.

.

.

.

.

.

RED EYE Chapter 2 START !

.

.

.

.

.

.

"Hei, Kyungsoo. Bangun. Sudah pagii !"Kataku menggoyang goyangkan tubuhnya.

"Apasih Luhan hyungg.. Jam berapa ini ? Huh, jam setegah enam ? Tumben kau membangunkanku sePAGI ini."Kyungsoo sedikit mengerjap ngerjapkan matanya lalu bersiap kembali tidur.

"Apa kau bilang ? PAGI ? Kita bahkan sudah hampir melewatkan sarapan bersama Baekhyun dan Chanyeol ! Dan satu lagi ingat hari ini ada Pelaksanaan Red Eye."Luhan mengingatkan Kyungsoo dengan sedikit penekanan pada kata pagi, dan Pelaksanaan Red Eye.

"MWO?! Apa kau bilang hyung ? PELAKSANAAN RED EYE ? Dan apalagi itu? Sarapan? Haish kenapa kau tidak membangunkanku dari tadi ?"Kyungsoo marah marah sambil mengambil pakaian dan handuk di lemari dengan buru buru.

"Hah lupakan cepat kau bersiap siap. Aku akan menunggu di ruang makan."Aku menutup pintu.

'Baiklah peserta Red Eye mohon berkumpul diruang makan, akan ada robot disamping kalian untuk menunjukkan jalan.' Suara seseorang menggema ditelinga luhan yang sedang menuju ruang makan. luhan pun segera melihat sampingnya.

'Mm.. robot.' Batin luhan sambil memerhatikan robot itu dari ujung kaki sampai kepala.

"Kenapa tuan memerhatikanku seperti itu ? eoh,? Ada yang salah dengan penampilanku ?" Robot itu bertanya pada luhan sambil memiringkan kepalanya.

"A..aniya, hanya aku bingung karena kau agak.."Jawab luhan agak menggantung.

"Agak,?"Robot itu mengulang kata kata luhan yang menggantung.

'Sekali lagi, untuk peserta Red Eye mohon berkumpul di ruang makan. Akan ada pembicaraan tentang Red Eye. Terimakasih.'Suara itu kembali menggema di ruangan. Luhan yang sedang terlibat dalam 'Awkward Silence' itu sangat bersyukur.

"Oh,! Oh! Kita hampir terlambat, cepat tuan !"Robot itu menarik tangan luhan dan mengeluarkan 2 skateboard dari sudut kakinya.

"Eh kau mau apa ? Satu, aku- AHHH HEYYYY!" Belum luhan selesai bicara, robot itu melesat cepat. Dan 19 detik kemudian, mereka sampai diruang makan dengan santai.

"YAA ! BAGAIMANA KAU BISA MELAKUKAN HAL ITU PADAKUU !"Luhan langsung marah marah begitu sampai, menarik perhatian semua pasang mata diruangan itu.

"Xi Luhan, duduklah. Kim seongsaengnim sudah menunggumu dari tadi"Kata Kyungsoo sambil diikuti anggukan Jung seongsaengnim.

"Arrasseo, Kyungie, gomawo ne."Aku berkata sambil berjalan kea rah Kim seongsaengnim.

"So, Xi Luhan. Yang lain sudah kuberikan penjelasan cara untuk Red Eye. Apa yang mau kau tanyakan ?"Kim seongsaengnim menanyakan kepadaku dengan tangan terlipat diatas meja.

"seongsaengnim, apakah kita dapat bertemu dengan keluarga atau sahabat sahabat kita jika kita menjadi Blood selection untuk para EXOest ?"Luhan merubah raut wajah dan gaya bicaranya menjadi serius.

"Tergantung para EXOest. Jika mereka mengizinkanmu berarti boleh."Kim seongsaengnim tampak santai menjawab pertanyaan luhan.

"Lalu, bagaimana jika kita mati di tangan EXOest dan tidak ditemukan ? Apakah jenazah kami tidak akan dicari lalu dikuburkan ?"Luhan sedikit buru buru mengingat durasi *Ini FF atau acara Tipi ?

DEG.

Jantung Kim seongsaengnim mendadak mencelos. Mengingat kekasihnya yang mati secara tidak diketahui saat mengikuti pelaksanaan Blood Selection beberapa tahun yang lalu. Pikirannya masih menyimpan kenangan buruk itu walau sudah ia coba untuk melupakan hal itu.

"Yah, aku tak tau, itu bukan tanggung jawabku."Kim seongsaengnim berkata sambil berdiri.

"Nah sekarang bersiap siaplah, Red Eye akan dimulai 12 jam dari sekarang."Jung seongsaengnim menyusul Kim seongsaengnim yang sudah pergi.

"Ne, arrasseo seongsaengnim, kamsahamnida seongsaengnim,"Ujar mereka berempat sambil bow 90 derajat. *wawhahwa

1 JAM BERLALU

"LUHAN HYUUUNGG CHANYEOL HYUUUNG BAEKKIE HYUNGGG ! Turun kaliaaann ~!"Kyungsoo berteriak dari dapur.

"NE ARRA KYUNGIEE KAMI KESANAAA ~"Aku segera mengajak chanyeol dan baekhyun karena mencium bau yang sedap dari bawah.

"Aku membuat cookies untuk kalian, lihat !"Kyungsoo memamerkan cookies buatannya dengan sangat PEDE tidak menyadari cookies Baekhyun ada yang gosong 3.

"Wahhh Kyungie hyung memang okee !" Baekhyun memuji Kyungsoo tanpa melihat kearah cookies yang gosong.

"Baekhyun, coba lihat dulu dibawah cookiesmu. Ada 3 buah cookies yang …" Kataku sengaja menggantukan kalimatku melihat Baekhyun segera melihatnya dengan mata yang terbulat sempurna.

Baekhyun memandang cookiesnya dan Luhan dengan bergantian, memastikan apakah cookiesnya saja yang gosong.

"AAAAAA Kyungie hyung jahatt masa cookies ku doang yang gosong ?"Baekhyun langsung berteriak teriak dengan suara 6 oktafnya.

"Tenang baekhyun hyung. Aku sedang membuatkan 3 cookies untuk gantinya."Kyungsoo berucap dengan tenang sambil membuat cookies baru untuk baekhyun

"YAY ! Kyungie baik eaps. Kalogitu aku tunggu di atas ya kyungg !"Baekhyun menaiki tangga lalu masuk ke kamar

"Sebenarnya yang jadi hyung disini siapa -_-"Kyungsoo menggeleng gelengkan kepalanya.

4 jam berlalu

"Huhh kita ngapain nih ? masih ada 6 jam dan kita sudah menyiapkan segalanya"Baekhyun merajuk

"Kita belom menyiapkan bekal"

"Ya, dan senter, juga tenda, kantong tidur dan senjata"

"Korek api, air, -" kata kata chanyeol terputus karena luhan datang

"Tidak, kalian membunuh diri sendiri. Barang bawaan terlalu berat akan menyulitkan kita berlari jika ada exoest atau binatang buas." Luhan berkata sambil menyiapkan 10 buah kantong plastic dan 9 majalah tipis.

"Kita hanya butuh beberapa barang yaitu, majalah ini, checked, kantong plastic, check. Air seperlunya, checked. Eum apalagi ya ?" Luhan memiringkan kepalanya lucu.

"Ohya, kaca kecil, checked. 10 Buah roti, checked. Dan…. Tali, checked."

Tiba tiba luhan melihat eyeliner di tas baekhyun.

"Baekkie…"Luhan berkata dengan lembut

"Ne Luhan hyung"

"Taruh eyelinermu disini, jangan dibawa "

"MWOYAAA ?! Aku tidak bisa hidup tanpa eyeliner.."

"Jangan lebay"

"Nope. Aku akan membawanya."Baekhyun bersikeras dan melihat rubik luhan di tas luhan.

"Luhan hyung"

"Ne"

"Kenapa kau bawa rubik ?"

"Untuk bermain"

"Taruh saja disini, jangan dibawa " kata kyungsoo mengikuti gayabicara luhan tadi

"HEIII KAU KURANG AJAR KYUNGIEEE !"Luhan berteriak mengingat itu adalah kata katanya.

"HAHAHAHAHAHHAHAHAAHA"

Ruangan pun penuh dengan suara mereka.

Apakah mereka akan bersama seperti ini lagi ? Tertawa bersama setelah pelaksanaan Red Eye itu ?

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC