Chapter 4

"Jjong! Nampaknya ada temanmu diluar" ujar Junsu.

"Hn..." ujar Jonghyun sambil berjalan ke pintu depan.

Saat sampai di pintu depan, dilihatnya Changmin sedang berdiri memebelakanginya.

"Hyung.., ada apa?" Tanya Jonghyun.

"Ah, Jjong.., ada sesuatu yang ingin ku tunjukkan padamu. Sini, ikuti aku" ujar Changmin sambil berjalan menuju tempatnya memarkir mobil.

Jonghyun mengikutinya dengan segera. Setelah sampai di tempat Changmin memarkir mobil, Changmin segera membuka pintu mobil. Dan, nampaklah Hyesoo yang sedang tertidur di jok belakang dengan kompres diatas keningnya. Jonghyun dengan segera mendekati tunagannya yang tertidur itu dan bersiap-siap untuk membopongnya. Tiba-tiba, mata Hyesoo terbuka, dan ia pun memberontak sehingga ia terjatuh lagi di jok.

"Ya! Apa-apaan ini? Jangan menyentuhku!" ujar Hyesoo sambil berusaha duduk.

"Ayo ikut denganku, kita pulang" ujar Jonghyun sambil kembali berusaha membopong Hyesoo.

Kali ini, dia berhasil membopong Hyesoo, karena, posisi duduk Hyesoo memudahkan untuk membopongnya. Hyesoo masih terus memberontak, dan hal itu membuatnya nyaris terjatuh.

"Babo yeoja! apa kau mau jatuh hah?" Jonghyun membelakbakkan matanya.

"Turunkan aku!" ujar Hyesoo

"ANIYO!" Jonghyun membentak dengan lantang.

Jonghyun kemudian menghela nafas, dan berbalik ke arah Changmin.

"Hyung.., aku berhutang budi padamu... Gomawo.." Jonghyun tersenyum kecil.

"Cheonmanhaeyo... Jaga dia baik-baik.., Jangan sampai dia kabur lagi di musim dingin seperti ini" ujar Changmin.

Jonghyun mengangguk sambil tersenyum manis. Dan Ia pun segera berjalan ke arah rumahnya.

"Babo saram~~ kenapa kamu kabur?" Tanya Jonghyun.

Hyesoo tak menjawab. Ia juga berhenti memberontak. Jonghyun menghela nafasnya. Ia kemudian memegang kening Hyesoo.

'Fiuh... nampaknya demamnya sudah berangsur pulih' ujar Jonghyun dalam hati.

Jonghyun membopong tunangannya ke dalam kamar miliknya. Ia merebahkan Hyesoo di kasur dengan perlahan.

"Hyesoo... kamu masih marah?" Tanya Jonghyun.

Hyesoo diam, tak menggubris pertnyaan Jonghyun. Hyesoo malah mengambil remote TV dan menyalakannya. Jonghyun merebut remote itu dengan paksa.

"Ja! Aku tanya padamu! Kamu masih marah padaku?" lagi-lagi Jonghyun membentak.

"Ani~" ujar Hyesoo.

Jonghyun kemudian keluar kamar, dan menutup pintunya. Dan, ia menguncinya dari luar.

"Ah.., Babo Jjong! Untuk apa kau mengunciku di kamarmu?" ujar Hyesoo.

"Sebagai hukumanmu...," ujar Jonghyun.

"Chagya…" Jonghyun mengucapkannya setengah berbisik.

Jonghyun masuk ke kamar Hyesoo. Ia melihat Hyemin tengah asik memandangi keluar jendela.

"Ya..,Hyemin. kurasa aku tak bisa menceritakannya sekarang..." ujar Jonghyun.

"Mwo? kenapa?" Tanya Hyemin.

"Hmph..., orang yang bersangkutan dengan ceritaku itu sudah pulang... aku janji akan menceritakannya padamu lain waktu..." jawab Jonghyun sambil tersenyum malu-malu.

Hyemin tersenyum, "Ooh,, jadi kau mau menceritakan chingu ku itu, oppa?" godanya.

Jonghyun hanya tersenyum, "mmm.., mau ku antar pulang?" tanyanya kemudian.

Hyemin menggeleng.

"Hey hyung! Darimana saja kamu?" ujar seseorang yang sedari tadi sudah standby didepan rumah Changmin.

"Ah, Kyuhyun~~ Ada apa?" Tanya Changmin.

"Umm.., aku membawakan info tentang seseorang untukmu~~" jawab Kyuhyun sambil mengedipkan mata kanannya.

"Hmmpph.., ayo kita masuk dulu~~" ujar Changmin sambil tersenyum manis.

-to be continued-

Annyeong~! *bows*

Mianhae FF nya pendek :(

Maklum, co-pas dari acc fb ku sih :3 thehehee :)

Review please!

Gomawo! *bows*