Selasa, 12 Juli 2011.
Dorm Super Junior.
Saat ini di dorm suasana terlihat lenggang, benar-benar terbalik jika mengingat anggota dari boyband terkenal tersebut. Oh, kemanakah mereka? Coba kita intip ke ruang tamu. Hm, terlihat Heechul yang duduk dilantai dan sibuk dengan laptopnya, Ryeowook yang sedang menonton televisi dan Kyuhyun yang tengah berbaring disofa panjang一mencoba untuk tidur sepertinya.
Kim Heechul atau lebih disapa akrab Heechul, Chullie atau pun Heenim tengah sibuk dengan laptop dihadapannya. Ia sedang bertukar e-mail dengan Hangeng sambil browsing internet. Tak sengaja ia melihat satu artikel yang menduduki peringkat pertama disalah satu website terkenal Korea. Penasaran, ia pun membuka halaman itu. Tidak perlu waktu lama untuk halaman itu terbuka, segera saja ia melihat isi artikel. Tubuhnya kaku, matanya terbelalak dan bibirnya terbuka sedikit. Ia melambai-lambaikan tangan kanannya kearah Kyuhyun.
"Kyu, coba lihat ini," serunya. Tapi sama sekali tak dianggap oleh Kyuhyun dan sukses membuat persimpangan urat-urat dikepala seorang Kim Heechul.
"YAK! CHO KYUHYUN! CEPAT KESINI DAN LIHAT INI!" teriak Heechul keras. Kyuhyun mengerang dan menutup telinganya menggunakan bantal sofa.
"Shiro, aku mengantuk, Chullie hyung. Jangan berteriak, kau menggangguku~" Heechul mendecih mendengarnya, dari pada kesal lebih baik dia berkirim pesan dengan namjachingu-nya. Huh, mengesalkan.
"Ck, terserah padamu 'lah. Hanya saja, kau akan menyesal jika tidak melihat keadaan Changmin sekarang, Magnae bodoh."
BRUK
Kyuhyun terjatuh dari atas sofa begitu mendengar 'keadaan' dan 'Changmin' ada didalam satu kalimat, perasaanya menjadi tidak enak. "Apa maksud, Hyung? C-Changmin… CHANGMIN KENAPA! DIA KENAPA!"
.
.
.
.
Love so Sweet © 0609prince as 06mousy
a MINKYU一Chang Min x Kyu Hyun一's fanfiction
Don't like? GO AWAY from ma note! Now!
.
.
.
Genre : Romance and fluff (fail).
Rated : T
Warn : Timeline yang kacau karena Author terlalu malas cari data#plaaak
.
"…" speak.
'…' mind.
.
.
.
WARNING!
Membaca dapat menyebabkan kebosanan, serangan ngantuk, terpengaruh virus dan gangguan pada syaraf otak dan janin *?*
Sekian dan terima kasih.
.
.
.
.
.
"Ck, terserah padamu 'lah. Hanya saja, kau akan menyesal jika tidak melihat keadaan Changmin sekarang, Magnae bodoh."
BRUK
Kyuhyun terjatuh dari atas sofa begitu mendengar 'keadaan' dan 'Changmin' ada didalam satu kalimat, perasaanya menjadi tidak enak. "Apa maksud, Hyung? C-Changmin… CHANGMIN KENAPA! DIA KENAPA!"
Heechul memutar matanya bosan, "Makanya kubilang kesini, Bodoh!"
Kyuhyun merengut mendengar perkataan Heechul yang kasar dan berjalan kearah Heechul. Heechul segera menarik tangan Kyuhyun begitu evil magnae itu mendekat pada dirinya. Segera saja ia menyodorkan laptopnya kehadapan Kyuhyun.
"Pelan-pelan kenapa sih, Hyung? Sakit tahu," protes Kyuhyun yang hanya dibalas oleh Heechul dengan menyodorkan laptop kearahnya. Sama halnya dengan reaksi Heechul diawal tadi一tubuhnya kaku, matanya terbelalak, bibirnya terbuka sedikit一hanya saja bedanya bibir merah itu bergetar dan ditambah dengan guratan-guratan kecemasan yang terukir jelas dimuka pucat Kyuhyun yang sekarang terlihat lebih pucat dari sebelumnya.
Kyuhyun segera merogoh kantung celananya dan mengambil ponselnya, lalu menekan tombol 1 dan men-dial-nya一menelpon Changmin. Ia mengerang kesal ketika yang ia dapati bukanlah suara khas Changmin, tetapi melainkan suara operator. Kyuhyun segera menelpon nomor Changmin lagi, lagi dan lagi. Dan sama halnya seperti tadi, hanya suara operator telepon yang terdengar dari seberang sana. Ia membanting tubuhnya kesofa dan mengacak-acak helaian rambut cokelatnya.
"Arrrgghhh, kenapa aku tidak bisa menghubunginya!" geram Kyuhyun kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya.
"Mungkin sekarang dia sedang berada di pesawat, yah, kau tahu sendirilah. Jadi berhenti menhentak-hentakkan kakimu, aku tidak bisa konsentrasi menonton siaran ulang konser kita nih." Ujar Donghae, ia sedikit risih melihat tingkah Kyuhyun.
Kyuhyun mendengus mendengar perkataan Donghae yang terdengar cukup masuk akal. Mungkin memang benar kalau Changmin sekarang sedang berada di dalam pesawat.
Ngomong-ngomong, apa isi artikel itu?
[NEWS] TVXQ's Changmin is nursing his injured wrist
12 Juli 2011, Changmin terlihat di Bandara Gimpo Internasional dalam rangka menghadiri 2TV KBS "K-pop Music Festival-Bank" yang akan diadakan pada tanggal 13 Juli 2011 bertempat di Tokyo Dome, Jepang. Satu hal yang mengejutkan karena Changmin terlihat mengenakan gips disekitar pergelangan tangan kanannya. Hal itu sukses membangkitkan kekhawatiran para fans yang berada disana, terlebih lagi dengan tindakan Changmin yang terkesan ingin menyembunyikan cederanya agar para fans tidak merasa khawatir sambil menebarkan senyum manis andalannya一tetapi sepertinya itu tidak berhasil, karena hampir semua fans-nya disana malah bertambah khawatir.
Perwakilan dari Changmin berkata bahwa itu bukan lah luka yang parah, dia一Changmin一hanya mengalami keseleo saat berlatih untuk koreografi baru. Akibatnya Changmin memasang setengah gips guna melindungi cedera yang tidak diinginkan.
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
Changmin menghela nafas lega karena ia bisa keluar dengan selamat dari bandara yang penuh sesak oleh para Bigeast yang menyambut kedatangannya di bandara Tokyo. Segera saja ia masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan oleh pihak manajemen yang sudah terparkir manis didepan bandara yang akan membawanya ketempat peristirahatan.
Changmin langsung menghempaskan tubuh lelahnya keatas kasur berukuran Queen size begitu sampai di hotel tempat peristirahatannya. Mengangkat tangan kirinya dan memijat pelipisnya pelan一berharap rasa lelahnya berkurang saat ia melakukan itu. Ia sedikit mengerenyitkan dahinya ketika tiba-tiba rasa nyeri itu datang kembali一nyeri ditangan kanannya yang dibalut perban putih. Menggeram pelan dan menutup mukanya dengan bantal.
Changmin bangkit dan duduk diatas kasur sambil tangannya merogoh saku celana dan mengeluarkan ponselnya dari sana. Ia baru ingat jika ia mematikan ponselnya dan belum mengaktifkannya begitu ia sampai di bandara, sedikit khawatir jika Yunho hyung-nya mencoba menghubunginya dan mendapati operator yang menjawab. Menautkan kedua alisnya begitu mendapati banyak pesan singkat yang berturut-turut diterimanya, banyak sekali pikirnya.
You have 15 new message.
Changmin membuka kotak masuknya, seketika matanya membelalak lebar begitu ia mendapati bahwa pengirim pesan itu adalah orang yang sama, Baby Kyu.
Dan juga isi pesannya sama semua.
Minnie! Kau dimana? Kenapa ponselmu tidak aktif? Kau baik-baik saja 'kan? Tanganmu baik-baik saja 'kan? Kumohon aktifkan ponselmu dan balas pesanku atau telepon aku saat kau sudah membaca pesan ini! Minnie~ kuharap kau baik-baik saja disana T T
Received :
Today
Tuesday, 12 July 2011
From :
Baby Kyu
Changmin buru-buru menghubungi Kyuhyun.
"Yo一"
"Dimana kau sekarang?" Tanya Kyuhyun memotong ucapan Changmin.
"Di Hotel, wae?" Changmin balik bertanya dan dibalas gumaman kecil dari Kyuhyun.
"Lalu…," Kyuhyun berhenti sejenak sebelum melanjutkan. "Kenapa kau mematikan ponselmu, eoh?"
Changmin menghela nafas pelan begitu mendengar nada ketus dan jengkel dari Kyuhyun, "Mianhae, tadi aku sedang berada dipesawat. Kau tahu sendiri kalau ponsel harus dimatikan." Ia coba menjelaskan agar Kyuhyun tidak kesal padanya. Kyuhyun yang kesal bukan berita baik untuknya, apa lagi sekarang ia tidak sedang berada di Korea, mustahil untuk bisa membujuk BabyKyunya.
"Lalu kenapa kau tidak memberitahuku kalau kau terluka, HAH!"
Crap, gagal.
"Err, itu…"
"ITU APA!" Kyuhyun menaikkan nadanya satu oktaf dari yang sebelumnya. Kesal, ia kesal dan juga… khawatir, sampai rasa-rasanya ia akan menangis detik ini juga. Ia begitu menyayangi Changmin dan tidak ingin Changmin dalam keadaan yang tidak sehat, egois? Mungkin… tapi wajarkan jika seseorang mengkhawatirkan orang yang paling disayanginya.
Changmin menjauhkan ponselnya begitu mendengar suara Kyuhyun diseberang sana一telinganya terasa berdenging. "Yak, Baby! Pelankan sedikit suaramu,"
"Itu apa?" Kyuhyun mengulang pertanyaannya kembali dengan nada yang lebih rendah dari yang sebelumnya.
Changmin kembali menghela nafas sebelum akhirnya memutuskan memberitahu apa alasannya untuk tidak memberitahu Kyuhyun tentang keadaanya saat ini. "Alasan kenapa aku tidak memberitahumu adalah karena aku tidak ingin membuatmu khawatir, Baby-ah. Aku tidak mau kau kelelahan karena terus mengkhawatirkan kondisiku dan membuat penyakitmu kambuh," terang Changmin.
Penyakit? Kambuh? Kyuhyun?
一WHAT!
Iya, penyakit. Sebentar, jangan katakan kalau kalian tidak tahu-menahu akan hal ini. Bukankah kalian penggemar evil magnae itu? O.O
Penyakit, kambuh dan Kyuhyun didalam satu kalimat yang sama yang kalian baca diatas adalah benar adanya, tenang saja, anda sekalian tidak salah membaca atau pun melihatnya. Author benar-benar mengetikkan kalimat itu.
Jika kalian benar-benar mengenal seorang Cho Kyuhyun, maka kalian akan tahu apa penyakit itu. Pneumotorax. Atau biasa disebut sebagai gagal paru-paru, dimana terjadi penumpukan udara didalam dada diluar paru-paru yang menyebabkan paru-paru menjadi mengempis dan penderita mengalami sesak nafas.
Itulah alasan kenapa Changmin menyembunyikan lukanya dari Kyuhyun. Karena seorang penderita Pneumotorax tidak boleh terlalu kelelahan karena itu akan mempengaruhi kesehatan mereka. Dan Changmin tidak ingin itu sampai terjadi. TIDAK. INGIN.
Kyuhyun terdiam. Ia tidak menyangka kalau Changmin begitu memikirkan kondisi dirinya padahal saat ini kondisi Changmin tak kalah mengkhawatirkan. Bibirnya bergetar, "M-mian… Mianhae." Ucap Kyuhyun akhirnya.
Changmin menaikkan satu alisnya, "Ma'af untuk apa?"
"Mianhae… jeongmal Mianhae, Minnie."
"Y-yah, kau kenapa?" panik Changmin.
"Mian, Minnie… dan gomawo," Kyuhyun tidak menyangka kalau Changmin begitu memperhatikan dirinya, bahkan lebih dari kondisi Changmin sendiri. Changmin lebih memilih tidak memberitahunya dan mengabaikan fakta bahwa tangannya terluka karena ia tidak ingin membuat dirinya一Kyuhyun一cemas.
Ah! Ia tahu apa yang dimaksud Kyuhyun.
"Ani, gwaenchana. Tidak perlu minta ma'af seperti itu, kau sama sekali tidak salah kok." Ujar Changmin lembut. Kyuhyun mengangguk diseberang sana一meski pun ia tahu kalau Changmin tidak bisa melihatnya.
"Lagi pula, wajar jika seseorang mengkhawatirkan kekasihnya lebih dari dirinya sendiri 'kan? Itu artinya ia begitu menyayangi kekasihnya itu dan aku juga begitu, aku menyayangimu." Changmin bisa menebak jika wajah Kyuhyun memerah saat ini, ia membaringkan dirinya diatas ranjang kembali. Tubuhnya terasa lelah dan kaku, wajar saja jika mengingat berapa lama perjalanannya dari Korea ke Jepang dan sampai ke hotel ini.
"Kau sudah makan?" Tanya Changmin tiba-tiba. Kyuhyun mengangguk untuk kedua kalinya一hal yang menurut Author sia-sia.
"Belum," jawabnya.
"Kenapa? Kau harus makan sekarang juga, aku tidak mau tahu, pokoknya kau harus makan!" seru Changmin. Kyuhyun memutar kedua bola matanya begitu mendengar seruan Changmin, selalu begini jika ia mengatakan kalau dirinya belum makan. Changmin akan menyuruhnya makan dan akan melakukan berbagai macam cara agar Kyuhyun makan, bahkan ia pernah mengirimkan makanan dalam jumlah besar ke dorm Super Junior dan semuanya atas nama Cho Kyuhyun一yang diduga semua itu adalah makanan Changmin untuk hari itu. Wow.
"Kau harus makan, lihat saja tubuhmu. Kurus begitu," Changmin kembali menambahkan dan sukses membentuk persimpangan urat dikepalan Kyuhyun.
"Apa maksudmu! Kau juga kurus! Sesama orang kurus dilarang saling menghina, pabbo!" sewot Kyuhyun. Oh, rupanya ia mengakui kalau dirinya kurus saudara-saudara. Eeiit., jangan melihatku dengan tatapan evil-mu itu, itu tidak akan memberi pengaruh padaku.
"Hahahahahahaha," Changmin tergelak, ia menggulingkan tubuhnya kekiri dan kekanan一merasa lucu dengan apa yang dikatakan Kyuhyun. Sesama orang kurus, eh?
"Berhenti tertawa karena tidak ada yang lucu, Shim Changmin!"
"Hahahaha, okee… oke…," jawab Changmin. "Baiklah, kuakui kalau kita termasuk didalam jejeran orang-orang kurus. Tapi Cho Kyuhyunku, Kyuhyunku, Hyunnieku, BabyKyuku sayaaaang~ meski pun aku kurus, aku masih memiliki otot-otot yang kuat. Kau ingat itu? Jadi aku dan kau itu tidak sama, kita berbeda. Setidaknya aku lebih enak untuk dipandang dari pada kau yang benar-benar kurus itu, hahahahahaha" Changmin kembali tergelak untuk kedua kalinya.
Kyuhyun mengerucutkan bibir tipis miliknya yang hampir sama dengan bibir Changmin. Matanya berkilat marah, tega-teganya kekasihnya sendiri menghina dirinya. " AKU MEMBENCIMU, CHANGMINNIE!"
一pip.
Kyuhyun mematikan panggilan secara sepihak. Menghentakkan kakinya dan berjalan kedapur untuk makan siang. Meski pun barusan ia mengatakan kalau dirinya membenci Changmin, tapi rupa-rupanya ia masih ingat yang apa dikatakan Changmin tadi一yang menyuruhnya untuk makan.
Ponsel Kyuhyun kembali berdering ketika ia ingin memakan makanannya, ia langsung mengangkat panggilan itu tanpa melihat siapa yang tengah memanggilnya. Ia tahu kalau itu adalah panggilan dari Changmin.
"Mwo?" ketusnya.
"Aigoo, nae baby jangan marah dong. Aku tadi hanya bercanda… bercanda~" ujar Changmin begitu didapatinya suara ketus Kyuhyun.
Kyuhyun hanya diam dan mulai menyuapkan makanan kemulutnya sambil mendengarkan bujuk dan rayuan yang dilontarkan Changmin diseberang sana.
"Eh? Kau sedang apa, baby? Kenapa ada suara-suara kunyahan disana?" Changmin bertanya.
"Dasar, bukannya tadi kau yang menyuruhku untuk makan? Kepalamu terbentur, huh?" dengus Kyuhyun begitu mendengar pertanyaan一yang menurutnya konyol一yang dilontarkan oleh kekasihnya itu.
"Ah~ benar juga. Baby-ku pintar deh~" goda Changmin. "Makan yang banyak ya, dan aku akan semakin ingin memeluk BabyKyuku~"
"Cerewet, aku sudah selesai kok."
"Eh? Sudah? Cepat sekali," kaget Changmin dan dibalas gumaman kecil oleh Kyuhyun.
"Kau tidak lelah, Minnie?" kali ini Kyuhyun yang bertanya kepada Changmin. Tidak adil rasanya jika hanya dirinya yang diperhatikan. Changmin tersenyum mendengarnya.
"Tentu saja aku lelah. Tapi begitu mendengar suaramu, rasanya, rasa lelahku perlahan menghilang semua."
"Berhenti menggombal," ujar Kyuhyun sweatdropp. "Mana mungkin akan hilang begitu saja ketika mendengar suaraku. Aku bukan paranormal."
Changmin tergelak untuk yang ketiga kalinya dalam sambungan telepon mereka.
Keduanya lalu mengobrol tentang banyak hal-hal lainnya yang terlalu malas untuk diketik oleh Author sendiri. Mereka memutuskan untuk menghentikan panggilan ketika Changmin mulai merasa kelopak matanya bertambah berat dan juga Kyuhyun yang menyuruhnya beristirahat sedari tadi.
"Jaga dirimu disana, Minnie, dan cepat kembali kesini. Saranghae," ucap Kyuhyun lembut.
"Aku tahu, jaga dirimu juga dan jangan lupa makan. Saranghae, nado saranghae." Changmin balik membalas ucapan Kyuhyun dengan tidak kalah lembutnya.
"Dan, aku akan membunuhmu jika kau kembali kesini dengan lukamu yang bertambah parah."
Ah, andai saja anda bisa mendengarkannya. Kyuhyun mengatakan itu dengan nada yang amat, sangat dan teramat lembut, sampai-sampai Changmin bergidik ketika mendengarnya. Author ngakak setan.
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
PLAK
Suara tamparan terdengar nyaring didalam dorm DBSK yang sepi. Terlihat dua namja yang menjadi evil magnae dimasing-masing grup mereka disana, Changmin dan Kyuhyun.
Kyuhyun menampar pipi Changmin. Ia kesal, kesal dan sangaaaaaaaaaat kesal dan merasa cemas serta khawatir disaat yang bersamaan. Ia segera pergi menuju dorm DBSK begitu ia mendapatkan kabar yang tidak baik mengenai namjachingu-nya一Shim Changmin一yang sekarang telah kembali ke Korea, seraya berharap kalau apa yang barusan didapatkannya itu hanya hoax, berharap bahwa Changminnienya baik-baik saja.
Tapi harapan itu memudar seketika begitu ia melihat keadaan Changmin, luka ditangan namja yang dijuluki monster makanan itu bertambah parah. Kyuhyun pun segera melangkahkan kakinya kearah Changmin, dan saat telah sampai dihadapan Changmin, Kyuhyun langsung menamparnya. Ya, menampar. Memang terlihat seperti seorang yeoja sekali, sebenarnya Kyuhyun sendiri ingin memukul Changmin. Tetapi, apa daya, dia begitu menyayangi namja itu.
Changmin terdiam begitu merasakan perih dipipi kanannya. Ia memejamkan matanya sebentar一
'Sudah kuduga,' batinnya.
一lalu membuka matanya untuk menatap Kyuhyun.
Terkejut, itulah yang dirasakan Changmin begitu mendapati wajah Kyuhyun yang telah basah oleh airmata.
"A-aku mengkhawatirkanmu a-asal kau tahu saja dan k-kau… uh, aku sudah mengatakan p-padamu… hiks," ujar Kyuhyun dengan nada yang terbata-bata karena ia berusaha menahan isak tangisnya. Ia tidak ingin Changmin melihat betapa cengengnya ia, tapi gagal, karena Changmin telah melihat air matanya.
"Baby-ah," Changmin memanggil Kyuhyun dengan panggilan kesayangannya sambil berjalan kearah Kyuhyun.
"U-untuk berhati-hati, hiks… dan kau… u-uh,"
"Baby-ah," Changmin mengulurkan tangan kanannya kepipi kiri Kyuhyun一menghapus air mata yang mengalir dari mata Changmin. "Uljima…" bisik Changmin sebelum merengkuh tubuh Kyuhyun yang bergetar kedalam pelukannya.
"Uljima… uljima, jangan menangis, Baby-ah. Kumohon." Changmin mendudukkan dirinya kesofa一begitu merasakan Kyuhyun balik memeluknya dengan erat一dengan Kyuhyun dipangkuannya. Tangan kanannyamengelus rambut kecokelatan Kyuhyun dengan lembut dan mengecupnya, sedangkan tangan yang satu lagi mengusap-usap punggung Kyuhyun. Tidak memperdulikan kenyataan akan kemejanya yang basah karena air mata Kyuhyun.
Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menengadah keatas一kearah Changmin. Masih terlihat sisa-sisa buliran air mata dikedua pelupuk matanya. Ia mengangkat tangannya dan mengusap pipi kiri Changmin yang terlihat memerah karena tamparannya, "Mianhae, pasti rasanya sakit sekali." Sesal Kyuhyun.
Changmin menggeleng, ia menurunkan tangan kanan Kyuhyun dan menggenggamnya, begitu pula dengan tangan kiri Kyuhyun. Changmin mendekatkan wajahnya kearah Kyuhyun. Seakan mengerti apa yang akan Changmin lakukan padanya, Kyuhyun menutupkan kedua kelopak matanya. Sedetik kemudian, ia dapat merasakan bibir tipis dan lembut Changmin menyentuh bibirnya. Membawanya kedalam sebuaH ciuman lembut yang penuh kasih sayang dan juga kerinduan.
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
"Aku bisa memakainya sendiri, Kyu. Lepaskan tanganmu," Changmin menepis tangan Kyuhyun yang berniat memakaikannya pakaian. Ia tidak menyangka ini akan terjadi ketika tadi Kyuhyun mengatakan akan membantu dirinya sampai luka ditangannya sembuh. Ia tidak menyangka kalau memakaikan dirinya pakaian termasuk kedalamnya dan juga, jangan lupakan kalau tadi Kyuhyun berniat memandikannya. Untung saja ia bertindak cepat dengan langsung berlari ke kamar mandi sebelum ia benar-benar akan dimandikan oleh Kyuhyun. Memalukan pikirnya. Dia bukan anak kecil, dia bisa mandi sendiri. Hanya luka ditangan kanan saja tidak akan menyulitkannya untuk mandi. Kyuhyun benar-benar telalu berlebihan.
Kyuhyun menekuk bibirnya, kali ini ia harus berhasil."Ani, biar aku saja!"
"Y-yah!"
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
"Minnie, ayo buka mulutmu. Aaaa~" ucap Kyuhyun.
"Tapi一"
"Buka. Mulutmu." Potong Kyuhyun dengan penekanan disetiap katanya, matanya mendelik tajam kearah Changmin.
"Haaah, balas dendam rupanya. Aaaa~" Changmin menghela nafasnya sebelum membuka mulut untuk menerima suapan dari Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum senang.
Changmin melihat kearah member Super Junior yang juga berada dimeja makan. Yup, sekarang Changmin dan Kyuhyun tengah berada di dorm Suju untuk makan malam.
Jika ditanya kenapa, tentu saja karena seorang Cho Kyuhyun itu tidak bisa memasak. Makanya ia memutuskan mengajak Changmin makan malam di dorm-nya dari pada namjachingu-nya itu keracunan oleh masakannya yang rasanya tiada duanya. Camkan itu. Tiada. Duanya.
Changmin hanya bisa melirik kearah member Suju lainnya yang sekarang tengah cekikikan melihat adegan yang dilakukan oleh dua evil magnae yang terkenal itu untuk yang kedua kalinya terjadi di meja makan. Hanya saja kali ini dengan format yang berbeda.
一一一一一一一一一一
…MinKyu's fanfiction
一一一一一一一一一一
Changmin merebahkan dirinya diranjang empuk kesayangannya. Dan tidak lama kemudian disusul oleh Kyuhyun yang menjadikan bahu Changmin sebagai bantal.
Setelah makan malam tadi keduanya memutuskan kembali ke dorm DBSK dengan alasan Changmin membutuhkan ketenangan yang notabene tidak akan bisa didapatkan disana
Kyuhyun meraih tangan kanan Changmin yang sekarang dibalut perban, "Apa masih sakit?" tanyanya.
"Ani," jawab Changmin. "Ayo tidur," ajak Changmin tidak lama kemudian dan menaikkan selimut sebatas dada Kyuhyun. Kyuhyun mengangguk, ia mengangkat tubuhnya sedikit dan mengecup bibir Changmin.
CUP
"Selamat tidur, Minnie." Ucapnya dan kembali meletakkan kepalanya kebahu Changmin, mencari posisi yang membuatnya nyaman. Setelah mendapatkannya, Kyuhyun memeluk Changmin erat.
"Selamat tidur, Nae baby Kyu."
.
.
.
おわり。
.
.
.
一Wait,
Apa SUJU ikut kesana? Apa Kyuhyun ikut kesana? Ke 2TV KBS "K-pop Music Festival-Bank"? Jujur aku ngga tau, terlalu malas buat browsing, jadi yah begitulah =_=
Pneumotorax ?
Silahkan search di mbah google, artikelnya udah bejibun kalau kalian ngga percaya.
Love so Sweet diambil dari lagunya Arashi yang berjudul sama, Love so Sweet. Hanya saja Author cuma punya versi music's box-nya. Lumayan ampuh, buat jadi lullaby. :D
.
.
Sign,
0609prince
As
06mousy
.
.
