Author : RED
Cast : Kibum, Siwon, Kyuhyun, Yesung, Donghae, Eunhyuk, Leeteuk, & etc.
Genre : school life, suspense, mystery & etc.
Disclairiming : Fanfict ini ASLI milik RED karna sudah teruji di IPB DAN ITB(?), kecuali Tokoh utamanya yang milik Tuhan YME.
Summary : Untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya, seseorang harus dapat bertahan dan mempertaruhkan nyawanya.
Rate : T 15+
Warning : Terkadang alurnya kecepatan / kelambatan ?, Typo(ss), bahasanya yang berantakan, Absurd, etc.
©copyright 2015
ch. sebelumnya
"Apa kau ... Hankyung seonsangnim ?" Tanyanya dengan pelan, rasanya untuk berbicara pun sangat sulit baginya.
"Hmm bukan. Hehehe, aku adalah orang yang selalu ada disekitarmu." Kyuhyun menolehkan kepalanya kebelakang untuk sekedar melihat orang bertopeng itu dengan susah payah, ia masih bisa melihat kalau orang itu pergi meninggalkannya begitu saja.
'Kalau pun aku harus mati karena mencari tahu tentang sekolah ini.. Aku tidak perduli.' Ucapnya dalam hati. Ah, untuk berdiri saja dia tidak sanggup. Tapi untungnya dia masih bisa menggerakkan tangannya. Dia mencoba mencari smartphonenya di saku celananya, tak lama dia mengetikkan sesuatu dan mengirim pesan ke seseorang. Saat itu juga kepalanya terasa sangat berat dan pandangnya pun sedikit demi sedikit mulai mengabur dan seketika saja semuanya menjadi hitam.
Ch. 4 - A
"One Disappear & X.C"
#Kelas 10-2
09:02 AM
Tutt tut tuut~
"Nomor yang anda tuju sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi"
Berkali kali Yesung mencoba menghubungi Kyuhyun, tapi tidak ada jawaban. Membuatnya cukup khawatir, pasalnya dari tadi pagi sampai sekarang Kyuhyun belum ada masuk ke kelas. Awalnya dia biasa saja tapi sejam yang lalu, dia menerima sms dari Kyuhyun yg isinya "851216135" dan dia tidak mengerti apa maksudnya.
"Apa dia bolos ya.." Gumamnya pelan.
"Ck, hyung.. Kyuhyun itu bukan anak kecil lagi jadi wajar aja kalau dia bolos. Sudahlah tak perlu khawatir." Kata Donghae mencoba menenangkan.
"Iya hyung.. Hehehe, hyung begitu seperti appa nya saja." Tambah Eunhyuk.
"Aishh kalian ini..." Yesung kembali menatap smartphone nya, menunggu sms atau telpon dari Kyuhyun. 'Yah.. Kamu dimana, jangan membuat hyung cemas..' Batinnya.
Donghae penasaran, kenapa orang yang lebih tua darinya itu sesekali wajahnya tampak sangat serius, seperti memikirkan sesuatu.
"Hyung kenapa ?" Tanyanya.
"Ini.. Aku tidak mengerti apa yang dia maksud." Jawabnya singkat, lalu Donghae mengambil smartphone itu dan membacanya.
'"851216135"... Apa maksudnya ? Hmm, eh tunggu.. Ini seperti... ' Ucapnya dalam hati, dan dengan cepat dia membuka bukunya dan menyalin angka itu. Dia mulai menulis sesuatu, beberapa menit kemudian dia selesai dan
"MWO?!" Donghae terkejut saat mengetahui arti dari angka itu. Yesung dan Eunhyuk ikut terkejut dengan sikapnya yang tiba tiba.
"Yak! Ada apa ?" Tanya Eunhyuk.
"I-isi sms yang di kirim Kyu itu maksudnya... HELP ME." Ujarnya dengan tidak percaya dengan apa yang di ucapkannya. Jantungnya mulai berdegup kencang. Apa yang sebenarnya sudah terjadi ? Pikirnya.
"Apa ?! Kamu jangan bercanda.. Memangnya kamu tahu dari mana kalau maksudnya itu Help me ?" Tanya Yesung.
"Begini akan kujelaskan secara singkat, angka itu jika diuraikan 8-5-12-16-13-5 dan jika dihitung dengan huruf maka: 8 = H, 5 = E, 12 = L, 16 = P, 13 = M, 5 = E-
"Donghae ah, aku masih tidak mengerti.." Potong Yesung.
"Ah intinya itu kita harus cepat menemukan Kyuhyun!" Kata Donghae.
"Ck, apa cuma aku yang tidak mengerti disini ?" Celetuk Eunhyuk.
BRAKK
"Jo-jongwoon ah.. Hahh... Hahh.." Panggil seorang laki laki yang mendobrak pintu itu, dengan nafas yang tersenggal dia mendatangi Yesung dan mencengkram pundaknya.
"Hahh.. Temanmu..."
"Waeyo, Shindong ah ? Eh, Temanku ? .. Kyuhyun kah?!" Orang itu hanya mengangguk. Dirinya, Donghae, dan Eunhyuk sontak berdiri.
"DIMANA DIA?!" Tanya Yesung yang balik mencengkram pundak Shindong.
"Di-dia diatap.. A-aku tidak tahu dia mati atau hidup. Tolong cepat kesana, aku benar benar tidak sanggup melihat kondisinya." Mendengar itu Eunhyuk langsung berlari menuju tempat Kyuhyun berada. Di ikuti Yesung dan Donghae di belakangnya.
Brakk
Eunhyuk mendobrak pintu kayu itu, dan terkejutnya dia saat menemukan Kyuhyun tergeletak tak jauh dari tempatnya berdiri dengan luka memar di sekujur tubuhnya, seragam putih yang dikenakan Kyuhyun kini berwarna merah pekat.
"Kyuhyun kamu kenapa ? Yah, irreona! Kyuhyun ah, irreona!" Ia mengguncang pundak Kyuhyun.
"Minggir! Kalian berdua bantu aku, cepat!" Dengan dibantu Yesung dan Eunhyuk, Donghae menggendong Kyuhyun menuju parkiran.
Dari lantai empat menuju lantai dasar dengan menggendong Kyuhyun, dia tidak merasa lelah sama sekali. Pikirannya hanya terfokus untuk membawa Kyuhyun secepatnya ke rumah sakit.
Sedangkan Yesung, dia hanya terdiam seperti patung dengan tangan yang bergetar, dia sangat takut apa yang di pikirkannya benar benar terjadi. Dan Eunhyuk, dia hanya menangis sambil memanggil manggil nama Kyuhyun.
Walaupun Kyuhyun terkadang diam dan menyebalkan, mereka sangat menyayanginya dan sudah menganggapnya sebagai adik sendiri.
(3 Hari Kemudian)
#Rumah Sakit
Rabu, 3 Juli 2013.
02 : 53 PM
Kyuhyun terbangun dari tidur panjangnya, indera penciumannya menghirup aroma khas rumah sakit, beberapa kali dia mengerjapkan matanya lalu mengedarkan pandangannya ke sekeliling, sepi. Hanya dia sendiri yang ada diruangan itu.
Tak sengaja matanya melihat kertas putih di atas meja nakas sampingnya. Dia pun mengambil kertas itu dan membacanya sambil berbaring.
Kyuhyun ah, Ini aku, Yesung.
Cepat bangun, jangan tidur terus kami meninggalkan pesan untukmu. Kalau kamu bangun, jangan langsung hubungi hyung.. Istirahatlah dulu sehari penuh, setelah itu baru kamu boleh menghubungi hyung.. Jangan membantah.
Mianhae, saranghae.
Yoo, ini aku Donghae, hyungmu yang paling tampan diseluruh dunia!
Yesung hyung memaksaku untuk menulis pesan juga untuk jaga jaga, katanya kalau nanti kamu terbangun saat kami tidak ada di sampingmu, kamu tidak mencari kami.. Yah, tapi mustahil kan kamu cepat bangunnya ? Hehehe, tidak kok Kyu, aku hanya bercanda. Kamu pasti cepat bangun, dan membaca surat ini. Kkk~~
Hmm, mianhae.. Kami tidak bisa menemani mu seminggu ke depan, soalnya kami bertiga akan study tour senin besok. Tapi tenang saja.. Kamu tidak sendiri . Ada eommamu yang menjaga kamu.
Adik kecil tunggu kami oke! Secepatnya kami akan kembali, saranghae.
Kyuhyun ah, ini aku Eunhyuk.
Kami menulis pesan ini sehari sebelum pergi kesana. Heh Kyu.. Sebenarnya aku tidak ingin ikut study tour karena kamu tidak ada. Entahlah, rasanya aneh saja.
Maka dari itu cepat bangun dan susul kami hehehe, Saranghae!
"Ck, mereka benar benar pede dan kekanak kanakkan... Aish, kalau mau pergi ya pergi saja!-
Ceklek~
Kriett~
Kyuhyun melemparkan pandangannya ke arah pintu, betapa terkejutnya dia saat melihat siapa yang masuk ke ruangannya.
"Kamu..." Gumamnya sangat pelan, dan tanpa berkedip sama sekali.
"Annyeong, pasti kamu menungguku kan ?" Orang bertopeng itu datang.
"Ya, nado. Hmm, apa kamu kesini mau menjengukku ? Ah, sepertinya tidak.. Kamu tidak membawa buah tangan, melainkan tongkat baseball lagi... Apa kamu mau membunuhku sekarang ?" Ujar Kyuhyun sambil mendudukkan dirinya dan tersenyum meremehkan. Jujur saja, sebenarnya tubuhnya itu masih terasa sakit, tapi dia harus menahannya didepan orang bertopeng itu agar tidak terlihat lemah.
"Aigo.. Kamu ingin mati eoh ?" Orang bertopeng itu mendekat dan duduk di pinggir ranjangnya.
"Menurutmu." Ujarnya dingin.
"Ck, dingin sekali. Yah dengar, aku kesini cuma ingin menyampaikan sesuatu. Temanmu yang bernama Eunhyuk, hari ini dia terakhir bernafas." Setelah berkata seperti itu dia berdiri dan pergi menuju jendela.
"Jangan berani berani menyentuhnya atau aku akan membunuhmu." Ujar Kyuhyun berani.
"Terserah apa katamu." Kata orang itu singkat dan keluar lewat jendela ruangannya.
"Aku tidak pernah main main dengan ucapanku!" Teriaknya.
Brakkk
Seorang perempuan berumur sekitar 30 tahun itu membuka pintu secara kasar, "Yahh, ada apa- OMO! Kamu sudah sadar ?! Sejak kapan ?! Kenapa tidak memanggil eomma ?! Omo, anakku.." Dia menghampiri anaknya -Kyuhyun-.
"Eomma sepertinya aku harus pergi. Eunhyuk hyung ada 'masalah'." Kyuhyun mencabut selang infus itu dan beberapa alat lain yang menempel di tubuhnya, setelah itu berlari keluar.
"Kamu kenapa, Kyu.. H-heyy, mau kemana ?!"
Bughh..
"Aigo! Kyuhyun ah, kamu sudah sadar nak ?" Orang yang di tabrak Kyuhyun tadi ternyata ayahnya, "Appa, pinjam mobil. Eunhyuk hyung, ada 'masalah'." Kyuhyun langsung merebut kunci mobil milik ayahnya dan kembali lari.
"Yeobo! Dimana Kyuhyun ?!" Tanya ibunya ke suaminya.
"Tadi.. dia baru saja pergi. Katanya Eunhyuk ada masalah."
"Yak! Kenapa kamu biarkan dia pergi, hah! Dia itu baru saja sadar dari komanya!"
"Mi-mianhae yeobo.. Aku tidak tahu."
"Ck, jadi sekarang bagaimana?!"
"Mollayo..."
"Aishh! .. Cho Kyuhyuunnnn!"
[Kyuhyun POV]
#Dalam Mobil
04 : 01 PM
Sudah setengah jam aku di mobil. Aku tidak tahu dimana Eunhyuk sekarang berada dan aku juga lupa membawa smartphone ku. Oh God, bagaimana ini...
"Hahh.." Aku mendesah pelan, seluruh badanku masih terasa sakit dan nyeri. Aku mengedarkan pandanganku sesekali kekiri dan kekanan untuk mencari box telepon umum, dan tak lama aku menemukannya.
Aku menekan beberapa nomor yang sudah ku hapal diluar kepala, Yesung hyung. Ck, aku paling tidak suka menunggu, angkat cepat!
'Yoboseyo'
"Hyung, kamu bersama Eunhyuk ?"
'Aniyo. Eunhyuk sedang keluar bersama Donghae- Ini Kyuhyun bukan ? Kyuhyun ah ini benar benar kamu?! Yak! Kamu sudah sadarkah ?! Sejak kapan ! Huwaahh,senangnya bisa mendengar suara nae dongsaeng lagi! Hehehe, ngomong ngomong tumben sekali kamu memanggil ku hyung, apa mungkin ini efek koma. Yah, sekarang bagaimana kabarmu, apa kamu sudah benar benar pulih-
"Nanti saja kita lanjutkan. Sekarang kamu cepat temui dia.. Oh, ya, sekarang posisi kalian dimana ?"
'Aishh, kamu kembali menyebalkan Kyuhyun ah.. Hmm aku ? Menemui mereka ? Hahh, aku saja tidak tahu mereka berdua kemana. Oh iya, posisi kami sekarang di.. Busan! tepatnya di pulau Yeongdo-
"Oh oke."
'Ck, memangnya kamu tahu tempat kami dimana ?'
"Aku tahu!"
'Bagaimana bisa ?! Yak! Jangan bilang kamu mau menyusul kami-
"2 jam lagi. Tunggu aku di taman Taejongdae."
'MWO?!-
Tukhh
Aku memutuskan sambungan telepon secara sepihak dan secepatnya berlari kedalam mobil menuju tempat mereka.
"Pulau Yeongdo itu.. Ada tempat wisata yang terkenal, Taejongdae misalnya. Hmm apa mungkin mereka benar benar disana.." Gumamku pelan.
[Kyuhyun POV End]
#Busan. Pulang Yeongdo, Taejongdae.
06 : 21 PM
Kyuhyun sudah sampai di sebuah taman yang terkenal dengan pantai dengan batu-batu yang menakjubkan. Sembari menunggu Yesung, dia menatap langit yang berwarna orange keungguan dan ombak laut yang stabil. Sangat indah, pikirnya.
"Kyu.." Panggil seseorang membuatnya menoleh kebelakang. Rupanya, orang yang sedari tadi dia tunggu sudah datang, -Yesung- "Apa kamu sudah lama menungguku ?" Tanyanya.
"Ani.. Aku baru sampai." Ujar Kyuhyun sambil tersenyum tipis dengan bibir pucatnya.
"Oh.. Kyu, kenapa kamu kemari, seharusnya kamu harus beristirahat dulu beberapa hari supaya kondisimu membaik. Kamu juga baru sadar dari komakan hari ini.. Apa kamu benar benar tidak apa apa ?" Kata Yesung lalu merangkul pundak Kyuhyun.
"Aku tidak apa apa. Hyung.. Aku kesini merindukan kalian, kalau aku dirumah sakit terus.. Aku bisa mati karena bosan." Kyuhyun berbohong.
"Aigo.. Mana ada orang mati karena bosan. Wuahh, Kyuhyun berbeda sejak terbangun dari komanya." Yesung mengacak rambutnya gemas.
"Aku berbeda ? Kenapa ?"
"Pertama, kamu memanggilku hyung dan kedua, kamu merindukan kami."
"Salah, kalau aku memanggilmu hyung dan merindukan kalian ?"
"A-aniyo.. Aku aneh saja. Biasanya kan, kamu memanggilku hanya namaku atau kepala besar. Ah, sudahlah tak perlu dibahas. Hmm, ayo kita ke motel, Donghae dan Eunhyuk pasti sangat senang kalau kamu datang."
"Donghae dan Eunhyuk hyung sudah kembali ?"
"Belum sih.. Ayo kita buat kejutan untuk mereka. Kajja kita ke motel."
Degh
Kyuhyun merasakan perasaan yang tidak enak, "Nanti. Aku masih ingin disini, kalau kamu mau kesana ya duluan saja." Ujarnya sambil menatap ombak laut.
"Aish.. Sifat menyebalkanmu itu mulai lagi. Ck, panggil aku hyung seperti tadi."
"Biar pun aku menyebalkan tapi kamu tetap sayang aku.. Ani. Cari mereka berdua dulu, baru aku akan memanggilmu hyung selama 30 hari."
"Aishh.."
"Wae ?"
"Nanti aku cari mereka. Kajja, kita ke motel dulu."
"Sana duluan."
"Ani, kajja" Yesung menyeret Kyuhyun pergi ke penginapannya, sedangkan yang diseret hanya mendengus kesal.
#G-House Busan Motel
07 : 00 PM
Saat Kyuhyun tiba di penginapan, teman temannya kaget karena dia sudah sadar dari komanya dan sekarang mereka berkumpul untuk makan malam kecuali dua orang, Donghae dan Eunhyuk.
"Apa kalian melihat Donghae dan Eunhyuk ?" Tanya Kyuhyun.
"Aniyo, kami tidak melihatnya sejak sore tadi." Sahut Leeteuk.
"Aku pikir mereka berdua pergi jalan jalan sekaligus mencari makan.." Timpal yang lain. Kyuhyun hanya mengangguk, tak sengaja matanya bertemu pandang dengan Kibum, dan dia memberikan isyarat untuk mengajaknya keluar. Sepertinya ada yang ingin mereka bicarakan.
Awalnya mereka canggung, tapi lama kelamaan mereka bisa mengobrol seperti biasa. Berawal dari perbincangan yang ringan sampai serius.
"Kamu tahu saat pertama kali aku melihat kamu.. Aku pikir kamu orang yang dingin, jutek, dan ah pokoknya semua yang jelek jelek ada di kamu. Hmm, tapi sebenarnya kamu orang yang begini ya."
"Begini apa maksudmu ?"
"Ya begini..."
"Dasar aneh."
"Kamu lebih aneh. Oh,iya, aku punya beberapa pertanyaan untukmu.. Hmm, apa Kim Jaebum itu hyungmu ?"
"Ya, wae ?"
"Hmm, begini.. Aku pernah melihat koran keluaran dua tahun yang lalu. Katanya, hyungmu meninggal karena diserang anjing liar-
"Ck, semua orang juga tahu, Kyu.. Kalau Jae hyung mati karena dibunuh."
"Kira kira apa alasan pembunuh itu membunuh hyungmu..?"
"Mungkin karena hyungku itu pintar dan baik. Jadi 'bajingan' itu iri lalu membunuhnya."
"Apa kamu yakin ?"
"Entahlah.. Itu hanya perkiraanku saja."
"Hmmm, ngomong ngomong.. Bajingan itu siapa ?"
"Mana aku tahu."
"Aish.. Lalu, bagaimana kamu bisa dekat dengan Siwon ? Bukannya dia kelahiran 96."
"Darimana kamu tahu ?"
"Sudahlah jawab aja."
"Itu.. Sebenarnya, Siwon itu teman baik Jae hyung. Waktu hyungku mati, bukan cuma aku dan keluargaku yang sangat terpukul dengan kepergiannya, tapi dia juga. Dan karena dia menganggapku sebagai adiknya, dia memutuskan untuk menggantikan perannya Jae hyung. Dia itu bodoh.. Sangat bodoh, dia sampai rela tidak melanjutkan smanya hanya untuk menungguku dan sekolah bersama sama-
"Kenapa begitu ?"
"Entahlah.. Aku juga tidak mengerti."
"Oh begitu.. Ck, baru kali ini aku mendengar dan melihatmu lebih banyak bicara-
"Yak! Mau mati, eoh!"
"Ani..."
Drrttt Drrrt Drtt
"Sebentar.. Aku menjawab telpon dulu."
"Oh oke."
Mereka berhenti mengobrol sejenak, karena Kibum mendapat telpon dari temannya. 'Siwon' nama pemanggil itu.
"Kenapa ?"
'Kamu dimana ?'
"Aku... Aku diluar."
'Yah, cepat kembali kesini.. Semuanya pada heboh membicarakan Donghae dan Eunhyuk.'
"Kenapa dengan mereka ?"
'Dari tadi sore sampai sekarang, mereka tidak kembali.. Banyak yang bilang kalau mereka hilang. Sekarang kami bersiap siap untuk mencarinya dengan Hankyung dan Heechul seonsangnim. Ppali, kesini.'
"..."
'Kibum ah, kenapa kamu diam aja ? Ppaliwa.'
"Ya, arraseo. Aku kembali."
Pipp pipp pipp~
Kyuhyun bingung melihat Kibum, sehabis menerima telpon itu ekspresinya sulit untuk diartikan, "Kamu kenapa ?" Tanyanya.
"Kita kembali ke motel sekarang." Ujarnya dan Kyuhyun hanya menurut saja.
-TBC-
Hai.. eumm.. sebenarnya ch.4 ini panjang banget jadi aku potong jadi 2. kkk~ oh ya, mohon maaf lahir batin hehe maaf telat.. "^^
replay to riviewers
Emon204 : anyeong. wah beneran suka ceirta misteri ? hehe aku juga tapi.. eumm, aku nggak terlalu pandai buat cerita misteri yah semoga aja aku nggak mengecewakan. hehe iya, memang disini kyuhyun yang paling banyak dapat partnya ketimbang kibum "^^. tapi mungkin untuk ch. selanjutnya akan dibanyakkin.
meotmeot : pokoknya orang yang ada disekitarnya lah. kamu pasti tahu kok hehe.
oke, terima kasih sudah mau meriview, mengikuti dan membaca cerita aneh ini.
see you
