Author : RED

Cast : Kibum, Siwon, Kyuhyun, Yesung, Heechul, Hankyung

Genre : school life, suspense, mystery & etc.

Disclairiming : Fanfict ini ASLI milik RED karna sudah teruji di IPB DAN ITB(?), kecuali Tokoh utamanya yang milik Tuhan YME.

Summary : Untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya, seseorang harus dapat bertahan dan mempertaruhkan nyawanya.

Rate : T 15+

Warning : Terkadang alurnya kecepatan / kelambatan, Typo(ss), bahasanya yang berantakan, Absurd, etc.

copyright 2015

...

ch sebelumnya

"Sepertinya aku tahu dia siapa..." Gumamnya sambil menatap tajam kertas itu, 'Terima kasih sudah meninggalkan pesan ini. Karena kamu, aku bisa tahu orang itu siapa. Donghae ssi, kematianmu tidak sia sia. Aku janji, secepat mungkin aku akan bertemu dengan dia dan membalaskannya.' Ujarnya lagi dalam hati.

"Kibum ah.. Kamu sedang apa ? Kenapa lama sekali." Ujar Leeteuk dari luar.

"Sebentar." Sahut Kibum dan tak lama dia pun keluar dan kembali ketempat Yesung dan Kyuhyun berada.

'Aku tidak tau jika mendapatkan informasi sepenting ini. Harus dibayar dengan dua nyawa sekaligus. Hmm, jika di ibaratkan.. Aku ini seperti seoarang penjual, jika aku ingin cepat mendapatkan uang. Aku akan memasang plang yang bertuliskan BUY 1 GET 1. Pembeli pun akan langsung datang dan membelinya. Ya.. Uang yang didapat adalah informasi dan barang yang dijual adalah Donghae dan Eunhyuk.'

'Jika mereka mau memikirkan kembali apa yang sudah terjadi. Mungkin mereka akan menemukan jawabannya.. Sama sepertiku.' Ucap Kibum dalam hati.

.

Ch. 6

Adanya Perpisahan & Pertemuan.

.

12 : 15 PM

Yesung mondar mandir menunggu Kibum, Siwon dan Leeteuk kembali. Dia khawatir dengan Kyuhyun yang tampak sudah semakin pucat, ingin sekali membawa Kyuhyun memeriksakan kondisinya tapi disisi lain dia tidak mungkin meninggalkan ketiga temannya yang lain.

"Apa kita periksa dulu Kyu..? Wajahmu itu terlihat pucat, aku tidak ingin kamu jatuh sakit lagi." Ujar Yesung sambil duduk disamping Kyuhyun.

"Ani... Kalau kita tidak ada disini. Mereka akan kebingungan mencari kita.." Kata Kyuhyun.

"Tapi-

"Aku pergi mencari minum sebentar... Aku haus."

"Biar aku temani oke ?"

"Hyung.. Tunggulah disini. Aku tidak akan lama."

"Tapi-

"Aku pergi." Kyuhyun benar benar pergi, membuat Yesung semakin khawatir.

"Kalian semua cepatlah kembali..." Gumamnya sambil terduduk dibangku itu sendirian.

.&.

Kyuhyun keluar dari rumah sakit itu untuk mencari minuman. Tak sengaja dia melihat Leeteuk pergi bersama seseorang, sialnya dia tidak melihat orang itu. Cepat cepat dia menelponnya tapi tidak diangkat.

"Aish! Kenapa tidak diangkat sih!" Ujarnya geram sambil terus mengikuti Leeteuk dan juga orang itu.

Leeteuk tahu dan sadar kalau Kyuhyun mengikutinya, tapi dia berpura pura tidak tahu.

"Mwo?!" Leeteuk masuk kedalam mobil sedan hitam bersama orang itu. Mobil itu pun langsung pergi melaju kencang. Dibelakangnya Kyuhyun berlari mengejar dengan sekuat tenaga.

"Leeteuk hyung!"

BUGHHH

Kyuhyun jatuh terhempas kejalanan aspal sambil berteriak memanggil nama Leeteuk. Semakin lama mobil itu menjauh dan tak terlihat dari pandangannya.

Sebenarnya dia lebih muda dari Leeteuk, tapi baru kali ini dia memanggilnya hyung. Yah, dia memang orang yang gengsi.

"Arghh.." Erangnya sambil menahan sakit karena lutut dan sikunya terluka. Kyuhyun berusaha mengingat baju yang dipakai orang itu.

'Dia tadi memakai kemeja hitam dan... Topi hitam. Ck, sial! Aku tidak melihat plat mobilnya.. Yah ngomong ngomong... Aku haus.' Batinnya sambil berjalan terseok seok dan tubuhnya mulai lemas. Cepat cepat dia mencari air minum untuk menyegarkan badannya.

Satu botol air mineral ukuran tanggung ada ditangan kanannya, dan dia sudah kembali kerumah sakit dengan langkah yang setengah diseret.

"Omo?! Kyuhyun ah! Apa yang terjadi denganmu?! Kenapa siku dan kakimu terluka?! Aigoo celana jeansmu sampai robek begini.. Ayo kita obati lukamu sekaligus memeriksakan kondisimu!" Sebenarnya banyak sekali yang mau ditanyakan oleh Yesung tapi ditahannya dulu karena Kyuhyun harus segera diobati dan diperiksa.

"Ck, kamu begitu seperti anak jalanan." Kyuhyun yang sedang minum pun hampir tersedak mendengar celetuk Kibum.

"Yak! Tutup mulutmu itu brengsek!" Dia mulai kesal.

"Ck, sudahlah jangan mulai lagi.." Siwon menengahi lalu merangkul Kyuhyun dan membawanya untuk mengobati lukanya.

'Senang sekali mengerjai bocah ini..' Ujar Kibum dalam hati.

Setelah semuanya selesai mereka kembali ketempat tadi, dan ternyata kedua gurunya sudah ada disana menunggu mereka.

"Aigo! Kyuhyun apa yang terjadi denganmu? Dan Leeteuk dia kemana ?" Tanya Heechul dengan wajah khawatir.

"Aku tadi terjatuh tadi saat membeli minuman. Dan dia pergi bersama seseorang.." Jawab Kyuhyun.

"Benarkah ?" Ujar Heechul lagi.

"Hmm iya.. Tadi dia mengirimiku sms, katanya dia harus kembali ke Seoul karena ada keluarganya yang meninggal." Kata Yesung.

"Benarkah?! Kenapa dia tidak mengirimiku sms juga." Kyuhyun tidak terima.

"Sudah sudah.. Kalian berempat kembali ke motel sekarang. Aku dan Heechul akan mengurus Donghae dan Eunhyuk." Ujar Hankyung.

"Apa kami boleh tahu penyebab kenapa Donghae dan Eunhyuk bisa..." Mengerti maksud muridnya, Siwon. Heechul pun menjelaskan.

"Ah itu, kata dokter.. Didalam tubuh Donghae ada racun dengan kadar dosis yang tinggi dan Eunhyuk dia kehabisan darah karena luka diperutnya."

"Oh begitu.. Apa keluarganya akan datang menjemput mereka ?" Tanya Yesung.

"Ya.. Nanti mereka akan datang. Sekarang kalian kembalilah ke motel." Mereka berempat menurut dan kembali kemotel, dan sekarang hanya tersisa Hankyung dan Heechul.

"Aku harap adikmu mengurusnya dengan baik." Celetuk Hankyung.

"Walau ini yang pertama untuknya, tapi aku pikir dia akan melakukannya dengan baik."

"Yah hmmm.. Heechul ah, apa kamu akan tetap melanjutkannya ?"

"Tentu.. Selagi mereka mencoba mengusiknya, aku tidak akan berhenti."

"Tapi.. Bukankah itu keterlaluan.. Tiga orang-

"Apa ? Jangan bilang kamu ingin mengakhirinya ? Ck, adikku juga sudah ikut terlibat. Jika kamu berani menghianati kami. Mampus kamu."

"..."

"Hahh, dengarkan aku.. Kamu harus ingat dengan cita citamu, bukannya kamu ingin menjadi kepala sekolah eoh ?"

"Iya aku tahu, tapi bagaimana bisa kamu melakukannya dalam satu tempat sekaligus.. "

"Aish! Kamu yang bilang sendirikan kalau aku harus menyingkirkan orang orang yang mencoba-

"Ya aku memang bilang begitu, tapi bisakah kamu tahan jiwa membunuhmu itu ? Semua orang akan curiga kalau-

"Aku tidak perduli-

"Justru tidak keperdulianmu itu akan membuat kita jatuh!"

"Diamlah! Serahkan masalah bocah 'itu' padaku. Kamu hanya harus fokus dengan konfrensi pers nanti dan juga persiapan untuk mencalonkan diri sebagai kepala sekolah, dua bulan kedepan."

"..."

Setelah berdebat sengit mereka berdua terdiam. Hankyung terduduk di bangkunya dan Heechul bersandar di dinding sambil menatap Hankyung.

"Hankyung.. Jangan sampai ada orang yang tahu kalau kamu memanipulasi berita waktu itu, bocor sedikit saja selesai sudah."

"Ya ya ya aku tahu... Ck, aku yang memanipulasi berita itu saja juga sampai sekarang tidak percaya kalau Jaebum mati karena diserang anjing liar. Ya, Heechul ah, dia pasti dibunuhkan ?"

"Ya dia dibunuh."

"Aish, kamu selalu bilang begitu tapi tidak mau memberitahukan si pembunuh itu padaku! Kalau sampai aku tahu, akan menghukumnya...!"

"Ck, paling juga nanti aku yang kamu suruh untuk menghukumnya."

"Hehehe, tapi.. Kamu tahu dia siapa ?"

"Tentu saja aku tahu."

"Kenapa baru bilang sekarang?! Waktu itu kamu bilang tidak tahu!"

"Kalau aku bilang hari itu juga, pasti kamu akan langsung menghukumnya. Lebih baik aku diam saja."

"Aishh! Sekarang dia dimana?!"

"Aku tidak tahu!"

"Heechul!"

"Aku benar benar tidak tahu Hankyung!"

"Hahh... Heechul ah, kamu harus janji murid kita tidak ada yang mati lagi.. Dan secepatnya memberitahu aku siapa yang membunuh Jaebum."

"Mian.. Aku tidak janji dan aku tidak akan memberitahukan dia padamu. Hehe, jangan dipikirkan.. Dia itu tidak penting, anggap saja dia sudah mati. Toh, setelah hari itu dia hilangkan."

"Siapa ? Aish kamu ini... Oh iya, sebentar lagi keluarga Donghae dan juga Eunhyuk akan datang, kamu tahukan kamu harus apa ?"

"Ck, tentu saja aku tahu."

"Bagus." Mereka kembali terdiam sampai keluarga yang dari Donghae dan Eunhyuk datang.

.&.

04 : 06 PM

Akhirnya waktu yang ditunggu tunggu mereka untuk melanjutkan study tour kepulau Jeju sudah tiba. Sekarang mereka sudah berkumpul didepan bus.

"Perhatian semuanya! Apa kalian sudah memasukkan barang barang kalian kedalam bus ?" Tanya Heechul.

"Sudaahh..!" Jawab muridnya.

"Bagus! Aku harap tidak ada barang yang tertinggal. Karena kalau bus sudah jalan, tidak bisa memutar balik lagi untuk mengambilnya! Sekarang masuk kedalam bus!" Ujar Hankyung dan mereka semua masuk kedalam bus dan mencari tempatnya masing masing. Kibum duduk disamping Siwon, sedangkan Kyuhyun duduk disamping Yesung.

Bus baru jalan beberapa menit yang lalu. Tiba tiba saja smartphonenya Kyuhyun berbunyi.

Katalk!

Saat dia membaca siapa pengirim pesan itu mendadak wajahnya merengut. Ya, si pengirim itu adalah, Kibum.

'Ada yang ingin aku tanyakan padamu. Ini penting.'

"Tanya saja." Kyuhyun membalas pesannya.

'Berhenti mencari yang tidak perlu dicari.'

Kyuhyun membaca isi pesan itu dengan dahi yang berkerut, "Apa maksudmu ?" Balasnya.

'Aku peringatkan untuk tidak mencari itu lagi!'

"Yah sepertinya aku familiar dengan kata kata 'Aku peringatkan'.. Ck, oke lupakan. Hey Kim Kibum, aku tidak mengerti apa yang kamu maksud itu. Kalau bicara yang jelas."

'Ck, kamu memang bodoh. Oke, aku akan langsung to the point saja. karena KAMU, Eunhyuk dan Donghae MATI. Jika kamu terus mencarinya mungkin Yesung, Siwon atau aku akan menyusul mereka!'

Kyuhyun tidak mengerti sekaligus kaget dengan apa yang dibacanya, "Apa! Karena aku?! Ya saekki-ya*.. Kamu jangan asal menuduhku eoh! Memangnya apa yang aku cari?!" Dengan gusar dia menunggu balasan dari Kibum.

(*saekki ya : Motherf*cker!)

'neo jenjang-iya!* Aish.. Bukannya kamu ingin mencari tahu apa yang sudah terjadi disekolah kita. Yah, baca ini baik baik. Biar aku yang mencari tahu semuanya, jika kamu yang tetap mencari maka sesuatu yang buruk akan terjadi, dan itu artinya salah satu dari kami bertiga akan pergi menyusul mereka berdua!'

(*neo jenjang-iya! : kamu sialan!)

"Kim Kibum! Ini benar benar tidak lucu!"

'Kamu tahukan nyawa manusia itu hanya ada satu? Jadi pikirkan orang disekitarmu sebelum bertindak.'

"Tapi.." Kyuhyun bergumam lalu tangan kanannya terangkat untuk mengusap dagunya. Dia bingung harus membalas apa.

'Pokoknya aku sudah memperingatkanmu. Kalau kamu masih keras kepala, kamu akan kehilangan satu atau dua orang lagi. Oh iya, ingat ini.. Pertama kalau mau cerita sesuatu yang penting jangan ke siapapun kecuali aku. Kedua, jangan percaya pada orang sekitarmu'

"Memangnya kenapa aku harus cerita padamu dan bukan orang lain?"

"Kenapa juga aku harus tidak mempercayai orang disekitarku?"

"Jawab aku, Kim Kibum.. Ya! Jangan bilang kalau kamu mengetahui sesuatu.. Sekarang katakan padaku apa itu."

Tiga kali Kyuhyun mengirim pesan itu tapi tidak ada balasan. Malah hanya diread saja.

"Apa yang sudah kamu ketahui Kim Kibum.." Kyuhyun bergumam lagi.

[Kibum POV_]

'Memangnya kenapa aku harus cerita padamu dan bukan orang lain?'

'Kenapa juga aku harus tidak mempercayai orang disekitarku?'

'Jawab aku, Kim Kibum.. Ya! Jangan bilang kalau kamu mengetahui sesuatu.. Sekarang katakan padaku apa itu.'

Setelah aku membaca pesannya, aku langsung menyandarkan punggungku dikursi bus dan menatap luar jendela, 'Maaf. Ini belum saatnya untukku menceritakan semua yang aku tahu ke kamu.' Ujarku dalam hati.

"Kibum ah, kamu kenapa ?" Tanya Siwon yang duduk disampingku.

"Gwenchana." Kataku singkat.

"Jangan bohong. Ceritakan padaku apa yang menganggu pikiranmu." Ck, dia seperti dukun. Dia bisa tahu apa yang sedang aku pikirkan.

"Siwon ah..." Haruskah aku cerita ke Siwon ? Tidak, kalau aku buka mulut sekarang sesuatu yang buruk akan terjadi karena orang itu benar benar ada di sekitarku sekarang.

"Kenapa diam ? Ck, tingkahmu benar benar aneh hari ini."

"Kalau iya kenapa."

"Kibum ah-

"Berisik. Aku mau tidur." Ck, aku tidak menghiraukan kata katanya dan mulai pura pura tidur.

[Kibum POV End_]

.&.

07 : 20 PM

#J-Land Motel

Satu setengah jam yang lalu mereka sudah sampai di Jeju, sekarang mereka berada di motel untuk menginap sampai besok dan malamnya mereka akan kembali ke Seoul.

"Dengar enam iris itu pokoknya jatahku." Ujar Kyuhyun saat mereka berkumpul diruang makan dan mempertahankan daging sapi bakar miliknya.

"Jangan serakah! Dagingnya cuma dua puluh iris saja!" Kata Kibum sengit.

"Pokoknya aku mau enam!"

"Ck, sialan.. Bagiannya sudah pas tau!"

"Aku tidak perduli! Aku mau enam!"

"Aish!-

"Cho Kyuhyun..! Kim Kibum..! Diam." Mereka berdua terdiam saat Yesung bicara, "Aku akan makan dagingnya empat aja. Biar Kyuhyun mendapatkan enam." Mendengar itu Kyuhyun bersorak sorai kesenangan.

"Yes! Gomawo Yesung hyung. Kamu memang terbaiklah.. Weekk" Kyuhyun menjulurkan lidahnya mengolok Kibum.

"Siwon ah, aku mau enam juga!" Kata Kibum ke Siwon.

"E-eh apa ?"

"Ck, pelit!" Kibum langsung pergi keluar motel, Siwon dan Yesung hanya terbengong sedangkan Kyuhyun dia hanya melanjutkan makannya.

"Kalian duluan saja.. Aku mau mengejar Kibum-

"Jangan dikejar bocah kekanak kanakan itu. Lebih baik kita makan disini dan mengambil bagiannya."

"Tapi-

"Sudahlah. Ayo makan." Siwon yang memang lapar sejak tadi menuruti kata kata Kyuhyun.

'Ck.. Kalian itu kalau sudah bertemu seperti kucing dan tikus, kadang akur kadang juga tidak.. Hmm, aku baru sadar kalau kalian itu sedikit demi sedikit juga mulai berubah.. Lebih banyak bicara. Hmm, entahlah menurutku sih begitu.'

Kyuhyun bingung melihat Yesung yang diam dan kadang kadang senyum sendiri, "Kenapa tidak dimakan ? Sudah kenyang kah ? Kalau begitu untukku saja dagingnya." Ujarnya santai lalu mulai mengambil beberapa potong daging bagiannya Yesung.

"Mwo?! Yah evil.. Jangan diambil semuaa.!"

Mereka berdua kembali ribut memperebutkan daging itu, sementara ditempat lain. Kibum berjalan sendirian tanpa arah tujuan. Dia pun juga tidak sadar kalau dia sudah berada disebuah tempat yang ramai, ya sebut saja tempat itu pasar malam.

"Ini..." Gumamnya, dia memasuki tempat keramaian itu seperti anak kecil yang baru dibawa orang tuanya, bingung sekaligus kagum karena ada banyak orang yang menjual berbagai macam barang dan jajanan.

'Seumur hidupku aku baru ketempat yang seperti ini.. Woah, joah...' Ucapnya dalam hati, sesekali dia singgah kesalah satu stan yang menjual beraneka macam jajanan ringan. Tidak, dia tidak membelinya, dia hanya melihat saja.

"Hey anak muda.. Sepertinya kamu bukan orang sini ?" Tanya si penjual itu saat Kibum singgah di stannya.

"A-ah.. Iya ahjumma..."

"Kamu mau kue ikan ini nak ?"

"Aniyo-

"Aish.. Ambil ini. Makanlah.." Penjual itu memaksa Kibum menerima kue ikannya, dengan tersenyum canggung Kibum menerimanya, "Kamsahamnida ahjumma.." Ujarnya lalu berniat untuk pergi dari situ tapi,

Brukk

Dia menabrak seorang laki laki yang tingginya hampir sama seperti dia, "Mian- Eh kamu...!" Dia sedikit kaget saat melihat siapa orang itu, ya dia adalah teman hyungnya.

"Kibum?!" Orang itu lebih kaget darinya, dia menangkup kedua pipinya Kibum dan menatapnya lekat dan itu membuat Kibum risih, "Kamu benar Kim Kibum kan ? Adiknya Kim Jaebum ? Wahh, sudah lama sekali kita tidak bertemu!"

-TBC-

hehehe lagi lagi chapter ini nggak menegangkan sama sekali dan sepertinya akan ada penambahan cast baru. hmmm silahkan ditebak siapa dia.

clue : "dia sering disebut ABC"

kalian semua pasti taulah~ .. ya kalau sudah tau, silahkan tulis jawabannya di kotak riview.

pemenangnya akan mendapatkan uang 2 juta rupiah dipotong pajak 2 juta rupiah.(?) #garing

.replay reviews.

Kim Nayeon : sudah taukan ? siapa itu X.C hehehe.

dinacarisa : yup! kamu benar! hmm, itu .. tunggu aja nanti. hehe.. motifnya sangat simple dan aneh (menurutku sendiri(?)), dan kamu pasti bakal kesal sama si pembunuh itu. /smirk/

gyu1315 : yah sayangnya begitu, gomen gomen hehe.. sekarang udah tau kan siapa orangnya ? /smirk/

Emon204 : hehehe aku juga begitu. mengganjal sih. tapi namanya kyuhyun udah panik gara gara eunhyuk mau dimatiin sama heenim. mau sakit, pegel, atau apapun nggak bakal berasa lagi, yang penting nyusul yehaehyuk. #ngomongapasihaku

meotmeot : motifnya udah tau kan ? hehehe.. hankyung rela menyingkirkan anak buahnya(?) demi menjaga rahasia kematian jaebum, dia jugakan yang memanipulasi berita. (karena jaebum memang mati karena dibunuh bukan karena diserang anjing liar.)

.kkeut.

oke see you.