Title : The Second Chance

Disclaimer : Mereka Hanyalah Milik Tuhan YME, Diri Mereka Sendiri, Orang Tua Mereka, SMEnt And The Last Mereka Milik Kita Para E.L.F

Tapi Kalau FF Ini Asli Milik Saya

Jika Ada Kesamaan dalam Cerita Ini, Itu Merupakan Ketidak Sengajaan

Pair : HaeHyuk

Main Cast : Lee Hyukjae Lee Donghae Kim Kibum Choi Siwon

Support Cast : Super Junior member and Other

Rating : T

Genre : Romance and Hurt (maybe)

Warning :Yaoi, OOC, GaJe, Abal, Banyak Typo bersebaran dimana-mana dll

.

.

.

DON'T BASHING AND FLAME CHARA, OKAY b^.^d

.

.

.

IF YOU HATE YAOI, PLEASE DON'T READ MY FF...

.

.

.

UNLIKE DON'T READ
ARRASEO?

.

.

.

Suzume Saezuri Present The Second Chance

.

.

.

Preview :

Setiba di rumah Eunhyuk ingat akan mengecek buku bersampul strawberry yang di temukan oleh Donghae, langsung membalikkan halaman terakhir. Tiba-tiba sesuatu terjatuh dari bukunya, ternyata itu adalah sebuah surat. Kini fikirannya tertuju pada surat tersebut dan lupa akan tujuan awalnya. Di bukanya surat tersebut ia terbelalak tak percaya akan isi surat tersebut. Di pojok kanan surat ada inisial "L.D" yang sama persis dengan yang ada di buku yang sempat di acuhkannya.

Chapter : 3

Hai...

Sebelumnya aku minta ma'af telah membaca bukumu tanpa izin terlebih dahulu. Sebagai tanda perminta ma'afan dariku, maukah kau ikut aku ke Lotte World Minggu ini? Kutunggu jawaban darimu.

L.D

Eunhyuk yang selesai membaca surat tersebut langsung menampilkan background bunga-bunga yang berjatuhan di sekelilingnya.

"Tak ku sangka orang yang begitu kusayangi akhirnya mengajakku pergi kencan" Eunhyuk berputar-putar sambil memegangi surat tersebut.

Eunhyuk POV ~

Aku tak percaya akan isi surat tersebut, kucoba mencubit pipiku. "Auuu" ternyata ini memang benar-benar real. Aku melanjutkan aksiku menari, melompat dan bersenandung kecil.

"Hyukkie chagi ada temanmu nih" teriak eomma yang mengganggu kesenanganku. Aku sempat berfikir kalau teman yang di maksud eomma adalah Kibum. Tapi kalau itu memang Kibum kenapa nggak langsung kekamarku? Dari pada bingung mending langsung menemui orangnya. Dan tak kusangka orang yang di maksud eomma adalah oarang yang baru memberiku surat, Lee bergegas mengganti seragamku dan segera menemui Donghae.

Eunhyuk POV End ~

Normal POV ~

"Hai" Donghae menyapa sang tuan rumah. Yang di sapa hanya menunduk sambil tergagap menanggapi sapaan yang dilontarkan Donghae.

"A-ada perlu a-apa h-hyung datang kemari?" ucap Eunhyuk yang masih tak bisa mengendalikan kecanggungan yang menghampirinya.

"Ah, tadi kebetulan lewat, jadi mampir dulu" ujar Donghae yang menatap kearah Eunhyuk yang terlihat manis dengan mengenakan t-shirt dan celana selutut yang memamerkan kaki jenjang dan mulusnya yang bak porselen itu.

"Lalu darimana hyung tahu alamat rumahku? Seingatku aku nggak pernah bilang pada hyung?" Eunhyuk mulai menghilangkan rasa canggungnya karena rasa penasaran yang besar terhadap namja yang berada di hadapannya.

"Tadi aku tanya temanmu, Kim Kibum" balas Donghae singkat

'Kim Kibum, awas saja kau nanti' batin Eunhyuk mulai mengepalkan tangannya yang membuat buku-buku jarinya memutih.

"Ya, Eunhyuk jangan dendam pada Kibum, aku yang memaksanya memberikan alamat rumahmu" Donghae menghampiri Eunhyuk dan memegang tangan yang terkepal itu.

'...' hening

Itulah yang terjadi. Eunhyuk yang sudah tersadar dari keterbengongannya, langsung melepaskan tangan Donghae yang menggenggam erat tangannya.

Donghae POV ~

Tiba-tiba saja Eunhyuk melepaskan genggaman tanganku. Tak ku sangka tangannya begitu lembut dan pergelangan tangannya pas dalam genggamanku seolah tangannya itu tercipta hanya untukku.

Donghae POV End ~

Normal POV ~

"Eh, mianhae" ucap Donghae yang segera melepas genggamannya. Eunhyuk hanya salah tingkah di depan namja yang dikagumunya.

"I wanna love you I can't live without you Du nuneul gamgo nae du soneul jabgu I wanna have you I really need you"

Tiba-tiba ada sesuatu yang berbunyi. Ternyata itu adalah suara panggilan masuk dari i-phonenya Donghae

"Yeobseo"

"Mianhae, aku lupa. Apa kau sudah menunggu lama Jess?"

"Aku segera ke sana. Pai-pai."

"Mianhae, aku pamit dulu ada urusan penting. Besok kita ketemu lagi ne?" ujar Donghae yang langsung melesat ke arah pintu dan menghilang begitu saja.

Eunhyuk segera mengikuti Donghae yang keluar dan mengucapkan selamat tinggal

Eunhyuk POV ~

Memangnya apa yang terjadi? Lalu siapa yang menghubungi hyung tadi? Jess? Jangan-jangan Jess itu Jessica Jung! Argh... Aku mengacak-acak rambutku yang disebabkan banyaknya pertanyaan yang muncul di benakku. Mungkinkah aku dilanda rasa cemburu? Argh... sudahlah mereka hanya berteman.. berteman... bertaman... kataku berkali-kali agar hatiku percaya

"I can't live without you, my all is in you"

"Yeobseo?"

"Nuguseyo?"

"N-n-nugu?"

"Jinjja?"

"Ne"

Tak kusangka Donghae hyung menghubungiku. Eh tunggu dulu darimana Donghae hyung dapat nomorku? Ah pasti Kibum. Aku harus berterima kasih pada Kibum karena besok aku akan di jemput olehnya. Betapa beruntungnya aku ini, udah di ajak kencan, besok diantar sekolah dan kejutan apalagi yang akan diberikannya padaku? Rasanya bagaikan melayang di udara nan luas

Eunhyuk POV End ~

OoOoOoOoOoO

Normal POV ~

"Hyukkie, ayo bangun... kalau kau tidak lekas bangun kau tak akan mendapatkan jatah pisang dan susu strawberry selama 1 bulan" ancam Sora yang tahu bahwa kalau membangunkan Eunhyuk dengan cara ini 100% akan ampuh.

"Brakkk" pintu terbuka dengan kasarnya.

"Noona kalu membangunkanku jangan pakai cara yang itu dong" rengek Eunhyuk dengan menggembungkan pipi chuby-nya. Lee Sora yang melihat tingkah laku dongsaengnya yang lucu itu, segera mencubit pipi Eunhyuk.

"Auuu, heh sakit noona, lepaskan tanganmu dari pipiku" Eunhyuk mencengkeram tangan Sora.

"Ne,ne, eh cepat sana mandi kau sudah di tunggu seseorang" Sora segera beranjak dari tempatnya.

"Eh siapa noona?" tanya Eunhyuk

"Lee Donghae" balas Sora singkat

"Huwwwaaaa" Eunhyuk yang ingat akan janji Donghae segera bergegas mandi.

OoOoOoOoOoO

"Ini bekalmu, jangan lupa di makan. Sana cepat pergi Hyukkie" Sora melambaikan tangan ke arah Eunhyuk. Dan Donghae memberi hormat dengan membungkukkan badannya pada Sora.

"Silahkan" ujar Donghae yang membukakan pintu mobilnya. Eunhyuk melaksanakan apa yang diperintah Donghae

Selama perjalanan menuju sekolah, suasana dalam mobil Donghae sangat sunyi. Tak ada yang mau membuka pembicaraan terlebih dahulu. Donghae menghela pasrah, dan mulai membuka mulut, mengawali sebuah pembicaraan.

"Hahhh, apa tadi itu kakakmu?" ucap Donghae melirik Eunhyuk yang ternyata melirik Donghae juga. Tatapan mata mereka bertemu. Dengan cepat Eunhyuk mengalihkan pandangannya keluar jendela.

"Ne" balas Eunhyuk singkat

"Oh,tapi bukannya kakakmu ada di pulau Jeju?"

"Memang, tapi kemarin ketika eomma dan aku pulang noona juga ikut pulang. Katanya dia kangen masakan eomma" Eunhyuk membalas dengan gummy smile yang menjadi ciri khasnya saat tersenyum. Tapi sayang, Donghae tak melihatnya.

Tak lama kemudian, mereka sampai di halaman parkir sekolah. Donghae segera keluar dan membukakan pintu untuk Eunhyuk.

"Gomawo" ujar Eunhyuk melangkahkan kakinya meninggalkan Donghae.

"Eh, tunggu dulu. Nanti tunggu aku di gerbang sekolah ne?" Donghae meraih tangan Eunhyuk sebelum namja berambut merah kecoklatan itu beranjak lebih jauh.

"N-ne" balas Eunhyuk yang berusaha menenangkan degub jantungnya.

Eunhyuk POV ~

Kulangkahkan kakiku menuju kelas. Kuamati pemandangan di sekeliling sekolah. Sepi... kulirik jam yang bertengger manis di tangan kiriku. Omo! baru jam 6.15. pantas saja terasa sepi. Kalian tahu, mengapa diriku suka berangkat pagi ? walaupun tak sepagi seorang ketua penegak kedisiplinan. Aku suka dengan keadaan damai di pagi hari, burung-burung bernyanyi dengan merdu, pohon yang tertiup angin bergoyang dengan santai apalagi kalau cuaca sangat cerah seperti pagi ini dan lagi pula belum ada suara bising kendaraan yang lalu lalang. Sampai juga aku di depan kelasku ku buka pintu itu secara perlahan.

"Cklek"

Kusapukan pandanganku keseluruh ruangan. Mataku terbelalak ketika melihat satu-satunya orang yang datang lebih pagi dariku. Dan yang lebih membuatku terkejut adalah dia sahabatku, Kim Kibum siswa yang sering telat akhir-akhir ini.

Ku hampiri dirinya yang asyik membaca sebuah buku.

"Kibum?" sapaku.

"..." tak ada jawaban terdengar

Kusapa sekali lagi namun dengan menambah volume suaraku.

"..." masih tak ada jawaban

Kugoncangkan pundaknya pelan.

"Ah, ne seongsaenim" ucapnya

Aku bingung melihatnya yang memanggil seongsaenim, padahal di dalam kelas hanya ada aku dan dirinya.

"Ya, disini tak ada seongsaenim Kibum? Apa kau sedang tertidur tadi?" kataku yang melihat Kibum tengah mengucek matanya.

"Dasar pengganggu" ucap Kibum ketus

"Tumben sudah berangkat? Apa kau menuruti saranku?" aku segera duduk di samping Kibum dan meletakkan ranselku.

"Siapa juga yang mau menururti saran orang macam kau" Kibum mulai kesal dengan pertanyaan yang kuajukan padanya.

"Eh, tapi aku nggak lihat mobilmu tadi" ucapku sembari membuka isi tas dan mengeluarkan bekal makanan yang di siapkan oleh noonaku.

Eunhyuk POV End~

Normal POV ~

Kibum yang melihat Eunhyuk mengeluarkan bekalnya -mungkin karena tadi pagi dia belum sempat sarapan gara-gara seseorang- melihat pisang Eunhyuk dengan nafsu, Eunhyuk yang merasa ada yang memandanginya segera mengalihkan pandangannya ke arah Kibum.

"Ahpha khau mahu?" kata Eunhyuk yang masih mengunyah makanannya sembari menyodorkan pisang pada Kibum. Kibum mengambil pisang tersebut dari tangan Eunhyuk dan segera mengupasnya.

"Tumben, kau bawa bekal? Biasanya kau sudah sarapan di rumah?" Kibum mengunyah pisangnya.

"Tadi Donghae hyung menjemputku jadi belum sempat makan" Eunhyuk tak menyadari apa yang baru dikatakannya. Mungkin masih fokus dengan pisang-pisang dan susu strawberry-nya.

"Oh, kau tadi dijemput oleh namjachingumu?" Kibum menyiapkan ancang-ancang untk memulai aksinya mengoda Eunhyuk.

Eunhyuk yang mendengar kata namjachingu yang tadi di tekankan oleh Kibum tersedak pisangnya.

"Uhuk..uhuk..uhuk.." Eunhyuk segera menandaskan susu strawberry-nya dan mulai menanggapi pertanyaan Kibum.

"Siapa bilang kalau Donghae hyung itu namjachinguku?" sembur Eunhyuk.

"Kalau begitu,calon namjachingukan?" balas Kibum di telinga Eunhyuk.

Seketika itu raut wajah Eunhyuk blushing, yang membuat wajahnya yang imut jadi tambah cute.

'Amin... semoga doamu didengar.' Batin Eunhyuk yang mengamini agar dirinya menjadi namjachingunya Donghae hyung.

Kibum yang melihat tangan Eunhyuk yang menengadah ke atas, langsung tertawa cekikikan melihat tingkah sahabtnya yang aneh.

"Hihihi, benarkan apa kataku, kau itu memang men-cin-ta-i-nya." Ujar Kibum yang menekankan kata terakhirnya.

"Aniya, aku tak mencintainya Kibum" balas Eunhyuk yang menggelitiki Kibum. Tapi dari hati Eunhyuk mengucapkan bahwa dia bukan mencintainya saja, tapi amat sangat mencintai namja berambut brunette itu.

Eunhyuk dan Kibum tak menduga ada orang lain yang mendengarkan percakapan kedua namja imut itu. Yang membuat sang pemilik telinga meringis menahan sakit di hatinya mendengar kata terakhir yang di ucapkan namja berambut merah kecoklatan tersebut. Seandainya dia mendengar apa isi hati Eunhyuk yang sebenarnya, dia tak mungkin menahan rasa sakitnya. Malah dia akan bernafsu untuk memberi kabar yang sangat membahagiakan baginya.

.

.

.

.

.

TBC

Author : Mianhae readers,saya lama publish gara-gara melarikan diri dari gigitan ikan ganas. Hiiiiee... mengapa mereka masih mengejarku... hueeee.. siapa saja tolong selamatkan aku...#lari terbirit-birit.

Tring ! bagaikan lampu seribu watt

Tiba-tiba ada ide yang muncul dari kepala sang author aneh itu.

Author : HeeeBuuuummm # teriak pake toa entah dapat darimana

Medengar siapa yang di panggil author, semua ikan itu berenang dengan kecepatan cahaya mencari tempat persembunyian.

Heebum :Miaw miaw miiaaw?( heh,thor ngapain sih lu panggil gue dengan nada histeris kayak gitu?)# nongol dengan gerakan anggun

Author : Wooow kucing yang sifatnya sama dengan pemiliknya# ngelu-elus Heebum

Heechul : Ya. Yang lu maksud sama itu apanya# menyilangkan tangan di dada dan mengerucutkan bibirnya.

Author : Ye, jangan berburuk sangka dulu, saya itu muji kalau pemiliknya tuh bener-bener perhatian ama peliharaannya. Liat aja tuh, kucing aja jalannya anggun gitu. Gak kayak saya yang jalannya seperti bebek tapi tingkahnya kayak monyet#mengalihkan pembicaraan

Eunhyuk : Wahh ada sepesies baru kayak kita Hae#nunjuk author

Author : Oppa, kita itu beda, Oppa itukan campuran dari monyet dan ikan, kalau author kan perpaduan antara monyet dan bebek. Jadi spesies kita beda.

Donghae : Lebih bagusan monyet dan ikan tau# menjulurkan lidahnya pada author dan menyilangkan tangan di dada

Eunhyuk : Keluar lagi deh sifat childisnya# sweetdrop

Donghae : Tapi kau sukakan dengan sifatku itu chagi~#melingkarkan tangannya pada pinggang Eunhyuk

Kibum : Thor, kalau mau jadi spesies itu yang bagusan dikit napa? Masa' monyet ama bebek? Lebih bagusan Panda ama beruang, kan imut-imut kagak kayak lu thor yang amit-amit# nunjuk nunjuk author

Siwon : Sabar aja lu thor, orang sabar akan di sayang ama Tuhan, jadi jalanin aja semua masalah dengan senyum bla bla bla bla# mulai ceramah

Author : Daripada denger ceramahan Siwon oppa yang lama-lama ngelantur sampe kemana-mana mending lansung liat balasan review ne \^0^/ # lagi-lagi mengalihkan pembicaraan tapi kali ini pake toa

Siwon : Heh, orang di kasih nasihat malah teriak-teriak gaje Dasar author sarap.#menututp al-kitabnya

Author : Ini dia balasan reviewnya

aRIT291 : berarti saya punya bakat melawak ya..., terimakasih mau review... tapi maaf baru di balas di chap ini#deep bow

anchofishy : makasih udah review, ini dia lanjutannya...

mianhae baru balas reviewnya#deep bow

Dewdew90 : disini ada isi suratnya, kamsahamnida mau review epep saya. Jangan lupa review lagi ne?#semangat 45

Beakren : makasih nasihatnya, tapi kayaknya chap ini belum ada SiBumnya..., dan lagi saya nggak bisa update kilat T.T, mianhae..., tapi terima kasih udah nyempetin review, review lagi ne? Tapi kalau nggak ya, nggak papa juga sih...

SiBum : Huuuh, mentang-mentang HaeHyuk Shipper, kita diacuhin begitu saja...#mau nendang author

Author : stop stop stooop, kalau oppa mau nendang saya ntar aja habis review ne?

Sibum #Kompak mengeluarkan senyum Evil...

Author : perasaan saya kok rada gak enak gitu ya? Ah, mending nerusin review

99 : Akhirnya ada yang ngerti perasaan saya#meluk-meluk

Makasih udah review, review lagi... ^.^

SaranghaeHaeHyuk : hwaaa, makasih mau review lagi, ini juga udah di lanjut, saya minta review lagi ne :D

nvtclouds : ini ini ini ini juga juga juga udah di lanjuuuutttt, makasih reviewnya, review lagi neeeee?

ayKyuMina : boleh..., banget malah... terimakasih udah review..., revie lagi...

holmes : yahuuuu ini juga udah di lanjut...,terimakasih reviewnya... revie lai ne...

SiBum : #menghampiri author

Author : Tunggu dulu, sebelum saya disiksa, saya mau memberi tahu pada yang punya akun akan saya balas le...

SiBum : #Nendang author

Author : waaattt PPMMM...# tersesat di luar angkasa

Special Thanks for : aRIT291, anchofishy, dewdew90, feykwangie, mitade13, sweetyhaehyuk, nyukkunyuk, Breaken, 99, saranghaeHaeHyuk, anggiesujuelf, nvtclouds, holmes, ayKyuMina