Ini dia chap berikutnya, sebelumnya akan ada perbincangan kecil antara beberapa pemain kita, ini dia Sasuke Uchiha!

Terlihat Sasuke berjalan sambil melambai-lambai OOC diikuti Itachi dibelakangnya.. Sas..

"Apa?" Ucap Sasuke datar. Kok dibelakangmu ada?.. Sasuke menghadap ke belakang.

"Bakaniki! The hell kau berada disini?!" Teriak Sasuke OOC sambil menunjuk-nunjuk sutradara di belakang panggung. *?* Sasuke-kun aniki mu itu Itachi.. Bukan sutradara-sama.. Sasuke menyontek naskah di tangan kanannya.

"Ah maaf.." Sasuke berdehem lalu melanjutkan,

"Kenapa kau ada disini bakaniki?!" Sasuke menunjuk-nunjuk Itachi.

"Sasuke-kun, kamu tidak mau menerimaku sebagai kakakmu yang tertjintah, ketjeh, dan keren?!" Ucap Itachi gaje dan OOC.

"Haah?! Maksudmu ap-" Yak! Kita lanjutkan talk shownya di chap berikutnya! Sampai jumpa!

"Oi!" Teriak Sasuke sebelum TVnya mati (?).


My Acting Partner

By Felicita-chan


Summary : Gossip buruk sudah mencemari reputasi sang Uchiha Sasuke dan Uzumaki Naruto dengan adanya gossip homo SasuNaru, untuk itu Sasuke dan Naruko harus berpacaran selama 1 tahun untuk menghapus reputasi homo dari Sasuke dan Naruto agar semua mengira bahwa SasuNaru bukanlah Sasuke dan Naruto tetapi Sasuke dan Naruko.


Naruto © Masashi Kishimoto

Rated T

Pairing : Sasuke U. Naruko U.

Warning : Typo, OOC, gaje, gak nyambung, alur kelambatan/kecepetan, cerita/kata diulang2, AU, aneh, susah dibaca, dsb.

Happy Reading ~


Fourth Act : Mall

Terlihat Ten Ten yang merupakan teman Naruko dari SD dan terlihat Lee yang merupakan teman masa kecil Sasuke-

"Bukan thor! Anak dari kenalan ayahku punya kenalam dan temannya punya tante lalu tantenya punya saudara jauh dan saudara jauh itu punya saudara jauh jauh dan jauh sangat jauh dan anaknya adalah Lee!" Teriak Sasuke OOC tidak mau mengakui fakta bahwa Lee teman masa kecilnya-

"Memang bukan thor!" Teriak Sasuke kembali OOC, apa kata Sasuke deh. Secara bersamaan, Ten Ten dan Lee menghampiri Naruko dan Sasuke,

"Apa ini kencan? Naruko-chan, Sasuke-kun?" Tanya Ten Ten,

"Buk-!" Belum Naruko menyelesaikan ucapannya mulutnya ditutup Sasuke karena Naruko baru saja mau mengacaukan akting mereka. Sasuke menarik Naruko ke pojokan

"Sebentar." Ucap Sasuke ke Ten Ten dan Lee lalu berbisik ke Naruko,

"Bodoh! Kau mau membongkar akting kita?!" Bisik Sasuke ke Naruko kesal,

"Maaf Teme, keceplosan, kesalahan teknis." Ucap Naruko sambil tertawa garing,

"Hn. Lain kali awas kau." Mereka kembali ke Ten Ten dan Lee.

"Kalian bicara apa tadi?" Tanya Lee kepo.

"Hanya masalah mau belikan nii-chan apa sepulang dari mall kok." Ucap Naruko alesan.

"Oh iya, pertanyaan ku tadi, apa ini kencan?" Tanya Ten Ten lagi. Sementara Naruko lagi bingung jawab 'Ya' atau 'Tidak' Sasuke menjawab,

"Tebak saja sendiri." Ten Ten hanya mengangguk mengerti dengan senyum. 'Anak yang mengerikan pintar!' Batin Naruko tentang Sasuke, apa hubungannya Nar?

"Kalian sendiri sedang apa?" Tanya Naruko gantian ke Ten Ten dan Lee.

"Kami sedang disiruh istirahat, Guy-sensei bilang istirahat paling baik jalan-jalan di mall." Ucap Lee.

"Si Hyuuga tidak bersama kalian?" Tanya Sasuke menyadari kalau Neji tidak ada daritadi.

"Tadi kami masih bersamanya." Jelas Ten Ten.

"Tapi dia menghilang tanpa jejak tiba-tiba." Tambah Lee.

"Palingan pulang." Komen Sasuke ditambah anggukan setuju dari Naruko.

"Aku baru ingat, aku belum pernah ke mall sama Naruko." Ucap Ten Ten.

"Sekarang kau bilang begitu benar juga, padahal kita teman masa kecil." Ucap Naruko.

"Sasuke pernah ke mall sama Lee?" Tanya Ten Ten.

"Haah? Kau bercanda? Mana mungkin pernah!" Teriak Sasuke OOC diikuti tawa dari Ten Ten dan Naruko.

"Mau jalan bareng-bareng? Kita kan jarang-jarang ketemu begini." Ucap Ten Ten diikuti anggukan dari Lee, Sasuke, dan Naruko. Mereka berjalan ber-empat dengan tegap dan spotlight yang menyinari.

"Memangnya kita mafia jalannya begini?!" Komen Sasuke. Mereka berjalan normal.. Sampai Sasuke ditarik Naruko dari belakang dan jatuh tergelincir.

"Sasuke-kun, belikan aku pita itu." Naruko menunjuk ke pita yang dipajang di kaca sebuah toko aksesoris di dekat sana. "

"Ayolah, pleaseee!" Pinta Naruko kepada Sasuke yang kesakitan dan tidak menjawab karena masih kesakitan.

"Teme jangan jahat! Belikan belikan belikan!" Naruko terus merengek dengan berisik yang membuat kuping sakit.

"Iya, iya! Tapi tidak usah membuatku jatuh tergelincir begini!" Teriak Sasuke marah-marah.

"Hehe, maaf, gak sengaja." Ucap Naruko membantu Sasuke berdiri lalu menariknya ke toko tersebut.

"Entah mengapa aku merasa kasihan pada Sasuke.." Ucap Ten Ten.

Beberapa jam kemudian..

"Aku merasa dapat mati kapan saja.." Ucap Sasuke tiduran di bangku mall yang sepi, di sebelah kanan Naruko dan sebelah kiri Lee.

"Setelah ini, ke toko apalagi ya~?" Tanya Naruko pada dirinya sendiri sambil melihat barang-barang yang ia beli dengan Sasuke yang ia paksa bayar.

"Kau belum selesai beli barang?!" Tanya Sasuke kaget nan lelah.

"Bercanda, bercanda." Ucap Naruko sambil tertawa.

"Ngomong ngomong, kalian ikut?" Tanya Ten Ten.

"Hm?" Tanya Naruko bingung tidak mengerti apa yang Ten Ten maksud.

"Studi Wisata loh. Masa sudah lupa?" Ucap Ten Ten menunjukkan undangan studi wisata dari sekolah yang ia bawa.

"... Aku lupa bilang orang tuaku!" Ucap Naruko baru ingat.

"Sasuke-kun sudah mengumpulkan formulir pendaftarannya?" Tanya Ten Ten.

"Hn." Jawab Sasuke singkat dan tidak jelas.

"Hn itu 'Iya, aku sudah mengumpulkannya, jangan tanya lagi, kau berisik, merepotkan.' atau 'Belum, aku belum mengumpulkannya, nanti akan ku kumpul, jangan tanya lagi, kau berisik, merepotkan.'?" Tanya Naruko sangat sesuai dengan kepribadian Sasuke.

"Belum." Jawab Sasuke singkat, jelas, dan padat.

"Jawabanmu terlalu singkat!" Protes Naruko karena jawaban Sasuke tidak sesuai dengan perkiraannya.

"Kau memikirkan apa yang akan ku jawab itu membuang-buang waktu, tidak penting." Balas Sasuke.

"Kau duduk di sini saja buang-buang waktu saja." Balas Naruko lagi tak mau kalah. Mereka pun lanjut bertengkar dan saling membalas lalu di hentikan oleh Ten Ten dan Lee.

- To Be Continued -


Gomen untuk updatenya yang lama banget, aslinya udah author ketik dari lama, tapi ke format, pas ketik kedua kali lupa di save, ketiga kehapus, dan terakhir hilang. Berhubung author sedang bertapa di gunung bernama sakolah *?* juga, jadi tidak ada banyak waktu ngetik, apalagi UAS baru aja selesai, dan dengan kurikulum 2013 yang masih ada di sekolah author, tugasnya jadi- Kok jadi curhat ya. Mohon maaf kalau ada kesalahan di chap ini dan jika chap ini terlalu pendek, di data asli aslinya lebih panjang, tapi author lupa lanjutannya TwT. Kalau ada kekurangan atau saran boleh tulis di review, walau author gabisa balas karena error dll., author pasti baca semua kok! Terimakasih untuk reader setia My Acting Prince yang tabah menunggu update selama ini. Kata terakhir,

Please RnR, thank you!