The Adventure Of Uzumaki Naruto

Naruto © Masashi Kishimoto

UNTUK YANG REQUEST NARUHINA SOORRYY BANGET YA AKU GAK BISA NGABULIN TAPI SEBAGAI GANTINYA, NANTI MENMA BAKALAN SAMA HINATA JADI NANTI PAIRNYA NARUSAKU SAMA MENMAHINA ( MENMA KAN JUGA NARUTO )

.

.

.

Rate : M (Jaga- jaga)

Warning(s):overpower!naru,Dojutsu!naru,Notjinchuriki!naru,Godlike!naru (maybe), alive MinaKushi, ide pasaran, alur maksa, my first fanfic multichap, newbie Author, Ejaan tidak baku, Typo.

Genre : Adventure, Romance, Friendship

Pair : Naruto X Sakura

Sumary: Hanya karena kakaknya Menma adalah Jinchuriki dari Kyubi no Yokou dia diabaikan dan tidak diberi kasih sayang, tetapi tanpa kedua orang tua Naruto ketahui dirinya bertemu RIKUDOU SENINN di mindscape- nya dan dilatih. Anak bernama Naruto ini mempunyai tujuan mendamaikan dunia dengan kekuatannya.

" Naruto " : Talk

' Naruto ' : Thinking

" Suzaku " : Biju/Summoning talk/ Jutsu

' Suzaku ' : : Biju/Summoning thinking

.

.

.

Kini sudah lima tahun sejak Naruto memasuki akademi ninja, dia jadi ingat tentang beberapa kejadiaan yang ia alami dulu misalnya masuknya salah satu anggota Anbu Root yang bernama Sai, semakin eratnya hubungan pertemanan antar Naruto dan Sasuke, dan diusirnya Naruto dari 'rumahnya '.

.

Flashback~

.

Kini Naruto sedang berkeliling desa Konohagakure dan tak lupa ia dihadiahi tatapan sinis dan juga membunuh dari para warga. Saat berjalan Naruto merasakan adanya empat orang yang sedang mengikutinya, Naruto- pun menggiring empat orang tersebut menuju hutan kematian.

.

NARUTO POV~

" Hari ini adalah hari dimana akademi ninja diliburkan, aku berencana akan mengelilingi Konoha, dan kemudian menuju ke patung monumen para hokage pendahulu. Saat aku sedang berjalan di keramaian desa, aku mendapat tatapan sinis, dan membunuh dari para warga tetapi aku sama sekali tidak terpengaruh pada tatapan mereka, karena aku sudah kebal dengan tatapan membunuh dari para warga. Saat aku sedang berjalan aku merasakan ada empat orang dengan kapasitas chakra setara Elite Jounin, aku- pun menggiring mereka menuju hutan kematian, saat sudah berada didalam hutan kematian aku- pun berhenti "

" Kalian semua keluar- lah… " seru- ku pada orang- orang yang mengikutiku. Dan saat itu pula empat orang yang mengikutiku keluar.

.

NORMAL POV~

" Kalian semua keluar- lah… " seru Naruto yang dari tadi sudah mengetahui kalau dirinya sedang diikuti. Setelah itu keluarlah empat orang berseragam Anbu dengan mengenakan topeng putih polos dan ada kanji bertuliska ' Ne ' di topeng tersebut. Naruto mengeriyitkan dahinya, setaunya Anbu Konaha memakai topeng bercorak hewan tetapi kenapa yang ada di depannya ini mengenakan topeng putih polos ?. Sepertinya dia nanti akan mengunjungi Tsunade.

" Siapa kalian, setau- ku Anbu Konoha tidak mengenakan topeng putih polos ?. " Tanya Naruto pada empat orang yang mengikuti- nya tadi.

" Kau tidak perlu tau siapa kami, yang jelas kami kesini ingin melenyapkan- mu ' AIB ' ". Salah satu dari mereka berseru dengan nada datar tanpa emosi.

" Tarik ucapan- mu atau akan ' kubunuh ' kau " ucap Naruto dingin serta menekankan kata ' kubunuh '. Naruto memang tidak suka jika ada yang menggungkit soal dia menjadi Aib bagi ' keluarganya '.

" Memangnya bisa apa kau AIB ? " pertanyaan atau pernyataan yang dikeluarkan salah satu Anbu.

" Baiklah jika itu mau kalian… ". Setelah itu naruto berlari dengan kecepatan setara Jounin menerjang ke- empat lawannya, tidak hanya itu naruto juga merangkai Handseal yang agak panjang, setelah selesai merangkai Handseal Naruto- pun berhenti dan meneriakan nama sebuah Jutsu.

" Katon : Sanryu Huashi "

Setelah itu keluar tiga naga api dari mulut Naruto yang langsung menuju ke pada para Anbu yang mengikutinya tadi. Ke- empat Anbu tadi tentu saja terkejut karena anak yang tidak pernah dilatih bisa mengeluarkan Jutsu Katon Rank- A. Selesai dari keterkejutanya tiga dari empat Anbu tadi merangkai Handseal dan meneriakkan nama Jutsu masing- masing.

" Doton : Doryouheki "

" Doton : Doryouheki "

" Doton : Doryouheki "

Setelah itu terciptalah tiga dinding tanah yang melindungi tiga pengguna Jutsu tersebut. Satu orang yang belum sempat membuat Jutsu pelindung baru selesai dari keterkejutannya, tetapi sebelum ia merangkai Handseal naga api tersebut sudah ada didepan- nya sementara dua naga yang lain mengarah kepada tiga dinding tanah yang melindungi tiga Anbu lainnya.

Blaarr….

Terjadi sebuah ledakan kecil yang disebabkan oleh berbenturan- nya Jutsu tadi, yang menyisakan tiga dinding tanah yang hampir roboh dan satu orang yang sudah hangus. Memanfaatkan kesempatan yang ada Naruto kembali merangkai Handseal yang cukup panjang, setelah selesai merangkai Handseal Naruto menghentakan kedua tangan- nya ke tanah.

" Doton : Doryusho "

Setelah Naruto meneriakkan nama Jutsu- nya keluar duri- duri tajam dari tanah dan bergerak menuju ketiga Anbu yang masih belum mengetahui- nya karena kubah tanah yang belum hancur.

Jleeb…

Ketiga Anbu tadi terkena Jutsu Naruto dan naas mereka semua mati dengan darah bercucuran dari kepala, jantung, dan perut. Setelah Naruto memastikan ketiga- nya mati Naruto langsung pergi dari hutan kematian tidak berselang lama datang- lah dua Anbu konoha. Alangkah terkejutnya mereka melihat tempat yang semula baik- baik saja kini tercemar dengan bersimpah- nya darah dimana- mana.

" Sepertinya telah terjadi sebuah pertarungan disini, dan untuk apa Anbu Rood juga ada disini? " Tanya Anbu yang memakai topeng Taka.

" Entahlah, sebaiknya kita laporkan pada Hokage- sama saja " balas Anbu yang mengenakan topeng Hebi.

" Baiklah ayo kita pergi " lalu mereka- pun pergi meninggalkan tempat itu dengan Shunsin.

.

IN ANOTHER PLACE

Terlihat seorang pria paruh baya yang berjalan dengan menggunakan tongkat dan sebelah matanya ditutupi oleh perban putih dan di dagu- nya terdapat luka berbentuk tanda silang sedang berbicara dengan seseorang yang menggunakan topeng putih polos.

" Danzou- sama, sepertinya dia bukan bocah sembarangan, Dia dapat membunuh empat anggota kita dengan mudah " Ucap orang yang menggunakan topeng putih polos kepada seorang yang bernama Danzou tadi.

" Hhmm… sepertinya yang kau katakan ada benarnya, kalau begitu panggil ' dia ' dan suruh dia menghadapku secepatnya " perintah orang bernama Danzou tadi kepada orang yang berada di depannya.

" H'ai… " balas orang tadi dan langsung pergi meninggalkan Danzou. Selang beberapa saat datanglah seorang anak kecil berambut hitam serta memiliki iris mata onyx dan kulit berwarna putih pucat dengan wajah tanpa ekspresi.

" Ada apa anda memanggil saya Danzou- sama ? " anak tadi angkat bicara. (A/N : Disini Shin atau kakaknya Sai sudah meninggal. )

" Aku memanggilmu kesini karena kau akanku berikan tugas yaitu mengawasi anak yang bernama Uzumaki – Namikaze Naruto dan juga Uchiha Sasuke " Ucap Danzou kepada orang yang ada di depannya itu. Anak itu menaikkan sebelah alisnya tanda bahwa ia bingung, untuk menjawab kebingungannya anak itu bertanya pada Danzou.

" Kenapa aku harus mengawasi mereka Danzou- sama ? " Tanya anak tadi kebingungan.

" Untuk anak yang bernama Naruto tadi nampaknya ia bukan orang sembarangan dia bisa mengalahkan empat anggota kita dengan mudah sepertinya aku akan memasukan dia ke dalam satuan Anbu Root, dan untuk anak yang bernama Sasuke tadi aku ingin kau mengawasi gerak- geriknya karena bisa saja dia menghianati Konoha, untuk mempermudah pekerjaanmu aku akan mendaftarkan kau ke akademi ninja serta kau akan menggunakan nama Shimura Sai." Jelas Danzou panjang lebar, serta ditambah seringaian saat membicarakan sasuke tadi dan dibalas anggukan oleh anak tadi.

.

SCENE BREAK~

Kini Naruto sudah berada di depan mansion Senju, ia perlahan- lahan melangkahkan kakinya untuk memasuki mansion tersebut. Setelah sampai didepan pintu ia mengetuk dan menyebutkan nama orang yang meninggali mansion tersebut, setelah beberapa saat Naruto menunggu orang yang meninggali mansion ini untuk membukakan pintu akhirnya orang yang ditunggu- pun membukakan pintu.

" Oh, kau rupanya Naru- chan. Ada apa kau kemari ? " Tanya seorang wanita paruh baya yang masih kelihatan berumur 20- an memiliki surai pirang pucat dan memiliki iris mata hazel.

" Aku ingin menanyakan sesuatu Tsunade Baa- chan " balas Naruto kepada orang yang bernama Tsunade tadi.

" Kalau begitu kita bicarakan didalam saja, tidak baik bicara diluar " ujar Tsunade yang langsung masuk dan di ekori Naruto dari belakang. Setelah sampai didalam Tsunade mempersilahkan Naruto untuk duduk, mereka mencari posisi yang nyaman untuk mereka.

" Jadi, apa yang ingin kau tanyakan Naru- chan " Tanya Tsunade yang teringkat akan tujuan Naruto datang kemari untuk bertanya suatu hal padanya.

" Jadi begini Baa- chan, tadi ada Anbu yang memiliki topeng putih polos yang menyerangku awalnya aku berfikir Anbu- Anbu tadi adalah Anbu konoha tapi setelah melihat topeng mereka yang tidak memiliki corak apapun aku yakin bila itu bukan Anbu konoha, bisa jelaskan Baa- chan? " terang dan Tanya Naruto pada Tsunade. Setelah mendengar cerita tersebut Tsunade menggeram sambil menyebut seseorang yang bernama Danzou. Setelah itu Tsunade menjelaskan dari awal tentang Danzou yang merupakan rival Hiruzen, dia yang memimpin anggota kesatuan Anbu yang bergerak dalam bayangan yaitu Anbu Root dan masih banyak lagi tentang Danzou. Seteah menerima penjelasan dari Tsunade, Naruto menganggukan kepala- nya.

" Jadi si tua Bangka Danzou itu sedang mengincarku, dan dia juga sering mengincar mata Sharingan milik Clan Uchiha. Hmmm… menarik " Naruto berbicara setelah mendengarkan penjelasan panjang lebar dari Tsunade. Melihat itu Tsunade- pun langsung marah karena naruto mengatakan hal yang membahayakannya disebut sebagai hal yang menarik.

" APA YANG KAU PIKIRKAN HAHH…! " Tsunade langsung berteriak didepan Naruto yang langsung menutup telinganya karena takut telinganya tuli karena mendengar teriakan Tsunade. Setelah teriakan Tsunade mereda Naruto membuka telinganya.

" Sabar dulu Baa- chan, aku mengatakan itu menarik karena sebentar lagi aku akan memiliki teman berlatih Baa- chan, kau tau siapa Uchiha itu? dialah teman berlatihku nanti " Naruto kembali berujar.

" Kenapa kau bisa menyimpulkan bahwa Uchiha itu akan menjadi teman berlatihmu ? " Tsunade bertanya pada Naruto.

" Kau ingat yang kau katakan tadi bahwa Danzou sering mengincar mata Sharingan milik Uchiha " pertanyaan atau pernyataan yang diucapkan Naruto sukses membuat Tsunade membelalakkan matanya ia baru ingat bahwa hanya tersisa satu orang Uhiha di desa Konoha, setelah itu Tsunade menghela nafas panjang.

" Hahh… terserah kau saja, dan bisa kau jelaskan caramu mengalahkan Anbu Root itu? Aku tidak akan percaya jika kau bilang dibantu orang lain " Tsunade kembali angkat bicara, pasalnya Tsunade tau akan kemampuan naruto yang sudah tergolong hebat.

" Aku menghadapi mereka sendiri Baa- chan " jawab Naruto santai, Tsunade dibuat menghela nafas kembali karena tingkah laku Naruto yang terkesan sangat santai.

" Ya sudah, aku pulang dulu Baa- chan " Naruto berpamitan pada Tsunade. Tsunade- pun mengangguk setelah itu Naruto beranjak pergi dari mansion Senju menuju kediaman keluarga Namikaze.

.

Kediaman Namikaze

.

Nampak matahari yang akan terbenam dengan cahaya yang merabunkan mata ketika dipandang. Disebuah rumah nampak seorang lelaki yang memiliki surai kuning jabrik, tubuh tegap, mata se – indah lautan, mengenakan jubah yang terdapat kanji yang berartikan ' Yondaime ', serta mimik wajah tegas. Lelaki itu kelihatan sedang menunggu sesuatu, tak berselang lama muncullah sosok yang sangat mirip dengan lelaki tadi namun dalam versi mini dan juga memiliki tiga guratan halus dipipinya. Anak tersebut nampak menaikan sebelah alisnya pertanda bingung, tak biasanya ada orang yang menunggunya pulang. Setelah hening agak lama sampai sang lelaki tadi melemparkan sebuah kunci kedepan versi mininya tersebut.

" Kau di usir dari rumah, jangan sesekali kau menginjakan kaki dikediaman ini, dan mulai sekarang kau bukan lagi seorang Namikaze, jadi jangan cantumkan nama Namikaze lagi di namamu Naruto " ujar lelaki tadi kepada versi mini dirinya yang bernama Naruto tadi dengan dingin. Sosok anak tadi hanya diam dan mengangguk .

" Ha'i Yondaime- sama saya akan pergi setelah saya mengemasi barang- barang saya " jawab anak bernama Naruto tadi dengan nada se- formal mungkin pada sosok didepannya yang diketahui adalah Yondaime Hokage A. k . A Namikaze Minato. Setelah itu anak bernama Naruto tadi beranjak dari tempatnya tak lupa ia mengambil kunci yang diberikan Minato yang sudah tertera sebuah alamat apartemen yang akan ia tempati nantinya, bergegas menuju kamar dan membereskan barang- barangnya. Selang lima belas menit Naruto keluar dengan membawa sebuah tas berukuran sedang dan beberapa gulungan ia- pun segera meninggalkan kediaman Namikaze sebelum ia benar- benar pergi Naruto melihat seorang anak yang mirip dengannya sedang menunjukan seringai kemenangan kepadanya.

.

SKIP TIME

.

Matahari telah menampakkan sinarnya,sehingga membuat semua mahkluk terbangun dari tidurnya. Di sebuah Apartemen yang bisa dibilang sederhana nampak seorang anak laki- laki bersurai pirang,berkulit tan eksotis nampak menggeliat dan tak lama kemudian ia membuka matanya menampakkan iris seindah lautan. Setelah beberapa kali mengerjap- ngerjapkan mata untuk menyesuaikan sinar yang masuk kedalam matanya. Setelah itu anak tersebut berjalan menuju kamar mandi untuk membasuh muka.

" Betapa kacaunya aku… " ujar anak tadi setelah membasuh muka dan melihat pantulan dirinya dicermin. Rambut kuning acak – acakan, mata sembab dan memiliki garis hitam dibawahnya. Setelah itu ia menghela nafas berat.

" Sebaiknya aku pergi ke akademi, dari pada nanti di marahi Iruka- sensei kalau aku telat. " Anak tadi berjalan mengambil handuk dan pergi menuju kamar mandi untuk mandi.

.

FIVE TEEN MINUTE LATER~

Lima belas menit telah berlalu kini anak yang memiliki surai pirang tengah bersiap - siap menuju akademi. Sebelum itu ia mematut diri dulu didepan cermin yang terdapat di apartemen- nya. Kini terlihat anak tadi mengenakan baju dalaman hitam polos, dibalut jaket berwarna biru tua, celana pendek selutut, rambut dibiarkan acak – acakkan, serta memakai sepatu standar ninja warna biru yang senada dengan warna jaket. Sekarang anak tadi menjadi lebih keren dari pada sebelumnya.

" Begini lebih baik dari pada tadi Naruto " Ujar anak tadi yang kita ketahui bernama Naruto pada dirinya sendiri. Setelah itu dia perlahan berjalan keluar dari apartemen menuju akademi.

.

IN ACADEMI~

Naruto sekarang sedang berjalan di lorong akademi, sedangkan otak- nya masih memikirkan kejadian kemarin. Sebegitu bencikah ' keluarganya ' pada dirinya hingga ia diusir dari kediaman Namikaze ?. Tidak terasa ia sekarang sudah sampai di depan pintu kelasnya. Menghela nafas sejenak ia kemudian membuka pintu akademi.

Sraakk…

1 detik…

2 detik…

3 detik…

" KYAAA! NARUTO- KUN TERNYATA KEREN SEKALI! "

" DIA TIDAK KALAH KEREN DENGAN MENMA- KUN DAN SASUKE- KUN! "

Naruto memiringkan kepala dengan tampang polos dan lugunya, karena tidak tau kenapa gadis- gadis disitu berteriak sambil matanya berubah menjadi bentuk love.

" KYAAA! TERNYATA DIA JUGA MANIS! "

" KYAAA! "

" KYAAA! "

Memilih menghiraukan teriakan gadis – gadis yang menjadi FG dadakannya ia berjalan menuju bangku yang menjadi tempat duduknya, para gadis tadi melupakan fakta bahwa Naruto adalah anak yang biasa mereka sebut AIB, kecuali untuk Sakura dan Hinata. Sementara Menma yang dibandingkan dengan Naruto nampak mendecih tak suka.

" Kau membuat aku tidak bisa tidur lagi Naruto… mendokusai " Ucap anak yang rambutnya dikucir kebelakang, tampang malas seperti malas hidup tapi tidak ingin mati, dari ciri – ciri tersebut menunjukan bahwa ia seorang Nara.

" Salahkan mereka yang berteriak – teriak, Shikamaru " jawab Naruto pada anak yang bernama Shikamaru. Tak lama kemudian datanglah seorang pria yang memiliki luka melintang di hidungnya yang kita ketahui bernama Iruka.

" Ohayou…minna " Sapa Iruka pada semua murid.

" Ohayou…sensei "

" Hari ini kita kedatangan teman baru, silahkan masuk " setelah perintah yang diberikan Iruka, masuk- lah seorang anak berkulit putih pucat ber- mata onyx. " Baiklah perkenalkan dirimu " Iruka kembali memberikan perintah.

" Salam kenal, namaku Shimura Sai mohon bimbingannya " Sai memperkenalkan diri dengan diakhiri senyum palsunya yang sukses membuat beberapa calon kunoichi merona.

" Sekarang kau boleh duduk carilah bangku yang kosong " setelah itu Sai segera mencari tempat yang kosong untuk di duduki- nya. Setelah itu pelajaran dimulai seperti biasa, tetapi tanpa mereka sadari Naruto menatap Sai dengan curiga.

.

SKIP TIME

Setelah akademi dibubarkan Naruto mengajak Sasuke untuk berlatih, Sasuke- pun mengiyakan ajakn Naruto berlatih tanpa akan tau apa yang terjadi selanjutnya. Ya beginilah, sekarang Sasuke tidur terlentang di hutan kematian dengan keringat bercucuran.

" Sialan, harusnya aku tadi tidak menerima ajakan latihannya kalau tau latihannya seperti ini " Sasuke sudah push- up 200x, shit- up 200x, back- up 100x, dan mengelilingi area latihan mereka selama 50 putaran. Tetapi Naruto melakukan ini bukan tanpa alasan, Naruto melakukan ini untuk melatih fisik Sasuke dan sekarang yang perlu dilatih adalah skill ninja Sasuke, mentalnya, dan membangkitkan Bloodline- nya yaitu Sharingan.

" Hei, Teme kau lama sekali baru aku suruh seperti itu kau sudah lemas apa lagi yang lain " Naruto berujar dengan santainya. Sasuke yang barusan mendengar ucapan Naruto wajahnya menjadi pucat pasi. ' Apa yang dimaksud yang lain oleh si Dobe itu ? ' batin Sasuke khawatir.

" Apa maksudmu dengan ya- yang lain Dobe ? " Sasuke bertanya pada Naruto dengan nada setengah takut. Naruto kemudian menyeringai sadis yang membuat Sasuke menelan ludahnya bulat- bulat.

" Yang aku maksud dengan yang lain adalah membangkitkan Sharingan, melatih mental, serta skill ninjamu ' Teme ' dan mulai sekarang kau akan menjalani latihan setingkat dibawahku" lagi- lagi Sasuke menelan ludahnya bulat- bulat.

" Setingkat dibawahmu? Jadi latihan macam apa yang kau lakukan selama ini? " Sasuke bertanya dengan pasrah. Latihan awal saja sudah seperti ini apalagi setingkat dibawah Naruto.

" Kalau kau ingin tahu aku akan memberitahumu bahwa latihan yang diberikan Sensei- ku sebelumnya seperti SIKSA NERAKA DUNIA, jadi bersyukurlah kau akan kulatih setingkat dibawahku, dan jika kau ingin tahu nama Sensei- ku sebelumnya tidak akan kuberitahu ". Keadaan Sasuke sekarang terlihat lebih buruk dari yang sebelumnya. Sekarang kulit Sasuke hampir menyamai Sai, keringat dingin kelur dari tubuhnya, serta bulu kuduknya merinding disko dan seperti akan pingsan setelah mendengar kata- kata SIKSA NERAKA DUNIA.

" Tetapi kelihatannya aku akan menambah siksaannya setelah lulus akademi nanti ". Sekarang Sasuke benar- benar pingsan, setelah mendengar ucapan Naruto yang santai- nya kelewat batas dan seenak dirinya menambahkan porsi latihan seseorang.

" Teme kau pingsan ya? Hah… kau ini merepotkan saja " Setelah itu Naruto menggendong Sasuke dan melakukan Shunsin menuju Apartemennya.

.

Flashback off

Naruto tersenyum kecil mengingat beberapa hal itu. Ia juga ingat setelah beberapa minggu berlatih dengan Sasuke, Sakura juga ikut bergabung dalam latihan. Awalnya Sakura diam- diam mengikuti mereka atau lebih tepatnya hanya mengikuti dia ( Naruto ) saja. Sebenarnya Naruto dan Sasuke sadar Sakura mengikuti mereka tetapi mereka membiarkan membiarkan itu terjadi hingga di hutan kematian mereka berdua mengecoh Sakura dengan Bunshin sampai mereka mengagetkan Sakura dari belakanng dan akhirnya mereka mengajak Sakura latihan bersama tentu latihan untuk Sakura tidak seberat latihan untuk Sasuke karena Naruto takut gadis yang ia cintai kenapa- napa dan sukses membuat Sasuke menggerutu sebal. Mereka berdua menemukan fakta bahwa Sakura itu memiliki elemen tanah, serta air, control chakra yang bagus dan berpotensi besar menjadi ninja medis dan Naruto akhirnya Naruto meminjamkan beberapa gulungan tehnik dasar ninja medis pada Tsunade.

Tok…Tok…Tok

Naruto kembali berpura- pura tidur ketika merasakan chakra Sakura didepan pintu apartemennya. Naruto memang membiarkan Sakura menyimpan kunci cadangan apartemenya sehingga Sakura bisa bebas keluar masuk apartemennya.

Kleek…

Nampak Sakura mulai memasuki apartemen Naruto, dia memeriksa ruang tamu, dan ruang makan. Nihil. Naruto tidak ada jadi kemungkinan satu- satunya adalah Naruto masih tidur. Sakura berjalan menuju kamar Naruto kemudian dibukanya pintu kamar Naruto secara perlahan agar tidak membangunkan sang pemilik apartemen. Dilihatnya Naruto masih tidur dengan pulasnya, Sakura perlahan mendekat untuk membangunkan Naruto. Ia hendak menyentuh pipi Naruto sebelum…

" Kyaaa…! "

Naruto menarik tangannya hingga sekarang ia menjadi guling bagi Naruto.

" Na- naruto- kun… le- lepaskan ini s- sudah pagi ayo berangkat ke akademi nanti akan ada ujian genin kita tidak boleh terlambat " Ucap Sakura setengah terbata karena malu tiba- tiba dipeluk Naruto.

" Biarkan begini sebentar Sakura- chan, biarkan tetap hangat seperti ini " ucap Naruto yang hanya berpura- purha tidur seraya mengecup pucuk kepala Sakura dengan mesra. Sakura yang diperlakukan seperti itu hanya bisa memerah. Setelah beberapa menit dalam posisi tersebut akhirnya Naruto melepaskan pelukanya dan mengecup dahi Sakura lalu bergegas menuju kamar mandi.

Sementara itu Sakura sedang blushing dan menggumamkan beberapa kata yaitu…

" Naruto- kun no Baka… " dan langsung ia menutupi mukanya dengan kedua tangannya.

.

SKIP TIME

Kini Naruto dan Sakura sedang berjalan menuju akademi tetapi langkah mereka terhenti ketika seorang anak berambut model ' pantat ayam ' berjalan menuju tempat mereka berada dengan tenang. Uchiha Sasuke satu- satunya keturun clan Uchiha yang tersisa di Konoha.

" Ohayou… Teme " Sapa Naruto pada Sasuke.

" Ohayou… Dobe " Balas Sasuke dengan nada yang lebih hangat dari pada pertama kali ia bertemu dengan Naruto. Naruto memang mengajarkan pada Sasuke untuk bersikap lebih ramah pada orang lain.

" Apa sebaiknya kita nanti menunjukan sedikit kemampuan kita? " Tanya Sakura yang dari tadi hanya diam

" Sebaiknya begitu Sakura dan terutama untuk kau Dobe " Ucap Sasuke dengan tenang.

" Baiklah- baiklah, dasar " jawab Naruto malas. Tak terasa mereka sekarang sudah ada didepan akademi, mereka akhirnya berjalan masuk dengan perlahan menuju akademi.

.

IN AKADEMI

" Bagaimana ini sebentar lagi ujian genin akan dilaksanakan aku takut tidak lulus dan dimarahi orang tuaku "

" Aku juga takut "

Itulah sekarang yang membuat kelas riuh akan suara para murid yang takut khawatir, dan juga cemas.

Sraakk…

Tampak seorang pria memiliki luka melintang dihidungnya mengenakan rompi chunin sedang berjalan masuk dengan tenangnya.

" Ohayou… minna " sapa sosok tersebut

" Ohayou… sensei " balas murid- murid serempak

" Seperti yang sudah kalian ketahui hari ini kita akan melakukan ujian genin, jadi sekarang kita menuju tempat penilaian " ujar Iruka setelah itu meninggalkan kelas dan di ekori murid- muridnya dibelakang.

.

.

.

Mereka telah sampai ditempat penilaian atau yang lebih tepatnya sebuah Training Ground yang memiliki hutan sangat luas, disana juga ada beberapa juri yang siap menilai, bahkan Yondaime Hokage atau Minato Namikaze juga ada disitu bersama istri- nya Kushina Uzumaki untuk menyaksikan ' anak- nya ' Menma Namikaze dan beberapa Anbu yang menjaga Hokage.

" Sekarang mari kita mulai tes- nya pertama Hinata Hyuga " Nampak Menma menyemagati Hinata yang dipanggil maju sementara Hinata hanya bisa memerah. Setelah sebagian orang yang dipanggil maju maka diperoleh hasil sebagai berikut…

Hinata Hyuga :

Shuriken & Kunai = 7 / 10

Bunshin no jutsu = lulus

Henge no jutsu = lulus

Kawarimi no jutsu = lulus

Tehnik/ jutsu bebas = Jyuuken

Kiba Inuzuka :

Shuriken & Kunai = 6 / 10

Bunshin no jutsu = lulus

Henge no jutsu = lulus

Kawarimi no jutsu = lulus

Tehnik/ jutsu bebas = Tsuga

Shino Aburame :

Shuriken & Kunai= Tidak melempar kunai & shuriken dengan alibi clan Aburame menggunakan serangga sebagai senjatanya.

Bunshin no jutsu = lulus

Henge no jutsu = lulus

Kawarimi no jutsu = lulus

Tehnik/ jutsu bebas = Mushidama

Shikamaru Nara :

Shuriken & Kunai = 7 / 10

Bunshin no jutsu = lulus

Henge no jutsu = lulus

Kawarimi no jutsu = lulus

Tehnik/ jutsu bebas = Kagemane no jutsu

Shimura Sai

Shuriken & Kunai = 8 / 10

Bunshin no jutsu = lulus

Henge no jutsu = lulus

Kawarimi no jutsu = lulus

Tehnik/ jutsu bebas = Ninpo : Chouju Giga

Ino Yamanaka :

Shuriken & Kunai = 6 / 10

Bunshin no jutsu = lulus

Henge no jutsu = lulus

Kawarimi no jutsu = lulus

Tehnik/ jutsu bebas = Shintensin no jutsu

Akimichi Chouji :

Shuriken & Kunai = 5 / 10

Bunshin no jutsu = lulus

Henge no jutsu = lulus

Kawarimi no jutsu = lulus

Tehnik/ jutsu bebas = Baika no jutsu

" Selanjutnya Namikaze Menma " Seru Iruka membuat beberapa gadis berteriak Gaje. Menma melangkah maju dan mengambil Shuriken & Kunai kemudian melemparnya…

Syuuutt… Syuuutt… Syuuutt…

Tap… Tap… Tap…

9 dari 10 Shuriken & Kunai yang diberikan menancap tepat pada sasaran dan yang satu meleset tidak jauh dari sasaran yang membuat beberapa juri kagum.

" Berikutnya Bunshin no jutsu " Ucap salah satu juri, menma- pun mengangguk dan menyilangkan masing- masing kedua jari- nya hingga membentuk tanda ( + ) dan meneriakan nama jutsu-nya.

" Kage Bunshin no jutsu "

Poff… Poff…

Dan setelah itu munculah dua klon Menma tanpa cacat. Sebagian juri kembali kagum akan apa yang dilakukan Menma.

" Berikutnya Henge no jutsu, Kawarimi dan lakukan jutsu / tehnik bebas " Menma kemudian melakukan Kawarimi dengan baik setelahnya dua klon Menma yang belum menghilang tadi memebentuk sebuah handseal dan berikutnya…

" Henge no jutsu "

Poff… Poff

Dua bunshin tadi berubah menjadi Minato dan Kushina berikutnya Menma memajukan kedua telapak tangannya, setelah itu bunshin Minato dan Kushina seperti menyalurkan chakra- nya pada kedua telapak tangan Menma dan terbentuklah bola chakra yang mengeluarkan bunyi memekakan telinga.

" Wakusei Rasenggan "

Setelah itu menghantamkan kedua Rassenggan- nya itu kepada dua pohon yang berdekatan. Dan alhasil pohon itu memiliki lubang menganga dibagian tengah- nya karena terhantam jutsu dalam kategori A+ tersebut. Sekarang giliran semua juri terkagum- kagum akan apa yang dilakukan Menma. ' memang tidak salah Yondaime- sama memilihnya menjadi penerusnya ' batin semua juri disana.

" Selanjutnya Haruno Sakura " Sakura berhasil melakukan semuanya dengan mudah menancapkan 10 Shuriken dan Kunai pada sasaran yang ditentukan, dapat melakukan tehnik Bunshin dengan baik dengan jumlah dua Bunshin, Kawarimi juga lulus, Henge menjadi Kushina dan jurus bebas- nya adalah…

" Doton : Sando "

Dan setelah itu munculah raksasa dari tanah yang membuat semua yang disana terbengong kecuali Naruto, Sasuke, dan Sai. Mereka berdecak kagum akan kehebatan Sakura yang bahkan melebihi Menma. Selesai dari keterkejutannya para juri menyuruh Sakura menghentikan jutsu- nya.

" Selanjutnya Uchiha Sasuke " Para calon Kunoichi- pun berteriak histeris setelah nama Sasuke disebut tetapi Sasuke memilih menghiraukan- nya. Sasuke juga sama seperti Sakura tetapi Sasuke berubah menjadi Itachi. ' Apa dia sudah tidak memliki dendam lagi pada Itachi ? ' tanya dalam hati semua orang yang ada disana minus Naruto dan Sakura. Dan sekarang hanya tinggal jutsu bebas yang harus dilakukan Sasuke.

" Baiklah sekarang… " Sasuke menjeda kalimatnya. Sekarang tangan kanan Sasuke memegang bahu tangan kirinya, seperti ia memfokuskan chakra- nya pada telapak tangan kirinya, terciptalah percikan petir yang mengeluarkan bunyi seperti kicauan ribuan burung.

" Raikiri "

Semua orang yang disana terkejut ( minus Naruto dan Sakura ) setau mereka orang yang bisa memakai jutsu itu adalah Anbu yang ber- kode name Inu, lalu mereka memutar kepala dan melihat Anbu ber- kode name Inu yang sama bingungnya dengan mereka.

" C- cukup selanjutnya adalah Naruto Na- " " Uzumaki saja sensei " Sebelum Iruka menyelesaikan kalimatnya Naruto lebih dulu memotongnya. Iruka menjadi kebingungan akan hal itu, tetapi tak mau repot- repot Iruka meralat kalimatnya " Baiklah Sekarang giliranmu, Naruto "

Nampak banyak yang mengejek Naruto dan bahkan mantan keluarganya- pun ikut- ikutan mencemooh dirinya. Naruto yang merasa diremehkan- pun agak marah dan tanpa sengaja Naruto melepaskan KI yang lumayan kuat setara Kage yang membuat kebanyakan orang disana sesak nafas. Naruto- pun maju melempar ke- 10 Shuriken & Kunai yang disediakan. Dan hasilnya sempurna malah ada yang menembus papan sasaran. Untuk bunshin Naruto menciptakan kage bunshin yang ber- jumlah empat bunshin. Kawarimi lulus. Dan untuk henge dua diantara empat bunshin tersebut berubah menjadi Madara dan Hashirama yang membuat juri- juri tercengang melihat dua orang yang dijuluki sebagai Dewa Shinobi tersebut. Terakhir adalah jutsu bebas, dan jutsu bebas yang dipilih Naruto adalah…

" Futon : RasenShuriken "

Dua bunshin Naruto yang masih tetap pada wujudnya tadi membuat RasenShuriken dan dilemparkan menuju tengah hutan dan…

Blarrr…

Dan RasenShuriken tadi meledak dan membuat kubah chakra yang sangat besar dan hampir menutupi setengah area hutan yang tersisa. Angin berhembus kuat sehingga menerbangkan debu- debu disekitar dan membuat para juri harus melindungi mata.

" Na- na- naruto cukup. Hentikan jut- jutsumu itu sebelum kita terkena dampaknya " Iruka memberi perintah pada Naruto untuk menghentikan jutsunya dan di balas dengan anggukan oleh Naruto, Lalu Naruto melakukan single handseal dengan satu tangan.

" Kai "

kubah hasil ledakan RasenShuriken lama kelamaan menjadi kecil dan menghilang.

Sekarang tidak ada yang tersisa dari hutan tersebut hanya ada sebuah kubangan yang amat besar yang dihasilkan kubah ledakan RasenShuriken tadi. Semua yang ada disana mengeluarkan keringat dingin mereka akan menambahkan lagi catatan dalam buku agenda ' jangan pernah membuat Naruto Uzumak marah ' itulah yang akan mereka catat dalam benak dan agenda masing- masing orang yang ada disitu.

" Ekhm- ekhm… Naruto Uzumaki bagaimana sekarang kau bertanggung jawab atas semua kerusakan ini " Ucap Minato dengan nada dingin dan KI selevel kage yang ditunjukan pada Naruto. Tetapi Naruto tidak terpengaruh dengan apa yang dilakukan Minato, malah bunshin Naruto yang menjadi Hashirama maju kemudian merangkai handseal yang cukup panjang, setelah selesai merangkai handseal, Hashirama ( bubshin Naruto ) menghentakan tangan- nya ketanah dan meneriakan nama jutsunya.

" Mokuton : Hijutsu : Jukai Kotan "

Dan seketika muncul pohon buatan dan sekalian dengan daun- nya dari elemen kayu. Semua orang yang disana menganga ( kecuali Sai, Sasuke, Sakura ) melihat tehnik yang dilakukan Naruto pasalnya tehnik yang dilakukan Naruto adalah tehnik milik mendiang Hashirama Senju atau Shodaime Hokage.

" Mo- mo- mokuton dari mana dia bisa menggunakan tehnik itu ? siapa yang melatihnya ? " semua juri disana riuh menanyakan hal itu.

" Ekhm- ekhm… " Iruka berdehem untuk meminta perhatian semua orang disitu. Dan ternyata berhasil semua mata nampak memandang Iruka. Iruka mengambil nafas dalam dan menghembuskannya.

" Dengan begini ujian kelulusan untuk menjadi genin selesai. Para murid akademi besok kembali keakademi untuk pengumuman siapa yang menjadi Rookie Of The Years dan pembagian tim. Sekarang kalian boleh pulang " Setelah menyelesaikan ucapannya Iruka melangkah pergi dari situ dan diikuti bubarnya semua orang disitu.

.

IN HOKAGE ROOM

Di ruang Hokage Minato sedang merenungkan masalah Naruto yang tadi saat ujian genin tampil mengagumkan. ' Apa aku juga harus melatih Naruto ? sepertinya dia tidak selemah yang aku kira '. Minato kembali berfikir dimana Menma dan Sai akan ditempatkan. Sai jika dikelompokkan dengan Tim Asuma akan menjadi sangat bagus karena Sai merupakan anggota Anbu Root yang diwajibkan menjaga emosinya sehingga ia pasti bisa berfikir dengan tenang jika Shikamaru sedang dalam ke- adaan kalut. Sementara Menma meminta ditempatkan di tim Hinata yang notabene- nya gadis yang ia sukai, sedangkan Minato menginginkan Menma berada satu tim dengan Sasuke Uchiha.

" Hahh… ini semua membuatku pusing "

.

SKIP TIME

Ke esokan harinya di akademi ninja, murid- murid membicarakan soal siapa yang akan menjadi ROTY dan siapa yang menjadi teman se- tim mereka. Banyak calon kunoichi yang mengira Menma, Sasuke, dan Naruto yang akan menjadi ROTY dan banyak juga kunoichi yang ingin setim dengan Menma, Sasuke, maupun Naruto.

Srakkk…

Semua anak berhenti berbicara ketika Iruka sudah memasuki kelas. Nampak banyak murid yang tegang, khawatir, dan takut dengan apa yang akan Iruka beritahukan hari ini. Iruka tersenyum kecil melihat ekspresi yang ditunjukan beberapa murid didikannya ini.

" Selamat kalian semua lulus " banyak anak yang kaget atas apa yang disampaikan oleh Iruka, tetapi tak berselang lama mereka berteriak- teriak kesenangan, ada juga yang sampai berpelukan.

" Dan yang menjadi ROTY kali ini adalah… "Iruka menjeda kalimatnya yang membuat banyak murid langsung diam dan menahan nafas ' Pasti aku ' batin Menma percaya diri. "… Naruto Uzumaki, dan disusul Sasuke Uchiha diurutan ke dua, dan pada urutan ketiga adalah Haruno Sakura "

Brakkk…

Menma menggebrak meja keras saat orang pada urutan bukanlah dirinya.

" TIDAK! ITU TIDAK MUNGKIN! MANA MUNGKIN AKU KALAH DENGAN ' AIB ' ITU, SERTA UCHIHA TERAKHIR PEMBAWA SIAL, DAN JUGA GADIS JELEK BERAMBUT SEPERTI PERMEN KA-… " sebelum Menma menyelesaikan kalimatnya dia sudah menaberak dinding terlebih dahulu karena Naruto menendangnya dari belakang dan tentu ditambahkan sedikit chakra pada tendangannya sehingga bisa membuat dinding retak dan Menma mengeluarkan sedikit darah dari hidungnya. ' Uughh tendangan- nya kuat sekali ' batin Menma meringis kesakitan.

" Menma kau boleh menghinaku sepuasmu tapi jangan se- sekali menghina sahabatku! " ucap Naruto pada Menma dengan nada datar dan ekspresi dinginnya.

" Cukup! Kalian berdua sudah hentikan! Dan kau Menma tidak seharusnya kau menghina Naruto, Sasuke dan Sakura! Dan kau juga Naruto seharusnya bisa menjaga emosimu " Iruka berujar agak keras.

" Dan sekarang pembagian tim karena jumlahnya tidak pas aka nada dua tim beranggotakan empat orang , mulai dari Tim satu…"

SKIP TIME

" Tim 7 … Naruto Uzumaki, Sakura Haruno, dan Sasuke Uchiha dengan Jouinin pembimbing Yamato Tenzo "

" Tim 8 … Shino Aburame, Kiba Inuzuka, Hinata Hyuga, dan Menma Namikaze dengan Jounin pembimbing Kakashi Hatake " ' Yes! Satu tim dengan Menma- kun ' batin Hinata senang.

" Karena Tim 9 tahun lalu masih aktif kita lanjutkan "

" Tim 10 … Shikamaru Nara, Chouji Akimichi, Ino Yamanaka, Sai Shimura dengan Jounin pembimbing Asuma Sarutobi "

" Masing- masing Jounin pembimbing akan menjemput kalian satu jam lagi " Setelah itu Iruka pergi meninggalkan kelas.

TWO HOUR'S LATER

Seorang anak bersurai merah memiliki tiga guratan tebal dikedua pipinya sedang menghentak- hentak kakinya tanda ia sedang kesal. Anak yang kita ketahui bernama Menma ini sedang menunggu guru pembimbingnya yang harusnya datang sejam yang lalu tapi dia sekarang terlambat satu jam dari yang di jadwalkan.

Poff… Poff…

Muncul dua kepulan asap putih, dan setelah asap tadi hilang nampaklah dua orang Jounin yang mereka asumsikan adalah Jounin pembimbing mereka. Jounin yang pertama memiliki rambut perak melawan gravitasi, sebagian mukanya ditutupi oleh masker, mata kirinya ditutupi hitai- ate hingga hanya menyisakan mata kanannya saja, dan untuk atasan juga bawahan ia mengenakan pakaian standar Jounin. Jounin yang kedua memiliki warna rambut coklat, hitai- ate seperti Tobirama Senju, mata onyx, dan atasan juga bawahannya ia memakai pakaian standar Jounin.

" Tim 7, dan Tim 8 ikut kami ke atap akademi " Setelah itu dua orang tadi meninggalkan tempat itu dengan Shunsin yang menyisakan gerutuan dari Menma juga Kiba.

" Ayo kita gunakan shunsin saja biar cepat " Naruto berbicara pada dua anggota timnya dan dibalas oleh anggukan kedua anggota timnya, mereka-pun menggunakan Shunsin secara diam- diam agar tidak diketahui Tim 8. Tapi mereka tidak bisa menipu Shino.

.

.

.

Poff… Poff… Poff…

Muncul tiga kepulan asap didepan dua orang Jounin pembimbing yang tentunya kaget akan itu karena yang melakukan shunsin adalah tiga orang genin. ' Genin macam apa yang ada di timku / tim- mu Yamato ' batin Yamato dan Kakashi. Tak berselang lama datanglah Tim 8 yang terkejut ( minus Shino ) melihat Tim 7 sudah ada disitu.

" Se- sejak kapan ? " Tanya Kiba terbata.

" Sejak tadi " jawab Sakura enteng

" Baiklah karena semua sudah berkumpul mari kita mulai sesi perkenalannya di mulai dari kau pink " Jounin yang kita ketahui bernama Yamato angkat bicara.

" Kenapa sensei tidak men- mencontohkan terlebih dahulu ? " Sakura bertanya kepada Yamato.

" Baiklah…, Namaku Yamato Tenzo yang kusuka adalah berlatih dan mengembangkan Mokuton miliku, yang tidak kusuka banyak, impianku adalah mengalahkan Kakashi- Senpai, dan menjadi pengguna Mokuton sehebat Shodaime- Hokage.

" Namaku Kakashi Hatake yang kusuka kalian belum cukup umur untuk mengetahuinya, yang tidak kusuka tidak ada hubungannya dengan kalian, dan cita- citaku belum terfikirkan sampai sekarang " Semua sweatdroop atas pengenalan yang Kakashi lakukan. ' Sensei pembimbingku rupanya tidak memiliki tujuan hidup ' batin Kiba nista.

" Dan sekarang kau bisa memperkenalkan dirimu pink ? " Tanya Yamato pada Sakura.

" Ha'i,… namaku Sakura Haruno yang kusuka adalah berlatih dengan ke- dua sahabatku, yang tidak aku suka adalah saat ada yang menghina ke- dua sahabatku, orang arogan serta sombong impianku adalah mencari dan mewujudkan kedamaian di dunia Shinobi bersama kedua sahabatku "

" Sekarang kau emo " Tunjuk Yamato pada Sasuke.

" Namaku, Uchiha Sasuke yang kusuka, tidak kusuka, dan impianku sama dengannya " . ' Huh… dasar uchiha plagiat tidak kreatif. Pasti yang satu ini lebih baik diakan ROTY '

" Ka-… Sama " sebelum Yamato menyelesaikan perkataannya Naruto lebih dulu memotong ucapannya yang sukses membuat Yamato terjengkang kebelakang.

" Hei kalian, perkenalan macam apa itu ? " Yamato bertanya dengan nada setengah kesal.

" Macam- macam " jawab mereka serempak yang membuat semua orang disana Sweatdroop. Setelah semua selesai dari sweatdroop, Kakashi ganti menanyai murid- muridnya.

" Sekarang kau anak anjing " perintah Kakashi sambil menunjuk Kiba dan itu sukses menggeram dan membatin ' Awas kau sensei yang tak memiliki tujuan hidup ! '.

" Namaku Kiba Inuzuka, yang kusukai adalah anjing, yang tidak kusukai entahlah aku juga belum memikirkannya, dan impianku adalah menjadi anggota clan Inuzuka yang terkuat. "

" Sekarang kau pecinta serangga " Kakashi menunjuk Shino.

" Namaku Shino Aburame, semua hal yang berkaitan denganku tidak ada hubungannya dengan kalian " Shino berbicara dengan datar. ' Ciri khas Aburame ' batin semua yang orang yang ada disana.

" Kau Hyuga dan berbicaralah lancar tidak boleh gagap. " Kakashi berujar sambil menunjuk Hinata. Hinata menarik nafas dalam lalu menghembuskannya pelan karena gugup, setelah selesai Hinata mulai memperkenalkan diri.

" Namaku Hinata Hyuga, yang kusukai adalah… ( Sambil memerah melirik Menma ) yang tidak kusuka adalah keributan, dan impianku adalah menjadi ninja yang hebat agar ayahku bangga " Hinata mengakhiri perkenalannya dengan ngos- ngosan. ' Ini akan susah ' batin Kakashi.

" Kau Namikaze " Kakashi menunjuk Menma dengan ekspresi bosan.

" Namaku Namikaze Menma, yang kusukai adalah… ( melirik Hinata ), yang tidak kusukai adalah orang lemah dan membuat nama keluargaku menjadi buruk, impianku adalah menjadi Hokage yang melebihi Hokage pendahulu. " Kakashi menghela nafas akan ke- aroganan Menma yang menyebut saudara sendiri sebagai ' orang lemah dan yang membuat nama keluarga menjadi buruk '.

"Hah, baiklah besok Tim 7 dan 8 datanglah ke TG 7 jam 7 pagi kita akan mengadakan tes untuk menilai pantas atau tidaknya kalian menjadi ninja Konoha " ujar Yamato.

" Bukankah kami sudah lulus ujian diakademi Sensei ? kenapa harus ada tes lagi ? " Tanya Sakura yang pura- pura tidak tau apa yang diaksud Yamato.

" Ini adalah Survival Batle Sakura dan aku menyarankan agar kalian tidak sarapan jika tidak ingin memuntahkannya kembali " Ujar Yamato dan dibalas ' Oh ' oleh semuanya.

" Baiklah…, sekarang kalian boleh pulang dan ingat besok jam 7 tepat "

" Ha' I "

.

SKIP TIME

Nampak disebuah TG ada empat orang yang terdiri dari satu wanita dan tiga pria yaitu Tim 8 yang beranggotakan Menma, Hinata, Kiba, dan Shino. Kiba dan Menma menghentakan kaki mereka tanda mereka sedang kesal. Penyebabnya ?. penyebabnya adalah sang Sensei pembimbing dan Tim 7 yang berjanjian akan melaksanakan Survival Batle pada jam 7, tapi sekarang mereka sudah menunggu selama dua jam dan belum ada tanda- tanda mereka akan datang.

" Sensei dan Tim 7 sebenarnya kemana sih ?! kita sudah menunggu selama dua jam mereka belum juga datang! Sebenarnya apa yang dilakukan mereka sih ?! " Kiba berbicara dengan nada kesal.

" Kau betul sekali Kiba, nanti saat Survival Batle aku pastikan Rasengganku akan menghantam mere- … " Sebelum Menma menyelesaikan kata- katanya nampak ada lima kepulan asap yang sangat pekat, dan memunculkan lima orang yang sejak tadi mereka tunggu.

" Menghantam siapa Menma ? " Jounin berambut silver melawan gravitasi menginstrupsi perkataan Menma.

" Menghantam kalian berlima, dan tunggu apa lagi sekarang ayo kita mulai Survival Batle agar aku bisa menghantamkan Rasengganku pada kalian. " Menma berbicara dengan angkuh.

" Baiklah jika itu maumu peraturannya sederhana kalian harus merebut enam lonceng yang kami bawa dengan niat membunuh, dan jika kalian gagal kalian akan dikembalikan ke akademi serta mengenai lonceng salah satu dari kalian akan dipastikan gagal dan kembali ke akademi " Jelas Jounin yang ada di sebelah Kakashi yang kita ketahui bernama Yamato dengan nada dibuat sehoror mungkin. Sementara Tim 7 hanya diam menyimak.

" Baiklah dengan ini ujian kelayakan menjadi Genin Konoha bagi Tim 7 dan 8 di… "

.

.

.

.

" MULAI! "

T. B. C

.

.

.

Hei semua maaf ya update- nya lama Author lagi UTS jadi terpaksa deh gak bisa update.

UNTUK YANG REQUEST NARUHINA SOORRYY BANGET YA AKU GAK BISA NGABULIN TAPI SEBAGAI GANTINYA, NANTI MENMA BAKALAN SAMA HINATA JADI NANTI PAIRNYA NARUSAKU SAMA MENMAHINA ( MENMA KAN JUGA NARUTO )

Dan juga ada yang nanya soal kelebihan Kamiregan jadi saya sajikan dibawah ini, serta ada Profil dari Naruto, Sakura, Sasuke, dan Menma.

Untuk kelebihan Kamireggan :

Bisa semua tehnik Rineggan

Bisa meniru tehnik sesuai elemen yang dipunyai jadi Naruto bisa meniru semua tehnik

Bisa menggunakan Susano' o

Bisa genjutsu khas Uchiha dan Amaterasu

Kekurangan : ? ( ada yang bisa kasih saran )

Profil Naruto :

Ninjutsu : SSS+

Taijutsu : SS+

Kenjutsu : S

Genjutsu : S

Level : Genin ( Aslinya sih diatas Kage )

Elemen : Futon, Katon, Raiton, Doton, Suiton

Kekegankai : Ranton, Mokuton, Hyouton ( mungkin bisa nambah )

Kuchiyose : Seiryuu, Suzaku, Genbu, Byako

Profil Sasuke :

Ninjutsu : SS

Taijutsu : S

Kenjutsu : ?

Genjutsu : S

Level : Genin ( Aslinya setara Kage )

Elemen : Katon, Raiton

Kekegenkai : ?

Kuchiyose : ? ( Ada yang bisa kasih saran )

Profil Sakura :

Ninjutsu : S

Taijutsu : S

Kenjutsu : ?

Genjutsu : A+

Level : Genin ( Aslinya Setingkat dibawah Kage )

Elemen : Doton, Suiton

Kekegenkai : Mokuton ( Maybe )

Kuchiyose : ? ( Ada yang bisa kasih saran )

Profil Menma :

Ninjutsu : A+

Taijutsu : A

Kenjutsu : ?

Genjutsu : B+

Level : Genin ( Aslinya setara Jounin )

Elemen : Futon, Katon ( dari Kyubi ), Suiton

Kekegenkai : Shakuton ( maybe ), Hyouton ( maybe )

Kuchiyose : Katak

.

.

.

R. n. R