*celingak-celinguk*
Oh...Hai...Ketemu lagi dengan saya, sang author stress :3
ARE YOU READY TO LAUGH ! *gaya rocker*
krik
krik
krik
Yaudahlah, selamat membaca #author pundung
Bloody Evil From Heaven
Proudly Present
LETTER III
Cast : YooSu feat Kyuhyun + OC
Rate : T
Warning : Author stres! menjauhlah...menjauhlah.. jaga jarak aman minial 5 meter *nyomot tulisan dibelakang truck*
Disclaimer : GOD and Themselves
HAPPY READING
"Chunnie...ada surat dari kyuhyunnie, katanya dia akan dibebaskan dua bulan lagi." Junsu berteriak heboh dari ruang depan. Yoochun yang baru bangun tidur dan mendengar kabar tentang anaknya, buru-buru turun dari kamarnya dilantai dua tanpa sadar kalau dia masih menggunakan kolor. Dengan rambut awut-awutan dan bekas iler disekitar mulutnya, Yoochun menghampiri Junsu yang sedang duduk di sofa.
"Jinjja? Anak kita akan bebas sebentar lagi, Su-ie?" tanya Yoochun.
"Ne. Dia dapat potongan masa tahanan." jawab Junsu ceria.
"Ck, kenapa cepat sekali sih. Harusnya anak evil itu lebih lama di penjara, dengan begitu kan menghemat uang makan kita." ucap Yoochun sinting.
"Yah! Dasar pelit."
"Hehehe..Becanda Su. Wah! Kalau begitu aku akan membalas surat Kyuhyunnie, sekalian berterima kasih pada komandan polisi disana." ucap Yoochun.
"Biar aku saja yang membalas suratnya ya, phuliiss..." pinta Junsu memasang dolphin eyes.
"Yah! Kau lupa? Kyuhyunnie dipenjara di California, otomatis suratnya memakai bahasa inggris. Kau kan lemah dalam bahasa inggris. Tadi saja kau salah mengeja please. Lafalmu tadi mengingatkanku dengan artis indonesia yang suka bilang udah ujyan, buecyek, ga ada oujyek." ucap Yoochun sadis plus meremehkan Junsu sambil menirukan logat Cinta Fitri─eh salah Cinta Laura.
"Yah! Kau ini...aish." Niatnya Junsu mau membantah perkataan Yoochun, tapi memang benar sih dia lemah dalam bahasa inggris. "Terserahlah, aku mau masak dulu." Junsu meninggalkan Yoochun menuju dapur sambil memikirkan cara membalas Yoochun.
'Akan kubuat dia kepedasan saat makan nanti' Batin Junsu nista
"Oh ya, Su-ie" Terdengar Yoochun memanggil Junsu yang mulai mengeluarkan bahan-bahan makanan dari kulkas.
"Ne?" Junsu melongok, memandang Yoochun yang berdiri di ambang pintu dapur.
"Jangan buat makanan yang aneh-aneh ya. Hehehe..."
Junsu cengo, mati kutu.
"Ada surat untukmu." ucap seorang sipir kepada seorang pemuda dibalik jeruji besi yang sedang sibuk memainkan PSP(?) *ajegilee...dipenjara masih sempet-sempatnya main PSP*
Pemuda itu menpause PSPnya dan mengambil surat yang disodorkan oleh sipir tadi. "Thanks, sir." ucapnya singkat. Kyuhyun, pemuda di dalam penjara tadi lalu membuka amplop surat untuknya.
'Lho? Kenapa penutup amplopnya sedikit robek? Ck, pasti komandan polisi sudah membuka amplop ini duluan dan mengelemnya lagi. Mengawasi gerak-gerikku eoh?' Batin Kyuhyun. Ia lalu menarik kertas surat dan membacanya.
Kyuhyunnie, benarkah sebentar lagi kau pulang? Appa dan umma senang mendengarnya. Oh ya, appa berencana akan merenovasi kamarmu untuk merayakan kepulanganmu, tapi kau tahu appa sudah tua. Tenaga appa tidak sekuat waktu muda dulu. Andaikan kau ada disini membantu appa, pasti pekerjaan appa menjadi ringan. Eh, sudah dulu ya, nanti appa kirim surat lagi. Umma titip salam untukmu.
Orang tuamu,
YooSu 4ever
'Ck, Mentang-mentang pelit jadi appa tidak mau memperkerjakan orang lain buat merenovasi kamarku. Lagipula sejak kapan appa jadi alay, YooSu 4ever Tenang saja appa, jangan panggil aku Evil Kyu kalau tidak bisa menyelesaikan masalah ini' Kyuhyun pun segera membalas surat appanya.
Ya, hanya melalui surat lah hubungan antar anak dan orang tua itu tetap terjalin.
Alasannya? Surat murah cin :3...
Bayangin aja berapa tagihan telefon kalau dipakai antar benua? Korea dan California?
Bayanginnya aja sudah mampu membuat seorang Park Yoochun jantungan ditempat. Dari dulu Yoochun memang terkenal kepelitanya sampai-sampai sahabat baiknya, Jung Yunho pernah jadi korban (A/N : baca chap satu kalau mau bukti *slapped*)
'Kekeke...saatnya pembalasan dendam' Batin Kyuhyun emosi mengingat kenapa dia sampai dipenjara.
FLASHBACK
"Sudah diputuskan...Juara Game Master California tahun ini adalah... Park Kyuhyun!" teriakan MC disambut sambutan heboh dari lawan Kyuhyun di pertandingan final tadi.
"WHAT..! Edisud Rahmat Kartolo, maksud lo? Dia bermain curaaang." ucap seorang pemuda lebay, ga etis sama mukanya yang bertampang sangar.
"Err...sorry, tapi keputusan juri tidak dapat diganggu gugat tuan." ucap sang MC
"Ck, okelah, tapi. Kau Park Kyuhyun!" ucap pemuda sangar tadi sambil menunjuk tepat di hidung Kyuhyun. "Atas nama Komandan kepolisian California, aku menahan paspormu dan menjebloskanmu ke penjara selama satu setengah tahun karena kecuranganmu bermain game!"
'WTH..! Bilang saja biar tahun depan kau menang karena tidak ada saingannya, ck' Batin Kyuhyun dan sang MC.
END OF FLASHBACK
"Chunnie...ada surat balasan dari Kyuhyunnie." Keadaan pagi ini di rumah YooSu seperti biasa. Teriakan Junsu, iler dan kolor Yoochun serta perdebatan konyol suami istri. Sungguh seperti biasa -_-
Yoochun pun membaca surat balasan Kyuhyun.
Appa, jangan renovasi kamarku. Ada mayat korban mutilasiku di tembok kamarku, jadi jangan dibongkar ya.
Your Son,
Kyuhyun
Mata Yoochun membulat.
'MWO, aish..anaknya benar-benar evil. Eh, tapi masa iya ada mayat di tembok kamar Kyuhyun?' Yoochun merinding disko.
Ting Ting bukan permen
Ting Ting bukan biskuit
Yoochun yang sedang membaca surat cengo.
Ups, maaf. Author salah muter sound effect.
oke, diulang. Camera, rolling, action!
Ting Tong...Ting Tong
Yoochun yang sedang merinding, terperanjat kaget mendengar suara bel rumahnya.
Ting Tong Ting Tong Ting Tong Ting Tong Ting Tong Ting Tong
"Aish, tidak sabaran sekali orang ini." Yoochun beranjak ke depan berniat memarahi siapa saja yang sudah mengganggu paginya yang indah. Namun ekspresi kesalnya langsung berubah menciut begitu membuka pintu, melihat sekitar sepuluh orang berbadan sebesar king kong dan berwajah sangar bak preman pasar.
"K-Kalian ada perlu apa ya ke rumahku?" tanya Yoochun meneguk ludahnya menahan nafsu #plak maksudnya meneguk ludahnya karena takut.
"Aih... kamu ganteng deh, eike jadi gemes bok." ucap laki-laki yang wajahnya paling sangar diantara lainnya. Badan king kong, wajah preman, tapi bermental banci perempatan. Sadaaap...
Yoochun melongo.
"Hahaha...Saya hanya bercanda tuan Yoochun-ssi. Perkenalkan, saya Jensen Cullen, komandan kepolisian California sekaligus saudara kembar Edward Cullen, saya kesini bermaksud untuk membongkar kamar Kyuhyun-ssi karena diduga Kyuhyun-ssi mengubur mayat di kamarnya. Ini surat perintah penggeledahannya." ucap laki-laki yang mengaku saudara kembar Edward Cullen dengan suara sangarnya, membuat Yoochun tambah melongo.
"Sepertinya dugaan kami salah, tidak ada mayat di kamar Kyuhyun-ssi. Kami permisi." ucap sang komandan seperti kecewa tidak berhasil membuat rivalnya lebih lama mendekam dipenjara. Ia kemudian melengos pergi dan diikuti anak buahnya.
Yoochun kembali melongo melihat kondisi kamar anaknya.
Tembok hancur, check !
Lantai remuk, check !
Perabotan rusak, check !
"PARK YOOCHUUUN." Teriakan Junsu menggema ke seluruh penjuru rumah. Junsu yang baru pulang dari pasar kaget disuguhi pemandangan kamar anaknya yang amburadul tidak karuan.
Aigoo...Sepertinya tubuh Yoochun juga akan remuk menghadapi lumba-lumba yang mengamuk.
Hwaiting hyung !
Park Yoochun babak belur, check !
Yah! Kyuhyunnie! Gara-gara suratmu, kamarmu jadi hancur berantakan. Belum lagi tubuh appa juga babak belur jadi korban keganasan ummamu. Pokoknya begitu kau pulang, kau harus menjelaskan sendiri kepada ummamu tentang kesalahpahaman ini!
Appamu yang paling keren,
Yoochun
Kyuhyun terkekeh membaca surat dari appanya. Ia pun segera membalasnya.
Tenang saja appa, nanti aku yang akan menjelaskanya kepada umma. miss you.
Your evil son,
Kyuhyun
"Tinggal satu langkah lagi." Kyuhyun menyeringai.
Didalam sebuah ruangan, seorang laki-laki tergeletak pingsan dengan mulut berbusa. Dari name tag di bajunya tertulis Jensen Cullen. Tangan kanannya menggenggam secarik kertas.
Bapak komandan yang terhormat, apa yang anda lakukan pada kamarku? Anda harus bertanggung jawab membangun lagi kamarku dan membayar 1 juta dollar sebagai ganti rugi perabotan kamarku. Kalau anda tidak mau, anda akan saya tuntut ke pengadilan. Terima kasih.
Your evil prisoner,
Kyuhyun
-Di sebuah ruangan penjara-
'Nah, dengan begini kamarku bisa direnovasi gratis. Kekeke...' Batin Kyuhyun nista.
END
Bloody Note : Kekeke...satu lagi fanfic nista. Oh ya, saya masih punya satu fanfic Oneshoot NC YunJae. Mungkin dua hari lagi saya publish. Itupun kalau ada yang berminat. Tapi berhubung itu NC pertama saya jadi mohn dimaklumi :3
Terima kasih semua yang sudah membaca fanfic saya sampai sini.
Tetutama kau !
Ya, kau yang dari tadi senyum-senyum gaje didepan hape #slapped
Special Thanks To
Lee EunGun, therany, Asahi, Julie yunjae, FebrianDha, leenahanwoo
Bloody Evil From Heaven ─ 27 Juni 2012 ─
