Yaaap...! Kita mulai saja ceritanya...!

Me and the Golden 23

By : Yuri Misaki


One

Beberapa minggu kemudian...

: " ' Air mata dan wajah tersenyum ',Sedih karena terharu, tersenyum karena senang, melihat para Golden 23 yang kini menjadi sahabatku di Jepang ini... "

" Wuih... sentimentil amat stat-nya! " cibir Matsuyama ketika melihat stat Facebook®-ku yang barusan saja di update.

" Terserah aku dong mau gimana... facebook-facebook aku juga! " cibirku kesal.

" Eh, ngomong-ngomong yang kalimat di dalem tanda petik itu kok perasaan aku pernah baca ya? " tiba-tiba Misugi menyahut.

" Bener juga Misugi, dimana ya? "

Aku tertawa terbahak.

" Ehhh... malah ketawa! Kenapa sih? " Misugi heran.

" Habis...kalian ini payah banget... kata-kata ini kan' ada di komik Captain Tsubasa Road to 2002 Volume 15 pas Tsubasa menang lawan Real Madrid itu...! " kataku meringis.

" Aduhhh... pantesan aja! " Matsuyama tergelak, begitu pun Misugi.

( Ya iyalah, wong mereka berdua ini termasuk tokoh komik itu kok lupa? Hahahahaha )

" Eh, by the way anyway busway, Misaki mana? " tanyaku bingung, habisnya biasanya kan' kalau ada Misugi dan Matsuyama, pasti Misaki pun ada.

" Lagi latihan tuh... biasa lah, akhir-akhir ini dia makin mirip Tsubasa aja, ya gak sih? " ujar Misugi. Matsuyama mengangguk.

" Oooh... kalo gitu aku ke bawah dulu ya, mau bikin minum buat dia... ni laptop-ku pake aja! "kataku sambil berlalu menuju dapur.

Ketika aku sedang membuat minuman, terdengar ribut-ribut di atas.

" Waah.. Yuri baik banget... asyiik aku mau chattingan sama Yoshiko ah..." seru Matsuyama sambil menyebut nama tunangannya tercinta, ia segera beralih dari Facebook® ke Yahoo! Messenger®.

" Eit! Gak bisa gitu dong..! Aku juga mau chattingan sama Yayoi iih...! " Misugi yang menyebut nama kekasihnya langsung merangsek dan menulis user id-nya.

" Heh, yang duluan pegang kan' aku, gak bisa gitu juga kaleee..! "

" Tapi aku duluan yang sign in! Ahahahahaha! "

" Heh, tapi jabatan aku lebih tinggi dari kamu kan? Aku kan' kapten, jadi harus duluan dong..."

( Apa hubungannya ya? Gak ada hehehe... )

" Gak bisa! Posisi libero juga penting banget tahu! "

" Wooy, jabatan aku dua lo...! Kapten sama volantie, inget? "

" Udah deh gak usah berisik gitu napa? Tinggal buka tab baru aja kan' bisa tuh kalian gantian chattingnya...! " Aku berseru kesal seraya keluar menuju lapangan.

Matsuyama dan Misugi tertegun.

" PINTAAAARRRR...! " Mereka berdua berseru berbarengan dan asyik chatting dengan kekasih masing-masing.

Dan aku segera menuju lapangan...

BHAM, SYUUT, ZRUAAAKKK...!

Bola yang ditendang Misaki dengan jumping volley menghujam gawang dengan indahnya.

" Waw, keren banget jumping volleynya... dua tingkat dari overheadn ya? " kataku sok tahu.

Misaki kaget, dia langsung menatapku sambil tersenyum.

" Eh, Yuri... iya Yuri, bener... ada apa? "

" Ah, nggak.. ini Cuma mau ngasih minuman ke kamu, pasti kamu capek banget latihan dari tadi... " kataku sambil menyerahkan es teh buatanku.

" Waah... makasih banget ya.. eh kita ngobrol sambil duduk disitu yuk! "

Kami pun duduk di kursi dekat lapangan alias bench.

" Matsuyama sama Misugi lagi ngapain? " tanya Misaki.

" Ooh.. tadi mereka ngomongin komik Captain Tsubasa Road To 2002 Volume 15 yang baru terbit, sekarang sih mereka lagi asyik chatting tuh diatas... "

" Ooh... ngomong-ngomong komik itu udah nyampe Barcelona belum ya? Tsubasa kan' pasti bangga banget tuh kisah dia sampai dibikin komik segala... "

Aku mengamini.

" Misaki..."

Yang dipanggil menoleh.

" Kenapa akhir-akhir ini kamu sering latihan sendiri ? "

" Karena aku... pengen jadi atau melebihi Tsubasa...supaya bisa menopang tim ini masuk olimpiade "

Aku terdiam.

" Tapi kamu kan' bukan kapten tim ini, tapi Matsuyama. Jadi bukannya itu jadi tanggung jawab dia buat nopang tim ini ya? "

Misaki terkekeh.

" Aaah... kamu ini kayak yang gak tahu aja... yang paling tahu cara Tsubasa main itu aku, apalagi sebagai sahabat dan partner Golden Combi-nya, tugas itu harus aku yang tanggung... "

Aku mengangguk tanda mengerti.

" Yuri, menurut kamu cara mainku sama Tsubasa itu kayak apa? " tahu-tahu Misaki melontarkan pertanyaan itu.

" Heh, kenapa nanyanya ke aku? Aku kan' gak tahu apa-apa tentang bola? Kenapa gak nanya ke Manager Kira aja? "

" Aahh jangan bohong.. buktinya tadi kamu bisa tahu kalo jumping volley-ku dua tahap dari overhead, kamu pasti ngerti kan?...jadi, ya...menurut pendapat kamu gimana? "

Aku berpikir.

" Hem... menurut aku kalau Tsubasa itu... mainnya dengan kekuatan... dan dengan itu dia selalu yang mencetak gol-gol penting bagi kemenangan suatu tim, ya karena dengan kekuatannya dia bisa melewati lawan dan menembak bola dengan hebatnya... "

" Aku ? "

" Kamu itu... mainnya lebih ke kelembutan..."

" Eh? "

" Ya, kamu itu selalu percaya pada teman jadi kamu selalu membiarkan teman-temanmu yang mencetak gol daripada kamu, karena kebaikanmu tadi... "

" Begitu ya... "

" Tapi kalau tanding nanti, mainlah dengan gayamu sendiri Misaki..! Gak usah terbeban dengan gaya mainnya Tsubasa...nikmati aja pertandingannya.."

Misaki tersenyum.

" Tentu saja, makasih ya Yuri... "

" Sama-sama, kedalem yuk! "

Misaki mengangguk, dan menggandeng tanganku menuju lantai atas, kamar kami berempat ( Dengan Misugi dan Matsuyama tentu saja ).

Note : Eaaaaa... Misugi sama Matsuyama berantem terus nih ( langsung dijitak sama digebukin Misugi sama Matsuyama ) hehehe... Udah ah..lanjut ke chapter 2..!