Author : RED

Cast : Kibum, Siwon, Kyuhyun, Yesung, Leeteuk, Hankyung, Heechul, etc.

Genre : school life, suspense, mystery & etc.

Disclairiming : Fanfict ini ASLI milik RED karna sudah teruji di ITB DAN IPB(?), kecuali Tokoh utamanya yang milik orang tua masing-masing, agensinya, & Tuhan YME.

Summary : Untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya, seseorang harus dapat bertahan dan mempertaruhkan nyawanya.

Rate : T

Warning : Terkadang alurnya kecepatan / kelambatan ?, Typo(ss), bahasanya yang berantakan, Absurd, etc.

copyright 2015

ch sebelumnya.

'Yah, cepat kembali kesini.. Semuanya pada heboh membicarakan Donghae dan Eunhyuk.'

"Kenapa dengan mereka ?"

'Dari tadi sore sampai sekarang, mereka tidak kembali.. Banyak yang bilang kalau mereka hilang. Sekarang kami bersiap siap untuk mencarinya dengan Hankyung dan Heechul seonsangnim. Ppali, kesini.'

"..."

'Kibum ah, kenapa kamu diam aja ? Ppaliwa.'

"Ya, arraseo. Aku kembali."

Pipp pipp pipp~

Kyuhyun bingung melihat Kibum, sehabis menerima telpon itu ekspresinya sulit untuk diartikan, "Kamu kenapa ?" Tanyanya.

"Kita kembali ke motel sekarang." Ujarnya dan Kyuhyun hanya menurut saja.

.

Ch. 4-B

"One Disappear & X.C"

.

07 : 28 PM

Saat mereka berdua sampai di motel, teman-temannya dan para guru sudah bersiap siap untuk pergi mencari Donghae dan Eunhyuk. Lagi lagi Kyuhyun bingung, dia tidak tahu apa yang sudah terjadi pada kedua sahabatnya.

Sebelum pergi, mereka semua dibagi menjadi enam kelompok, dan ada dua kelompok yang dipimpin oleh Hankyung dan Heechul. Setelah itu mereka pun berpencar menyisiri pinggiran hutan yang berada tidak jauh dari tempat penginapan mereka dengan ditemani sebuah senter mini. Waktu yang diberikan untuk pencarian Donghae dan Eunhyuk, hanya 2 jam.

"Yak! Kenapa baru sekarang kalian bilangnya hah?!" Teriak Kyuhyun yang mulai memasuki hutan bersama ke empat temannya yang lain.

"Ck, berisik. Heh,ngomong ngomong, bukannya kita hanya disuruh mencari dipinggir hutan sajakan, bukan didalamnya." Celetuk salah satu temannya.

"Leeteuk ssi, kita tidak bisa hanya mencari diluar aja tapi juga didalam. Siapa tahu kalau mereka tersesat dihutan." Ujar yang lain menegahi, sebut saja dia Yesung.

"Kalian bertiga bisa diam ?" Kata orang yang paling depan, -Kibum-.

"Ya berhentilah bicara. Kibum sudah mulai badmood." Ujar yang paling belakang –Siwon-, dan semuanya pun diam.

(Posisi mereka, Kibum yang memimpin paling depan, kedua Leeteuk, ketiganya Kyuhyun, keempat Yesung, dan orang yang paling belakang sekaligus terakhir adalah Siwon.)

Cukup lama mereka berjalan, mungkin sekitar 1 jam tapi tidak menemukan hasil. Makin malam, hawa dingin dihutan mulai masuk menembus jaket tebal yang mereka kenakan.

"Aku rasa kita sudah berada ditengah tengah hutan.. Daripada kita semakin dalam memasukinya lebih baik kita kembali. Aku khawatir kalau kita akan tersesat." Kata Leeteuk memecahkan keheningan.

"Ani! Kedua temanku sekarang hilang, kita tidak bisa kembali sebelum menemukan mereka!" Ujar Kyuhyun dengan sedikit kesal.

"Kyu benar.. Leeteuk ah, kita kembali kalau sudah menemukan mereka dengan selamat-

"Bagaimana kalau mereka tidak selamat ?" Celetuk Kibum.

"Kibum.." Panggil Siwon, terkadang temannya itu kalau bicara asal aja.

"Apa maksudmu ?"

"Yak! Kamu jangan bilang begitu, bagaimana kalau itu benar benar terjadi hah?!"

"Sudah tenang. Kibum ah, jangan berbicara seperti itu."

"Aku hanya mengira. Dengar, jika kita menemukan salah satu dari mereka kita akan kembali."

"Lalu.. Bagaimana dengan satunya ?"

"Besok kita akan melanjutkan pencarian."

"Tapi bukannya itu egois-

"Cerewet. Bukannya tadi kamu minta kembali kemotel."

"Pokoknya kita harus menemukan keduanya!"

"Aku pikir juga begitu. Kibum bagaimana-

"Ya kita memang menemukan mereka berdua, tapi bagaimana kalau salah satunya tidak bernyawa atau keduanya sekaligus ?" Kibum memotong ucapan Yesung, dan mereka berlima kembali terdiam.

"Temukan salah satunya lalu balik kemotel. Tidak ada yang protes-

"Ugh... Dowajuseyeo.. Jebal... Dowajuseyo.." Suara orang yang meminta tolong disertai rintihan kesakitan, asalnya tidak jauh dengan posisi mereka berada, cepat cepat mereka langsung mencari asal suara, betapa terkejutnya saat menemukan orang itu.

"DONGHAE!" Teriak Kyuhyun, dia pun berlari menuju pohon besar tempat temannya terikat, saat sampai dihadapan Donghae, wajahnya memar dan pelipisnya mengeluarkan darah.

"Hyung! Sadar hyung! Yah apa yang terjadi?! Kenapa hyung bisa begini! Hyunggg!" Kyuhyun mengguncang badannya dengan setengah sadar Donghae berkata sesuatu dan itu sangat pelan sampai nyaris tidak terdengar. Kyuhyun mendekatkan wajahnya untuk mendengar apa yang dikatakan Donghae.

"Tolong Eunhyuk.. Dia diseret kesana." Kyuhyun pun langsung berlari kearah yang ditunjuk oleh dagunya Donghae. Tak lama Kibum, Siwon, Leeteuk dan Yesung pun datang.

"OMO?! HAE! Apa yang terjadi dengan mu?! Yah, sadarlah.. Hae, jangan buat hyung takut!" Ujar Yesung panik.

"Daripada kamu mengkhawatirkanku.. lebih baik... Kejar Kyuhyun.. Dia berlari kesana..." Kata Donghae sangat pelan.

"Aishh bocah itu!" Kibum dan Leeteuk berlari menyusul Kyuhyun meninggalkan Siwon dan Yesung, yang sedang berusaha melepaskan ikatan tali yang melilit Donghae.

[Kyuhyun POV]

Aku berlari menyusuri jalanan ini sendirian, pikiranku benar benar campur aduk sekarang. Marah, kesal, sedih, dan takut bagaimana kalau apa yang dikatakan Kibum itu benar.. Ah, tidak! Aku yakin dia masih hidup. Hyungku itu kuat, aku percaya dia.

"Ughh.." Aku mengerang pelan karena badanku mulai kembali nyeri.

"Kyuhyun!" Seseorang memanggilku dan aku tahu dia siapa. Aku tidak menggubris panggilannya karena aku hanya fokus dengan jalanan ini. Tunggu, aku mendengar sesuatu seperti suara ombak diujung sana, inikan hutan tapi kenapa ada suara itu. Apa jangan jangan disana memang laut ? Aku bergegas kesana dan yang kutemukan.

"Mwo.." Ucapku tercekat, ternyata memang benar benar laut. Aku mengedarkan pandanganku, yang kutemukan ada bercak darah dan sepatu kanan milik orang yang kukenal diujung sini, dan dari sini juga aku bisa melihat curamnya tebing ini.

'Hyung...' Mataku mulai berkaca-kaca sambil mengambil sepatunya. Ah, tidak.. Eunhyuk hyung pasti ada disekitar sini.

"Kyu! Kamu sedang apa disitu hah?! Bahaya tau!" Leeteuk datang menghampiriku, "Dasar, kamu mau mati, hah ? Yang kita pijak ini bukan tanah lagi tapi batu, kalau kamu sampai kepeleset dan jatuh kebawah, mampus kamu! Kajja, kita kembali ketempat Donghae. Yesung dan Siwon sudah menunggu kita disana."

"Kalian tidak sadar ?" Suara dingin dari orang yang menyebalkan, aku menatapnya dengan kesal.

"Apa! Apa yang tidak kami sadari ?!" Kataku ketus.

"Liat ini.. Bercak darah dimana mana, dan tulisan dari darah ini juga..." Aku pun melihat kearah yang ditunjuknya.

"X.C ? Apa itu" Kata Leeteuk tidak mengerti, aku juga sih.

"Ini... Yah, apa kalian menemukan Eunhyuk ?! Ck, ternyata cuma ada sepatunya saja yang ada.." Dia mengalihkan pembicaraan.

"Memangnya kenapa Kibum ah ? Aku tidak mengerti dengan ucapanmu." Kata Leeteuk, dan aku menganggukkan kepala mengiyakan.

"Disini ada darah, tulisan ini, juga sepatu itu.. Sedangkan Eunhyuk tidak ada, sudah dipastikan kalau dia sudah mati. Kajja, kita kembali." MWO?! Apa orang ini sudah gila, bisa bisanya dia bicara seperti itu, tidak bisa dimaafkan!

[Kyuhyun POV End]

Kyuhyun berlari kearah Kibum lalu mencengkram kerah bajunya, "HATI HATI KALAU BICARA KIM KIBUM!"

"Ka-kalian kenapa tiba tiba berkelahi ? Sudahlah.. Berhenti. Jebal.." Leeteuk berusaha menengahi mereka.

"Aniya!" Bentak Kyuhyun.

"Apa yang aku katakan itu benar, dia sudah mati. Tapi, dia bukan mati karena bunuh diri melainkan dibunuh orang, coba kalian liat pembunuh itu meninggalkan kodenya.. Kamu boleh percaya atau tidak padaku." Ujar Kibum tenang dan tidak ada rasa takut sama sekali diwajahnya, Kyuhyun mengeluarkan cairan bening dari matanya.

"Ki-kibum ah... Ba-bagaimana k-kamu tahu ?" Tanya Leeteuk tergagap.

"Dilihat dari situasinya saja sudah jelaskan." Jawabnya tenang, Kyuhyun melepaskan cengkramannya dan mengusap air matanya kasar.

"Ah, aku tahu kenapa kamu bisa bicara seenak jidatmu.. Karena kamu pernah mengalaminya kan. Mungkin kamu trauma, phobia, atau sycho." Kyuhyun mulai ngelantur, mungkin karena dia mulai frustasi.

"Apa maksudmu Cho Kyuhyun ?" Tanya Kibum yang tidak mengerti dengan ucapan Kyuhyun.

"Hyungmu mati karena dibunuh kan- tunggu, apa mungkin karena itu kamu langsung menilai orang yang mati karena dibunuh. Apa jika aku mati kamu juga akan bilang kalau aku dibunuh?!"

"Yah, kamu ngomong apa sih Kyu-

BUGHH!

Leeteuk terkejut saat Kibum meninju pipi kiri Kyuhyun, mencoba melerai perkelahian itu, kalau tidak bisa bisa mereka berdua jatuh kelaut.

"Kenapa kalian ini?! Yah, berhenti! Nanti kita bertiga jatuh kelaut. Aishh.." Kata Leeteuk kesusahan saat melerai mereka.

Tidak lama Yesung, dan Siwon yang menggendong Donghae yang tak sadarkan diri datang. Mereka terkejut saat melihat Kibum dan Kyuhyun terlibat saling adu jotos, dan ditengah tengahnya ada Leeteuk yang berusaha melerai walaupun terkadang dia terkena pukulan dari salah satu mereka.

Yesung pun berlari membantu Leeteuk, "SUDAH HENTIKAN!" Teriaknya seketika itu juga mereka langsung berhenti berkelahi. Baru kali ini mereka melihat Yesung yang selalu tenang dan bijak, sekarang marah dengan wajahnya memerah menahan emosi.

"Dengar, Cho! Aku sudah baik denganmu!" Ujar Kibum sambil menunjuk Kyuhyun.

"Cih, seharusnya aku yang berkata seperti itu brengsek! Hyung, masa dia bilang kalau Eunhyuk hyung sudah mati.. Dia gila hyung!" Kata Kyuhyun kesal sambil menunjuk Kibum.

"Sialan! Mampus aja kamu, Cho!" Kibum mencoba menyerang Kyuhyun lagi tapi dicegah Leeteuk dengan cara memeluknya.

"Sudahlah jangan berkelahi lagi! Dinginkan kepala dan pikirkan bagaimana caranya kita menemukan Eunhyuk." Ujarnya bijak.

"Tsk, to-tolong pikirkan aku disini... Ughh.. Ayolah cepat kembali..!" Celetuk Siwon yang sedari tadi diam menahan berat Donghae, awalnya memang ringan tapi lama kelamaan berat juga.

"Ah, mianhae Siwon ah.. Kajja, kita kembali. Soal Eunhyuk nanti kita bicarakan lagi." Ujar Yesung bijak lalu pergi duluan, diikuti Leeteuk dan Eunhyuk dibelakang. Dalam hatinya,

"Bawa sepatu itu." Kata Kibum tiba tiba ke Kyuhyun.

"Wae..?" Tanyanya yang masih sedikit kesal.

"Bodoh.. Sidik jarimu ada disitu, kalau sampai polisi menemukannya kamu yang akan ditangkap mereka, bukan si 'X.C' itu." Ujar Kibum malas.

"Arra.. Cih, dasar sok peduli." Setelah berkata seperti itu dia pergi menyusul Yesung, Leeteuk, dan Siwon. Walaupun begitu dia tetap nurut dan membawa sepatu itu.

"Ck, brengsek.." Gumam Kibum kesal lalu beranjak dari tempatnya.

-TBC-