Masih adakah yang baca fanfic ini? Maaf judul chapternya jelek nan aneh TAT saya speakless deh, enjoy!
Yo Nakajima Yo
By Shia Zen
Disclaimer: Rave Master punya Hiro Mashima. Dibayar berapapun, saya gamau melihara Nakajima! *digigitjima*
Warning: AR, aneh, garing, pendek, gaje, moga ga OOC
Cattleya berjalan pelan menuju rumah, dimana Nakajima tengah ber GOL ria.
"Nakajima…" Cattleya hanya bisa terdiam dengan keringat besar yang muncul di belakang kepalanya. Nakajima yang sadar pun segera menghentikan permainan 'unik'nya dan melihat Cattleya yang juga merupakan majikannya.
"Ah, nona Cattleya. Tadi tuan Levin—"
"Ya, aku tahu."
Sunyi.
"Ah, jadi begini ya?" Nakajima memecah keheningan.
"Begini apanya?" Cattleya mentap heran Nakajima.
"Kalau bicara dengan cewek lebih membosankan."
"Tidak juga."
"Ah, mereka juga arogan."
"Kau salah menilai, Nakajima."
"Tidak mau mengakui kesalahan."
"Apa yang kau bicarakan?"
"Hanya peduli pada diri mereka sendiri."
Cattleya mulai tidak sabar menghadapi tingkah—atau lebih tepatnya, perkataan Nakajima.
"Asal tahu saja ya, cewek itu pengertian."
"Karena ada maunya."
"Kau tahu apa?"
"Mereka juga egois."
"Nakajima!"
"Galak juga."
Cattleya mengambil nafas panjang sebagai upaya menenangkan diri. Ia tak habis pikir, bagaimana Levin bisa betah setiap hari bercakap-cakap dengan Nakajima.
"Yah, sebagian yang kau katakan mungkin benar, tapi kami juga punya kelebihan Nakajima…" ucap Cattleya yang sudah lebih tenang.
"Tambahkan juga munafik."
Cattleya terdiam. Ia hampir kehabisan kesabaran. Bisa-bisanya ia tidak mendengarkan perkataanya?
"Arogan, tidak mau mengakui kesalahan, hanya peduli pada diri mereka sendiri, egois, munafik." Nakajima menyebut sifat-sifat yang menurut author itu adalah sifat Nakajima sendiri . Kini Cattleya benar-benar habis kesabarannya.
"Nakajima…"
"Dasar cewek…" Nakajima memandang rendah majikannya itu.
"DARI PADA KAU! CEWEK ATAU COWOK JUGA TIDAK JELAS!"
Perkataan terakhir Cattleya menjadi skak mat sekaligus pembungkam Nakajima yang kini tampil dengan ekspresi kaget penuh kegalauan (pikirkan sendiri bagaimana wujudnya).
"Nona Catt, anda kejam… Huhuhu…" lagi-lagi muka Nakajima dialiri linangan air mata dan linangan ingus.
"Makanya, jangan samakan aku dengan Levin!" Cattleya meninggalkan Nakajima dengan senyum penuh kemenangan.
-End of Chapter 'Dasar Cewek'-
GYAAA~
Gomen Catt-nya kayaknya kelewat OOC. Habis habis, kupikir dia cewek yang lembut, tapi ia juga pribadi yang kuat. Saya belum pernah liat Catt marah sih TAT gomen~
Oh ya. Ada ide siapa tokoh yang diisengin berikutnya?
RnR? Flame boleh kok. Huaaaa!
