The Adventure Of Uzumaki Naruto

Naruto © Masashi Kishimoto

.

.

.

Rate : M (Jaga- jaga)

Warning(s):overpower!naru,Dojutsu!naru,Notjinchuriki!naru,Godlike!naru (maybe), alive MinaKushi, ide pasaran, alur maksa, my first fanfic multichap, newbie Author, Ejaan tidak baku.

Genre : Adventure, Romance, Friendship

Pair : Naruto X …

Sumary: Hanya karena kakaknya Menma adalah Jinchuriki dari Kyubi no Yokou dia diabaikan dan tidak diberi kasih sayang, tetapi tanpa kedua orang tua Naruto ketahui dirinya bertemu RIKUDOU SENINN di mindscape- nya dan dilatih. Anak bernama Naruto ini mempunyai tujuan mendamaikan dunia dengan kekuatannya.

" Naruto " : Talk

' Naruto ' : Thinking

" Suzaku " : Biju/Summoning talk

' Suzaku ' : : Biju/Summoning thinking

.

.

.

Matahari telah menampakkan sinarnya, burung- burung mulai bersiul- siul, di sebuah desa bernama Konohagakure no Sato, sebagian penduduk- pun mulai melakukan aktivitasnya, ada yang berbelanja, membuka toko, dan lain sebagainya. Di sebuah kamar yang ada di mansion Senju terdapat anak berambut kuning jabrik yang sedang tertidur (atau tepatnya belum sadar dari pingsannya).

.

AT SENJU MANSION~

Cahaya matahari perlahan- lahan masuk ke sebuah kamar yang ada di mansion Senju yang ditiduri seorang anak berambut kuning jabrik.

" Enggh… " anak tadi melenguh agak panjang setelah itu anak tadi perlahan- lahan membuka matanya kemudian mengerjap- erjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam matanya.

" Dimana ini… " Tanya anak tersebut setelah ia melihat sekeliling yang dipastikan bukan kamar dimana tempatnya tinggal. Tempat tersebut memiliki warna langit- langit putih dan dinding yang berwarna hijau dan disamping ranjangnya ada sebuah meja kecil dan dimeja tersebut ada vas bunga yang berisi bunga lily, disamping vas juga ada buah- buahan,jadi ini tidak mungkin kamarnya karena ia yakin bahwa Minato dan Kushina tidak akan memperhatikannya.

' KRIETT… '

Terdengar suara pintu yang dibuka dan meampilkan seorang wanita yang memiliki surai pirang pucat dengan wajah sendu tetapi wajah sendu tersebut tergantikan dengan wajah gembira setelah melihat anak yang telah dia anggap sebagai cucunya sendiri itu sadar.

.

TSUNADE POV~

.

" Hahh… sudah pagi rupanya, aku akan menjenguk Naru- chan " Aku berjalan ke kamar Naru- chan dan kemudian membuka pintu kamarnya.

KRIETT…

.

NORMAL POV~

" Naru- chan kau sudah sadar…? " Tanya Tsunade kepada anak berambut kuning jabrik.

" Sudah Tsunade- Baachan " Jawab anak yang diketahui bernama Naruto disertai senyuman yang menenangkan untuk orang yang melihatnya. Tsunade- pun tersenyum mendengar jawaban yang dilontarkan oleh Naruto.

" Apa keadaanmu sudah baikan…? " Tanya Tsunade lagi, dan dibalas anggukan oleh Naruto. " Cuma sedikit kaku saja… "

" Ya sudah… kita turun, aku akan memasakan makanan untukmu " Tsunade kemudian keluar dari kamar Naruto dan berjalan menuju dapur dan diikuti oleh Naruto yang menuju ruang makan.

.

SKIP TIME

Kini Naruto, Tsunade, Shizune, dan Ton- ton sudah selesai makan makanan yang telah Tsunade masak, Awalnya Naruto mengeluh karena tidak ada Ramen namun setelah diberi jitakan ' kasih sayang ' oleh Tsunade, Naruto- pun akhirnya menurut.

" Nee… Baa- chan sebenarnya sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri ? " Tanya Naruto. " Lima hari " Balas Tsunade singkat.

" Reaksi ' mereka '…? " Tanya Naruto dengan kepala menunduk serta ekspresi wajah sedu. Tsunade paham betul siapa ' mereka ' yang Naruto maksud mereka adalah keluarganya.

" Mereka sama sekali tidak menunjukan reaksi apapun, mencari- pun juga tidak seperti tidak ada yang hilang dari mereka seolah- olah mereka adalah keluarga yang masih utuh tanpa ada kesedihan sedikitpun yang ada hanya kebahagiaan diantara mereka " Jelas Tunade panjang lebar yang membuat Naruto semakin menunduk dan tanpa Naruto sadari setitik air mata mengalir dari pelupuk matanya. Setelah sadar Naruto sadar ia langsung menghapus air mata tersebut dengan kasar. Tsunade yang menyadari hal itu segera mengalihkan topic pembicaraan " Naruto apakah kau mau menjadi ninja? " Tanya Tsunade. Mata Naruto seketika berbinar dan Naruto- pun mengangguk antusias tanpa keraguan sediki- pun

" Aku ingin menjadi ninja Baa- chan " Jawab Naruto antusias yang membuat semua orang bahkan hewan disitu sweatdroop karena perubahan sikap Naruto yang semula sedih jadi riang gembira yang berubah 180 derajat.

' Anak ini idiot, bodoh atau apa sih… ' Batin Tsunade dan Shizune.

" Baiklah Naruto tiga hari lagi kau akan masuk akademi " Tsunade bicara setelah pulih dari sweatdroop- nya

" Baiklah Baa- chan, tapi bolehkah aku keluar untuk mencari angin dan berjalan- jalan? " Tanya Naruto Pada Tsunade. Tsunade megangguk mengiyakan.

TIME SKIP~

Kini Naruto berjalan ditengah keramaian desa Konoha dan tak lupa dia dihadiahi tatapan sinis dari para warga,tapi Naruto tidak menghiraukannya karena ia sudah terbiasa dengan ini seperti makanan sehari-hari baginya .

Sekarang Naruto berjalan di sebuah taman dan perhatiannya- pun teralihkan ketika dia melihat gadis berambut soft pink yang sedang menangis di sebuah ayunan, ia- pun menghampiri gadis tadi dan bertanya.

" Hei… kenapa kau menangis ? " Tanya Naruto pada gadis tersebut.

" A- aku di-dibilang aneh karena memiliki rambut pink ini serta keningku yang lebar membuatku jelek… hiks… hiks " Balas gadis tersebut " Aku benci pada rambutku… BENCI!, BENCI!, BENCI! " Imbuh gadis tersebut.

" Hei… tenanglah rambutmu tidak aneh tetapi malah indah seperti bunga sakura, dan kening lebarmu itu sangat menarik ingin rasanya aku menciumnya… " Ucap, sekaligus pujian untuk gadis tadi, gadis tadi terdiam karena ada yang memuji rambut serta keningnya selain orang tuanya " Oh ya, namamu siapa ? " Tanya Naruto.

" S- sakura, Haruno Sakura, kau ? " Jawab sekaligus Tanya Sakura.

" Naruto, Uzumaki Naruto… wahh ternyata namamu sesuai dengan rambutmu ya… ? sama- sama pink seperti bunga pohon Sakura " Puji Naruto yang sukses membuat rona merah timbul di kedua pipi Sakura. " Sakura- chan " Naruto bersuara sukses menimbulkan pertanyaan di dalam diri Sakura, menangkap raut wajah yang kebingungan, Naruto kembali bersuara " Boleh kupanggil Sakura- chan " Sakura merona kala Naruto memanggilnya dengan sufiks- chan.

" H'ai, Naruto- kun " Jawab Sakura dengan wajah yang masih memerah kepada Naruto. Sakura lalu merogoh saku celana yang ia pakai lalu mengeluarkan sebuah pita warna biru " Untukmu… " Sakura bicara.

Naruto menaikan sebelah alisnya tanda ia bingung " Untuk… ku ? " Tanya Naruto, Sakura mengangguk " Kenapa kau berikan padaku ? " Tanya Naruto lagi. Sakura menyunggingkan senyum yang manis pada Naruto dan sukses membuat Naruto menampilkan rona tipis di kedua pipinya. " Karena kau sudah memuji rambut dan kening yang aku benci ini setelah kedua orang tuaku dan kau membuatku yang semula benci dengan rambutku ini sekarang malah aku mulai menyukainya karena… " Sakura menjeda kalimatnya sebentar " Kau memuji rambutku dan keningku ini ".

Naruto menyunggingkan senyuman yang membuat Sakura merona, kemudian Naruto menerima pita yang diberikan Sakura dan menyimpannya di saku celananya. " Ya sudah, aku pulang dulu jaa… ne Sakura- chan " Setelah itu Naruto berlari pulang.

' Perasaan apa ini rasanya ada ribuan kupu- kupu yang terbang memenuhi perutku dan juga kenapa jantungku berdetak kencang saat aku melihat senyumnya tadi. Apakah ini yang dinamakan perasaan cinta… ? ' batin keduanya ditempat yang berbeda.

.

SKIP TIME~

.

Waktu terasa begitu cepat tidak terasa kini sudah sore hari, Naruto berjalan menuju mansion Namikaze, tapi langkahnya terhenti ketika berjalan didekat danau ia melihat seorang anak yang memiliki surai raven bergaya ' pantat ayam ' sedang termenung disana. Naruto- pun mendekati anak tersebut dan menyapanya " Hei… " tidak ada balasan dari anak tersebut " Sedang apa kau disini ? " Tanya Naruto

" Bukan urasanmu " Jawab anak itu ketus.

" Apa kau memiliki masalah ?, kau bisa cerita padaku aku akan mencoba memberi saran padamu jika aku bisa " Naruto kembali bicara.

" Kau tidak akan mengerti " Jawab anak itu dingin.

" Aku akan mencoba mengerti " Jawab Naruto tenang.

" Coba kau bayangkan kakak yang dari kecil kau kagumi membantai Clan dan membunuh orang tuamu sendiri hanya karena ingin menguji kemampuan saja … KAU BISA BAYANGKAN HAHH ! " Anak itu tersulut api kemarahannya. Naruto terdiam. " Sudah kuduga kau tidak akan paham perasaanku " Tambah anak itu dingin.

" Aku mengerti perasaanmu… karena yang kau rasakan baru sebagian kecil dari yang kurasakan " Anak itu beralih menatap Nauto " Bagaimana perasaanmu jika orang yang kau sebut keluarga mengabaikan mu selama 5 tahun hanya karena saudaramu adalah seorang Jinchuriki " Anak tadi membelalakan matanya tak percaya bahwa orang didepannya ini memiliki rasa sakit yang lebih dalam dari pada dirinya.

" lebih baik kau selidiki dulu kasus pembantaian keluarga dan Clan yang dilakukan oleh kakakmu karena tidak mungkin kalau dia hanya menguji kekuatan saja sampai membunuh keluarga yang aku yakin ia sayangi " Naruto menambahkan ucapannya, Anak disampingnya ini membelalakkan matanya betul juga apa yang dikatakan orang didepannya ini. Setelah itu Naruto pergi meninggalkan anak yang ada didepannya ini.

" Tunggu siapa namamu? " Tanya anak tadi dengan nada yang tidak sedingin tadi melainkan dengan nada yang lebih bersahabat.

" Naruto, Uzumaki Naruto… " Jawab Naruto sambil mengulurkan tangannya.

" Sasuke, Uchiha Sasuke… " anak tadi membalas jabatan tangan Naruto.

" aku mau pulang dulu jaa… ne Sasuke " Naruto melambaikan tangan kemudian berjalan pulang.

.

SKIP TIME~

Esok harinya Naruto berjalan menuju Shi no Mori ( Hutan Kematian ). Di jalan Naruto selalu dihadiahi tatapan sinis oleh warga konohagakure tetapi Naruto tidak menghiraukannya. Setelah sampai di Shi no Mori, Naruto mulai memasang Kekai yang kuat beserta dilapisi genjutsu tingkat tinggi. ' Tiga hari mulai dari sekarang aku akan berlatih disini ' Fikir Naruto setelah itu terdengar suara debuman keras di Shi no Mori.

.

3 Days LATER~

.

Kriingg…

Kriingg…

Kriingg…

Terdengar suara jam yang membuat seorang bocah bersurai pirang terbangun dari tidurnya. " Baru pukul 07.00 "

1 detik…

3 detik…

1 menit…

" WAHH!... aku akan terlambat " setelah itu Naruto langsung pergi menuju kamar mandi yang ada dikamarnya.

.

SKIP TIME ~

.

Setelah selesai mandi Naruto mulai bersiap- siap menuju akademi. Naruto sekarang memakai baju berwarna hitam dengan gambar lambang Uzumaki di bagian pungung, tidak lupa memakai jaket warna merah tua yang dibiarkan terbuka sehingga menampilkan baju dalaman- nya, kalau untuk bawahannya Naruto memakai celana Standar shinobi berwarna biru kehitaman serta sepatu Standar shinobi warna biru.

Setelah itu Naruto- pun turun kebawah dan langsung pergi melewati

' keluarganya ' tanpa mengucapkan salam dan langsung pergi melewati

Pintu meuju Akademi.

.

IN AKADEMI~

.

Sekarang Naruto sudah berada di depan akademi. Naruto mulai

berjalan memasuki akademi dan beruntungnya Naruto bertemu Iruka

yang sedang lewat ingin mengajar.

" Ohayou… Iruka- nii " sapa Naruto

" Ohayou… Naruto " sapa balik Iruka.

" Iruka- nii bisa beritahu dimana itu ruang guru?, aku ingin

menanyakan dimana kelas yang aku tempati " Ucap Naruto

" Kau beruntung Naruto karena kau akan masuk kelasku, jadi kau tidak

perlu repot- repot untuk mencari dimana kelasmu, kau hanya perlu

mengikutiku saja… ayo kita kekelas " Jawab sekaligus ajak Iruka,

setelah itu Iruka beserta Naruto- pun berjalan menuju kelas bersama

dengan Naruto yang mengkuti Iruka dari belakang

.

.

.

Di dalam kelas sekarang terdengar suara gaduh yang diciptakan oleh

Hampir semua murid perempuan ( A/N : Kenapa saya bilang hampir ?

Karena ada dua gadis yang tidak ikut yaitu Sakura dan Hinata ) mereka

semua sedang meneriaki dua orang anak yang menjadi idola kelas yaitu

Menma dan Sasuke.

" Kyaaaa… Sasuke- kun "

" Kyaaaa… Menma- kun "

Teriak beberapa murid perempuan. Sedangkan yang diteriaki hanya

Biasa- biasa saja.

Sraaakk…

Terdengar suara deritan pintu yang dibuka dan menampilkan seseorang

yang memiliki luka melintang dihidungnya. Semua murid- pun langsung

kembali ketempat duduk mereka masing – masing.

" Ohayou… minna " Sapa orang tadi.

" Ohayou… Iruka- sensei " Balas semua murid pada orang yang diketahui bernama Iruka tersebut

" Anak- anak sekarang kita kedatangan murid baru, silahkan masuk "

Naruto- pun akhirnya masuk kedalam kelas, terdengr suara beberapa murid mengejek Naruto.

" Perkenalkan dirimu sekarang " perintah Iruka pada Naruto.

" Uzumaki Naruto " perkenalan yang singkat, padat, dan tidak jelas keluar dari mulut Naruto.

" HEI!, AIB MEMANGNYA KAU BISA JADI NINJA DILATIH SAJA TIDAK PERNAH ! " seru seorang anak yang memiliki ciri fisik yang sama dengan Naruto dan hanya dibedakan oleh rambutnya saja yang berwarna merah.

" DIAM!, sekarang naruto kau duduk disamping Shikamaru, shikamaru angkat tanganmu " perintah Iruka. Shikamaru- pun mengangkat tanganya. Naruto kemudian berjalan kebangku yang diduduki Shikamaru.

" Yo, Shika… " sapa Naruto.

" Mendokusai " balasan yang dilontarkan Shikamaru. Naruto- pun menghela nafas saat mendengar jawaban dari Shikamaru.

" Hai (kraukk ) namaku (kraukk ) Akimichi chouji yang disana itu Inuzuka Kiba dan Sebelahnya yang memakai baju tertutup adalah Aburame Shino "

" Salam kenal " balas Naruto.

Dan dimulailah petualangan Naruto bersama teman- temannya pun dimulai bagaimana kelanjutannya tunggu di Chap berikutnya.

T. B. C

.

.

.

Soory kalau ceritanya ngebosenin aku itu masih anak SMP jadi kalau soal imajinasi akumasih tergolong pendek sekali- lagi maaf, Dan untuk jadwal updhate- nya gak tentu karena aku mau up aja pakai wi- fi sekolah.

.

.

.

R. n. R