Disclaimer : Masashi Kishimoto
BALAS REVIEW DULU YA!
Mayra gaara : Maaf ya gak bisa update kemaren, aku banyak les *sok sibuk* thanks reviewnya!
Precious sreina : Iya sih tapi kalo botol gak elit banget buat ninja, jadi kuputuskan pisau, btw thanks ya
Devilish 'Yuuri' aka Fio-chan : Oke deh akan kubetulkan thanks
FYI : Yang bilang gagal atau bohong itu pasti Tobi, dan yang lainnya biasanya menyesuaikan penanya/pemberi tantangan dengan korban -?- selain mereka akan kutulis namanya.
Pein memutar kembali pisau itu, Pisau itu menunjuk ke Konan dan Konan memilih Dare.
"Konan, kamu harus menjabat tanganku dan mengatakan bahwa aku memaafkanmu."
"Nggak sudi!"
"Ini demi mendapatkan Kyuubi lho, ayolah!"
"Err– oke deh."
"Pein memaafkanmu." Kata Konan sambil menjabat tangan Pein.
"Lho? Kok Pein memaafkanmu? Bukankah harusnya aku memaafkanmu?" tanya Tobi
"Lah, yang bilang aku memaafkanmu Pein'kan? Berarti aku=Pein."
"Oh iya ya." Kata Rookie 9 plus Akatsuki minus Konan dan Naruto
"Hah? Pada ngomong apa sih?"
"Kamu gak dong Naruto?" tanya Sakura
"Nggak."
GUBRAKK!
XDD XDD XDD
Berikutnya menunjuk ke Hinata, Hinata juga memilih Dare.
"Nah, karena kamu memilih Dare, kamu bantuin aku nyari majalah itu biar bisa kubakar."
"Eh? Oh? Iya, Byakugan!"
"Gimana?"
"Ada diboxernya -?- dan diperutnya."
"Cuma disitu?"
"Tidak, ada 4 buku yang ada ditangan Itachi-san. A... aku rasa Pe.. Pein menitipkannya."
"KELUARKAN BUKUNYA!"
Sementara menunggu Konan mengeluarkan majalah itu, kita lanjut ke putaran berikutnya.
XDD XDD XDD
Putaran berikutnya menunjuk Zetsu, Zetsu memilih Dare. Hinata bingung mau nyuruh apa karena Hinata merasa nggak sopan, tiba-tiba Naruto datang dan membisikkan sesuatu, Hinata nyaris pingsan duluan tapi Naruto berbisik
'Jangan pingsan dulu, aku punya ide untuk ngerjain mereka, ini idenya...'
Kemudian Naruto pergi.
"Tu... tuan harus menyanyi Susis, dan berakting seolah suami istri, kalian ada 2'kan?"
Jadilah mereka menyanyi Susis, Zehi (Zetsu hitam) jadi suami dan Zeput (Zetsu putih) sedang memunculkan tampang sangar sementara Konan membakar majalah –piip- milik Pein.
"Hey! Kalian menyindirku ya?"
"Mau gimana lagi? Kita skornya sama 2-2, dipikir aku mau apa nyanyi-nyanyi GaJe gini?"
XDD XDD XDD
Berikutnya menunjuk ke Kisame, Kisame memilih Dare.
"Kau harus membakar Tukulwati!"
"APA? Tukulwati itu adalah gurameh kesayaangan gue sekaligus pacar gue!"
"Tapi dia yang makan tanaman gue paling banyak!"
"NGGAK! Sekali tidak tetap tidak!"
"Berarti gagal, skor 3-2."
XDD XDD XDD
Berikutnya menunjuk ke Kakuzu, Kakuzu memilih Dare juga. Mau tahu kenapa? Karena dia ketularan Hidan, optimis gak bakal mati.
"Beri aku uang!"
"Lagak loe kayak perampok aja! Belajar dari gue ya? Hahaha... eh? Apa tadi? Uang? Aku gak bakal kasih uang-chan." Kata Kakuzu
"Halah, 10.000 ryo aja."
"Aja? 10.000 ryo aja? Itu banyak tahu!"
"Tempe." Jawab Kisame dengan nada merendahkan
"Garing." Jawab Kakuzu
"Enak dong!" komentar Tobi bego
"DIAM!" bentak KK (Kartu Keluarga?) a.k.a Kisame dan Kakuzu
"HUEE! KALIAN JAHAT!" tangis Tobi
"Tobi, diam ya. Dibantu ya. *heh? Apaan nih* ini cuma salah paham. Kakuzu kira aku bilang tempe itu mau melucu jadi dia ngomentar garing, ini bukan masalah makanan."
"Lagian kamu sih aneh! Rp 100,00 aja gak dikasih ato paling nggak pake syarat berat! Ini malah minta 10.000 ryo!" kata Hidan
XDD XDD XDD
Berikutnya berhenti di Kiba, Kiba juga memilih Dare.
"Temukan uang Rp100,00 ku yang hilang."
"Watdepak? Rp100,00 aja?"
Akhirnya Kiba nyari juga, dia nyari dari markas Akatsuki, Sunagakure, Amegakure, Otogakure, Konohagakure ddl (dan desa lainnya) dia malah menemukan banyak uang yang kalau dijumlahkan ada kurang lebih ¥3000
'Lebih baik kuberi uang Rp100,00 aja daripada repot nyari gini. Toh meski kehilangan Rp100,00 aku dapat ¥3000' pikir Kiba
Kemudian...
"Nih uang loe!"
"Bukan, ini bukan uangku."
"Halah! Sama-sama uang juga!"
"Pokoknya ini bu–"
"Gagal." Kata Tobi
"Ah, gue gak terima! Apa-apaan itu! Ya sudah uangnya kuambil sa–"
GREB
"Gya! Yaoi gratis!" teriak Ino sambil memfoto Kakuzu yang sedang memegang tangan Kiba
"Teganya kamu Kakuzu." Kata Hidan OOC (author, readers, akatsuki *minus Hidan* sweatdrop)
"Siapa yang yaoi? Aku megang tangan manusia anjing ini (Kiba : "UAPA?") karena mau ngambil uang-chan."
"Kakuzu, tak ingatkah kau apa yang kita lakukan semalam?" tanya Hidan OOC yang membuat semua orang muntah-muntah *dan author sampai merinding nulisnya*
"Emang kita ngapain? Kamu kemaren kan melakukan ritualmu dan aku cuma –"
"Cuma apa?" tanya (baca : teriak) Kiba, Naruto, dan Tobi
"Tidur bareng uang-chan."
GUBRAKK
Skor sementara 4-3 untuk Konoha
XDD XDD XDD
Oke, lupakan saja Kakuzu. Ayo kita lanjut ke putaran berikutnya, yaitu Shino. Shino milih Truth.
"Ini yang ingin kutanyakan dari dulu Shino, kamu pake sampe muka tertutup kerah itu untuk apa?"
"Tradisi." Jawab Shino pendek
"Bohong." Kata Tobi
"Hah? Shino bohong? Pasti kita yang dibohongin ama anak bertopeng itu." Seru Naruto
"Nama Tobi itu Tobi Anak Baek! Bukan Tobi Anak Bertopeng! Emangnya Pahlawan bertopeng?"
"Yang dikatakan Tobi benar, aku bohong."
"APA?" seru Naruto sok sinetron
"Ah, aku tahu! Keluargamu lainnya pakai itu buat tradisi, tapi kamu pakai itu buat gaya, iya'kan? Sama sepertiku. Kamu pasti ngefans sama aku jadi ikutan gayaku" tebak Itachi PeDe
'Kau benar Ino, Uchiha yang satu ini cacat.' Bisik Sakura
'Tentu saja aku benar, Ino gitu loh!'
Sedangkan disebelah Sakura, Sasuke sedang mendecih
"Cih, memalukan."
"Bukan, pasti karena giginya tonggos atau mulutnya–"
"Tunggu dulu! Itu tebakan yang kau ajukan padaku dan Sasuke'kan Naruto, saat menebak apa yang ada dibalik maskernya Kakashi-sensei?"
Naruto cuma nyengir menanggapi pertanyaan Sakura dan ternyata Shino blushing! (readers : lho kok? Author lagi buat fan crack ya?) Yang disebabkan karena (mungkin) yang dikatakan Naruto benar, atau mungkin ada jerawat di dagunya, atau kutil, panu, kadas, kurap, obati dengan ultrasi– author dibekep readers.
XDD XDD XDD
Berikutnya menunjuk ke Sakura, Sakura memilih dare. Tantangan dari Shino adalah menyembuhkan serangganya yang sakit.
'APA? Kau kira aku dokter hewan? Mending hewan besar kayak anjing dan kucing, semut getho!' seru INNER Sakura
"Aku belum pernah mengobati semut."
"Ini serangga langka, bukan semut." Jawab Shino
Sakura mencoba mengobatinya tapi gagal, beberapa malah mati.
"Ternyata kau payah, katanya ninja medis no.1"
"APA? HEAH!"
Tempat itupun hancur karena di'cium' kepalan tangan Sakura dan pertandinganpun selesai. (readers : LHO?) pokoknya
FIN
Naruto : GaJe banget tahu!
A/N : Ini tuh belum selesai, nyante napa? Yang selesai baru chapter ini
Naruto : O (manggut-manggut)
A/N : Ini sedikit bocoran, besok ada Naruto menari
Naruto : Apa? Ogah!
A/N : Semuanya'kan terserah author
Naruto : (Memberi hadiah pada author *baca : rasengan*)
A/N : Hadoh! Ampun tapi keputusan tak dapat diganggu gugat!
Sasuke : Aku dukung author
Itachi : Idem
Yang lain: Golput dah!
A/N : Pokoknya review ya!
Readers: Hubungannya apa?
A/N : Gak tahu juga ya, hehehe...
