Chapter 3

"Ah! Jonghyun sshi~~ ada apa kau kemari?" tanya Changmin saat mebukakan pintu

Tiba-tiba saja Jonghyun memukul tangannya ke palang pintu rumah Changmin, "Dimana Hyesoo?"

"aku tak tahu" jawab Changmin kalem.

"Jangan remehkan feeling ku hyung! Katakan, dimana dia?" tatapan mata Jonghyun menajam.

"Hmph...tenanglah sedikit, Jjong.." ujar Changmin.

Tanpa dipersilahkan, Jonghyun segera berjalan ke ruang tamu.

"Ja.. demi Tuhan, Hyesoo tak disini.." ujar Changmin sambil menyusul Jonghyun ke ruang tamu.

Jonghyun tak berbicara, ia naik ke lantai atas rumah Changmin dengan gesit.

"Tadi aku melihatnya berlari ke rumah Hyemin" ujar Changmin lagi sambil menyusul Jonghyun ke lantai atas.

Jonghyun menghentikan langkahnya dan menatap Changmin tajam, "Jangan berbohong! Di saat musim dingin, berjalan juga sangatlah susah buat dia, apalagi lari!"

"Katakan padaku, dimana dia sekarang?" Jonghyun membentak.

"Umm..., yang jelas dia tak disini..." ujar Changmin kalem

"Cih~~!" ujar Jonghyun yang kemudian turun dan berjalan menuju pintu keluar.

Jonghyun berjalan menuju mobilnya dan segera memasukinya. Dilihatnya Hyemin tertidur. Jonghyun mengusap rambut Hyemin sambil tersenyum.

"Dasar! Seorang sahabat tidak jauh beda dengan sahabatnya. Dasar duo pemalas." Jonghyun tersenyum.

Jonghyun kemudian men-starter mobilnya dan mereka pun bergeark ke arah rumahnya.

Changmin membuka pintu kamar tempat dimana Hyesoo sembunyi. Changmin menghampiri Hyesoo yang sedang duduk termangu di sofa. Tatapannya kosong, matanya tampak bengkak.

"Hyesoo~ sebaiknya kau kembali, ia terlihat sangat mengkhawatirkanmu.." ujar Changmin sambil kemudian duduk disamping Hyesoo.

Hyesoo menggeleng-gelengkan kepalanya, tanda ia tak mau pulang.

Changmin menghela nafas. Ia kemudian mengambil sisir yang terletak diatas meja kamar dan menyisiri rambut Hyesoo yang berantakan.

Hyesoo menatap keluar jendela, dilihatnya salju telah menutupi jalanan. Seketika, badanya terasa panas. Ia kemudian langsung berbaring di pundak Changmin. Changmin memegang kening Hyesoo, dan ternyata, badan Hyesoo sangat panas. Hyesoo menutup matanya perlahan, ia tertidur.

Changmin berhenti menyisiri rambutnya dan segera membaringkannya di sofa, dengan segera Changmin mengambil kompres instan dan menaruhnya d kening Hyesoo.

"Mianhae. Aku tahu ini tidak benar. Tapi…. Aku benar-benar mencintaimu Soo. Saranghae…." Changmin tersenyum miris sambil mengelus-elus rambut Hyesoo.

"Ng? mwo? dimana ini?" Tanya Hyemin.

"Ah, kau sadar juga Hyes.. ah, maksudku, Hyemin... kau sekarang ada di rumahku" jawab Jonghyun.

"Mwo? ini kamar kalian berdua? bagusnya~~" ujar Hyemin seraya duduk di ranjang.

Jonghyun tersenyum dengan tatapan mata sedih, "Bukan,, ini kamarnya... kamarku ada di sebelah kamar ini.." ujar Jonghyun sambil membuka horden jendela.

"Uhmm.., kenapa kalian tak tidur bersama?" Tanya Hyemin, raut bingung tampak di wajahnya.

"Ah.., itu..., uhm, entahlah.. kurasa aku belum bisa sekamar dengannya" jawab Jonghyun.

Hyemin mengerutkan keningnya, heran.

Tiba-tiba, terdengar suara klakson mobil di depan rumah Jonghyun. Jonghyun pun segera keluar kamar, menuju ruang tamu.
Jonghyun diam di depan ambang pintu kamar, "Tunggu sebentar ya.. nanti ada yang mau aku ceritakan padamu, Hyemin"
Jonghyun pun segera berlari ke ruang tamu.

-to be continued-

Thanks udah baca ya ^^