Mine

A MinYoon's Fic.

Warn; BL.

TIN TIN!

Senin pagi, Yoongi yang sedang menikmati sarapannya mengerutkan kening. Merasa terganggu dengan bunyi bising yang terjadi di depan rumahnya. Ia menaruh kembali makanannya lalu berjalan mendekati jendela, mengintip untuk melihat siapa yang mengganggu acara makan Min Yoongi.

'Bocah itu, mau apa lagi.'

Yoongi menghela nafas setelah mengetahui siapa pelakunya. Seorang pemuda dengan seragam lengkap dengan semangat membunyikan klakson motornya serta berteriak memanggil-

"YOONGI HYUNG AYO BERANGKAT!"

Yoongi dengan semangat. Park Jimin, siapa lagi kalau bukan si kecil pengganggu Yoongi, beserta hatinya. Yoongi menghela nafas untuk kesekian kalinya, dengan langkah gontai ia mendekati meja makan, mengambil sarapan serta tas ranselnya lalu berjalan keluar.

"Yoongi hyung!" Jimin berseru dengan semangat, sambil tersenyum lima jari dan melambai semangat kearah Yoongi. Yang di panggil malah berbalik badan, bermaksud mengunci pintu rumahnya. "Yoongi hyung jahat sekali." Seolah tak tahu diri, Jimin berujar sambil memajukan bibirnya.

Yoongi hanya mendengus setelah mengetahui perilaku merajuk seorang Park Jimin. Lalu mengibaskan tangannya. "Kau duluan saja, aku akan berangat bersama Hoseok." Sambil melangkah mendekati pagar, dan melewati Jimin seolah pemuda itu tak pernah ada.

Jimin yang sedari tadi memasang muka setengah merajuk dan setengan bersemangat langsung merubah ekspersinya menjadi lebih- dingin. "Oh, Hoseok hyung." Ujar jimin dan berbalik badan kearah Yoongi. "Kau tidak ingat kemarin, hm? Min Yoongi?" Yoongi menghentikan langkahnya. Berdiri mematung.

Makanan- roti yang sedari tadi dipegangnya mendadak jatuh. Jimin yang melihat tingkah Yoongi mulai menampakan seringaian miliknya. Berjalan pelan, mendekati Hyungnya yang sedang berdiri kaku di depan sana.

Setelah ada dibelakang Yoongi, Jimin mendekatkan bibirnya ke telinga Yoongi. "Min Yoongi.." bisiknya menggoda. Mengecup dan mulai melingkarkan tangannya di pinggang ramping Yoongi. "Hyung.." bisiknya lagi.

Jangan tanya bagaimana kondisi pemuda manis itu. Dengan badan kaku, semburat merah, serta kelopak matanya yang tertutup erat seolah menambah kesan keimutannya. Jimin terkekeh, lalu mencondongkan badannya bermaksud melihat wajah Hyung miliknya itu.

"Y-ya Jimin.." Oh tuhan, jangan goda Yoongi di pagi hari. Pemuda manis itu perlahan memegang tangan lancang yang melingkar dipinggangnya, meremasnya sedikit lalu mengelusnya dengan hati hati. Jimin yang merasakan semua perlakuan Yoongi tersenyum senang. Lalu meletakan dagunya di bahu Yoongi.

"Kau milikku, ingat itu Hyung." Ujarnya sambil mengecup perpotongan leher Yoongi. Menjilat, serta memberi hickey disana. Yoongi mengigit bibirnya, berusaha menahan agar desahan tidak lolos dari bibir indahnya. Jimin terkekeh lagi, menahan dirinya agar tidak menyerang Yoongi karena tingkah menggemaskan Hyung-nya ini.

Jimin mengelus perut rata itu lalu melepaskan pelukannya. Membalik tubuh indah itu dan menangkup kedua pipinya. Membuat kontak mata dan- membuat pipi Yoongi makin memerah. Hal itu membuat Yoongi memalingkan wajahnya sambil menggembungkan pipinya.

"K-kau ini ap-"

CUP!

Blush.

"Kau milikku hyung, Min Yoongi milik Park Jimin." Ujar jimin dengan senyum tulusnya. Tampan. Yoongi terpaku beberapa saat, lalu tersadar saat Hoseok berteriak dengan lantang.

"OH MY GOD TINY COUPLE!"

Sontak Jimin melepaskan tangkupannya, lalu menggaruk tengkuknya yang tentu saja tidak gatal sama sekali. Sedangkan Yoongi yang sudah merubah dirinya menjadi mode- mari memakan Jung Hoseok.

"JADI TINY COUPLE AKHIRNYA GO PU-"

DUAK!

"ITS HURT YA! MIN YOONGI!" Dengan seringai jahatnya, ia menggandeng Jimin lalu berjalan ke dekat Hoseok, mengambil dan memakai kembali barang yang baru saja ia lempar kearah sahabatnya itu.

"Selamat pagi Jung Hoseok, bagaimana tidurmu tadi malam? Apakah nyenyak?" Dengan wajah sok manisnya, Yoongi bertanya. Lalu ia tertawa karena pertanyaannya hanya dijawab dengan ringisan kesakitan Hoseok. Yoongi segera berbalik badan dan mengajak Jimin untuk berangkat ke sekolah.

"Hosiki, aku duluan ya!" Yoongi berujar sambil tertawa. Melihat Hoseok yang sedang mengelus kepalanya dengan wajah yang sangat amat tersiksa.

"Sialan kau, Min Yoongi." Jawab Hoseok. Ngomong ngomong, yang tadi itu sepatu Yoongi.

-END-

Dan, yang ini buatnya ga lebih dari 20 menit. ; _ ;

Thankyou for reading this story yang- gajelas kubik.

Xx, satans.