Yoshie's Pov

Aku berjalan kearah Meja di sudut ruangan sambil membawa Baki berisi Cappucinno.

Mendadak, Bell pintu kafe berbunyi, menandakan seseorang telah masuk ke Kafe ini.

Siapa itu? Pikirku. Aku melirik ke pintu.

Ya ampun, itu Zuraki!

Ia datang lalu duduk, setelah memesan Secangkir Kopi Hitam.

Aaaah~Aku menyukainya sejak pertama kalinya ia menapakkan kakinya ke Kafeku.

Ah iya, apakah kalian sudah mengetahui tentangku? Aku lupa memperkenalkan diri~

Aku Yoshie Tachibana, seorang Maid di Kafe kecil yang merupakan milikku sendiri.

Pelangganku cukup banyak, aku mengenal semuanya karena aku cukup mudah untuk bersosialisasi dengan Pelangganku sendiri, sehingga mereka dengan senang hati mau datang kembali ke Kafeku ini.

Namun, hanya satu Orang lah yang tak kukenal sama sekali.

Ia selalu datang di sore hari, memesan Secangkir Kopi Hitam dan duduk dipojok ruangan dengan Aura Misteriusnya.

Hanya satu hal yang aku ketahui darinya.

Namanya, Zuraki.

Dia itu sangat tampan! Pikirku.

Rambutnya, Sorot Matanya, Lekak Lekuk tubuhnya,

Semuanya terlihat memesona dimataku!

Karena aku yang kerapkali gugup saat melihatnya, terkadang tanpa sengaja aku membuat kesalahan.

Aku pernah Tersandung karpet, salah meracik Kopi, menumpahkan kopi di karpet, serta kecerobohan memalukan lainnya didepannya.

Namun reaksinya hanyalah melirikku sedikit, lalu kembali memalingkan pandangannya.

Kenapa dia tak memerdulikanku?! Uuhhh~

Aku kembali fokus meracik kopi hitam yang ia pesan.

Terkadang aku bingung dengannya. Mengapa selalu kopi hitam? Rasanya kan pahit.

Aku sendiri lebih menyukai Cappucino atau Cafe Au Lait, yang tentu lebih manis dan nikmat dilidahku.

Apakah ada sesuatu? Pikirku.

Aku masih memikirkannya hingga aku selesai meracik Kopi Hitam itu.

Setelah aku meletakkan Daun Mint diatas Cangkir Kopi, aku mengantarkannya ke meja Zuraki duduk.

"I-ini tuan, pesana-Kyaa!" Aku tersandung Karpet, sehingga baki yang kubawa terjatuh dan Kopi Hitam yang kubawa tumpah ke pakaian Zuraki.

"Uu-uh! Mohon m-maaf atas kesalahan saya.." Aku menggumam ketakutan.

Bagaimana jika ia membenciku?

"Ah..." Zuraki menatap tubuhnya yang basah, sehingga Kemeja Putih basah yang tengah ia kenakan memperlihatkan tubuhnya.

Ya ampun tubuhnya itu sangat kekar!

Badannya tidaklah kurus, namun proporsional. SixPack yang membentuk tubuhnya itu terlihat sangat sempurna, dan tubuhnya itu sangat menggoda!

Bagian bawah tubuhku bergejolak, terutama di bagian dibawah perutku.

"A-a-ah..." gumamku pelan.

"Menikmati apa yang kau lihat, eh?" Zuraki berceletuk pelan.

Aku memfokuskan diriku. B-berapa lama aku menatap tubuhnya tadi?

"K-yaaa! Maafkan saya!" aku menunduk malu. Aku sungguh memalukan!

"Aku rasa...kau harus membayarnya nanti." Zuraki bangkit, lalu menyimpan uang di baki setelah mengecup pipiku.

Ya...

Mengecup Pipiku.

Sementara pipiku tadi terasa sangat panas. Jantungku berdegup kencang.

Oh ya ampun..aku benar benar Syok.

A-apa yang ia maksudkan tentang.. Membayarnya nanti?

J-jangan jangan...

Kyaaaaa! Hatiku kembali menjerit histeris entah keberapa kalinya setelah mengimajinasikan apa yang aku pikirkan.

Oh sadarlah Yoshie, kau ini terlalu mesum!

Khukhukhukhu~
Yoshienya gugup berat didepan Zuraki :3 *senyum jahat*
Cerita ini hanya ada 2 Chap ya :D
Hope You Like It ❤
*Chu-chu* *tebar bunga mawar*