2060 When The World is Yours

Yuli Pritania

XiuHan Vers

Chapter 2

Minseok menghempaskan arsipnya keatas meja yang juga dipenuhi oleh berkas-berkas lain dan menelungkupkan wajahnya. Kyungsoo yang sedang sibuk dengan komputer didepannya mendongak dan menatapnya simpati.

"Aku sudah dengar kematian orang itu dan turut prihatin atas pekerjaan yang dilimpahkan padamu. Tapi seharusnya kau bersenang-senang sedikit, Korea itu kan mengagumkan. Aku bahkan sudah rindu sekali ingin pulang kesana. Dan asal kau tahu saja, memiliki link secara langsung untuk mendekati seorang Lu Han adalah hal yang tidak akan disia-siakan wanita manapun di planet ini. Yah, mengingat dia adalah pemilik setengah planet ini sekarang. Lagi pula kau tahu tidak sebenarnya yang punya andil terbesar dalam berjayanya Lu Corporation selama ini bukanlah ayahnya, tapi dia. Umur 15 tahun dia bahkan sudah menyelesaikan kuliahnya di Harvard dan mencetuskan ide terciptanya android-android itu. Jadi... ayahnya itu hanya seperti pesuruh yang menuruti perintahnya, hanya dikarenakan dia belum cukup umur untuk mengatur perusahaan sebesar itu. Dia terlalu jenius. IQnya 200, kudengar. Aku belum pernah melihat pria setampan itu. Mengagumkan, otak cemerlang, memiliki separuh dunia, dan kau tahu? Dia lambang dewa seks abad ini."

Minseok memaksa wajahnya mendongak dan menatap sahabat dekatnya itu.

"Jadi dia jenis pria yang membuat semua wanita bergairah begitu? Kau tahu jumlah wanita yang sudah ditidurinya? Bisa bawakan datanya padaku? Mungkin itu bisa mencegah ayah mengirimku ke sana."

"Memangnya Tuan Cha tidak memberitahumu bagaimana Lu Han itu?"

"Dia mengatakan kebalikannya. Dia bilang pria itu dingin dan lebih mengerikan dariku... yang benar saja!"

"Memangnya tadi aku mengatakan yang sebaliknya? Sayangnya Minseok, aku terpaksa harua mengecewakanmu. Pria bernama Lu Han itu belum pernah menyentuh wanita manapun yang pernah hidup di bumi ini selain ibu dan kakak perempuannya."

"Apa...?!" desis Minseok tak percaya. Semangatnya yang tadi menggebu hancur seketika.

"Dia tidak pernah menunjukkan ketertarikan untuk menjalin hubungan dengan wanita manapun sejauh ini dan itu yang membuatnya menjadi pria yang paling diinginkan nomor satu di bumi."

"Kau sepertinya tahu banyak." Cibir Minseok dengan nada mengejek yang terlalu kentara.

"Oh ya tentu saja. Dia populer sekali tahu. Kau saja yang payah. Tapi aku tidak heran, kau kan tidak pernah menunjukkan minat sedikitpun kepada mahluk yang berjenis kelamin pria. Hal yang paling intim yang pernah kau lakukan dengan mereka hanyalah menusukkan pisau ke perut mereka atau menembakkan selongsong peluru ke kepala mereka. Aku benar kan?"

Minseok mendengus, tapi tidak membantah karena itu memang kenyatannya. Menjadi anggota KIA (Killer Instinct Academy) membuatnya tidak memiliki pilihan lain selain mengotori tangannya dengan darah. Motto organisasinya ini adalah tangkap penjahat hidup ataupun mati.

Dan anehnya, penjahat yang dikejarnya selalu saja penjahat yang tidak mau menyerah baik-baik, selalu berusaha kabur dari tangkapannya. Jadi tidak ada pilihan lain selain menusuk atau menembak ditempat. 27 orang, itu hitungan terakhir yang dilakukannya 2 tahun yang lalu saat dia memburu bandar narkotika yang berusaha kabur dari pengejarannya.

Mati mengenaskan dengan tembakan tepat di jantungnya. Dia mulai berhenti menghitung penjahat yang dibunuhnya sejak saat itu. Alasannya sebenarnya adalah karena dia memang tidak ingin mengingat-ingat hal itu lagi. Membunuh orang bukanlah hal yang patut kau bangga-banggakan. Tapi sayangnya, hal itu menjadi rahasia umum di organisasi ini dan nyaris semua orang takut padanya.

KIA berada dibawah naungan KNI (Korean National Intelligent). Bisa dikatakan KNI adalah CIA-nya Korea. Ada banyak organisasi lain yang berada dibawah naungan KNI dan KIA seperti halnya STA (Secret Terror Agent) menjadi organisasi yang memiliki beberapa unit yang terletak diberbagai negara diseluruh dunia, khususnya negara-negara yang memiliki hubungan internasional dengan Korea.

Bertugas menyelidiki penyelundupan, pembunuhan, dan kemungkinan terjadinya kecurangan yang dilakukan negara sahabatnya, khususnya Amerika, tempat dimana Minseok berada sekarang. Negara ini mengalami kerugian yang banyak setelah Lu Corporation mendunia dan itu menimbulkan kecurigaan KNI.

5 tahun KIA fokus melindungi satu pekerjaan, melindungi pemilik Lu Corporation karena melonjaknya ancaman pembunuhan pada pemilik perusahaan penghasil andorid itu. Dan sayangnya, mereka gagal melakukannya karena Lu In Ho meninggal di depan mata mereka sendiri. Hal lain yang membuat atasan mereka naik darah adalah tidak ditemukannya bukti yang menunjukkan bahwa In Ho dibunuh, bukannya terkena serangan jantung.

Kim Min Seok baru berumur 15 tahun saat ayah kandungnya meninggal dalam pekerjaan yang sudah diprediksi sangat berbahaya bagi nyawanya. Mereka sekeluarga tinggal di Amerika sejak Minseok lahir dan tidak pernah menginjakkan kaki di Korea sejak saat itu.

Tapi pekerjaan sebagai mata-mata yang ditugaskan untuk mengawasi Lu In Ho dan keluarganya menuntut Kim Tae Gil meninggalkan anak dan istrinya di Amerika dan pergi ke Korea seorang diri. Organisasi menyatakan bahwa Tae Gil berhasil menemukan fakta konspirasi pembunuhan terhadap Lu In Ho dan saat bergerak bersama timnya pembunuh bayaran itulah dia terbunuh dan tewas di tempat.

Minseok dan ibunya menolak pergi ke Korea karena merasa trauma dengan negara tempat orang yang mereka sayangi harus meregang nyawa, sedangkan disurat wasiat Tae Gil tertulis dengan jelas bahwa dia ingin dimakamkan di negara kelahirannya itu, karena itu mereka berdua bahkan tidak pernah melihat mayat Tae Gil ataupun menghadiri pemakamannya.

Seumur hidupnya Minseok belum pernah sama sekali menginjakkan kakinya dinegara itu, itu menurut pendapatnya, karena ibunya sebenarnya memberitahunya bahwa mereka pernah kesana untuk menghadiri pesta ulang tahun sahabat dekat ayahnya waktu dia berumur 6 tahun.

Gadis itu sama sekali tidak ingat dan menganggap hal itu tidak pernah terjadi. Negara itu terdengar asing dan menakutkan ditelinganya, karena itu selama ini dia menolak semua tugas dari organisasi yang menuntutnya untuk pulang kesana. Sejauh ini dia berhasil, tapi tidak sekarang

Cha Il Sung pimpinan KIA yang berlokasi di Amerika ini, memerintahkannya untuk kembali ke negara asalnya itu untuk menjadi pelindung sekaligus mata-mata pribadi pewaris tahta Lu Corporation. Itu karena kegagalan rekan-rekannya di Korea untuk menjaga Lu Han agar tetap hidup.

Perintah langsung dari pimpinan yang sangat dihormatinya sekaligus ayah angkatnya yang telah merawatnya bahkan sejak dia masih kecil. Tae Gil sering membawa anaknya bermain di gedung KIA saat anak itu baru berumur 7 tahun dan mengajarkan semua yang ingin diketahui Minseok.

Il Sung sendiri yang memberi izin langsung agar Minseok menjalani pelatihan ditempat itu karena tertarik dengan bakat yang dimiliki gadis itu. Pelatihannya langsung dibawah pengawasan Il Sung, menjadikannya lulusan terbaik yang pernah dimiliki akademi. Il Sung juga yang mengangkat Minseok menjadi anak saat Tae Gil dinyatakan gugur dalam tugas. Ikatan kekeluargaan yang kuat itulah yang membuat Minseok selalu tidak bisa menolak keinginan atasannya itu. Bahkan jika itu berarti dia harus pulang ke negara yang dibencinya.

Minseok mendesah dan bangkit perlahan menuju meja kerjanya. Dia menekan tombol kopi dimesin AutoChef, mesin yang menghasilkan makanan dan minuman apapun yang sudah kau setting didalamnya, salah satu produk Lu Corporation juga. Hal yang tidak disukai gadis itu dijaman serba modern ini adalah, betapa sulitnya menemukan makanan dan minuman yang berasal dari sumber yang seharusnya.

Semua yang dihasilkan AutoChef hanyalah sesuatu yang memiliki rasa yang mirip, bukan sesuatu yang sangat ingin kau nikmati. Kopi itu bukan berasal dari biji kopi yang akan menghasilkan kopi yang harum dan nikmat, bukannya cairan kehitaman pahit yang seperti tinta gurita. Daging, ikan, ataupun ayam akan sangat sulit ditemukan di jaman sekarang, kecuali kau adalah orang kaya yang suka menghambur-hamburkan uang untuk bersantap direstoran yang harga makanan perporsinya nyaris sama dengan penghasilanmu dua bulan penuh, dan asal tahu saja, gaji pegawai KIA jauh lebih tinggi daripada gaji karyawan kantor biasa.

Peternakan, perkebunan ataupun yang bisa ditemukan diawal tahun 2000-an, nyaris punah sekarang. Semua orang lebih menyukai hal-hal yang praktis, dan itu tidak termasuk memelihara hewan-hewan ternak ataupun mengurus sawah. Siapa yang suka tinggal menekan tombol maka makanan atau minuman yang diinginkan sudah tersedia begitu saja, tanpa harua repot-repot memasak?

Tidak ada yang perduli apakah rasanya enak atau tidak, yang penting hanyalah mereka bisa makan tepat waktu dan tidak membuang waktu. Tapi gadis itu tahu bahwa orang-orang kaya yang tinggal di apartemen mewah dan besar biasanya memiliki AutoChef terbaik, yang menghasilkan kopi yang rasanya sama seperti kopi yang dijual direstoran mewah, berasal langsung dari biji kopi asli. Bisa menikmati daging steak yang benar-benar berasal dari daging sapi, bukannya daging liat yang tidak ada rasanya.

Minseok mendengus mengingat hal itu dan mengambil kopi dari AutoChef, menyesapnya pelan tanpa memedulikan rasanya. Pikirnya, semakin pahit rasa cairan itu, semakin baik juga perasaannya. Setidaknya rasa pahit itu bisa sedikit mengalihkan perasaanya.

"Hidupkan komputer" perintahnya.

Cara kerja semua barang elektronikpun sudah berubah. Semuanya dilakukan dengan perintah suara. Dia masih ingat saat dia masih kecil, semua peralatan masih dipakai secara manual dan harus menunggu beberapa saat sampai peralatan-peralatan itu bisa beroperasi dan dipakai, sedangkan sekarang? Tinggal menyebutkan perintah dan peralatan elektronik itupun langsung mengerjakan semuanya. Benar-benar mendefinisikan kata modern.

"Berikan aku semua data lengkap tentang pria bernama Lu Han. Latar belakang, biodata, semua bisnis dan properti miliknya, sekaligus kehidupan pribadinya. Bacakan."

Ada dua jenis hasil yang bisa ditampilkan komputer, berupa tulisan yang muncul dilayar atau rekaman suara yang langsung membacakan hasilnya. KNI memiliki hak penuh untuk data-data semua orang yang berkewarganegaraan Korea dan tidak sulit untuk mencari data orang yang kau inginkan. Kalau boleh menyombongkan sedikit, KNI bahkan sudah memiliki semua data manusia di dunia atas bantuan para teknisi dari Lu Corporation, tidak perduli itu legal atau tidak.

Minseok menatap foto yang ditampilkan layar didepannya tanpa berkedip. Kyungsoo benar, sekaligus salah besar. Pria itu memang pria tertampan yang pernah dilihatnya, tapi sayangnya, Kyungsoo sama sekali tidak membahas tentang kesan dingin yang langsung menghujam saat melihat tatapan matanya yang mematikan. Kesan menakutkan bahwa jika kau berani mencari gara-gara dengannya kau akan habis sampai ke akar-akarnya. Jenis pria yang akan membuat sel-sel tubuh wanita yang pernah terlahir di dunia melompat-lompat senang memikirkan semua cara licik untuk mendapatkan perhatiannya

Entah kenapa Minseok mendadak berpikir bahwa tugasnya kali ini tidak akan berjalan lancar jika menyangkut pria itu. Malaikat yang langsung diturunkan dari neraka untuk menghabisinya. Hades, batin Minseok ngeri, teringat akan dewa kematian yang menguasai alam bawah di mitologi Yunani yang sering dibacanya. Bahkan sepertinya lebih mengerikan dari pada itu.

Minseok POV

Baiklah ayah, kau sepertinya mengirimkanku langsung ke mulut buaya. Aku akan sangat heran jika ada yang berani memikirkan pembunuhan terhadap pria seperti itu.

Ditatap olehnya saja sudah cukup untuk membuatmu menjerit ketakutan, apalagi jika kau sampai cari gara-gara dengannya. Menyuruh seorang wanita untuk melindunginya sama saja dengan melukai ego pria itu dan aku tidak heran dia akan memikirkan segala cara untuk mengusirku pergi dari kehidupannya, bahkan sebelum aku berhasil masuk.

To be continue

Mohon Review ya, aku update 2 soalnya yang tadi itu masih agak gimana gitu haha mohon maaf