Hei..hei...Sei baru balik lagi ke peradaban nih...bawa chapter 4 ny BMT
Masih ada yang nungguin fic ini gak ya? :P
.
**************BMT**************
Because of My Twins [It's Mint Na Bokura Remake]
Lenght : Chaptered
Genre : Romance, Comedy, School-life
Cast : Kim Taehyung, Kim Eunji, Jeon Jungkook, Yui, Min Yoongi, and others
Disclaimer : BTS beolng to themselves. Mint Na Bokura created by Wataru Yoshizumi. I just re-write this story because i like them.
**************BMT**************
...
..
.
"Arrrgggh...harusnya aku tak mengambil tugas jadi manajer ini. Kirain aja tugasnya ringan...eeh..ternyata lebih berat daripada pemain basketnya..."keluh Taehyung saat melihat ulang catatan tugas yang diberikan oleh Luna sunbae tadi.
'Huft..sekarang aku tak bisa mengganggu Eunji dengan Yoongi sunbae, dan aku hanya terjebak di antara setumpuk tugas ini...apa mungkin sebaiknya aku dulu tak usah datang ke sekolah ini? Hmmm...apa aku kembali saja ke sekolah lamaku ya?'
'Tapi aku tak ingin jauh dari Eunji. Aisshh...mungkin aku memang childish dan egois...mungkin aku salah...'
Selesai mengurus formulir pedaftaran, Taehyung hanya mondar-mandir di ruang klub memikirkan nasibnya yang semakin tak jelas...
"Cling!"
"Haah?Apa ini? Ikan..."Taehyung menundukkan badannya untuk mengambil sesuatu yang tersenggol kakinya.
"Tapi tak seperti ikan...ini tak ada ekornya. Trus ini ada lubang seperti cincin di sini...gantungan kunci yang aneh..."katanya saat mengamati sebuah gantungan kunci yang berbentuk mirip dengan ikan tak berekor.
"Uhm...itu kunci lokerku!"sebuah suara menginterupsi kegiatan Taehyung. Ia menoleh dan mendapati seseorang tengah berdiri di depan pintu ruang klub.
"Jungkook?"
**************BMT**************
. .
.
"Ah..iya, kupikir tadi aku kehilangan kunciku di sini. Beruntung kau menemukannya," ucap Jungkook mendekati dan mengambil kunci lokernya dari tangan Taehyung. Tanpa ekspresi dan hendak berlalu begitu saja.
"Oh..gantungan kuncimu aneh sekali,"komentar Taehyung yang berhasil menghentikan langkah kaki Jungkook.
"Ha? Ini? Ini lure."kata Jungkook seraya menunjukkan gantungannya kembali.
"Lure? Apa itu?"
"Lure, Umpan palsu. Sesuatu yang kau gunakan sebagai pengganti umpan untuk memancing ikan. Daripada menggunakan umpan asli, kami lebih suka menggunakan ini untuk memancing ikan. Design nya bagus, bentuknya seperti ikan kecil. Sangat mudah digunakan untuk mengecoh ikan. Nah ini aku ambil dari alat pancingku, dan aku jadikan gantungan kunci."terang Jungkook panjang lebar. Sepertinya baru pertama kali ini dia bicara sepanjang itu pada orang yang dihindari untuk dia ajak bicara (read:Taehyung).
"Pan...pancing?! Jungkook kau memancing? Mm...Maksudku kau bisa memancing? Ah...ani..ani...maksudku kau suka memancing?,"tanya Taehyung terkejut.
"Yeah...aku sangat suka memancing, bahkan melebihi sukaku pada basket. Tapi sayangnya tak ada klub memancing di sekolah ini,"kata Jungkook menerawang.
'Ah...sepertinya dia sangat suka sekali memancing.'pikir Taehyung.
"Oh! Jangan-jangan kau tidak ikut ke Lotte World kemarin karena kau pergi memancing?"
"Ya kau benar"
"Oh..jadi itu yang kau lakukan...", Taehyung pun tersenyum ambigu mengingat tebakannya kemarin. 'padahal kemarin aku sudah menggoda Jihyun bahwa namja satu ini sedang kencan..hahaha, ternyata memang sedang kencan, tapi sama ikan...hahaha'
"Kenapa ekspresimu seperti itu? Mau menghinaku ya?" ucap Jungkook kesal melihat perubahan raut muka Taehyung.
"Ah..ha..ha,,,ani..ani,,,mianhae bukan maksudku untuk menghinamu. Hanya sedikit mengingat kejadian lucu. Oya, kenapa lebih suka memakai umpan palsu? Apa karena malas menghabiskan uang untuk membeli umpan asli?
"Bukan begitu, dasar bodoh."
'Urgh...' dasar namja sial. Masa Kim Taehyung dikatain bodoh sih?
"Jika kamu letakkan umpan palsu itu pada kail dan menunggunya, itu akan terlihat seperti asli untuk ikan. Dan jika kamu menggerak-gerakkannya, itu akan menarik perhatian ikan. Memancing dengan umpan palsu akan lebih menyenangkan," jelas Jungkook dengan berbinar. Menyadari perubahan sikapnya sendiri, Jungkook segera memalingkan mukanya. "Aish...kenapa aku harus menjelaskan hal yang tidak akan kamu mengerti. Dasar, tidak penting"kata Jungkook berubah ketus.
"Wuaaah...sepertinya seru sekali..."komentar Taehyung yang sama sekali tidak Jungkook sangka.
"Katakan Jungkook, kapan kau akan pergi memancing lagi?"tanya Taehyung dengan antusias yang sangat berlebihan...menurut Jungkook.
"Haaaah?"
"Hmm?hmm? kapan kau akan pergi lagi?"tanya Taehyung. Kini dengan aegyo-nya. (Huum...memangnya kamu pikir aegyo-mu mempan untuk orang sedingin Jungkook? -_-)
"Memangnya kenapa aku harus memberitahu jadwal memancingku padamu? Itukan bukan urusan-"
"Aku ikut!"
"Hah?"
"Iya...aku akan ikut pergi memancing bersamamu,"kata Taehyung bersemangat.
"Heeeeeeeeeh?"
"Jadi kapan kita pergi?"
"Ka-kamu serius?"tanya Jungkook tak percaya.
"Serius. Memangnya kenapa?"tanya Taehyung heran.
"Hmm...bukan begitu...hanya saja, kupikir kamu ini yeoja yang unik. Aku pikir siswi SMA biasanya tidak tertarik dengan dunia pancing. Mereka lebih suka dengan make up, fashion dan segala tetek bengeknya,"jawab Jungkook sedikit terkesima melihat antusias Taehyung yang sepertinya tidak main-main.
"Ha..ha..benarkah? Tapi tidak ada yang salah kan kalau aku mau ikut memancing?"kata Taehyung sedikit terbata. 'Itu karena aku memang bukan yeoja"kata Taehyung dalam hati.
"Hmm...tak masalah sih untukku. Tapi kita berangkat jam 4 dini hari. Apa kamu tetap ikut?"
"Tentu saja! Gotcha...jam 4 dini hari...call! sahut Taehyung sangat antusias. Dari mimik wajahnya sangat terlihat ia tak sabar menunggu saat yang ditentukan Jungkook tiba.
'Dia serius...'
.
**************BMT**************
.
"Huaaaaaaaaa...segar sekali udara di sini!,"teriak Taehyung saat pertama kali menapakkan kakinya di daratan yang baru saja ia datangi. Ya, mereka akhirnya menyepakati pertemuannya pada hari Minggu. Mereka sampai di pemberhentian bus di area danau tempat Jungkook memancing tepat pukul 6 pagi. Perjalanan dari asrama mereka menuju area danau membutuhkan waktu 2 jam, cukup untuk melanjutkan tidur dalam perjalanan setelah waktu tidur mereka yang terpotong sebelumnya. Taehyung merentangkan tangannya dan menghirup udara dalam-dalam kemudian Taehyung segera berlari menuju jalan setapak sesaat setelah mereka turun dari bus yang mengantar mereka. Ia berlari-lari sambil melompat-lompat kecil layaknya anak TK yang menemukan mainan baru di depan sekolahnya. Membuat Jungkook menggelengkan kepala heran, ternyata selain cerewet dan suka bertingkah seenaknya yeoja di depannya ini juga sangat kekanakan.
"AAAAAAAH~~BRUKK!"
"Yak! Makanya kalau mau berlarian itu lihat-lihat donk, aish..."teriak Jungkook yang langsung berlari mendekati Taehyung yang sudah teronggok (?) beberapa meter di depannya. Taehyung tergelincir dari jalan pematang yang dilewatinya. Ya..jalan menuju danau itu memang sedikit sulit, setelah mereka melewati jalan setapak mereka masih harus melewati pematang sawah yang agak menanjak untuk masuk ke area utama danau tersebut.
"Appo!"balas Taehyung sambil mengulurkan kedua tangannya dengan niat hati minta pertolongan Jungkook untuk mengangkatnya. Dengan setengah menggerutu Jungkook pun membantu Taehyung berdiri dengan satu tarikan tangannya. Heem...sangat tidak romantis, tidak usah dibayangkan bagaimana. Hahahaha.
"Kajja kita lanjutkan perjalanan, kita bisa terlambat gara-gara tingkah kekanakanmu,"kata Jungkook seraya berjalan mendahului Taehyung. Jangan tanya kenapa Jungkook tak membantu Taehyung berjalan, karena jawabannya hanya satu. Jungkook bukan tipe orang se-care itu pada orang berisik yang baru saja dikenalnya beberapa minggu yang lalu yang berhasil merusak ketentraman hidupnya yang sudah ia bangun di sekolahnya selama ini. Sebenernya hidup Jungkook di sekolah tidak tentram-tentram amat karena banyak juga fans dia di sekolah. Tapi menurut Jungkook, Taehyung itu lebih annoyed daripada para fansnya. Hahaha...setidaknya itu pemikiran Jungkook saat pertama kali mengenal Taehyung.
Dan Taehyung-pun mengikuti langkahnya dengan gerutuan yang hanya bisa didengarnya sendiri.
Setelah melewati pematang tersebut mereka sampai pada area danau yang sangat luas. Danau tersebut dikelilingi oleh bukit-bukit kecil yang terlihat sangat hijau di musim semi ini. Jungkook segera menghampiri sebuah pondok kecil berbahan kayu di bawah sebuah pohon besar di area danau tersebut. Ada beberapa pondok kecil di sana. Pondok kecil itu terlihat seperti basecamp para pemancing yang sudah biasa memancing di sana. Ada 2 orang pria yang menunggu kedatangan Jungkook di pondok itu yang terlihat melambaikan tangannya saat melihat kedatangan Jungkook.
Waaaaah...Jungkook-ah lihat! Pemandangannya bagus sekali, seleramu keren!,"tiba-tiba teriakan Taehyung terdengar. Sama seperti sebelumnya, ia pun merentangkan tangannya dan berusaha menghirup rakus udara segar pagi itu seolah-olah beberapa menit kemudian udara segar itu akan berganti dengan udara yang terkontaminasi dengan polusi kendaraan. Hei Taehyung-ah, lihatlah di sekelilingmu...area ini benar-benar masih sangat alami tanpa ada kendaraan bermotor yang boleh masuk kawasan itu, jadi hilangkan pikiran negatifmu dan nikmati saja udara dan pemandangannya dengan semestinya, ckckkck...
"Hai Kookie-ya, bagaimana kabarmu?" tanya seorang pria dengan perawakan tegap yang dilansir berusia 20 tahunan menggunakan snapback hitam khas anak muda. Ya..pria ini sepertinya masih anak kuliahan.
"Ah..baik Jonghyun hyung, dan aku yakin hari ini adalah hari keberuntunganku dengan lure kesayangan ini, hehe,"jawab Jungkook sambil menunjukkan lure yang sudah seperti jimat baginya. (btw itu lure yang ditemukan Taehyung di ruang klub).
"Ehem...keberuntungan karena lure kesayanganmu atau karena jimat baru kesayanganmu? hem..hem..,"sahut seorang pria yang juga melambaikan tangan pada Jungkook tadi. Sama seperti pria sebelumnya, hanya mungkin tubuhnya agak sedikit berisi dan berotot terlihat sekali seperti orang yang suka menjaga kebugaran tubuhnya di ruang gym.
"Ahaha,,,apa maksudnya Minwoo hyung?"tanya Jungkook seraya menjabat tangan yang lebih tua tak mengerti yang dimaksud dengan celetukan hyungnya tersebut.
Minwoo hanya menghendikkan bahu dan mengedipkan mata jahil menunjuk pada yeoja cantik yang masih asik menyegarkan paru-parunya dengan udara danau yang masih murni. Kedua pemuda di sampingnya pun ikut menoleh ke arah pandang Minwoo. Jonghyun yang baru saja paham dengan maksud Minwoo hendak ikut menggoda namun Jungkook terlebih dulu menghilang dari pandangannya. Jungkook berlari kecil menuju Taehyung dan menarik lengan kurus itu untuk mengikuti langkah Jungkook di belakang.
"Ah hyung kenalkan, ini murid baru di kelasku sekaligus manajer baru di klub basketku,"kata Jungkook memperkenalkan Taehyung pada dua hyung di depannya.
"Annyeong sunbaenim...Kim Taehyung imnida,"kata Taehyung memperkenalkan diri.
"Ah..ne..annyeong...nan Lee Jonghyun imnida dan ini Lee Minwoo. Panggil saja kami oppa, kami kakak sepupu Jungkook,"
"Ne,,Jonghyun oppa, Minwoo oppa...bangapseumnida.."ucap Taehyung sambil menundukkan badannya. 'Oppa? Aku memanggil namja dengan sebutan oppa? Ewwhh...'tiba-tiba Taehyung merasa sedikit mual.
"Waah...jadi ini jimat keberuntunganmu Kookie-ya? Seleramu tinggi juga," goda Minwoo yang sukses membuatnya mendapatkan injakan super keras dari Jungkook sebagai hadiah celetukan tak berdasar miliknya.
'Kookie?'
"Aish...appo~~, jangan hiraukan dia Taehyung-ah, pasti di sekolah dia sangat dingin...padahal aslinya dia itu sang—pff..."
"Kajja kita bergegas memancing...matahari sudah mulai menyapa,"kata Jungkook yang berhasil membungkam mulut ember hyung sepupu tertuanya itu.
"Ahahaha...kajja Taehyung-ah, tak usah heran dengan mereka berdua...mereka memang seperti itu. Nah ini alat pancing untukmu, seperti kata Jungkook matahari sudah mulai melaksanakan tugasnya kita harus bergegas,"Jonghyun membagikan alat pancing serta umpan pada mereka berempat.
Mereka mulai bergegas menuju pinggiran danau. Melepaskan dua perahu kecil dari kaitannya dan mulai menaikinya pelan-pelan. Minwoo mengambil tempat dengan Jonghyun, membiarkan dua sejoli yang menurutnya sangat cocok bila bersama itu mengambil satu perahu untuk mereka berdua. Mereka akan mulai memancing dari tengah danau. Sepertinya Jungkook dan kedua sepupunya sudah sering kemari hingga hafal betul daerah mana saja yang banyak terdapat ikannya. Dua perahu itupun agak berpencar ketika sampai di tengah, bermaksud agar tidak saling menginterupsi kail satu sama lain. Karena memancing sejatinya membutuhkan ketenangan dan kesabaran yang amat besar. Uppss...bagaimana dengan Taehyung yang tak bisa diam itu?hahaha.
"Yosh!Hari ini aku pasti akan dapat ikan yang sangat besar. I can feel it!,"Jungkook mulai memasang lure pada kailnya. Taehyung hanya memperhatikan bagaimana antusias Jungkook saat ini. Ia memang tak perlu memasang umpan pada kailnya karena Jonghyun memberikan alat pancing yang sudah lengkap dengan umpan terpasang pada kailnya.
"Saat umpanmu tergigit jangan panik. Langsung bilang saja padaku."kata Jungkook di sela-sela kegiatannya.
"Baik"
"Jika ada yang tidak kamu mengerti tanya saja padaku"
"Baik, terima kasih"
Selesai dengan persiapannya, Jungkook segera memposisikan diri bersiap memulai buruannya. Ia berdiri dan mulai mengayunkan alat pancingnya dengan gerakan yang amat sangat elegan yang mampu membuat Taehyung melongo karena terpesona.
'Wow..that's a smooth motion,,that's cool!'gumam Taehyung dalam hati, diam-diam dia kagum juga dengan kemampuan Jungkook memancing. Ternyata dia tak hanya omong besar, tapi memang jago beneran. 'Okey...Now i will try' kata hati Taehyung semakin antusias.
'Ziuuuuuut'
'Ris..ris..ris..'
'Ziuuuuuut'
'Ris...ris..ris..'
'Hmmm...apakah gerakanku tadi sudah benar? Aku yakin umpanku juga akan memikat ikan-ikan di sini dan kemud—'
!ARRRGGHHH!
"EH...Eh...Ada apa Jungkook-ah?"tanya Taehyung panik. Pasalnya tiba-tiba Jungkook berteriak keras saat ia sedang menikmati gerakan 'mari ayunkan pancing kita' ke arah air. Ia melihat raut frustasi Jungkook saat itu.
"Ah sial! Kailnya meleset! Hampir saja aku mendapatkannya. Arrrgh...damn it!"teriak Jungkook kesal. Benar-benar sisi lain Jungkook.
'SSHHHSSSSS'
"Katakan Jungkook, apa maksudmu kailnya meleset?" tanya Taehyung dengan wajah polosnya. Ia berpikir bagaimana mungkin kail pancing yang terlihat kuat dan elegan itu putus begitu saja.
"Umpanku tadi sudah berhasil menarik perhatian si ikan, dan kemudian saat ikan memakan umpannya kailnya terlepas dan ikannya berenang menjauh,"jelas Jungkook dengan nada kesal yang menggemaskan. Baru kali itu Taehyung melihat ekspresi Jungkook yang tak pernah diperlihatkannya di sekolah. Ekspresi kesal layaknya anak kecil yang gagal mendapatkan mainan dari Ufo Catcher setelah ia berhasil menjepit mainannya namun terlepas saat hampir menyentuh lubang keluar.
"Hal itu membuatmu kesal?, kau terlalu serius Jungkook-ah"
"Tentu saja aku kesal! Aku yakin pasti ada ikan besar di sekitar sini. Damn! Aku pasti akan menangkapnya kali ini!,"kata Jungkook kembali menunjukkan semangatnya yang berapi-api.
"Heum..."Taehyung pun tersenyum melihat tingkah Jungkook.
"Baiklah, aku juga akan serius kali ini!,"kata Taehyung mengikuti jejak Jungkook. Melihat Jungkook yang begitu bersemangat juga membakar semangatnya. Ia tak mau kalah dengan Jungkook meski ia masih pemancing amatiran. Tapi ia yakin, keberuntungan bukan hanya milik mereka yang sudah ahli saja, namun juga berlaku bagi mereka yang mau berusaha keras.
"Yosh! Mari kita mulai!,"aba-aba Jungkook mengawali ayunan pancing mereka untuk kedua kalinya.
Beberapa saat itu mereka tenggelam dalam keheningan. Ternyata memancing bersama Jungkook mampu membuat si hiperaktif Kim Taehyung menjadi sesosok yeoja (?) yang tenang dan damai. Mereka menanti dengan harap-harap umpannya dapat menggaet ikan-ikan yang berenang bebas di bawah sana. Saat keheningan mulai merajai suasana tiba-tiba...
"Umpanku tergigit!"
Ughhh...
"Wow...tarikannya sangat kuat. Bukankah ini ikan yang besar?"Taehyung ikut berdiri mendekat pada Jungkook yang tengah berjuang menyelamatkan tangkapannya kali ini.
"Yosh! Ini sangat menyenangkan. Jangan sampai lepas lagi kali ini!"Jungkook mengambil ancang-ancang untuk menangkap ikan yang berhasil terjerat di kailnya. Ia tak mau gagal lagi kali ini, dengan raut serius dan gerakan ekstra hati-hati ia mulai menarik pancingnya dan mendekatkan sebuah jaring ke arah ikan yang menggigit umpan pada kailnya. Dan...
"Gotcha! This one is really good size right?...wow" pamer Jungkook sambil memegang tangkapan ikan dengan ukuran yang patut dibanggakan. Ia tersenyum puas dengan hasil tangkapannya.
"Wooowwww...that's so cool Jungkook-ah! Kamu benar-benar menangkap ikan ini dengan umpan palsu!"tanggap Taehyung heboh.
"Yep. Tentu saja. Aku sudah bilang padamu, firasatku hari ini sangat baik." Balas Jungkook bangga.
"Entah bagaimana ini membuatku semakin excited! Aku juga ingin berhasil menangkap ikan! Go for it! Dengan wajah berbinar melihat keberhasilan Jungkook, Taehyung kembali mengarahkan pancingnya ke danau. Antusiasnya semakin bertambah saat itu. Diam-diam Jungkook tersenyum melihat tingkah Taehyung. Semakin menarik saja yeoja ini, pikir Jungkook kala itu.
Beberapa jam kemudian...
"Aku tidak bisa memancing..."
"Mungkin ikan-ikan itu tidak tertarik dengan umpanku..."
"Umpanku tak di notice sama sekali..."
"Sepertinya memancing dengan umpan palsu sangat sulit.."
Kata-kata pesimis itu keluar dari mulut Taehyung. Ya..Taehyung belum berhasil mendapatkan satu ikan pun yang menggigit umpannya. Ia pun menyerah dengan tampang yang sangat menggelikan. Hey..kemana api semangatmu tadi Taehyung-ssi?
"Hahaha...gerakan ayunan pancingmu sudah bagus untuk ukuran pemula. Tapi kalau kamu menyerah di sini apa tidak disayangkan? Sudah sampai di sini dan tidak mendapatkan ikan itu pasti sangat membosankan,"kata Jungkook menanggapi keputus-asaan Taehyung. Ya...setelah mendapatkan ikan dengan ukuran yang tidak bisa dibilang kecil di awal tadi, Jungkook juga sudah berhasil menangkap beberapa ikan-ikan berukuran sedang, sementara Taehyung belum juga mendapat satu sentuhan ikan pun pada umpannya. Bukan niat hati mengejek Taehyung atau membanggakan dirinya, namun Jungkook hanya tak mau Taehyung menyerah begitu saja sebelum menunjukkan pada Taehyung bagaimana rasa kepuasan saat ia nanti berhasil menangkap ikan pada perjuangannya seharian ini. Well...sejak kapan rasa kepuasan Taehyung menjadi tanggung jawabmu Jungkook-ssi?Eum?
"Oh..tapi Jungkook-ah, aku tak merasa sia-sia datang kesini. Aku bisa melihatmu berhasil menangkap ikan tadi, pemandangan di sini juga bagus...dan yang terpenting i've had a great time here, aku ingin datang ke sini lagi jika kau mengijinkan,"kata Taehyung tulus. Entah mengapa seharian bersama Jungkook hari ini membuat dirinya lupa dengan kesedihan beberapa hari terakhir ini. Mungkin ia sudah mulai menemukan teman yang cocok dengannya.
"Begitukah? Aku senang mendengarnya,"kata Jungkook dengan nada lega, tersenyum tulus untuk Taehyung. Tak ada kesan dingin, tak ada nada ketus atau nada malas dalam pembicaraan kali ini. Sepertinya kedua insan ini telah menyadari bahwa mereka mulai merasa nyaman dan mulai menerima satu sama lain. Jungkook, namja populer yang selalu terlihat asik dengan dunianya sendiri. Dan Kim Taehyung, namja yang terperangkap dalam obrolan segerombolan yeoja berkat aksi penyamarannya. Hanya saja...perasaan nyaman yang berbeda makna mungkin?
"Eum"
"Oke kalau begitu next time kita bisa pergi ke Hwacheon. Di sana kita tidak hanya bisa memancing, tapi juga bisa memasak hasil pancingan kita. Selain itu, jika kita kesana saat bertepatan dengan festival Sancheoneo kita bisa menikmati banyak makanan dan permainan tradisional,"usul Jungkook untuk next trip memancing mereka yang ditanggapi dengan ekspresi lapar oleh Taehyung.
"Hei...hei...jangan mupeng begitu, lihat air liurmu tuh,"kata Jungkook menyadarkan imajinasi Taehyung.
"Ah...hahaha...okey Kookie-ya, let's go to Hwacheon!,"teriak Taehyung semangat.
"Yak! Siapa yang mengijinkanmu memanggilku seperti itu?!"
"Eum...tapi itu sangat cocok untukmu Kookie-ya"
"Yak! Berhenti memanggilku seperti itu atau kau akan kutinggal di sini?" ancam Jungkook dengan muka memerah karena malu. Terima kasih untuk dua hyung sepupunya yang dengan seenaknya memanggil Jungkook dengan panggilan kecil mereka di rumah. Dan membeberkannya di tempat umum, parahnya lagi di depan seorang Kim Taehyung. Yeoja super berisik yang sepertinya mulai ia terima menjadi teman yeoja terdekatnya.
"Oke..oke...peace, aku berhenti. Jangan tinggalkan aku di sini okey,"kata Taehyung damai. Meski pemandangan di sana sangat bagus, Ia tak mau ditinggal sendirian di danau itu juga.
"Oya Jung—EH!
ZZIIIN
"YAK! JUNGKOOK-AH!"
"Wae..wae, apakah kamu dapat gigitannya?"
"JUNGKOOK LIHAT INI,,APA YANG HARUS KULAKUKAN?!"teriak Taehyung panik. Ada tarikan yang cukup kuat dari pancingnya. Ia pun menggenggam erat-erat alat pancingnya. Ia merasakan sensasi yang luar biasa. Matanya mulai berkunang-kunang, merasakan sedikit pusing dan perutnya mulai mual karena panik.
"Start reeling it in! Don't panic Taehyung...slowly...slowly,,"kata Jungkook menenangkan. Ia pun segera menghampiri Taehyung dengan jaring panjang di tangannya.
"Jungkook-ah cepatlah...aku mulai mual,"ujar Taehyung yang mulai melakukan instruksi Jungkook. Pelan-pelan ia mulai menggulung senar pancingnya, menunggu Jungkook melakukan aksinya.
"Yak..great for it. Don't try too hard. That's it! Slowly...Hold on, aku akan menangkapnya dengan jaring"Pelan-pelan Jungkook mulai mengarahkan jaringnya pada ikan yang menggigit umpan pada kail Taehyung.
"Yosh! Kau hebat Taehyung-ah, akhirnya perjuanganmu tidak sia-sia. Lihat...kau berhasil menangkap brown trout! Ini jenis ikan yang sangat sulit ditangkap. That's great Taehyung-ah!" puji Jungkook saat mereka berhasil mengamankan ikan tangkapan Taehyung. Taehyung sendiri masih belum tersadar sepenuhnya dengan apa yang baru saja terjadi. Sepertinya sensasi keberhasilan menangkap ikan sangat membuat dirinya shock tak percaya.
'I did it...i really did it..'
"I really caught a fish with a lure! BANZAI! BANZAI!,"teriak Taehyung gembira. Ia merasakan kepuasan yang sangat luar biasa. Ini pertama kalinya ia mencoba memancing ikan di danau lepas dengan menggunakan umpan palsu! Hey...ini sangat amazing!
"Okey...okey...mari kita rayakan keberhasilan ini. Say cheese..."kata Jungkook sembari memposisikan diri memotret Taehyung yang sudah berpose dengan ikan hasil tangkapannya. Yup, selain alat pancing, Jungkook juga tak lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen memancingnya. Hal ini selalu ia lakukan ketika memancing dengan dua hyungnya.
"Yihaaaa...dengan ini aku bisa pulang dan tidur nyenyak nanti malam, hahaha,"kata Taehyung masih dengan senyum yang mengembangkan. Mereka pun mulai mengemasi peralatan mereka dan mulai menuju pinggir danau karena hari sudah mulai sore. Pengalaman memancing pertamanya sukses memberikan kesan yang sangat membekas di hatinya. Senyum kepuasan tak luntur sedikit pun sampai mereka dalam perjalanan pulang. Lihat Jungkook-ssi, sepertinya kewajibanmu hari ini sudah terpenuhi...dan hey..apa kalian sadar? Taehyung-ah? Sejak kapan kau memanggil yeoja berisik itu dengan panggilan yang sangat hangat?
.
**************BMT**************
.
"Jungkook-ah, let's go to kantin!"
"Okey"
SIIIIIIIIING
?EEEEEEEHHHHHHHH?
'Hey..apakah mereka berdua berkencan?'
'What a shock!'
'Jungkook si anti yeoja itu akhirnya punya yeojachingu?'
Yaah...antara lain seperti itulah bisik-bisik yang membuat kegaduhan di kelas X-B sesaat setelah Taehyung menghampiri Jungkook dan mengajaknya ke kantin yang langsung disetujui dengan Jungkook tanpa ada protes sedikit pun.
"Wow...bagaimana cara Taehyung mendapatkannya dengan begitu cepat?,"tanya Jihyun pada Eunji saat mereka bersama menuju kantin. Eunji hanya melihat adik kembarnya yang terlihat lebih ceria saat ini. Taehyung terlihat sangat antusias berceloteh ria dengan Jungkook yang sesekali menanggapi dengan senyum mengembang. Heol...ini pemandangan yang sangat baru bagi seluruh penghuni ARMY Senior High Boarding School.
"Tapi Jungkook-ah, saat kita memancing kemarin aku melihat karaktermu yang berbeda."kata Taehyung di sela-sela kegiatan makan mereka.
"Begitukah?"
"Eum...it's so! Tapi saat di sekolah kamu jadi manusia pendiam dan tidak terlihat ramah. Orang-orang berpikir kau itu sangat cool..."tambah Taehyung melanjutkan. "Then i found you had a hot and passionate side. Saat kailmu terlepas dan ikannya gagal kau tangkap itu. Hehehe..."Taehyung kembali memamerkan rectangle smile nya.
"Ah...sorry about that"kata Jungkook yang entah jadi merasa bersalah dengan pemikiran orang-orang.
"No..no...no need to feel sorry. Itu kan sudah sifat alami."Taehyung tersenyum sambil mengibas-ngibaskan (?) tangannya pertanda Jungkook tidak perlu merasa bersalah.
"Ah ya Jungkook-ah, aku suka dengan sisi lainmu lebih daripada trout*." Ucap Taehyung sambil tersenyum yang menurut Jungkook terlihat sangat manis. Hei Kim Taehyung...aku ingatkan untuk hati-hati dengan perkataanmu dan setiap tindakan kecilmu karena itu akan berdampak fatal bagi...
Blush /
Eugghh...sepertinya peringatanku sangat terlambat...
"Th—Thanks..."ucap Jungkook yang kemudian melanjutkan acara makannya masih dengan pipinya yang memerah.
'Eum...this lunch is delicious..nyam...nyam...'pikir Taehyung ceria.
Oke...abaikan pikiran Taehyung yang hanya tentang makanan. Ia tak sadar satu kalimat terakhirnya telah menggoyahkan pertahanan hati seseorang.
"That's nice, they're having fun. I'm jealous."gumam Jihyun yang masih dapat didengar jelas oleh Eunji saat mereka berjalan kembali ke kelas.
.
**************BMT**************
.
"Entah bagaimana, rumor tentang couple baru sudah menyebar dengan cepat,"kata Eunji membuka percakapan. Ia mengajak Taehyung untuk membicarakan hal yang sangat penting, setidaknya itu menurut Eunji karena Taehyung terlihat begitu santai.
"Jungkook dan aku maksudnya? How strange. We're just best buddies."balas Taehyung dengan santainya. Ia juga sudah mendengar rumor itu dan, hei..ia cuma menganggap Jungkook teman baiknya. 'Couple? Lucu sekali...mereka berdua sama-sama namja ingat?'gumam Taehyung tak habis pikir dengan rumor yang tersebar di sekolahnya. Hei Taehyung-ssi, sepertinya kepalamu habis terbentur tembok ya? Kamu tidak ingat penampilanmu saat ini eoh?
"Tapi Tae, i think this is a little bad"
"Don't worry...don't worry, Jungkook is a great guy. Akhirnya meski dengan kostum ini aku menemukan teman yang menarik, sepaham, dan aku nyaman dengannya. I'm so happy."kata Taehyung dengan mata berbinar.
"Menunggumu ditolak oleh Yoongi sunbae itu melelahkan. I don't share any interests with the girls, it's been a real tortue,"jujur Taehyung. Melihatnya Eunji-pun tak tega untuk melanjutkan pembicaraannya meski sempat kesal juga dengan harapan Taehyung tentang penolakan Yoongi.
"So...sampai saat kau ditolak Yoongi sunbae, aku akan menjadi best buddies dengan Jungkook. I'll make this frienship work!,"putus Taehyung dengan menampakkan rectangle smile andalannya.
"Eugh...but it's not good Tae-ah. Karena hanya kamu yang berpikir kalian itu best buddies, itu tidak berlaku bag—Yak! Dengarkan kalau seseorang sedang bicara padamu Tae-ah!,"kata Eunji yang tak sempat terdengar oleh Taehyung karena ia telah melenggang pergi meninggalkan Eunji yang masih memikirkan tentang kedekatan TaeKook.
Bukannya ia tak setuju jika Taehyung berteman dengan Jungkook, ia malah senang akhirnya Taehyung mendapatkan teman yang bisa membuatnya nyaman seperti teman-teman Taehyung di sekolahnya yang lama. Tapi dengan penampilan Taehyung saat ini Eunji tak mau akhirnya hubungan pertemanan mereka berakhir dengan tidak sehat. Karena ia tahu, cara Jungkook saat memandang Taehyung di kantin waktu itu...bukan cara seseorang yang memandang teman terbaiknya, tetapi kurang lebih sama dengan cara Eunji memandang Yoongi.
.
**************BMT**************
.
"Huh, cara yang licik sekali Taehyung-ssi!"
"Eum?,"Taehyung menoleh pada suara yang menginterupsi kegiatannya. Hei tidakkah kalian melihat semangat Taehyung yang sedang melakukan tugas manajernya dengan perasaan gembira itu? Aku harap kalian tidak mengganggu moodnya.
"Kau mendaftar menjadi manajer klub basktet namja agar kau bisa dekat dengan Jungkook kan?, kau pura-pura tertarik dengan dunia pancing supaya Jungkook berpikir kalau kalian memiliki ketertarikan yang sama, lalu kau memaksanya untuk mengajakmu pergi memancing agar bisa berduaan dengannya kan?!" tuduh seorang yeoja berambut panjang yang menghampiri Taehyung bersama dua antek-anteknya. Sepertinya mereka fans dari si populer Jungkook.
"Dan kau bilang kalian tidak dating dan hanya berteman?Huh...dasar yeoja licik!"
"Kami sangat paham bahwa Jungkook selama ini tidak menyukai yeoja, jika ada yeoja yang menyatakan perasaannya pasti langsung dia tolak dengan tegas dengan alasan ia tidak tertarik. Maka dari itu kau tidak menyatakan perasaanmu dan bilang kalau kalian hanya berteman. Karena kau tidak menyatakan perasaan padanya maka ia tidak bisa menolakmu. Itu hanya alasan agar kau bisa tetap dekat-dekat dengannya kan?!"cecar mereka tak memberikan waktu bagi Taehyung untuk menjawabnya.
"Stop pretending you're friends, confess your love to him clearly!"perintah mereka final. Hey Taehyung, berikan mereka air. Sepertinya mereka butuh penyegaran untuk tenggorokan mereka setelah mengomel berbusa-busa padamu..hahahaha
"Whew...apakah kalian pernah menyatakan perasaan pada Jungkook dan ditolaknya secara terang-terangan?"kata Taehyung dengan santai menanggapi ocehan yeoja yang menurutnya sangat tak bermutu itu.
"WHAT?!"
"Jika kalian marah, jangan melimpahkan kekesalan itu padaku. Apa yang kalian bicarakan itu salah. Jangan marah jika tebakan kalian itu salah,"kata Taehyung tegas. Oh hell...apalagi ini? Tak cukupkah rumor menggelikan tentang mereka itu beredar dan sekarang apa? Segerombolan fans Jungkook memintanya untuk menyatakan perasaannya agar ia ditolak oleh Jungkook? Hei..hei..perasaan apa coba? Perasaan ingin jadi sahabat?,"pikir Taehyung gemas.
"Ugh...SHE MAKE ME MAD! APA-APAAN SIKAPNYA ITU?!KAU INI MEMANG SANGAT MENY—"
"Hey...stop it! Jika ada sesuatu yang ingin kalian sampaikan pada manajer kami, akan aku dengarkan,"interupsi Jungkook saat yeoja berkuncir dua di sana hendak mengarahkan tamparannya pada Taehyung.
"Jung-kook?"eja Taehyung saat melihat Jungkook mendekat ke arah mereka. Entah dari mana asalnya tiba-tiba saja Jungkook sudah ada di situ.
"Katakan, apa yang ingin kalian sampaikan?"kata Jungkook mengintimidasi.
"Ah..Oh,,,No—nothing!"teriak mereka tergagap melihat orang yang mereka bicarakan tiba-tiba hadir di tengah mereka. Mereka pun langsung berlari meninggalkan Taehyung dan Jungkook. Ah...hopeless girl...
"Are you ok?"tanya Jungkook pada Taehyung ketika para fansnya telah menghilang dari hadapan mereka.
"Oh..yeah i'm OK!"jawab Taehyung dengan mengembangkan senyumnya. Senyum yang saat ini mulai disukai Jungkook.
"Ah..itu pasti berat. Sini aku bantu bawa," tawar Jungkook saat melihat Taehyung membawa tiga botol besar air minum yang hendak dibawakan untuk anggota klub basket. Ya...Taehyung tadi sedang bertugas mengambilkan minuman untuk klub basket yang sedang latihan di lapangan in-door. Tapi sudah beberapa menit Taehyung tak kunjung kembali, akhirnya Jungkook berinisiatif untuk menyusulnya.
"Oh..Thank you. Aku akan membawa yang satunya,"kata Taehyung menerima tawaran Jungkook dengan senang hati.
Tak mau membuat anggota klubnya kehausan, mereka pun segera kembali ke lapangan basket. Berjalan beriringan dengan obrolan ringan layaknya sepasang kekasih jika kita lihat dari belakang. Tak mereka sadari ada seseorang yang sedari tadi mengawasi mereka.
"That's way i said this is bad Tae-ah,"gumam Eunji. Ya...saat Eunji melihat Jungkook bergegas menyusul Taehyung, ia putuskan untuk mengikutinya...dan hell...apa yang ia takutkan pun terjadi...
.
To be continued...
**************BMT**************
.
*trout = ikan yang berhasil Taehyung tangkap saat memancing
.
.
Finally...i comeback again!
anybody miss me?
Yeah...gimana TaeKook moment nya?
Di sini ada special cameo yah..hehehe...Lee Jonghyun [CN Blue] dan Lee Minwoo [Shinwaa] yang jadi sepupu uri Jungkook.
Kenapa mengambil 2 nama itu? Yah..karena beberapa waktu yang lalu Sei sempat mendengar kabar kalau Jonghyun punya hobi baru yaitu 'memancing', wow itu pas banget dengan scene ini. Dan untuk Minwoo ahjussi..hehehe...itu karena uri Kookie pernah ikut VS Bromance dengan Minwoo.
Ah...Mungkin kalian sudah bosan dengan permintaan maafku..
Sekali lagi Sei minta maaf karena update kali ini lama banget..hehe
Ah..ya, untuk insiden yang lalu Sei juga minta maaf karena mengganggu kenyamanan para readers.
Ya semoga saja dengan penjelasan Sei yang kemarin bisa memberi pencerahan untuk semuanya.
Dan Sei sangat berterima kasih sekali buat teman-teman yang masih tetap memberi semangat dan support buat Sei, baik yang melalui komen maupun yang melalui PM.
Eeeeem...sebenarnya telat updatenya fic ini bukan karena masalah itu saja sih, tapi juga karena kesibukan Sei akhir-akhir ini. Banyak tugas yang harus Sei selesaikan.
Okey...sekali lagi terima kasih untuk readers yang memberi support, memberikan review, dan kalian yang masih tetap setia menunggu updatenya fic ini.
rssk: yah,,,jangan sampai lumutan donk, hehehe...Iya tuh si Tae napa juga gangguin Eunji mulu?mending sama aku kan? eh?||TaeKai: bayangin muka Tae aja, suaranya jangan..hahaha, nih udah dilanjut lagi say...||NccArt : Iya nih...muka Tae emang mengundang tamparan orang...gemes kan yah..salam kenal juga, hey komenmu sangat menghiburku btw...kutunggu komen selanjutnya..^^|| Ranran: Duh...mian, untuk chapter kemaren memang belum ada. Nah..here we go,,TaeKook moment here...||A.m.s taetae95: yep...this is TaeKook moment say..makasih..mungkin iya dia kurang kerjaan..hahaha||shabila: ini sudah dilanjut say...silahkan dibaca..||nagi: here we go dear..||taehyungkece : emang Taehyung tuh sukanya jadi rebutan..wkwkwk||sung hyeyoo: maaf lama updatenya T.T||kanataruu : haha..scene Eunji dan Taehyung emang banyak karena permasalahan awal berasal dari mereka berdua||KMMkookV: yuhuu..sudah update chingu-ya..||LianaPark: Thanks dear, tetep lanjut donk..||Guest: Yep..sudah dilanjut..||Linkz account: bener..tabok aja tuh si Tae .||taeitaeiyokkok: sudah dilanjut say...hehe..sudah aku bold loh ya..:D||Kiki: makasih...semoga makin suka ya..^^
Arigatou...Khamsahamnida...Terima kasih..^^
See you later...
