Wew… jadi juga deh chapter duanya. Dua author ini minta maaf karena lama banget soalnya Kuroko Neophilina Phantomhive sedang kena WB dan menyelesaikan skripsi sedangkan Kai tersendat UNAS dan WB yang cukup parah…
Dan maaf juga kalau ini lebih ancur dan ngga lucu.
Disclaimer: Amano Akira.
Title: Crazy Days
Rated: T (dan mungkin bisa jadi T+ kalau Kai maupun Neo-san sewaktu-waktu jadi mesum /wat de/)
Author: Kuroko Neophilina Phantomhive dan Hayasaka Kairi
Warning: OOC, OC, typo, EYD, Gaje, Shonen ai, DLL
.
.
Enjoy!
.
.
Kita panggilkan contestan selanjutnya! Mendaki Gunung, sebrangi samudra, hingga akhirnya tiba di Kokuyo Land! Rokudo Mukuro!" ucap seorang host berambut biru panjang, yang diketahui bernama Bluebell itu dengan cerianya.
Dari pintu samping panggung pun, munculah seorang kloningan nan-eh maksud saya manusia tampan namun pervert itu dengan senyum perver-tnya layaknya pedofil yang sekarang sedang nge-tren. Music yang diiringi oleh KHR-Band itu pun mulai mengalun dengan indahnya.
Waktu tamasya ke binaria
Pulang-pulang ku berbadan dua
Meski tanpa restu orang tua~ sayang….
Aku rela abang bawa pulang…..
Mukuro pun langsung mengingat kejadian Trinnisete, masa-masa Mukuro bersama seseorang berambut putih yang hobby-nya ngutang Marshmallow di Warung sebelah.
Enggak kerasa udah setahun
Si abang mulai berlagak pikun!
Udah enggak pernah pulang ke Rumah, sayang
Kepincut janda dipulau
Flash Back
Setahun berlalu, dunia kembali damai…Mukuro pun mulai bosan, akhirnya ia mendatangi markas kedua sejoli itu Spinner dan Irie, tak lupa anak-anak mereka (baca : robot-robot).
"Ah, a yang bisa aku bantu?" tanya Irie sambil mebenarkan kacamatanya yang merosot.
"Hm…..apa alat, untuk kemabli kemasa depan masih ada?" tanya Mukuro balik.
"Tentu….." jawab Irie lalu, mencari bazooka yang bisa memindahkan seseorang kemasa depan. "Ini, memangnya buat apa?" lanjutnya.
"Hmmmnnn….apa kau bisa mengirimku kemasa depan?"
Irie pun mengganguk, lalu menembakan bazooka itu kearah Mukuro. Sesampainya dimasa depan, entah dapat rezeki apa Mukuro langsung bertemu dengan orang yang ingin ditemuinya dimasa depan, yah…siapa lagi kalau bukan Byakuran.
"Byakuran…kita bertemu lagi kufufufufufu…"
"Maaf, anda siapa?" tanya Byakuran dengan innocent-nya.
'JLEBBBBBB'
"PAPA!"
'JLEBBBBB'
"Hora..ni-chan~ jangan, nti kau bisa jatuh," tegur Byakuran lembut. Sedangkang yang ditegur hanya membalas dengan senyuman pelanginya.
"Yuni sayang~~~~ papa!" ucap Yuni manja, sambil memeluk Byakuran.
Mukuro yang merasa terbaikan pun, langsung angkat bica-
"Anata~"
'JLEBBBBB'
Kenapa nenek tua itu ada disini? Tunggu dulu 'anata?' jangan-jangan….
FLASHBACK OFF
La..lai..la…lai..la...lai….
Panggil aku si Jablai….
Abang jarang pulang…
Aku jarang dibel-BYURRRRRRR
"Mukuro-san! Yokatta….akhirnya kau sadar juga!" ucap Tsunayoshi dengan nada penuh syukur, saat melihat Mukuro bangun dari tidur panjangnya (?). padahal dalam hatinya udah mau nanyi….'si Pervert Pervert tiada! Hati~ku~ gembira~' ala Tasya.
"Aku siapa? Ini dimana? Apakah aku sudah di surga?" tanya Mukuro dengan begonya.
"Hn, sepertinya dia butuh ku siram sekali lagi," ucap Reborn, yang sudah siap dengan seember air cucian.
"NOOOO! ENTAR RAMBUT GUE ? TERUS MUKA GUE YANG KECE? KUKU GUE? NOOOO!" teriak Mukuro, yang entah pake bahasa gaul Negara mana. "Hiks…kalian tidak tahu bagaimana nasibku…." lanjutnya, pundung.
"Oh…..emang nasibmu seperti apa?" tanya Reborn, yang mulai kepo.
"Ituloh….mirip sama, film lebah yang…liriknya kaya gini nih…" dan Mukuro pun mulai bernyanyi.
Hachi anak yang sebatang kara,
Pergi bersama ibunya…..
Di malam yang sangat dingin…teringat mama~
Walaupun kesepian! Hachi tetap gembira~
"Tunggu Mukuro!" teriak Ryohei yang tiba-tiba menyetop Mukuro, yang sedang bernyanyi dengan suara you know-lah…
"Apaan sih! Ganggu aja!" balas Mukuro bête.
Ryohei pun mencari lirik lagu, 'film Hachi' ke mbah Google. "Lirikmu ada yang salah….bukan 'bersama' tapi, 'mencari' tahu!" sambil menunjukan lirik yang benar pada Mukuro. "Lagian juga nih yak! Hachi-nya gak akan sebatang kara! Toh, dia pergi bersama ibunya…" lanjutnya.
.
.
.
.
Secara Author si yeh, balik lagi ke kandungan….
"Ya suka-suka aku dong! " bela Mukuro sambil menahan rasa malunya, walau Author yakin urat malunya udah putus.
"Buh! HUAHAHAHAHAHAHAHAHA!" semua orang yang berada disitu-kecuali Hibari-langusng tertawa ngakak sambil guling-guling.
"Lagian, lagu Hachi itu bukan lagu Dangdut, Mukuro! Huahahahahaha…." Ucap Tsunayoshi disela tawanya.
"Kufufufufufu…..aku hanya mengikuti naskah, kalau enggak gajiku bisa dipotong sama duo Author ntuh~" bantah Mukuro.
Sedangkan duo Auhtor kita, udah siap memotong gaji Mukuro sembunyi-sembunyi.
'Puk'
Hibari menepuk pundak Tsunayoshi. Tsunayoshi pun lantas refleks menoleh ke Hibari. "Ada apa Hibari-san?" tanyanya, sambil memiringkan kepalanya. So cute~~
"Tsunayoshi…." ucap Hibari, menggantungkan kalimatnya. "Kau selingkuh dengan si pervert pucuk nanas itu?" lanjutnya.
"Bu-bukan!" Tsunayoshi menggelengkan kepalanya. Kemudian, Tsunayoshi pun bernyanyi dengan imutnya…
Maafkan aku~membuatmu tak suka~
Apa aku sah denganmu~
Bukan maksudmu~ membuatmu berfikir~
Apakah aku…..pelarianmu saja~
"Bo,Bossu…." Pangggil Chrome mengehentikan nyanyian Tsunayoshi. "Aku punya puisi…" lanjutnya.
"Oh iya? Mana coba aku mau denger…." balas Tsunayoshi, yang udah kembali waras. Chrome pun mulai membaca puisinya….
Tinky cute…
Dipsy cute….
Laa laa cute…
Bos cute….
Vongola….Vongola….
Katakan Ciaoooo!
Yang lain hanya bisa sweatdrop, bahkan mereka yakin…itu lirik bener-bener dirombak habis-habisan.
Harusnya itu 'Teletubbies' . Chrome, itu namanya merubah hak cipta. Dan elu bisa bisa dikenain denda dan masuk penjara. Bukan, bukan Vendice. Lu kira apaan sampe masuk Vendice?
"EXTREME! APA HANYA GUE DISINI YANG WARAS?" tanya Ryohei pada dirinya sendiri. Enggak cuma kamu aja sih ada Gokudera dan Yamamoto, yang cuma facepalm dari tadi.
"Maa…..apa kau membawa brosurnya?" tanya Reborn, yang udah mulai waras dari ke sablengannya.
"Kufufufufu…..tentu saja~" jawab Mukuro sambil menyerahkan brosur kepada Reborn, dan ia pun mulai membacakan isi dari brosur tersebut.
.
AUDISI DANGDUT KHR
AYO! IKUTILAH…AUDISI DANGDUT KHR! PERTAMA DAN AUDISI PERTAMA DI JEPANG!
PERSYARATAN : 1. Tinggi lebih dari 160 cm
2. Padai bernyanyi Dangdut
3. Tidak terlibat NARKOBA
NAH! GAMPANGKAN~ SELAIN ITU HADIAHNYA JUGA MENARIK LOHHHH!
Juara 1 : Liburan Ke Indonesia (1 minggu GRATISSS)
Juara 2 : Liburan ke Indonesia (3 hari GRATISSSS)
Juara 3 : Seperangkat alat masak dibayar tunai (?)
MENARIKKAN? MAKANYA BURUAN DAFTAR!
Pendaftaran MALL NAMIMORI, lantai 2 sebelah toko elektronik. Toko elektronik yang mana? Pikir sendiri!
PENDAFTARAN GRATISSSS!
.
Selesai membaca Reborn pun langsung mengeluarkan smirk-nya. "Hohohoho…sepertinya menarik," ucapnya.
"Chotto matte….jangan-jangan…."
"Hn, kalian semua akan mengikuti Audisi itu…"
TBC.
A/N
Mau balas review~
Kazue Ichimaru: nanas emang pantes dinistain :v apalagi yang bikin engga tanggung-tanggung nyiksa si nanas. Waahh, terima kasih sudah suka ^^ terima kasih juga telah review ^^
Dzee Dzee: Iya! xD dalam fic ini Hibari jago ngegombal. Emansipasi dong… Sule aja nbisa, masa Hibari kaga /ngaco!/
Dzehel Michaklein: kufufu~ ini yang balas Kai (Neo-san yang suruh) ngga papa. Asik bikin si nanas jadi nista, mengurangi stress… #ditrident
VongolaAlice18: mungkin karena sihir fic ini? /BUKAN!/ TSuna memang drama queen dan hanya di fic ini :v terima kasih sudah review ^^
Terima kasih bagi yang sudah mau membaca, review, fav, dan follow. Jadi? Mind RnR?
Neo dan Kai
