The Adventure Of Uzumaki Naruto
Naruto © Masashi Kishimoto
.
.
.
Rate : M (Jaga- jaga)
Warning(s):overpower!naru,Dojutsu!naru,Notjinchuriki!naru,Godlike!naru (maybe), alive MinaKushi, ide pasaran, alur maksa, my first fanfic multichap, newbie Author, Ejaan tidak baku, Typo.
Genre : Adventure, Romance, Friendship
Pair : Naruto X Sakura
Sasuke X ( Reader boleh milih )
Sumary: Hanya karena kakaknya Menma adalah Jinchuriki dari Kyubi no Yokou dia diabaikan dan tidak diberi kasih sayang, tetapi tanpa kedua orang tua Naruto ketahui dirinya bertemu RIKUDOU SENINN di mindscape- nya dan dilatih. Anak bernama Naruto ini mempunyai tujuan mendamaikan dunia dengan kekuatannya.
" Naruto " : Talk
' Naruto ' : Thinking
" Suzaku " : Biju/Summoning talk
' Suzaku ' : : Biju/Summoning thinking
.
.
.
Semua anggota Tim 8 langsung bersembunyi ke dalam hutan karena menurut apa yang diajarkan pada mereka hutan adalah tempat yang paling bagus untuk menjebak dan menyerang musuh, sedangkan Tim 7 ?. Mereka malah melangkah dengan tenang menuju tepian sungai yang berada di Training Ground.
" Hei, kenapa kalian tidak sembunyi ? " Tanya Yamato kebingunan akan tingkah laku murid didiknya itu.
" Memangnya harus ya Sensei ? " Yamato sweatdroop mendengar jawaban murid kuningnya ini. ' Kenapa sepertinya mereka tidak memiliki rasa takut terhadapku dan Kakashi- Senpai ? ' Yamato membatin.
" Hei, apa- apa' an kalian ini ? apa kalian sudah menyerah untuk menghadapi kami " Yamato berujar dengan nada malas.
" Urusi Tim 8 saja dulu kami mau memancing ikan untuk nanti makan siang " Jawab Naruto dan didukung anggukan dari ke- dua teman' nya. Sweatdroop. Yamato dan Kakashi sweatdroop berat mendengar jawaban Naruto. Rupanya ke- tiga anak didepan mereka berdua lebih mengutamakan mancing ikan dan makan siang, dari pada menyelesaikan Survival Batle.
" Apakah kalian bertiga nanti tidak kesulitan menghadapi kami berdua ? kami ini Jounin sementara kalian bertiga masih Genin yang harus dibimbing " Ujar Kakashi dengan nada sedikit menyindir untuk memancing emosi ke- tiga Genin di depan' nya.
" Siapa yang tahu kalau belum dicoba nanti " Sasuke yang sedari tadi diam akhirnya angkat bicara dengan nada dingin.
" Maka dari itu ayo kita coba, siapa tau kalian akan menang melawan kami " Yamato berbicara, sementara dua dari tiga Genin didepan' nya hanya menghela nafas sementara yang satu masih sibuk memancing.
" Sensei tadi tidak dengar ya ? kami mau memancing ikan dulu untuk makan siang makan' nya kalian berdua pergi cari Tim 8 dulu. Syuhh… Syuhh… " Ucap Naruto dengan kata- kata usiran di akhir kalimatn' nya. Sweatdroop. Mereka dibuat sweatdroop lagi oleh Tim 7. Menghela nafas sejenak mereka berdua akhirnya menyerah untuk membujuk Tim 7.
" Hah…, baiklah kami menyerah, kami akan mencari Tim 8 dulu jadi kalian bersenang senanglah " Kakashi berujar santai. Tak lama kemudian mereka berdua menghilang dalam kepulan asap.
.
The Adventure Of Uzumaki Naruto
.
Menma kini nampak bersembunyi disemak- semak sambil mengintai Kakashi dan Yamato yang sedang berdiri tenang di bawah pohon. Merasa ini adalah saat yang tepat Menma melemparkan beberapa shuriken yang sudah dilapisi oleh elemen angina kepada Kakashi dan Yamato.
Syuuut…
Syuuut…
Syuuut…
Shuriken- shuriken tersebut mengenai tubuh Kakashi dan Yamato, tetapi tiba- tiba tubuh Kakashi dan Yamato berubah menjadi batang pohon yang tertancap beberapa shuriken disana. ' Cih, Kawarimi ' batin Menma kesal. Menma yang merasa tempat bersembunyi' nya sudah diketahui berniat untuk pergi dan mencari tempat bersembunyi lain, tetapi sebelum dia pergi dia merasakan seseorang memegang pundak' nya. Karena rasa ingin tahu yang besar ia menengok kebelakang dan ia mendapati Kakashi dan Yamato berada dibelakang' nya. Ia langsung melompat menjauh dari tempat persembunyianya dan mendarat beberapa meter didepan Kakashi dan Yamato.
" Ternyata kalian ya, cepat sekali kalian kesini ? biar kutebak pasti yang lain sudah kalah dan hanya tersisa aku saja benarkah tebakanku ? " Menma berucap sombong.
" Tebakan- mu itu salah besar Menma kaulah orang pertama yang akan melawan kami, ketiga teman- mu masih bersembunyi cukup bagus dengan menekan chakra' nya sampai ketitik terendah yang mereka bisa, dan Tim 7 sedang sedikit bersenang- senang dengan kegiatan memancing, Menma " Jawab Yamato dengan agak bosan saat membahas Tim 7.
" Hei, kenapa aku yang pertama ? dan lagi apa- apa' an mereka itu memancing disaat ujian ? " Menma bertanya tak terima.
" Karena kau memiliki chakra yang besar sehingga mudah diketahui dimana keberada' an- mu, dan untuk Tim 7 aku juga tidak begitu tahu apa yang difikirkan mereka " Kakashi sekarang yang gentian menjelaskan.
" Kalau begitu baiklah aku akan menghadapi kalian " Menma berucap dengan nada sombong, Menma langsung mengambil dubuah kunai yang langsung ia aliri chakra, hal serupa juga dilakukan oleh Kakashi dan Yamato. Menma langsung melesat dengan kecepatan setara High Chunin menuju kedua orang yang ada di depan- nya dan langsung menyabetkan dua kunai tersebut menuju muka Kakashi dan Yamato, mereka berdua yang merupakan mantan Anbu dapat menghindari serangan itu dengan cukup mudah yaitu dengan menundukan badan. Menma kemudian melompat salto kebelakang, dan langsung membuat segel untuk Kage Bunshin.
" Kage Bunshin no Jutsu "
Pofft…
Pofft…
Pofft…
Muncul ratusan bunshin Menma yang siap menhadapi Kakashi dan Yamato, setelah itu Menma mengomando para bunshin dirinya itu untuk menyerang Kakashi dan Yamato. Hampir semua bunshin berlari menerjang Kakashi dan Yamato, dengan bersenjatakan kunai dan jutsu yang sedang disiapkan mereka menyerang Kakashi dan Yamato. Satu diantara ratusan bunshin berlari menuju Kakashi dan langsung menendang wajah bagian kanan Kakashi tetapi itu berhasil dihindari oleh Kakashi dengan menyilangkan kedua tangan' nya, belum selesai sampai disitu bunshin Menma yang lain ingin menteckle Kakashi tetapi Kakashi lebih dulu melompat kebelakang. Kakashi merangkai handseal yang cukup rumit, selesai merangkai handseal Kakashi mengucapkan nama jutsu' nya.
" Doton : Doryutaiga "
Dan seketika tanah yang kebanyakan di pijaki oleh bunshin Menma berubah menjadi lumpur hisap yang mematikan. Bunshin Menma yang terperangkap' pun tidak bisa berbuat apa- apa, mereka membulatkan matanya saat Kakashi kembali merangkai handseal.
" Katon : Goukakyu no jutsu "
Bumm…
Puluhan bunshin Menma hilang dan hanya menyisakan tiga perempat dari jumlah awal Menma membuat bunshin " Cih… Sial " Menma mendecih tak suka.
.
SCAN BREAK~
Kini Hinata sedang dalam tempat bersembunyi' nya dan diam- diam ia mencari Kakashi dan Yamato sampai ia mendengar suara ledakan kecil.
" Apa itu ? Apa jangan- jangan ada pertarungan disana " Hinata sibuk berfikir sampai tidak menyadari ada orang yang mendekat ke tempat' nya.
Plukk…
" Hinata sedang apa kau disini ? Tanya orang tadi kepada Hinata, sementara Hinata kelihatan akan pingsan setelah mendengar suara yang tidak asing baginya. ' Menma- kun ' batin Hinata, kemudian dia berbalik dan mendapati wajah Menma yang sangat dekat dengan dirinya.
Brukk…
Hinata pingsan, sementara sang pelaku langsung merangkai single handseal dan menggumamkan kata ' kai '.
Poffttt…
Menma tadi berubah menjadi Kakashi yang samar – samar bergumam " Ini akan Sulit " lalu dia menghilang dalam kepulan asap, dan ternyata Kakashi yang tadi hanyalah bunshin.
.
SCEAN BREAK~
Kiba sekarang sedang mengamati jalanya pertarungan Menma dan Kakashi dari balik semak- semak, dia sedang menunggu saat yang tepat untuk menyerang Kakashi, yaitu saat Kakashi lengah. Sekarang bunshin Menma yang tinggal dua sampai tiga belas sedang berbaris rapi sambil memegang kunai.
" Sensei sekarang kelihatannya sedang fokus pada pertarungan- nya dengan Menma, lebih baik aku serang saja dia "
Kiba berbicara pelan, setelah itu ia menurunkan Akamaru dari kepalanya dan memberikan dia sebuah pil pada Akamaru, seketika bulu Akamaru berubah menjadi merah. Setelah itu Kiba berbisik pada Akamaru, selesai berbisik ia menjauhkan kepalanya dari telinga Akamaru.
" Baiklah kau siap Akamaru ? " Tanya Kiba.
" Aukk… " Akamaru membalas dengan gong- gongan.
Setelah itu ia membuat handseal, dan ' Pofft… ' Akamaru berubah menjadi Kiba namun hanya kelihatan lebih buas dengan kuku panjang. Kiba lalu berjungkok dengan posisi agak menukik dengan kedua tangan berada ditanah begitu juga Akamaru yang sekarang berubah menjadi Kiba.
" Tsuga "
Kiba dan Akamaru berputar seperti bor dari kanan dan kiri Kakashi, saat akan mengenai Kakashi ada sebuah kayu yang menghantam Akamaru, sehingga Akamaru terpental, Kiba yang sudah terlanjur berputar cepat tidak dapat menghentikan gerakan- nya sehingga sebentar lagi ia akan mengenai Kakashi, tapi tanpa Kiba duga Kakashi melompat ke samping kiri, Sehingga sekarang serangan Kiba menuju bunshin Menma dan…
Pofft…
Pofft…
Pofft…
Dukk…
Semua bunshin Menma yang tersisa hilang, Serta sekarang Menma yang jatuh akibat tertubruk Kiba yang sudah tak berputar. Tiba- tiba dari bawah tanah muncul' lah pilar- pilar kayu dan membentuk sebuah penjara Kayu, yang tentu saja membuat dua orang yang ada disana kebingungan.
" Terima kasih telah membantu Tenzo " Kakashi berucap pada orang yang perlahan- lahan mendekat pada dirinya.
" Sama- sama Kakashi- Senpai, dan bisa tidak panggil aku Yamato jangan memanggilku dengan nama itu kau mengingatkanku kepada ' dia ' " Yamato berucap dengan nada kesal dan hanya dibalas oleh eye' s smile oleh Kakashi serta juga gelengan. Yamato hanya menghela nafas atas apa yang ia dengar dari seniornya itu.
" Baiklah sekarang tinggal Tim 7 ayo kita cepat bereskan mereka " Kakashi berucap dan dibalas oleh anggukan kepala dari Yamato. Yamato membuat tiga bunshin untuk mengurus Tim 8. Dan akhirnya mereka menghilang dengan shunsin. Tanpa mereka sadari ada yang mengamati mereka secara diam- diam dari balik pohon dan mendengar semua yang di bicarakan oleh Kedua pembimbing tersebut.
" Ternyata aku dilupakan " Ucap orang tadi dengan aura hitam sebagai background' nya.
.
In Tim 7 Place ~
Tim 7 sekarang sedang menikmati hasil memancig ikan mereka, ikan itu dibakar dengan Mokuton Naruto sebagai kayu bakar dan Katon Sasuke sebagai apinya. Saat sedang menikmati ikan bakar, mereka harus diganggu oleh dua orang yang tidak di undang yaitu Kakashi dan Yamato.
" Kami sudah membereskan Tim 8, sekarang cepat kita mulai pertarungan' nya " Yamato berucap dengan nada kesal.
" Sensei kau mau ikan bakar atau tiak ? ini enak loh " Sakura berucap dengan nada riang. Sweatdroop. Lagi- lagi mereka dibuat sweatdroop oleh Tim 7.
" Hei, sebenarnya kalian niat tidak sih lulus tes ini ? kalau ingin lulus cepat hadapi aku " Yamato yang masih sweatdroop bertanya sekaligus memerintah Tim 7.
" Baiklah, Teme kau atau aku ? " Naruto bertanya pada Sasuke.
" Kau saja " balas Sasuke.
" Tapi sisakan beberapa ikan untuk aku jangan dihabiskan " Setelah berucap demikian Naruto mengalihkan pandangan' nya pada Kakashi dan Yamato dan mimik muka Naruto langsung berubah serius.
" Baiklah ayo kita mulai, dan kalian berdua jangan segan- segan mengeluarkan semua kemampuan kalian " Naruto beerkata dengan wajah yang serius.
" Apa kau sanggup menghadapi kami berdua jika kami menggunakan kekuatan penuh ? Kau hanya seorang Genin Naruto dan kami berdua adalah Jounin "
" Sanggup tidak- nya aku kita belum mengetahuinya sebelum dicoba " Naruto membalas perkataan Kakashi.
" Baiklah tapi jangan salah' kan kami jika kau masuk rumah sakit " Kakashi berucap dengan nada mengejek. Naruto tidak menghiraukan' nya ia malah melesat cepat menuju kedua Jounin didepan' nya dengan merangkai handseal yang cukup panjang. Setelah handseal itu selesai Naruto mengucapkan nama jutsu' nya.
" Futon : Kamikaze "
Terciptalah tornado angin yang siap menerbangkan apa- pun menuju Kakashi dan Yamato, mereka yang belum siap' pun sebisa mungkin menghindar menuju arah yang berlawanan. Mereka sangat terkejut bahwa Naruto bisa menggunakan ninjutsu tingkat S.
" Rupanya dia hebat juga bisa menggunakan ninjutsu angin tingkat S, sangat langka di Konoha. Sepertinya aku akan serius. " Kakashi berbicara entah pada siapa. Kakashi perlahan- lahan mengangkat hitai- ate yang menutup matanya dan tampaklah mata Sharingan dengan tiga tomoe. Tanpa mereka sadari Naruto membuat Chi Bunshin yang menuju arah Yamato. Setelah tornado angin menghilang Kakashi segera menerjang Naruto. Kakashi melayangkan tendangan ke arah kepala bagian kanan Naruto, namun Naruto berhasil menangkisnya dengan cara menangkap kaki Kakashi. Belum selesai sampai disitu Kakashi kembali melanyangkan sebuah tinjuan menuju perut Naruto, Naruto yang melihat hal itu secepat kilat ia menghentikan kepalan tangan Kakashi dengan kepalan tangan' nya.
" Rupanya kau hebat juga Naruto, kau bisa menahan tendangan dan pukulanku dengan mudah " Sementara Naruto hanya bisa tersenyum kecil mendengar dirinya dipuji. Naruto langsung melompat kebelakang dan ia merangkai handseal dengan cepat. Kakashi yang menggunakan sharingan langsung meniru handseal yang dibuat Naruto.
" Katon : Goukakyu no Jutsu "
Dua orang itu menyerukan nama jutsunya secara bersamaan dan sekarang dua bola api yang memiliki diameter 3-5 sedang bertubrukan. Setelah beberapa saat dua bola api itu semakin mengecil dan hilang. Naruto kemudian membuat satu kage bunshin dan kemudian langsung menerang Kakashi, tetapi karena Kakashi menggunakan Sharingan semua serangan Naruto bisa dihindari dengan mudah. Terlalu sibuk dengan bunshin Naruto, Kakashi tidak menyadari bahwa Naruto yang asli mendekat sambil merangkai handseal.
Poff…
Bunshin Naruto yang sedang dihadapi Kakashi tiba- tiba menghilang dan itu membuat Kakashi kebingungan. Belum selesai dari kebingungannya Kakashi kembali dibuat terkejut oleh Naruto yang tiba- tiba berada didepannya.
" Magen : Narakumi "
Naruto membisikkan nama jutsunya. Tiba – tiba Kakashi ada di tempat ia membunuh Rin di saat PDS ke- 3. Sekarang terlihat Kakashi kecil menusuk dada Rin dengan Raikirinya, darah mulai keluar dari dada Rin. Saat Kakashi mencabut tangannya Rin langsung ambruk.
Real World
Kakashi sekarang diam di tempat. Naruto yang tau jutsunya berhasil segera mengambil lonceng dari pinggang Kakashi. Tiba- tiba Chi Bunshin yang dibuat Naruto datang. Ia membawa Yamato dengan ke' adaan pingsan dan dalam ke' adaan tangan dan kaki terikat. Chi Bunshin Naruto menyerahkan dua lonceng yang didapat dari Yamato dan kemudian berubah menjadi darah.
" AHHHH… "
Kakashi pingsan. Naruto berjalan mendekati Kakashi sambil membawa tali yang entah dia dapat dari mana. Selesai mengkiat tangan Kakashi Naruto menyeret Kakashi dan Yamato menuju tempatnya memancing ikan tadi.
.
SKIP
.
Sekarang Tim 7 sedang menikmati hasil pancingan mereka tidak memperdulikan lima orang yang sedang memandang perutnya masing dengan tampang memelas.
KRUYUK…
Perut mereka berlima mengeluarkan bunyi keroncongan yang menandakan mereka lapar. Naruto yang mengerti bahwa mereka kelaparan dengan perlahan menganbil Shuriken dan melemparkannya menuju lima orang tersebut.
Syuut… Syuut… Syuut…
Srett… Srett… Srett…
Tali yang mengikat kelima orang tadi putus dan membuat lima orang tadi bebas. Mereka menatap heran Naruto ' kenapa ia melepaskan talinya ' pikir semua orang yang ada disana.
" Kalian laparkan. Cepat makan ikannya sebelum aku berubah pikiran. " lima orang tadi memandang Naruto dengan mata berbinar. Sesegera mungkin mereka mengambil ikan yang sudah matang. Dari Kakashi yang mengambil satu, Yamato satu, Kiba dua, Hinata satu, dan Menma mengambil semua sisanya. Tim 7 hanya tersenyum melihat kelakuan kelima orang tadi. Naruto yang baru saja ingin mengambil ikan terkejut dan seketika wajah berubah menjadi sangar. Sasuke dan Sakura yang melihat itu hanya bisa meneguk ludahnya bulat- bulat sementara Kakashi, Yamato, dan Tim 8 yang tidak mengerti itu hanya melanjutkan acara makannya dengan Kakashi yang bersembunyi karena takut wajahnya yang sebenarnya dilihat orang lain.
" Siapa yang mengambil ikan paling banyak diantara kalian… " suara Nruto menjadi berat. Semua orang menunjuk Menma, sementara Menma yang masih sibuk dengan ikannya tidak sadar jika Naruto mendekat.
" Menma, siapa yang menyuruhmu memakan semua ikanku ? " Naruto berbicara disertai senyum manis, dan tiba- tiba keluarlah pedang Akuma no Tsurugi yang mengeluarkan aura kegelapan yang sangat pekat. Naruto menancapkan pedangnya ditanah yang membuat gempa berskala sedang. Menma akhirnya sadar dari dunianya, ia mendongak dan melihat Naruto yang saat ini berwajah sangar dengan pedang menancap di tanah yang mengeluarkan aura kegelapan yang sangat pekat, Menma menelan ludahnya bulat- bulat.
" N- naruto ke- kenapa kau me-memasang wajah me-mengerikan seperti itu ? dan lagi pe- pedang siapa itu ? " Menma bertanya dengan nada setengah takut.
" Sebentar lagi kau akan tau kenapa aku memilih raut wajah seperti ini dan ini adalah pedangku. Aku belum mencoba pedang ini, mari kita uji seberapa kuat pedang ini khu… khu… khu… " Jawab Naruto dengan tawa psikopat diakhir. Menma sekarang sudah mengambil ancang- ancang untuk lari. Naruto yang melihat itu langsung mencabut dan mengalirkan sedikit chakra, Naruto menebas udara kosong. Menma yang melihat itu tentu saja bingung pasalnya Naruto hanya menebas udara kosong.
" Hei Naruto, mana kekeuatan pe- "
Bruukkk…
Bruukkk…
Bruukkk…
Ucapan Menma terpotong oleh suara sesuatu yang jatuh, saat dirinya menengok kebelakang rupanya banyak pohon yang tumbang. Insting Menma berkata bahwa ia harus lari. Ia melihat Naruto kembali. Semua orang yang ada disana menelan ludahnya bulat- bulat. ' Bisa mati aku walau hanya sekali tebas ' batin semua orang yang ada disana.
" N- naruto kau sedang bercandakan ? "
" Tidak "
Setelah itu Menma lari dengan sangat kencang di ikuti beberapa jutsu dan kerusakan disekitarnya.
.
SKIP
.
Tampak delapan orang di TG 7. Dengan satu anak dengan yang dalam keadaan mengenaskan yaitu rambut berdiri seperti habis tersengat listrik bertekanan tinggi, baju compang- camping dan beberapa luka kecil.
" Tim 8 aku kecewa pada kalian karena kalian tidak bisa mengetahui tujuan tes ini " Sementara yang diberi komentar hanya menunduk lesu.
" Tim 7 walau kalian bisa merebut lonceng dari kami tetapi aku tetap kecewa pada kalian karena kalian juga tidak bisa mengetahui inti te- siapa yang bilang Sensei kami bertiga tahu tujuan tes ini hanya untuk menguji kerjasama kami. " Naruto memotong uapan Yamato.
" Lalu kenapa kau tidak mengajak mereka bekerja sama ? " Yamato bertanya pada Naruto.
" Aku cuma sedang malas mengajak mereka. Lagi pula bukankah aku sudah bekerja sama dengan bunshinku. " jawab Naruto enteng.
" Baiklah Tim 7 aku nyatakan kalian lulus sementara Tim 8 terserah pada sensei kalian " Tim 8 hanya menundukan kepalanya sampai mereka melihat tiga buah lonceng dilempar pada mereka. Mereka menatap Naruto ddengan bingung.
" Kami tidak memerlukan lagi lonceng itu lagi pula kami sudah lulus " Yamato dan Kakashi tersenyum melihat apa yang dilakukan Naruto.
" BAiklah sekarang Tim 8 dinyatakan lulus karena sudah mendapatkan lonceng. Baiklah besok kalian datang lagi kemari untuk menerima misi " Mereka semua mengangguk dan berjalan pulang. Tanpa mereka sadiri ada satu sosok yang memiliki aura gelap dibelakang tubuhnya.
" Ternyata aku masih dilupakan " gumam sosok tadi
T. B. C
.
.
.
.
Soorryy para reader author updatenya lama. Author binggung cari ide
Untuk masalah pairnya sasuke kalian boleh vote.
KARIN
HAKU
( SARAN PARA READER )
.
.
.
.
.
R. n. R
