Title : The Second Chance

Disclaimer : Mereka Hanyalah Milik Tuhan YME, Diri Mereka Sendiri, Orang Tua Mereka, Sment And The Last Mereka Milik Kita Para E.L.F

Tapi Kalau FF Ini Asli Milik Saya

Jika Ada Kesamaan dalam Cerita Ini, Itu Meupakan Ketidak Sengajaan

Pair : HaeHyuk

Main Cast : Lee Hyukjae Lee Donghae Kim Kibum Choi Siwon

Support Cast : Super Junior member and Other

Rating : T

Genre : Romance and Hurt (maybe)

Warning :Yaoi, OOC, GaJe, Abal, Banyak Typo bersebaran dimana-mana dll

.

.

.

DON'T BASHING AND FLAME CHARA, OKAY b^.^d

.

.

.

IF YOU HATE YAOI, PLEASE DON'T READ MY FF...

.

.

.

UNLIKE DON'T READ
ARRASEO?

.

.

.

Suzume Saezuri Present The Second Chance

.

.

.

Preview :

'Eh kenapa Siwon menanyakan tentang Kibum? Apa Siwon menaruh perasaan terhadap namja tersebut? Kalau begitu akan ku goda dia kekeke...

Chapter : 2

"Siwon..., mengapa kau menanyakan tentang Kibum?" goda Donghae

Siwon yang mendengar perkataan Donghae langsung menjawab dengan asal-asalan. "Memangnya kenapa kalau aku ingin tahu? Aku cuma ingin mendata para siswa"

"Mendata? Benarkah hanya untuk mendata?" ujar Donghae yang masih betah menggoda Siwon yang membuatnya lupa kalau dia harus mengembalikan bukunya Eunhyuk.

"Ya, aku memang cuma mendata siapa saja tadi yang terlambat" Siwon lama-lama kesal dengan pertanyaan atau lebih tepatnya godaan Donghae.

"Nih, kalau nggak percaya" Siwon menyodorkan data siswa yang terlambat hari ini. Donghae yang melihat ada namanya Eunhyuk segera sadar kalau dia harus mengembalikan bukunya segera.

"Ma'af, nanti akan ku goda lagi, aku ada urusan penting dengan seseorang" Donghae melesat meninggalkan kelasnya.

"Huft..." Siwon menyeka keringat di dahinya. "Untung Donghae sudah pergi"

OoOoOoOoOoO

"Kibum... benarkah kau tak melihat bukuku yang bersampul strawberry itu?" tanya Eunhyuk yang sedang mengobrak-abrik laci meja dan juga tasnya.

"Ya, udah ku katakan berapa kali kalau aku memang nggak melihat ataupun meminjam bukumu itu, kenapa kau masih bertanya padaku dengan pertanyaan yang sama. Memang buku itu berisi apa hingga kau mencarinya seperti itu?" Kibum merasa sudah muak dengan Eunhyuk

"Isinya cerita karanganku, lalu kalau aku nggak bertanya padamu, aku harus bertanya pada siapa lagi?" Eunhyuk mulai mengacak-acak rambutnya.

"Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang" Kibum menjawab pertanyaan Eunhyuk dengan asal.

Eunhyuk yang percaya omongan Kibum, langsung menarik tangan Kibum dan membawanya keluar mencari rumput yang bergoyang.

"Ya, mau kau bawa kemana diriku ini heh? Kibum menepis tangan Eunhyuk yang menggenggam tangannya dengan erat.

"Katanya aku harus bertanya pada rumput yang bergoyang? Makanya aku mengajakmu mencari rumput yang bergoyang itu" jawab Eunhyuk dengan wajah polosnya yang menurut para seme sangatlah manis.

"Dasar pabbo. Aku hanya menirukan lagu yang dinyanyikan penyanyi Indonesia" Kibum mendengus kesal atas ke-pabbo-an Eunhyuk dan meninggalkannya.

"Ya, Kibum... kau mau kemana? Tunggu aku..." Eunhyuk berjalan menyusul Kibum yang sudah melangkah jauh.

"Mau ke kantin. Aku lapar" Kibum menjawab pertanyaan Eunhyuk tanpa memandang ke belakang.

"Tunggu aku, aku juga sudah lapar"

"Terserah" ujar Kibum dingin

Kibum hanya memesan jus strawberry, sedangkan Eunhyuk memesan susu strawberry dan sebuah pisang yang menjadi menu favoritnya. Mereka segera mencari tempat duduk yang masih kosong. Segera Eunhyuk menenggak minuman yang di pesannya hingga tersisa setengahnya. Tiba-tiba seseorang menepuk pundak Eunhyuk dari belakang. Ketika Eunhyuk menoleh ke asal pemegang pundaknya. Eunhyuk malah memuncratkan minuman yang tadi masih tersisa di dalam mulutnya. Orang yang tadi menepuk pundak Eunhyuk segera menghindar dari semprotan Eunhyuk.

"Mi-mianhae.." Eunhyuk segera berdiri dan membungkukkan badannya meminta ma'af kepada orang yang hampir terkena muncratannya, dia adalah Lee Donghae

"Terima kasih atas penyambutannya" sindir Donghae yang duduk di tempat Eunhyuk tadi duduk.

Eunhyuk hanya dapat menundukkan kepalanya dan meminta ma'af lagi. "Jeongmal mianhae"

"Hahaha..., tak apa, aku cuman bercanda duduklah" Dongahe menepuk-nepuk bangku di sampingnya. Eunhyuk hanya menuruti kemauan Dongahe.

"D-donghae hyung apa yang sedang hyung lakukan di sini?" Eunhyuk tak berani memandang orang yang sangat ia kagumi. Eunhyuk sangat berterima kasih karena bisa duduk bersanding dengan Donghae.

Kibum yang mulai kesal karena keberadaannya hilang begitu saja di hadapan dua orang itu, langsung menghabiskan pesanannya dan pergi meninggalkan Eunhyuk dan Dongahe sebelum menjadi obat nyamuk diantara mereka.

"kalau ke kantin ya, untuk mencari makanan atau minumankan?" Donghae merasa bingung dengan pertanyaan yang di lontarkan Eunhyuk. Dan Eunhyuk hanya menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tidak gatal.

'Benar apa yang di katakan Donghae hyung, dasar pabbo. Dasar Eunhyuk pabbo' Eunhyuk merutuki dirinya sendiri atas pertanyaannya yang sungguh konyol itu.

"Tapi kenapa hyung tidak memesan makanan ataupun minuman?" lanjut Eunhyuk sambil memiringkan kepalanya dan menatapnya. Donghae yang melihat pemandangan yang sangat langka itu hanya tersenyum menahan diri agar tak mencium namja di sampingnya itu dan mengembalikan buku yang dari tadi di cari Eunhyuk. Tanpa di duga Eunhyuk menarik buku itu dengan sangat cepat membuat orang yang memegang buku bersampul strawberry itu melongo menatap sikap Eunhyuk.

"Darimana hyung mendapatkan bukuku?" Eunhyuk merasa cemas mengingat isi "tentang penulis" itu.

Belum sempat Donghae menjawab, Eunhyuk melontarkan pertanyaan lagi. "Apa hyung sudah membaca isinya?"

"Aku menemukannya di lapangan kemarin, tapi aku lupa siapa pemiliknya, jadi ketika kau di hukum aku tidak langsung memberikannya padamu. Lalu kau tadi tanya apa aku sudah membaca bukumu? Jawabannya adalah ya, tapi aku hanya membaca di bab "tentang penulis" saja. Sebelumnya aku minta ma'af membaca bukumu tanpa meminta izin terlebih dahulu, tapi aku bingung dengan isi bab itu, kenapa kau bisa berfikir kalau kau akan mati muda?" Donghae memandang wajah Eunhyuk dengan tatapan serius.

"Hyung tidak akan tahu kapan orang akan mati, jadi jangan berharap hidupmu masih panjang. Syukurilah apa yang sudah hyung miliki jangan mengeluh atas apa yang kau miliki hyung" Eunhyuk mengeluarkan ceramahnya.

Dan Donghae merasa takjub akan apa yang di katakan Eunhyuk. Perkataan Eunhyuk memang benar.

"Terima kasih atas nasihatmu Hyuk, sampai jumpa lagi" Dongahe beranjak dari tempat duduknya dan meninggalkan Eunhyuk seorang diri.

"Terima kasih kembali, telah mengembalikan bukuku. Ne, sampai jumpa. Eunhyuk membalas lambaian tangan Dongahe.

Eunhyuk POV ~

'Hwaaa perkataan macam apa tadi, kenapa aku malah menasihati orang yang lebih tua dariku? Dasar pabbo pabbo pabbo' rutukku dalam hati sambil mengacak-acak rambutku. Kalau dia sudah baca " tentang penulis" berarti kemungkinan yang ada dia juga membaca keinginanku yang aneh itu? Mungkin dia juga tertawa membacanya... memang dasar pabbo kau Eunhyuk.

Tapi kenapa dia berterima kasih dengan ucapanku? Ah sudahlah itu tak penting.

Teng Tong Teng Tong

Hwaa aku harus segera kembali kalau aku tak ingin di hukum seongsaenim yang sangat disiplin itu. Aku melangkahkan kakiku dengan cepat. Bukan, aku bukan berlari namun aku hanya berjalan dengan cepat.

Setiba di depan pintu, kubuka dengan perlahan, takut kalau seongsaenim telah datang duluan, memang aku sudah terlambat 5 menit. Namun tak kusangka ketika pintunya sudah terbuka dengan lebar tak ada seongsaenim. Aku yang masih bingung langsung berjalan ke arah Kibum yang masih dengan gaya yang sering dilakukannya ketika dia dekat dengan jendela.

Eunhyuk POV End ~

Normal POV ~

" Dorrr" Eunhyuk menepuk bahu sahabatnya yang melamun memandang langit biru yang cerah. Kibum langsung terlonjak kaget.

"Ya, kau usil sekali Hyuk?" Kibum memandang Eunhyuk dengan ketus.

"Hahaha... mianhae, lagian salah siapa bengong. Eh tapi kenapa Kangin seongsaenim belum datang juga? Padahal ini sudah lebih dari 10 menit lho?" Eunhyuk duduk dan mengeluarkan buku pelajarannya.

"Tak masalah kalau dia tidak berangkat, itu akan sangat menguntungkan bagiku." Kibum masih menatap jendela, tapi kali ini yang menjadikannya berbeda adalah objek yang di amati.

"Ya, kau sedang memperhatikan apa sehingga kau tak menoleh pada orang yang bertanya padamu, itu tak sopan tahu" Eunhyuk hanya mengikuti arah pandang Kibum. Dan terungkaplah semua yang Kibum sembunyikan darinya.

"Ooooohhhh..., gara-gara dia aku dicuekkin nih" goda Eunhyuk yang sudah tahu penyebab kenapa dirinya dicuekkin. Ya, hanya gara-gara orang yang sedang berolahraga di lapangan. Bukan karena Kibum sangat suka olahraga. Tapi dia sedang memandang tubuh atletis dari seorang Choi Siwon.

"Siapa juga yang nyuekkin kau, tadi aku udah menjawab pertanyaan yang kau ajukan padakukan?" Kibum tak mau kalah adu mulut dengan sahabatnya.

"Oke, kali ini aku yang mengalah, selamat memanjakan mata" Eunhyuk tak habis-habisnya menggoda Kibum yang wajahnya kini memerah seperti kepiting rebus siap santap.

"Cklek"

Suara pintu yang di buka dengan halus terdengar samar, karena jam yang kosong membuat para siswa ricuh.

"Ehm"

Deheman dari seseorang terdengar dengan keras langsung membuat siswa mentatap orang yang berdehem tersebut. Dan yang tak dapat diduga terjadi. Kenapa seorang ketua penegak kedisiplinan mendatangi kelas mereka. Kericuhan kembali terjadi. Tapi sang ketua penegak kedisiplinan langsung mengambil alih komando atas kelas X B.

"Kalian pasti bertanya-tanya kenapa aku ada di sini. Aku hanya akan memberi informasi bahwa Kangin seongsaenim tak dapat mengajar di karenakan sakit. Jadi beliau meninggalkan tugas untuk kalian dan harus di kumpulkan hari ini untuk menambah nilai kalian. Jadi jangan membuat kegaduhan lagi" Ketua penegak kedisiplinan atau yang di kenal dengan Donghae menuliskan apa yang ada di i-phone-nya.

"Kalau sudah selesai langsung kirimkan ke kantor Kim seongsaenim, jadi selamat mengerjakan" Donghae menatap Eunhyuk dan mengedipkan sebelah matanya pada namja tersebut. Eunhyuk hanya melongo dengan perbuatan Donghae yang tak dapat di percayai itu. Untung yang melihatnya hanya dirinya dan Kibum.

Terlintas ide di kepala Kibum dan tanpa Eunhyuk ketahui, Kibum mengeluarkan evil smirknya yang sangat menawan di mata para seme maupun yeoja.

"Ya, apa Donghae hyung tadi menyatakan perasaannya padamu di kantin?" Ternyata Kibum balas dendam pada Eunhyuk yang tadi menggodanya.

"Eh, apa maksudmu" Eunhyuk menjawab pertanyaan Kibum dengan wajah memerah.

"Aku tahu kau sangat menyukainyakan?" Kibum menggoda Eunhyuk lagi

"Siapa bilang kalau aku sangat menyukainya?" Eunhyuk semakin terjerumus kedalam jebakan yang di siapkan Kibum

"Kau pernah bilang kalau wajah yang menampakkan semburat warna pink itu tanda bahwa dirinya sedang menyukai orang lain" Kini Kibum tersenyum penuh dengan kemenangan.

"Yah, ketahuan deh" Eunhyuk hanya bisa berterus terang karena dia telah masuk perangkap Kibum.

OoOoOoOoOoO

Setiba di rumah Eunhyuk ingat akan mengecek buku bersampul strawberry yang di temukan oleh Donghae, langsung membalikkan halaman terakhir. Tiba-tiba sesuatu terjatuh dari bukunya, ternyata itu adalah sebuah surat. Kini fikirannya tertuju pada surat tersebut dan lupa akan tujuan awalnya. Di bukanya surat tersebut ia terbelalak tar percaya akan isi surat tersebut. Di pojok kanan surat ada inisial "L.D" yang sama persis dengan yang ada di buku yang sempat di acuhkannya.

.

.

.

.

.

TBC

Author : Hosh...hosh...hosh..., halo ketemu lagi dengan author aneh. Apa kalian merindukan author ?

Readers : Siapa juga yang rindu sama author, PD banget lu thor,

Author : Hosh...hosh...hosh..., begitu ya, tak ada yang kangen sama author#Pundung di pojokan

Eunhyuk : Eh, thor, dari tadi lu kayak kehabisan nafas aja, lu kayak habis ketemu setan.

Kyuhyun : #menoleh karena merasa di panggil

Author : Mianhae, tadi saya tersesat saat di kejar buaya di Ujung Kulon

Donghae : Kasihan banget lu thor

Siwon : Makanya readers sekalian harus meninggalkan jejak kalian, kasihan authornya yang sejak kemaren tersiksa terus

Author : Itu kan gara-gara oppa dan readers yang tendang saya

Donghae : Terima aja nasib lu thor, masih untung di tendang sampe Ujung Kulon, dari pada di tendang sampe Amazon lu mau apa?

Author : hueeee, Hyukkie oppa# meluk Eunhyuk

Eunhyuk : Ne, jangan nangis#ngelus kepala author

Donghae :# menyiapkan bala tentaranya

Author : Kaburrrrrr...

Readers : Memangnya Donghae punya bala tentara apa? Lalu seberapa banyak hingga membuat author lari tunggang langgang kayak gitu.

Author : Tuh liat aja banyak banget# menunjukkan beribu-ribu kumpulan ikan Piranha, hiu, paus,pari,buaya Etc# tolong tinggalkan jejak kalian agar aku tak tersesat dalam jalan yang bernama kehidupan... pai- pai ^,^/ # menghindari serangan ikan-ikan yang terkenal akan keganasannya itu.

Eunhyuk : Waktunya membalas review n.n # semangat

Kibum : Berhubung authornya baru melarikan diri, saya yang akan menggantikannya

Author : Hey, saya masih bisa membalas review walaupun harus lari-lari tak jelas oppa.

Kibum : Aku kan hanya ingin membantu.

Author : Tak usah repot-repot, saya hanya ingin membalas langsung review reader's tanpa bantuan. Sebelumnya terima kasih mau menawarkan bantuan # masih lari-lari gaje

Kibum : Ne,ne arraseo #manggut-manggut imut

Siwon :Chagi~ kau imut sekali~

Author : langsung saja, daripada jadi obat nyamuk.

Ini balasan reviewnya~

Aiyu Kie : Ikuti saja ya chingu, ini udah update, apa ini termasuk cepat? Gomawo sudah mau review, jangan lupa review lagi ya n.n # berhenti sejenak dari kejaran ikan yang udah rada jauh

Kyukyu : Ini udah di lanjut~ terima kasih dukungannya. Review lagi ya~ # lari lagi menghindar ikan yang hampir mengenai lengan

SaranghaeHaeHyuk : Udah update, review lagi ya~ terima kasih udah nyempetin buat review # lompat dari tackling ikan pari

Eunhyuk : Emangnya ikan pari bisa mentackling ya? =.=?

Kibum : Tau' tuh authornya aja kayak gitu # nunjuk author yang masih lompat-lompat

Author : Yang udah punya account, saya balasnya lewat PM ya~

Terima kasih banyak kuucapkan pada :

, Aiyu Kie, llamalia, kyukyu, lucifer84, SaranghaeHaeHyuk, Swettyhaehyuk, Nyukkunyuk, .9, anggisujuelf.

Jeongmal kamsahamnida telah menyempatkan diri membaca dan mereview epep saya yang gaje#deep bow

Terima kasih juga pada silent reader's telah menyempatkan diri membaca epep saya#deep bow

Donghae : Hey, kenapa kalian berhenti ngejar author aneh itu #nunjuk-nunjuk para ikan, lalu nunjuk-nunjuk author yang dadah-dadah ama reader's

Para ikan melanjutkan tugas mereka mengejar author. Author segera melarikan diri (lagi?)