Chalice07 : nah sekarang agak mirip dengan di komiknya chap 90 tapi agak beda, soalnya gak lucu langsung loncat chapter, jadi anggap saja fic disini pertama mereka ganti roh dan yang di chap 90nya yang kedua nanti.

Mikan : maaf kan author karena dia memplagiat *cry*

Chalice07 :*cry* mikan, kau gak usah meminta maaf ke reader tapi aku... soalnya aku yang salah

Mikan : Chalice07 *hugged*

Chalcie07 : *hugged*

Hotaru : *menembak baka gun ke 2 orang sama idiotnya*

Mikan & chalice07 : *pingsan*

Hotaru : saya disclaimernya lagi..? merepotkan... (salah sendiri menembak baka gun)

Flea : saya...saja kalau gak mau...

Hotaru : silakan

Disclaimer : Gakuen alice bukan milik chalice07 dia hanya memplagiatnya sedikit, dan ditambah sedikit cerita. G.A milik higuchi tachibana,

Warning : gaje, ngaco, OOC , aneh , siapkan obat kepala saat mau membaca karena menyebabkan sakit kepala , Plagiat , Dll

Happy reading.

Pagi hari...


"H-O-T-A-R-U~" teriak mikan saat masuk kelas, dia langsung memeluk hotaru. Dengan sigap hotaru menembak baka gun ke mikan dan hasilnya dia telempar. Semua yang melihatnya merasa sudah biasa karena ini kebiasaan setiap hari.

" pagi , flea" panggil mikan saat flea masuk kelas. "pagi, mikan ,semua" balasnya. "Flea, luka mu bertambah" ucap mikan khawatir "ehehehe... seperti biasa aku ceroboh menggunakan alice ku" ucap flea santai. " wahahaha... kau ceroboh sekali, flea" tawa mereka semua kecuali natsume, azusa , hotaru , ruka-pyon.

'dia... menutupinnya lagi... sesuai pikiranku dia gak cocok mendapatkan misi itu' pikir azusa melihat flea sambil membaca buku matematika. Sedangkan natsume tidur dengan buku komik menutupin wajahnya lagi, ruka-pyon hanya diam saja, hotaru dia kelihatan mengetahui sesuatu.

"umm... mikan-chan, tadi kau ditembakin pakai baka gun sama hotaru? Apa kau baik-baik saja?"tanya flea kelihatan khawatir "aku tidak apa-apa kok" jawab mikan sambil tertawa "hoooh, untung lah" Flea menarik nafas lega dan tidak menyadarkan ada azusa dibelakangnya "Yang musti dikhawatirkan itu dirimu sendiri"ucap flea sambil mengakat sedikit baju flea di bagian bawah, terlihat dibagian perut dia terdapat balutan perban membuat mikan dan yang lainnya kaget.

"hmp, luka bertambah banyak bukannya mengkhawatirkan dirimu sendiri malah orang lain yang lukanya Cuma memar doank" ucap azusa dingin sambil melepaskan pegangannya. "Flea... apa itu sakit?"tanya mikan "tentu saja tidak , mikan. Sudah sembuh kok" jawab flea sambil tersenyum, "apa kah itu benar?"tanya azusa ketus di belakang Flea. Entah kapan atau sejak kapan muncul pedang melayang dan menyerang azusa semua yang melihatnya kaget ada pedang melayang, hampir saja azusa kena pedang tersebut cuman wajahnya kena goresan serangan pedang tersebut "Flea"ucap azusa sambil death glare ke flea, "Apa boleh buat kau berisik kaya tante-tante ngoceh, coldboy"ucap flea sambil menunjukkan mukannya yang kesal itu.

"apa katamu ,Ikan Basi" balas azusa sambil bermuka kesal, dan mereka akhirnya berantem (ujung-ujungnya). "Hotaru, mau pergi kemana kau?"tanya mikan sambil melihat hotaru pergi "Jalan-jalan" balas hotaru singkat "Ikut!" teriak mikan sambil berlari ke arah hotaru

-esoknya-

Mikan dan hotaru masuk kekelas mendapat kan kelas kosong eh salah cuman beberapa orang saja azusa sedang membaca buku pelajaran fisika (saya lupa pelajaran di gakuen alice), ruka sambil memegang usagi, natsume sudah tidur dengan tenang *dibakar* maksud ku sedang tidur dengan komik di mukanya, dan flea sedang... memegang sebuah botol besar yang misterius itu.

"apa itu ,flea-chan?"tanya mikan "ah, ini botol untuk..."sebelum flea menyelesaikan kata-katanya dia terpeleset menyebabkan botol itu pecah, mereka yang ada didalam ruangan (cuman ada Mikan,hotaru,natsume,ruka,azusa,flea) pingsan dalam sekejap dan terlihat ada roh keluar dari tubuh mereka.


"mikan!mikan! apa kau baik-baik saja?"tanya narumi sambil memegang mikan semua temannya kelihatan khawatir karena menemukan mikan, hotaru,natsume,ruka,Azusa dan Flea pingsan di dalam kelas.

"OI,bisakah kau melepaskan tangan busuk mu itu ,dasar guru gay" ucap mikan sambil memasang muka death glare membuat semuanya kaget. "KYAAAA! Apa yang terjadi dengan tubuhku? Dan kenapa tubuhku ada disana?" teriak panik Flea sambil menunju-nunjuk ke arah mikan dan narumi,

DUAK!

Flea mendapatkan lemparan buku tebal dikepalanya, "bisakah kau diam ,Ikan laut"ucap hotaru kesal. "HEI, apa maksud mu ikan laut!" tiba-tiba azusa langsung main teriak saja dengan muka kesal. "apa yang terjadi? Kenapa tubuhku sedang menyiapkan baka gun?"tanya natsume dengan muka ketakutan sambil memegang usagi, Ruka sedang menyiapkan baka gun untuk menembakkan kearah Flea yang sedang panik. Semua yang melihatnya membatu tanpa kata-kata.

"Narumi-sensei, saya menemukan sesuatu" panggil nonoko sambil memegang sebuah botol besar yang pecah, walaupun pecah tulisan eh atau labelnya masih ada. "Pantas mereka aneh, penyebabnya ini toh" ucap narumi saat melihat tulisan label itu "jadi..." semua melirik kearah mereka berenam yang melakukan kegiatan aneh.


"jadi... mikan-chan di tubuh Flea-chan..." ucap narumi, sedangkan 'Flea' menangis.

"Hotaru ditubuh ruka..."lanjut narumi sedangkan 'ruka' sedang makan dengan santai.

"Natsume di tubuh mikan..." lanjutnya lagi , sedangkan 'mikan' sedang menendang sumire yang hendak mau memeluknya.

"Ruka di tubuh natsume" lanjutnya lagi, sedangkan 'natsume' cuman bermuka pucat sambil memeluk kelincinya.

"Azusa di tubuh hotaru..." lanjutnya lagi, sedangkan 'hotaru' sedang membaca buku bahasa.

"dan terakhir... Flea di tubuh azusa" ucap narumi sambil melihat 'azusa' dengan muka pucat, 'azusa' sedang memakai baju cosplay, menggunakan baju maid dan dikepalanya terdapat kuping kucing dan menggunakan pita yang manis.

"Flea, bisakah kau berhenti memainkan tubuh ku?" ucap 'hotaru' mulai kesal dan siap-siap memukul kepala 'azusa' dengan keras Dan mereka pada akhirnya berantem semua hanya sweatdropped.

"lalu Azusa-Flea, dimana obat penawarnya?"tanya narumi. "umm... maaf narumi sensei saya menjatuhkannya saat perjalanan kekelas" jawab 'azusa' dengan keringat dingin Narumi sensei dan semuanya membatu.


"hmm... dimana ya?" ucap 'Flea' sambil mencari disemak-semak, "ukh—" tiba-tiba saja di bagian perut flea yang terdapat perban terasa sakit bagi 'flea' 'lukanya belum sembuh, tapi kenapa flea mengatakan sudah sembuh'pikir 'flea' sambil bermuka khawatir.

"lho, kau kalau tidak salah murid baru kelas mikan dan murid baru di Dangerous class kan?"tiba-tiba muncul lelaki bertato bintang diwajahnya dan seorang perempuan cantik disebelahnya, "Ukh...Tsubasa senpai~" tiba-tiba 'Flea' memeluk tsubasa dan membuat mereka kaget.


"begitu toh, mikan. Saya pikir kenapa nih orang main meluk saja" ucap tsubasa sambil mengelus-elus rambut 'Flea' untuk menghibur 'flea', "Flea-mikan, apa kau sudah menemukannya?" tanya 'azusa' sambil berlari ke arah mikan dan tsubasa senpai. "Belum , Flea" jawab ' flea' , entah apa dan kenapa 'azusa' diam saja "ada apa ,flea-chan?"tanya 'flea' "tidak...hanya aku merasa aneh bertanya dengan diri sendiri..." ucap 'azusa' sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal tersebut.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

DUAK!

Lemparan buku tebal tepat mengenai kepala 'azusa' dan menyebabkan 'azusa' pingsan. Membuat semuanya cengo, " dasar ikan bodoh" ucap 'hotaru' kesal "hei! Apa salah ku? Kenapa melempar ku dengan buku tebal itu? dikira gak sakit? Dan ini tubuh mu kenapa kau tega pada tubuhmu ini?"protes 'azusa' dengan kesal (habis bangun dari pingsannya). "aku sih gak masalah cuman... ini gara-gara siapa aku harus mendiamin tubuh perempuan?" ucap 'hotaru' dengan death glarenya.

"hee... aku ingat! Ai-chan kan benci perempuan ,ya" ucap 'azusa' sambil menepuk tangannya, " sekarang dimana penawarnya , maniak pedang? Aku sudah gak sanggup lagi dengan tubuh ini!" protes 'hotaru' " kira-kira kau menjatuhkan penawarnya dimana ,flea-chan?"tanya 'flea'

"kalau gak salah..." " kelihatannya gak jatuh cuman aku lupa menaruhnya dikamarku" ucap 'azusa' sambil menjulurkan lidahnya dan menerima pukulan keras dari 'hotaru'.

"kenapa memukulku ,Ai-chan?" protes 'azusa' sambil menangis "jadi kau menaruhnya dikamarmu ? mustinya dari tadi, jadi saya gak perlu cape-cape!" ucap 'hotaru' dengan kesal "hehehe... maaf tapi aku tadi lupa dan sekarang baru ingat..."ucap 'azusa' sambil menjulurkan lidahnya dan menggaruk kepala yang tidak gatal itu.


"sekarang dimana penawarnya ,flea-chan?"tanya 'flea' saat ini dia dan 'azusa' dikamar flea sambil mencari penawarnya sedang 'hotaru' dia berada diluar kamar. "Ai-chan , bisa kah kau membantu ku?" panggil 'azusa' dan tidak ada balasan kata-kata membuat 'azusa' kesal dan membuka pintu, "ada apa , ikan basi?" tanya 'hotaru' sambil membaca buku inggris (?) "namaku flea, ai-cha. Dan kau tidak bosan memanggil ku ikan karena aku suka ikan" ucap 'azusa' dengan raut muka kesal.

"Tidak" jawab 'hotaru' singkat membuat 'azusa' kesal dan menarik 'hotaru' masuk kedalam kamar dan menutup pintu ( maksudnya membanting) "ngapain kau menarikku masuk kedalam kamar ini? Ini kan kamar perempuan, laki-laki gak boleh masuk!" protes 'hotaru' dengan wajah malu. "tidak ada larangan seperti itu kok dan kau kan dalam tubuh hotaru jadi gak usah malu" jawab 'flea'. "dan ayo bantu kami, ai-chan!" perintah 'azusa' sambil mengacungin jari ke arah 'hotaru' "tch, kenapa harus a.." ucapan 'hotaru' terpotong gara-gara 'azusa' "kalau gak mau juga gak apa-apa tapi kalau kembalinya lambat saya gak nanggung lho" sindir 'azusa' membuat 'hotaru' kesal dan membantu mencarinnya.

-1 jam kemudian-

"ini apa?"tanya 'flea' sambil memperlihatkan sebuah botol "ah, itu dia penawarnya , thanks mikan" ucap 'azusa' sambil mengambil botol itu dari tangan 'flea' "ayo kita panggil teman-teman" ajak 'flea'


"kembali! Hore!" teriak mikan bahagia karena tubuhnya sudah kembali "dada mu rata banget , polkadot" ucap natsume mebuat mikan kaget dan blushing karena malu , sedangkan hotaru makan dengan santai dan ruka memeluk usaginya diam saja, dan ausa membaca buku sejarah (?) dengan santai "oh ya, ai-chan. Ada yang ingin kukasih tahu" ucapan flea membuat azusa bingung.

"lihat ini~" tiba-tiba flea memberi sebuah 3 foto azusa lagi pakai cosplay membuat azusa membatu "cantik tidak?"tanya flea dengan muka ketawa membuat azusa kesal "dan paling cantik itu kalau melihat mu mati!" ucapan azusa dengan aura membunuh membuat flea panik dan kabur.

Ujung-ujungnya kejar-kejaran. Membuat semua sweatdropped ( kecuali natsume dan hotaru)


Chalice07 : buntu ide... kelihatannya hiatus saja ini ya?

Hotaru : silakan...

Flea : jangaaan! Bagaimana nanti peran oc mu ini?

Chalice07 : kalian berdua gak kuhancurkan tapi pindah tempat

Flea & Azusa : ?

Chalice07 : kalian berdua kutaruh sebagai OC di fic grand chase ku~

Flea : bukannya sudah ada?

Chalice07 : udah lihat aja nanti.

Azusa : jadi ini fic...

Chalice07 : mungkin sementara atau selamanya hiatus!

Flea : *sob* tolong reviewnya ya minna maafkan author karena mau me hiatusnya...

Chalice07 : ayo kita ke fic GC ku *pergi dan menarik 2 Ocnya*

Mikan : *sedih karena 2 temannya pergi* sayonara azusa-kun , flea-chan.