tadi."
Jongin menoleh, mendapati Kyungsoo yang menatapnya dalam. "Kurasa itu memang urusanmu. Dia terlalu perfeksionis, kau tahu kan?" Kyungsoo mengangguk mengiyakan. "Mau makan fish and chips?"
"Tidak," Jawab Kyungsoo cepat. "Aku punya alergi seafood yang parah. Aku biasa sarapan dengan roti dan kopi saja, tidak lebih." Kyungsoo menepuk-nepuk kepala Jongin, nyaris dengan ketiaknya yang bau. "Kali ini kau bermaksud mengajakku kencan?"
"Tidak, aku punya kekasih wanita. Kalau mau jadi selingkuhanku, kau akan aku terima!" Jongin tertawa kecil lalu terbatuk. "Bersihkan badanmu lalu ayo sarapan. Kau tidak bekerja hari ini?"
"Kuharap begitu, namun aku bekerja hari ini." Kyungsoo bangkit dari ranjang sembari mengibas-ngibaskan tangannya. "Dan, lupakan saja kekasihmu. Mungkin sebentar lagi kau akan menyukaiku lebih dari dia! Jadi, bersiaplah." Pria lain diruangan itu tertawa dibuat-buat saat Kyungsoo mengedipkan sebelah matanya dan masuk ke kamar mandi.
.
.
Kyungsoo benci rokok, namun Jongin mengatakan jika dirinya menyukai benda itu lebih dari kekasihnya sendiri. Pria itu mengangguk pelan saat ditanyai apa makanan yang ia santap sejak tadi rasanya enak atau tidak.
"Kau benar-benar ingin aku mengajakmu berkencan?" Entah berapa kali Kyungsoo mendesah padahal arlojinya baru menunjukkan jam setengah sepuluh. "Akan kuperhitungkan nanti. Tapi, bercintalah sekali lagi. Akan kuputuskan kekasihku." Jongin mengedipkan sebelah matanya dengan seringai tipis yang menyebalkan.
Ah, Kim Jongin adalah tipe yang memaksakan kehendak.
Jongin bangkit dari duduknya dan memandang Kyungso lekat-lekat. Oh, pria lainnya baru saja kehilangan selera makan. "Jadilah istriku kalau kau mau. Aku tidak mau punya anak, aku hanya suka prosesnya!"
"A – apa kau bilang?"
END
.
OKESIP INI GAJE BANGET DAN AKU TAHU. Aku memang pernah post ini disalah satu blog dan aku perbaharui lagi saat di post disini :D aku gatau kalau sambutan readers akan sehangat ini/? THANK YOU SO MUCH, ESP. FOR REVIEWERS.
Nah, untuk ff ku selanjutnya ada yang mau request pair? Aku sedang mood buat ff konyol/? So, aku butuh saran kalian :D THANKSEU~
