Author : RED
Cast : Kibum, Siwon, Kyuhyun, Yesung, Donghae, Eunhyuk.
Genre : school life, suspense, mystery & etc.
Disclairiming : Fanfict ini ASLI milik RED karna sudah teruji di IPB DAN ITB(?), kecuali Tokoh utamanya yang milik Tuhan YME.
Summary : Untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya, seseorang harus dapat bertahan dan mempertaruhkan nyawanya.
Rate : T 15+
Warning : Terkadang alurnya kecepatan / kelambatan ?, Typo(ss), bahasanya yang berantakan, Absurd, etc.
©copyright 2015
ch. sebelumnya
"Aishh! Benar benar-" Kyuhyun terdiam dan meneguk salivanya, tadi ada suara langkah kaki orang berlari, dan sekarang ? Hening.. perlahan tapi pasti dia menegakkan kepalannya untuk melihat kedepan pintu
Dan...
"Huuft... Tidak ada siapa siapa. Ah sebaiknya aku harus segera pulang... makin lama aku disini, makin seram aja ini sekolahan" Kyuhyun bergegas pergi meninggalkan kelasnya, tanpa ia sadari seseorang sedang menatapnya diujung lorong sekolah.
"Carilah informasi sebanyak yang kamu mau, Cho Kyuhyun." Ia tersenyum penuh arti, menatap punggung Kyuhyun yang semakin lama semakin menjauh.
"Hehehe, kalaupun kau bisa mengetahuinya, kamu takkan bisa memberitahukan kebenarannya ke teman temanmu, karna saat itu terjadi.. aku akan langsung 'menghukummu'" Lagi lagi ia hanya tersenyum setelah itu dia pergi entah kemana.
Ch. 2
"Kyuhyun & Rasa Penasarannya"
Jum'at, 19 Juny 2015
09 : 30 AM
Istirahat pertama sudah berkumandang sejak beberapa menit yang lalu, kantin sekolah Paran High School tidak terlalu luas itu kini dipenuhi oleh para siswa dan siswi yang berdesak desakkan masuk kekantin, tak perduli panas dan penggapnya kantin yang penting perut harus kenyang.
"Aish jinjja! Mau masuk aja susah sekali" Ujar seorang laki laki yang tampak kesulitan saat memasuki area kantin yang hampir penuh.
"Jangan mengeluh Donghae ah. Fighting!" Ucap temannya yang berada disampingnya memberikan semangat walaupun ia juga tengah kesulitan, Eunhyuk.
Beberapa menit kemudian mereka telah bisa menembus kerumunan siswa dan berjalan menuju tempat kedua orang yang telah menunggu mereka dengan senyuman lebar.
"Anyeonghasimnikka ?" Ujar kedua orang itu bersamaan membuat kedua orang yang lain menjadi kesal.
"Aigoo.. Kalian terlambat 10 menit. Sudah kubilangkan, kalian harus ada disini dalam 5 menit." Celetuk laki laki yang rambutnya berwarna blonde itu tak berperasaan.
"Yah! Apa kalian tau, kalau aku dan Eunhyuk rela mempertaruhkan nyawa kami untuk sampai kesini ?!" Donghae duduk kebangkunya dengan kesal sambil mengusap keringatnya memakai tisu yang sudah tersedia dimeja itu.
"Ck, seharusnya kalian berdua bisa mengerti kami ! Benar benar kejam! Tak punya perasaan !" Kata Eunhyuk yang duduk disamping Donghae, frustasi pada kedua orang yang berada didepannya.
"Aigo aigooo.. Jangan terlalu mendramatisir seperti itu.. Hahaha" Ucap laki laki lain sambil tertawa.
"Terserah! Sekarang jelaskan padaku, bagaimana bisa Kim Jongwoon dan Cho Kyuhyun sampai kesini tanpa melewati kerumunan manusia itu, dan lagi kenapa kalian tidak masuk kekelas saat jam pertama dimulai ?!"
"Yoo calm down Donghae ah, oke aku akan menjelaskannya secara ringkas ke kalian berdua. Ekhem.. Tadi pagi aku terlambat bersama Yesung karena macet dan dihukum dilapangan lalu kenapa kami tidak langsung masuk kekelas setelah selesai dihukum ? Itu karena kami lagi malas belajar"
"Trus kenapa kalian-
"Diam dulu Eunhyuk ah.. Ada yang mau Kyuhyun bicarakan.. Penting. Katanya.."
"Tidak terlalu penting juga.. Hmm begini apa kalian ingat kalau kemarin Siwon dan Kibum memperingatkan kita untuk tidak mengikuti study tour itu ? Bukankah itu sangat aneh dan terdengar seperti mengancam.."
"Hmm memang aneh.. Kalau begitu kenapa tidak langsung tanyakan saja pada mereka ?"
"Jangan Hyuk, nanti pasti mereka akan menghindar, mengelak, atau tidak menjawabnya sama sekali .."
"Donghae ada benarnya juga.. Lebih baik mencari tahunya sendiri daripada menanyakannya langsung tapi ujung ujungnya mereka tidak menjawab sama sekali, kan buang buang tenaga.. Rugi"
"Hmmm begitu ya.." Ucap Kyuhyun pelan lalu ia tenggelam dalam pikirannya sendiri, dan mengabaikan ketiga temannya. Sedangkan yang diabaikan hanya mengelus dada, sabar.
#Dikelas 10-2
"Apa kamu akan tetap ikut kesana ?" Laki laki itu sedang berbicara didalam kelas yang sepi bersama seorang laki laki yang duduk disampingnya.
"Pokoknya aku harus ikut! Aku akan mencari tahu siapa yang membunuh hyungku 2 tahun yang lalu 'disana'.."
Tuk ~
"Appo.." Orang itu memukul kepalanya dengan pulpen.
"Kibum ah.. biar aku saja yang kesana dan mencari tahu-
"Shireo! Pokoknya aku ikut!" Ujar Kibum memotong kata kata Siwon, setelah itu ia memasang wajah masam.
"Jangan keras kepala"
"Sekali ikut, tetap ikut, pokoknya ikut"
"Hahh, baiklah.. Terserahmu saja" Ujar Siwon setengah hati, dia bisa apa kalau Kibum sudah begitu.
Teng~ Teng~
Tak lama kelas 10-2 menjadi ramai karna jam istirahat sudah selesai.
"Keluarkan buku kalian!" Semua mata langsung tertuju pada 4 manusia yang berada dipintu.
"Yah dasar kau Evil ! Aku pikir Heenim yang datang"
"Sudahlah Kangin ah, maklumi saja kelakuannya Kyu.."
"Dasar kepala besar.. Bela aja trus si Evil itu" Desis Kangin dan menatap nyalang ke orang itu. Sedangkan yang ditatap tidak tahu tahu -_-"
Kibum duduk sambil menundukkan kepalanya sedikit, memikirkan apa yang harus dipersiapkannya saat hari 'itu' tiba, tapi kelas benar-benar ribut membuatnya tidak bisa berpikir. Berniat untuk pergi tapi dicegat.
"Mau kemana Kibum ssi ?"
DEGH
Sontak kelas menjadi hening saat guru laki laki itu masuk, ya siapa lagi kalau bukan Heechul seonsangnim yang sering mereka sebut Heenim.
"Yak! Cho Kyuhyun, Kim Jongwoon, Lee Donghae, dan Lee Hyukjae cepat sana duduk!"
"NE!" Ucap mereka serempak, dan lari terbirit birit menuju bangkunya masing masing.
"Ekhem.. kamu belum menjawabku Kibum ssi"
"Seonsangnim, sepertinya aku demam.. Aku harus ke UKS sekarang."
"Oh baiklah-
"Seonsangnim! Biar aku yang menemani Kibum. Kasihan kan kalau dia sendirian di UKS."
"E-eh kok tiba tiba kamu... Ah sudahlah, jika kamu maunya begitu silahkan saja"
Heechul tidak menyangka kalau murid nya yang terkenal akan pendiamnya itu mau menemani ketua kelas di UKS. Sudah seharusnya kan orang perduli dengan sekitar kita, pikirnya.
Tak lama kemudian Kyuhyun tiba tiba saja berlari keluar kelas, "Ijin ke toilet dulu yaa~!"
"Yak, Cho Kyuhyun! Aish, dasar bocah itu!" Murka Heechul, membuat murid muridnya bergidik ngeri.
Kibum dan Siwon masih dalam perjalanan ke UKS sambil bercerita dan diselingi dengan gurauan, disisi lain ada seorang laki laki yang nampaknya sedang menguping mereka.
"Aku benar benar merindukan hyungku..."
"Aku juga merindukan Jaebum. Hahh.. Kita pasti akan menemukan 'bajingan'itu. Tenang saja.."
'Mwo ? Kibum mempunyai Hyung ? dan .. 'bajingan'. Siapa sebenarnya yang mereka maksud ?' Batin Kyuhyun sambil terus mengikuti mereka, dan tetap menjaga jaraknya dengan Kibum juga Siwon.
"Ck, jika aku bertemu dengan 'bajingan' itu.. Hmm, aku pasti akan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukannya pada hyungku."
"Kamu yakin?"
"Tentu saja!"
"Hehehe oke oke.. Apa aku harus membawa pop corn untuk menonton adegan keren itu ?"
"Aku pikir begitu, kapan lagi kamu melihatnya secara live. Hehe."
"Mwo?! Adegan keren ?" Kaget ? tentu saja.. Itu yang sekarang dialami oleh Kyuhyun, "Apa yang sebenarnya mereka maksud .. Hmm, memangnya apa yang di lakukan 'Bajingan' itu pada hyungnya ? Dan juga 'adegan keren' .. Aishh aku tidak mengerti-. Oh, iya, kok mereka berdua terlihat sangat dekat ? Setahuku,dikelas mereka terlihat tidak mengenal satu sama lain. Aneh."
"Oke sebelum aku mencari tahu tentang kenapa kalian mengancam kami berempat kemarin, lebih baik aku mencari tahu asal usul kalian dulu, Kim Kibum dan Choi Siwon" Ucap Kyuhyun yang ekspresinya sulit untuk diartikan, setelah itu ia kembali menuju kelas dengan wajah seperti biasa seolah olah apa yang dilihat dan didengarnya tidak pernah terjadi.
Kyuhyun berada dalam kelas, saat itu Heechul seonsangnim sudah tidak ada dikelas karna ia ada urusan dengan kepala sekolah dan Hankyung seonsangnim pun masuk kedalam kelas untuk menggantikan nya sebentar.
Hankyung hanya terkekeh pelan melihat muridnya kebingungan "Kalian semua pasti sedang bingung kenapa aku tiba tiba masuk.. Hmm, aku kesini hanya untuk menagih yang kemarin dan menggantikan Heenim sebentar karena dia ada urusan."
"Formulir.. Aku ingin mengambil formulir" Ujar Hankyung, seketika muridnya ber-oh ria.
"Apa itu suatu kode untuk Kibum ? " Celetuk salah satu muridnya, Zhoumi. Sambil melirik bangku kosong tempat duduknya Kibum.
"Yah seonsangnim.. Sepertinya orang yang anda cari sedang tidak dikelas.." Ujarnya lagi.
"Dimana dia ?"
"UKS"
"Oh .. Apa kau tahu dia menyimpan formulir itu dimana ?"
"Tentu saja... Aku tidak tahu"
"Aku menemukannya!" Semua mata tertuju kepada perempuan itu. Ya dia adalah Lee Sungmin, perempuan cantik yang duduk disamping tepatnya berseberangan dengan Kibum.
"Ini.. Formulirnya ada dilaci" Katanya sambil memberikan formulir itu.
"Hanya ada 7 ?"
"Ne.. Memang hanya ada segitu"
"..."
"..."
"Apa ?"
"Anu.. Seonsangnim-
"Kau bisa kembali ketempatmu." Sungmin hanya cemberut saat Hankyung memotong ucapannya, bukannya mendapat pujian atau terima kasih atas penemuan(?)nya melainkan pengusiran secara halus, dan lagi Hankyung lebih memilih melihat lembaran kertas itu ketimbang dirinya. 'Kecewa' itulah yang dirasakan Sungmin.
"Jadi yang ikut Cho Kyuhyun, Kim Kibum, Choi Siwon, Kim Jongwoon, Lee Hyukjae, Lee Donghae dan Park Jungsoo." Ia membacakan nama ke tujuh muridnya yang akan mengikuti study tour tersebut.
"Lumayan banyak ketimbang dikelas kelas lain yang menyumbangkan tiga atau dua orang.. Tapi disini tujuh orang. Hmm sangat bagus... Kalau begitu aku permisi dulu, selamat siang. Oh iya kalian belajar sendiri ya, Heenim tidak bisa kembali sampai jamnya istirahat karna dia sedang sibuk.. Selamat siang lagi.." Saat Hankyung pergi murid 10-2 berhamburan keluar, ada yang memilih bertahan dikelas untuk sekedar mengobrol atau tidur siang.
"Kyu.. Kamu tidak ikut kekantin ?"
"Ani.. Kalian saja"
"Ayo kita makan siang.."
"Haahhh.. Aku lapar.. Kajja, kita kekantin." Eunhyuk menyeret keduanya ke kantin meninggalkan Kyuhyun.
Ia membuka gorden berwarna kuning yang jarang disentuhnya, perlahan ia menggeser jendela itu. Desir angin menerpa wajah tampannya, pertama yang dilihatnya adalah lapangan yang luas dan langit yang berwarna abu abu gelap menandakan bahwa sebentar lagi akan hujan.
Trashh~
Beberapa menit telah berlalu, tapi Kyuhyun masih betah pada posisinya. Memandangi lapangan yang basah, dan hujan yang sedikit demi sedikit mulai berhenti. Dan akhirnya wangi yang di tunggunya sejak tadi itu mulai menyapa indra penciumannya, petrichor.Wangi itu membuat badanya rileks.
'Hahh.. Hari ini ada hal yang mengejutkan bagiku.. Aku menemukan fakta bahwa Kibum mempunyai hyung dan mempunyai teman dekat' Ucap Kyuhyun dalam hati, lalu ia memejamkan matanya menikmati desir angin yang menerpa wajahnya lagi.
'Entah kenapa.. Aku mulai tertarik tentang mereka, terutama Kibum... Menurutku dia sosok yang paling misterus.. Aku benar benar penasaran dengannya' Tanpa sadar, ia menyunggingkan bibirnya tipis.
-TBC-
Hai.. chapter 2 is up. maaf, kalau masih ada yang kurang atau apa.. semoga kalian suka dan mau meriview.
oh, ya sekedar info.. protagonisnya cuma 1 aja loh, bukan 2. #maybe.
hmm, udah segitu aja dari aku, terimakasih sudah mau ngebaca, ngasih komentar, favorite dan follow cerita absurd ini hehehe, terimakasih!
see you
