Perjanjian dibawah Pohon Sakura
Characters: Hitsugaya T. & Ichigo K.
Summary: CHAPTER 2 UPDATE!!! Disini ada OC, Ichigo bertemu dengan seorang miko yang… lupa membawa topengnya?? Gomen lama update-nya. RnR please!!! Sorry kalau GaJe ya!!
Disclaimer: MASIH NGOTOT? PUNYA GUE?! *dilempar ke jurang* Udah pada tau kan punya siapa?
Chapter 2: Pertemuan seorang miko dan seorang murid SMU
Yu-chan: Hai Minna!!! Yuri-chan disini!!! *ceria*
Ichigo: Berhubung sang author sinting nan gaje itu masih belum ada, jadi kami yang membawakan acaranya *gaje*
Risa-chan: *ngelempar sepatu+tas* SIAPA YG SINTING?! *jatuh gara-gara kecapekan* HE…HELP ME~!!!! *gaya zombie*
Yu-chan: KYAAAA~!!!! ADA ZOMBIE!!! *lari-lari GaJe* *dilempar sepatu Risa*
Risa-chan: Ini Gue!!!
Hitsugaya: Padahal jangan dateng aja biar kepribadian gue gak tambah ancur *bisik*
Risa-chan: HEH?! KEDENGERAN TAU!!! *perang death glare sama Hitsugaya sambil tiduran*
Yu-chan: Dari pada nunggu lama mending…*Dipotong Ichigo*
Ichigo: LET'S START THE STORY!!! *senyum*
Yu-chan: *Pundung gara-gara mau ngomong diputus*
Bunga-bunga Sakura berguguran dengan indahnya
Awan putih mengikuti guguran Bunga itu
Burung-burung berkicau seakan sedang bernyanyi
Aliran air sungai mengikuti alunan itu
Hari Selasa besok, sekolah Ichigo akan mengadakan tour ke gunung Shiratama, Katanya gunung itu adalah gunung yang misterius. Di kelas 2-3 sudah bersiap-siap untuk pelajaran selanjutnya, beberapa menit kemudian guru kelas itu, Ochi-sensei memasuki ruangan "Anak-anak, hari ini sekolah akan memulangkan siswa-siswinya lebih cepat untuk persiapan besok, kalian wajib ikut, karena bakalan ada tugas dari tour ini, mengerti? Jangan sakit ya!! Bubar!!" Kata bu guru Ochi yang langsung memulangkan kelas 2-3. Di jalan Ichigo, Ganju, Airis, Orihime, dan Rukia lagi ngobrol (soalnya rumah mereka deketan jadi pulang berlima), tiba-tiba Ichigo, Airis, dan Rukia bertatapan karena merasakan Reiatsu yang tinggi, dari belakang ada 3 orang yang sedang berlari yang menggunakan seragam sekolah yang sama dengan mereka, yaitu Chikara Kirishima, Sakurami Yuko, dan Hanabi Yuki. Mereka berlari melewati Ichigo CS, Tapi salah seorang dari mereka, Sakurami Yuko melirik kebelakang dan berkata "Ichigo Kurosaki, ya? Menarik" katanya dan mulai mengejar Yuki dan Chikara, Ichigo yang ngerasa diliatin langsung sewot sendiri. Sesampainnya Ichigo dirumah, dia merebahkan diri ke kasur (ya iyalah!! Masa ke lantai!!! Sakit dong!!! *dilempar sepatu ama Ichigo*), dia sedang memikirkan apa yang akan terjadi di Tournya kali ini. Di lain tempat, Airis malah lagi sibuk ngomong ama Rukia tentang acara ngejailin cowok-cowok waktu tour nanti.
Keesokannya anak-anak 2-3 udah paling rajinnya nyampe sekolah duluan, kecuali Rukia, dia datengnya agak telat soalnya Rukia sibuk bangunin sang kakak, Byakuya yang jadi Dokter UKS belum bangun-bangun juga gara-gara banyak tugas tadi malamnya, akhirnya dengan nekat Rukia nyiram Byakuya make selang buat nyiram tanaman dan BANGUN DEH!!! *Dilempar sabun ama Byakuya*. Akhirnya semua murid dan semua guru udah kumpul di lapangan, terus Pak KepSek maju untuk memberitahukan sesuatu tapi tampangnya itu loh!!! (mau tau?? Pak KepSek make bju santai!!) "Ehm… baiklah para murid dan para guru sekalian, hari ini kita akan tou ke Gunung Shiratama (Udah tau Pak!! *hajared*), kita akan berangkat dengan bis, para murid harap memasuki bis sesuai dengan kelasnya dan para guru yang tidak ditugasi di bis murid harap memasuki bis Guru, AYO BERANGKAT!!!" Kata Pak KepSek dengan semangat '45. Di jalan para murid dan guru melakukan kegiatan masing-masing, ada guru yang dengerin MP3 sambil ngemil tapi poninya ngalangin (ada yang bisa nebak??), ada murid yang lagi ngomongin rencana-rencana gitu (ada yang bisa nebak lagi??), ada yang ngemil, ada yang ngobrol, masih banyak pokoknya!!. 3/5 jam perjalanan mereka ke Gunung Shiratama, sesampainnya mereka (yang duluan nyampe bis guru) di sana, mereka langsung berhamburan keluar dari bis, tapi gara-gara Pak KepSek manggil (Pak KepSek lagi… Pak KepSek lagi… *ditabok*) jadinya pada baris sesuai kelas dan gendernya (maksudnya kalau perempuan dibagian perempuan, laki-laki bagian laki-laki) "Baiklah para murid dan para guru sekalian, kita sudah sampai di gunung Shiratama, sekarang kita akan membuat tenda dulu, bagi murid pria ikuti guru-guru disebelah kanan (cowok semua), bagi murip wanita ikuti guru-guru disebelah kiri (cewek semua), dan jangan lupa jam 9 malam nanti aka nada acara api unggun ya!! Selamat Bersenang-senang!!!" Kata Pak KepSek yang langsung ngacir entah kemana. Para murid dan guru pun selesai membuat tenda alhasil satu guru atau dua guru wajib tidur bareng ama para murid karena tendanya gak cukup. Ichigo lagi tiduran sambil dengerin musik di MP4 barunya, Ichigo satu tenda sama Renji, Chikara, Hisagi, Yuki, dan Airis, sedangkan guru yang satu tenda dengan mereka ada 2 yaitu Byakuya-sensei (tumben gue manggil make –sensei) sang guru tercool di Sekolah sama Yoruichi-sensei sang guru tersadis di Sekolah. Ichigo males dengerin debat antara RenHisa (Renji dan Hisagi) vs YuChi (Yuki dan Chikara) yang mendebatkan masalah TEMPAT TIDUR!!! (gitu aja didebatin *dibankai n dishikai RenHisa + dihajar YuChi*) Airis berusaha ngeberhentiin bel pemadam kebakaran itu, eh… salah!!! Maksudnya perdebatan itu, Ichigo yang bosen keluar make topi buat cari udara segar, Renji yang nyadar kalau Ichigo mau keluar nanya "Oi!! Mau kemana?" Ichigo menjawabnya tanpa menatap mukanya "Mau keluar, Cari Udara segar, nanti telepon kalau api unggun mau mulai ya!!" Kata Ichigo sambil ngacir entah kemana.
Di lain tempat, Yukishiro dan teman-temannya sedang bermain, tapi Yukishiro dan Kusaka memainkan permainan yang berbeda yaitu tanding kekuatan sihir (Kusaka yang nantang loh!!), tapi karena kesalahan Kusaka sendiri Yukishiro jadi menang mutlak. Akhirnya setelah capek main adu sihir (karena make reiatsu juga) Arisa, Yuri, Kusaka (pengawal/babu Yukishiro), dan Yukishiro pergi nyari air ke sungai belakang kuil. Kusaka menyesali diri karena ngebuat kesalahan dan ngebiarin Yukishiro menang mutlak, Yukishiro yang dari tadi ngeliatin Kusaka langsung ngomong "Kusaka, kamu gak apa-apa kok gak jadi pengawal aku!!" Kata Yukishiro sambil memasang jurus wajah imut *digeplak Yukishiro* Kusaka langsung blush dan langsung jawab dengan tegas "Ka… Kata-kata seorang laki-laki gak boleh ditarik lagi!!" Jawab Kusaka tegas, Yukishiro hanya menjawabnya dengan senyum manisnya. Setelah beberapa menit jalan dari desa, sungai pun terlihat, "Kak!! Aku mau ngambil ikan ya? Boleh ya?" Tanya Yuri pada sang kakak, Arisa, "Iya… Iya… tapi jangan nangkep ka…" Kata-kata Arisa belum selesai, yuri udah ngelakuin duluan, "Baru kakak bilang!! Jangan nangkep kaki Kusaka!!" Kata Arisa yang ternyata Yuri nangkep kaki Kusaka bukannya ikan, "Gomen… gomen… Gomenasai Kusaka-san!!" Kata Yuri sambil membungkuk beberapa kali, "Iya, gak apa-apa kok!!" Jawab Kusaka yang lalu ada ikan di kepalanya dan semua orang tertawa, Yukishiro hanya tersenyum lalu menatap ke sungai dan melihat pantulan wajahnya "Apa mimpi tadi malam akan terjadi ya?" Batin Yukishiro. Setelah mengambil air mereka beristirahat di bawah pohon sakura yang sejuk, Kusaka mulai nge-goda Yukishiro dan berhasil aja Kusaka dapet bogem dari Arisa dan terjadilah acara kejar-kejaran, yuri berusaha ngehentiin mereka tapi gak bisa, Yukishiro yang merasa bosan pergi jalan-jalan tanpa sepengetahuan Arisa, Yuri, dan Kusaka untuk cari bunga lili yang katanya ada yang tumbuh dekat situ. Sambil jalan-jalan, Yukishiro juga memikirkan mimpinya tadi malam, tanpa sadar dia sudah ada di padang bunga!!. Dia menahan untuk berteriak tapi dia sudah tidak tahan "KAWAI~!!!!" Teriak Yukishiro yang langsung berlarian kesana sini untuk mencari bunga lili. Dia akhirnya terduduk di padang itu sambil memegangi bunga-bunga itu.
Padang bunga yang indah
Di bawah sebuah pohon sakura
Pertemuanku dengannya yang pertama kali
Membuat cinta pada pandangan pertama
Ichigo hanya berjalan menurut arah jalan saja, dia melirik kanan kiri yang ada hanya pepohonan. Dia pun sampai di sebuah padang bunga yang bunganya gak setengah-setengah banyaknya!!!. "A… Apa-apaan ini?! Gue sampai nyasar ke padang bunga yang gak jelas asal usulnya gini?!" Kaget Ichigo sambil protes pada dirinya sendiri "Ntar gue pulang gimana? Mana gue dah lupa jalan yang tadi, AKH!!!!" Kata Ichigo sambil melanjutkan aksi stressnya itu *ditendang Ichigo*. Ichigo menyusuri padang bunga itu sambil berharap ada orang disitu dan permohonan Ichigo pun dikabulkan *itu bukan permohonan!!*, dia melihat ada seorang perempuan yang sedang duduk di dekat pohon sakura sambil memegang bunga lili putih yang rambutnya dikuncir dua panjang "Ya Tuhan!!! Terima kasih udah ngasih cewek cantik, eh… salah!! Maksudnya udah ngasih petunjuk!!" Kata Ichigo sambil sujud-sujud GaJe. Ichigo pun menghampiri perempuan itu dan bertanya "Permisi, boleh Tanya jalan?", sang perempuan pun berbalik dan menjawab "Ya, ada ap…" Kata-kata perempuan itu yang ternyata Yukishiro terputus setelah melihat pria berambut orange kayak duren *dibankai Ichigo*, sesaat Yukishiro membatin "Gawat!!! Aku lupa bawa topengku!!! Gimana nih!!!". Ichigo juga kaget ngeliat cewek cantik itu lalu heran sendiri ngeliat Yukishiro yang ngomong sendiri atau lebih tepatnya komat-kamit GaJe gitu, "Maaf, boleh Tanya?" Tanya Ichigo yang membubarkan lamunan Yukishiro "I… Iya, ada apa?" Tanya Yukishiro yang kaget karena dikagetkan sama Ichigo tadi, "Nama kamu siapa?" Tanya Ichigo yang langsung membatin "Asik!! Gue dapet kecengan baru!!" (Itu adek gue!!! Kalo mau pacaran, langkahin gue dulu!! *dibacok readers karena banyak omong*), Yukishiro kaget + Jantungan, "Na… namaku Yu… Yukishiro, Hitsugaya Yukishiro" Jawab Yukishiro sambil terbata-bata (Bukan batu bata loh!!), "Oh, kenalin aku Kurosaki Ichigo, panggil aja Ichigo" Balas Ichigo. Ichigo yang capek dari tadi jalan melulu meminta ijin kepada Yukishiro untuk duduk disampingnya "Maaf, boleh aku duduk disebelahmu?" Tanya Ichigo, "Bo… Boleh" Jawab Yukishiro yang langsung merona a.k.a memerah wajahnya (jatuh cinta pandangan pertama!!! *digeplak Hitsu+Ichi*). Diantara mereka hening, Yukishiro hanya memegang bunga lili sedangkan Ichigo hanya melihat sekelilingnya, Ichigo yang merasa aneh dengan pakaian Yukishiro bertanya "Yukishiro, kenapa kamu berpakaian seperti itu?" Tanyanya, "emm… ano… aduh susah jelasinnya!!" Jawab Yukishiro bingung untuk menjelaskannya (sebenarnya identitas miko gak boleh dikasih tau) sambil tersenyum kecil yang berhasil membuat Ichigo memerah mukanya. Ichigo menatap Yukishiro dari atas sampai kebawah dan terhenti di rambutnya, dia melihat ada kelopak bunga Sakura disitu, "Eh, Yukishiro ada kelopak bunga tuh dikepala kamu!! Aku ambil ya!!" Kata Ichigo sambil mengambil kelopak bunga diatas kepala Yukishiro, Yukishiro pun melihat keatas dan pandangan mereka bertemu!!! Dua-duanya merona. Ichigo yang teringat dengan baju yang dipakai Yukishiro langsung ngomong "Yukishiro, kamu seorang Miko ya?" Tanya Ichigo membuktikan, Yukishiro yang kaget membatin sejenak "Aduh!!! Mampus aku!! Bilangnya apa ya?" dan langsung menjawab pertanyaan Ichigo tadi "Bu… Bukan kok!!! Aku Cuma suka pakai baju ini" Jawabnya sambil keringat dingin, Ichigo merasa tidak percaya dan muncul lampu terang diotaknya "Ayo tanding suit!! Kalo kamu kalah harus ngaku ya?" Kata Ichigo dan Yukishiro menjawab dengan anggukan. Akhirnya Yukishiro kalah karena yang kedua ama ketiga dia kalah dan terpaksa ngaku "Iya, Aku seorang miko di Kuil gunung Shiratama" Kata Yukishiro sambil menunduk, "EH?! Jadi bener kamu miko?" Tanya Ichigo sekali lagi dan dijawab Yukishiro dengan anggukan pelan dan mengatakan sesuatu "Tapi, kau tidak boleh memberitahukan pada siapa pun tentangku ya?" dan dijawab oleh Ichigo dengan senyuman. Ketika Ichigo melihat jam Hp-nya dia teringat sesuatu "Oh, Ya!! Aku lupa!!! Yukishiro, aku pergi dulu ya, sampai ketemu besok!!" Kata Ichigo sambil berlari, Yukishiro yang masih duduk menggunakan sihirnya untuk memberitahukan jalan pulang kepada Ichigo, "Hati-hati, Ichigo-san…" Kata Yukishiro pelan dan langsung pergi meninggalkan padang itu.
Aku terus memikirkannya
Sampai aku tak bisa melupakannya
Bagaimana keadaanmu?
Semoga baik-baik saja
Di kemah, Ichigo terus memikirkan Yukishiro "Sedang apa ya dia sekarang?", Renji yang nyadar Ichigo lagi ngelamun langsung nusuk pinggang Ichigo make tongkat "Hayo!!! Ngelamun aja!!! Ntar kesambet!!!" Goda Renji yang langsung dapet jontosan maut dari Ichigo. Renji yang heran dengan aksi tumben-tumbenan Ichigo barusan (lebih tepatnya ngelamun) nanya "Oi, Ichigo!! Kamu ngapain barusan ngelamun? Dapet cewek ya?" dan dijawab Ichigo dengan jontosan untuk kedua kalinya "Aku bukan dapet cewek tau!! Aku tadi nyasar ke padang bunga yang cantik banget!!!" Kata Ichigo sambil tersenyum, Renji shock, baru kali ini dia ngeliat Ichigo senyum!! "O… Oh~!!! Ya udah aku mau keluar ya" Kata Renji yang langsung keluar dari tendanya dan nyamperin Airis "Ai, Si Ichigo kenapa sih? Dari tadi senyum sendiri!!" Tanya Renji ke Airis yang punya kemampuan membaca pikiran seseorang "Dia lagi jatuh cinta, udah diemin aja" Jawab Airis santai tanpa menatap muka Renji, "Pantesan, dari tadi senyam-senyum GaJe" Kata Renji yang langsung mencomot pisang, tiba-tiba Airis beranjak dari tempat duduknya "Airis, Mau kemana?" Tanya Renji, "Mau cari angin, bilangin kalo ada yang nanyain, aku lagi cari angin ke hutan" Jawab Airis "Hoi!!! Kau cewek!!! Masa' malem-malem ke hutan" Larang Renji, "Biarin, loe mau kena jontos gue lagi?!" Bentak Airis, "Ga… Gak, makasih, gue masih sayang nyawa gue" Kata Renji, Airis langsung berjalan menuju arah hutan "Nah, sekarang ke tempat Yuki-chan~!!!" Kata Airis yang sudah berwujud Shinigami sambil menarik gigainya. Di tempat para Miko, Yukishiro lagi berdo'a make bunga 7 rupa, Bukan ding!! Dia lagi berdo'a semoga Ichigo gak ngasih tau identitas dia ke orang lain kecuali ke seseorang yang dia kenal "Ya Tuhan, semoga dia tidak memberitahukan identitasku pada orang lain" Kata Yukishiro yang lalu dikagetkan oleh suara seseorang "Maksudmu Ichigo?" Kata Airis sambil menyadar di pintu kamar Yukishiro yang terbuka dan berhasil membuat Yukishiro jantungan "A… Airis-chan!!! Jangan ngagetin donk!!! Kalo jantungan ntar gimana?" Kata Yukishiro, "Gomen… Gomen…" Kata Airis meminta maaf "Yuki-chan, ikut aku sebentar yuk!!" Ajak Airis sambil menggenggam tangan Yukishiro "Kemana? Malem-malem gini?" Tanya Yukishiro, "Udah, gak apa-apa, ada aku!!" Kata Airis. Airis mengajak Yukishiro ke padang bunga, tempat dimana Yukishiro bertemu dengan Ichigo, Yukishiro duduk disebelah Airis, Airis mendekati Yukishiro untuk mengatakan sesuatu "Yuki-chan, besok ada pesta hanabi dan bon odori di kemahku, tapi Ichigo gak suka acara gituan dan pasti dia akan pergi kesini, dia sangat suka padamu dan ingin membawamu pulang ke Tokyo, maka buatlah perjanjian dengannya disini dengannya sebelum membawamu pergi" Kata Airis, Yukishiro mulai bingung "Perjanjian apa? Tokyo dimana?" Tanya Yukishiro "Perjanjian yang melarang Ichigo untuk tidak Berkelahi selamanya kalau dia ingin membawamu pulang!!" Jawab Airis, "Baiklah, aku akan menurutimu" Jawab Yukishiro sambil tersenyum kecil, Airis pun merasa bahagia namun sedih "Arigato, Yuki-chan, Tapi kau tau resikonya kalau Ichigo melanggar janjimu?" Kata Airis sedih, Yukishiro hanya tersenyum dan menjawabnya "Ya, aku tahu… tenang saja" Jawab Yukishiro tapi didalam lubuk hatinya dia sangat sedih dengan resiko yang akan dia terima bila Ichigo mengingkar janjinya.
To Be Continued…
Risa-chan: GAK JELAS AMAT NIH?! LANGSUNG TO BE CONTINUE?! *protes pada diri sendiri* Btw, Gue gak puitis amat?!
Yu-chan: lah?? Kan kamu yang ngetik, kenapa protes? *bingung*
Risa-chan: Tumben loe gak manggil make –sama? *ngarep dipanggil –sama*
Yu-chan: Lagi gak mood ah… *digeplak*
Ichigo: Airis bisa baca pikiran?! Keren amat!!! *kagum + iri*
Airis: Biarin… aku suka *sok cool*
All characters: PLEASE REVIEW AND SORI KALO GAJE YA?!
Risa-chan: Satu lagi, maaf para OC yang belum mucul disini, tapi pasti mucul di chapter selanjutnya!! ^^
