Bandara Konoha,07.00 AM.

Terlihat seorang pemuda pirang memakai kemeja berwarna biru dan celana berwarna hitam. Ia seperti memakai sebuah ikat leher hitam yang terdapat lonceng seperti kucing. Pantas banyak orang yang melihatnya. Pemuda itu mengangkat dan melihat sebuah benda yang ada di tangannya...bando kucing?

"Sasuke..."

.

.

Konoha,07.18 AM

DRAP

DRAP

Sasuke sedang berlari-lari di sepanjang jalan Konoha. Ia sedang mencari-cari 'kucing' nya, Naruto.

"Sialan...di mana kau, dobe?!" Geramnya sambil tetap melihat-lihat di sepanjang jalan.

Lariannya terhenti ketika melihat dua pemuda yang terlihat serasiiiii sekali*PLAK!* _maaf_

Dua pemuda itu adalah teman se-SMP nya, Rock Lee dan Sai.

Mereka berdua memiliki ciri yang khas, Lee memiliki mata bulat dan alis tebal, sedangkan Sai berkulit putih dan bermata serta berambut hitam seperti Sasuke.

"Yo! Lama tidak bertemu! Apa semangat mudamu masih ada?! kobarkan semangat muda!" Seru Lee dengan berapi-api yang membuat Sasuke sweatdrop.

"Hai, Sasuke. Bagaimana kabarmu? Lama tidak bertemu." Sapa Sai dengan 'senyum' nya.

Bukan sulap bukan sihir, latar mereka telah berubah dari jalanan menjadi sebuah ruangan dengan sofa lengkap dengan interior nya yang WOW.

Sasuke mengelus-ngelus kucing berbulu kuning (darimana tuh?) dan meminum tehnya.

"Ya..aku baik. Bagaimana dengan kali-...WOIII! SALAH SALAH SALAAAAH! MAKSUD GUE BUKAN KAYAK GINIIIIII! GUE BUNUH LO AUTHOR SIALAN!" Teriak Sasuke sambil melempar seluruh benda yang ada di sana, termasuk Lee dan Sai.

"I...Ittai...~" Kata Lee yang matanya muter-muter sambil mengelus-elus kepalanya yang terkena tanah.

" 'kan suasananya lagi bagus. Apalagi interiornya. Berapaan sih tuh sofanya? 500.000 kali ya?" Kata Sai yang memikirkan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan cerita.

"Bukan..Gini, si Naruto gak tau kenapa, tadi dia pergi ke rumah orangtuanya yang ada di luar negeri itu lho!" Jelas Sasuke.

"Naruto? Si Namikaze Naruto?" Tanya Lee.

"Iya, si Naruto...sekarang gue lagi nyari dia. Kalian liat dia gak?"

"Eng...aku sih gak liat si Naruto deh. " Kata Sai sambil mengingat-ngingat.

"Aku juga gak liat! Apa di bandara ya? 'kan rumah orangtuanya di luar negeri, jadi bisa aja dia ke sana buat naik pesawat 'kan?" Kata Lee.

"Ah! benar juga! terimakasih ya!" Kata Sasuke yang berlari meninggalkan mereka berdua.

"Kira-kira ada apa dengan mereka ya?" Tanya Lee.

"Hem...apa jangan-jangan..." Pikir Sai.

.

Akhirnya sampailah Sasuke di bandara Konoha. Ia celingak-celingukan mencari Naruto.

"Lho, Sasuke-kun?" terdengar suara wanita. Ya, di sana terlihat Sakura dan Ino, teman se-SMA Sasuke.

"Kyaaa~ Sasuke-kun~ Sedang mencari orang ya?" Tanya Ino manja.

"Hn," Jawab Sasuke singkat, padat, dan tidak jelas.

"Lho, kucing apa itu? kawaii~" Kata Sakura sambil menunjuk seekor kucing kuning yang ada di kaki Sasuke.

"Lho? Ini 'kan kucing yang tadi aku elus-elus di acara minum teh bersama Lee dan Sai?" Oke, abaikan itu.

"Meooong~..."

DEG

Kucing itu mengingatkan nya pada Naruto.

"O iya..kalian lihat Naruto? Yang sahabatku itu!" Bentak Sasuke.

"Naruto? Tadi dia kesini. Katanya sih pengen pergi, tapi ia pergi entah kemana ke luar bandara.

"Ck, sial! terimakasih!" Seru Sasuke yang berlari keluar bandara diikuti oleh kucing tadi.

"Kira-kira ada apa ya dengan mereka berdua?~" Kata Sakura dan Ino dengan evil smile.

.

"Dimana kau dobe? aku tidak tahu di mana rumahmu...aku juga tidak tahu nomor teleponmu.." Kata Sasuke yang berjalan terengah-engah akibat berlari-lari mencari Naruto.

"Meoong?~" Kata si kucing yang mengagetkan Sasuke.

"Kau masih disini.." Sasuke membawanya ke bangku taman di taman Konoha.

"Hei, apa kau pikir si dobe itu sudah pergi? Lagipula sudah sore..."

Yup, sebenarnya Sasuke telah mencari Naruto berjam-jam dan menanyakan satu-satu temannya yang lama. Namun sayang, Naruto tak di temukan sama sekali.

"Meoong..~" Sahut si kucing.

"Dobe..." Kata Sasuke sambil melihat langit yang dari warna biru sedikit berubah menjadi oranye.

"Apa aku bisa melihatmu lagi? Aku ingin melihat matamu yang kayak langit gak ada awan sepi..sikapmu yang udah kayak anjing kelaperan..suara cempreng mu yang kayak kucing kejepit...rambutmu yang seperti bunga matahari layu...dan wajahmu yang manis dan lembut itu..." (Kalo bisa author mau gampar nih orang dah *PLAAK* Bukannya author yang gampar, malah author yang digampar.).

"Kok yang bagus cuma bagian akhirnya doang, teme?"

Suara seorang pemuda itu membuyarkan lamunan Sasuke.

Alangkah terkejutnya Sasuke. Ya, pemuda yang dari tadi di carinya sekarang ada di hadapannya. Masih lengkap dengan telinga dan lonceng kucingnya.

"Na...ru..to..?" Kata Sasuke tak percaya.

"Heheh..sebenernya aku tuh di minta tinggal sama orang tuaku di sana, tapi tadi.."

FlashBack

Bandara Konoha,07.11 AM

"Naruto!" Suara seorang wanita memanggil Naruto. Itu adalah kaa-san tercintanya. Di sampingnya ada tou-sannya yang tersenyum pada Naruto.

"Kaa-san! Tou-san! Apa kabar?" Cengir Naruto sambil memeluk kaa-san dan tou-sannya.

"Kami berdua baik. Tou-san sudah baikan nih. Nee, Naru benar-benar mau tinggal dengan kaa-san dan tou-san?" Tanya Kushina, ibu Naruto.

"Eng...iya kok..." Kata Naruto dengan senyum yang dipaksakan.

"Naru, kalau kau tidak mau tidak usah di paksakan kok. Lagipula, sebenarnya kami akan tinggal di Konoha." Kata Minato, ayah Naruto.

Naruto bingung. Mereka mau tinggal di sini? di Konoha? "Eh?"

"Ya, sebenarnya, kaa-san dan tou-san kasihan kalau Naru tinggal di luar negeri. Nanti 'kan berpisah dengan teman-teman Naru. Jadi, kami berhenti dari pekerjaan dan akan bekerja di sini!" Jelas Kushina.

Naruto kaget sekaligus senang. Berarti, ia tidak akan berpisah dengan Sasuke.

"Hiks..terimakasih kaa-san..tou-san..." Ucap Naruto tersisak sambil memeluk kaa-sannya.

CRIIING

"Lho, apa ini?" Tanya Minato pada lonceng yang ada di leher Naruto.

"AH!" Kata Naruto sadar. "Sasuke..."

"Sasuke?" Tanya Kushina dan Minato bersamaan.

End Of FlashBack

"Jadi, begitulah!" Cengir Naruto.

"Oi, te-" BRUGHT

Belum sempat Naruto menyelesaikan kalimatnya, Sasuke sudah memeluknya.

"Te..teme?!" teriak Naruto blushing.

"Hiks...dobe..jangan pergi..." ucap Sasuke pelan sambil terisak.

"Teme..." Ucap Naruto sambil mengelus-elus kepala Sasuke.

"Hiks..hiks..dobe...jangan pergi lagi...aku khawatir...dobe..."

"Hem?" Kata Naruto tersenyum.

Sasuke mengeratkan pelukannya dan menghadap Naruto dengan wajah memerah.

"Naruto...daisuki..." Ucap Sasuke sambil menatap dalam-dalam sedalem bak mandi author*CHIDORI!*abaikan kata terakhir.

"Ehehe..suki dayo, Sasuke!" Kata Naruto senang sambil mencium pipi Sasuke. Kucing yang di bawa Sasuke tidur-tiduran aja.

"I love you forever, my little cat." Kata Sasuke sambil memegang pipi Naruto.

"Meoong~" Ucap Naruto sambil mencium Sasuke.

The En-

Eitts... ngomong-ngomong..

"Wah..mereka..mereka!" Kata Lee.

"Yaoi ya?" Kata Sai.

"Kyaaa~ kawaii~!" Teriak Sakura dan Ino.

"Uwaaa lihat, Minato! anak kita sudah punya pacar!" Teriak Kushina sambil menarik-narik Minato yang mulutnya sudah berbusa itu.

_The End_

Akhirnya nih fic gaje selese juga...terimakasih atas review2 nya!

Review? Tidak dipaksakan.