Holla !, Ohayou mina !, Whats Up Brotha and Sista !, Suchan-kun sang author kece, tampan, keren, popular *walau sedikit mesum* hadir lagi menemani kalian semua *yeaaayyyyy. Sorry ini re-uploud chapter kedua dari Shield of Truth yang kemarin, karena banyak yang kecewa sebab ceritanya terlalu cepat. Ya sudah itu saja yang saya sampaikan. Tanpa banyak cincong lagi dari saya Selamat Membaca "Happy Reading" (Viva La JKT48)
Chapter 2 : Misi Pertama
Hari pun berganti dengan cepatnya terlihat semua peserta sudah berada di lapangan untuk mengikuti test kedua termasuk Suchan dan Ve yang juga sudah ada di lapangan. Datanglah laki-laki berbadan kekar dan di temani oleh seorang wanita yang begitu cantik.
"Sebelumnya perkenalkan saya Kenji Matsumoto-san, panggil saja Matsumoto-san. Dan ini asisten saya Shania-chan Yoroshikune !" ucap orang kekar yang bernama Matsumoto-san
"Disini saya yang akan memberikan test kepada kalian, dalam test kedua ini adalah test fisik. Dalam test ini kalian harus bertarung dengan sesama peserta, karena nanti kalian semua tidak hanya akan bertarung dengan robot, untuk itulah saya mengetest fisik kalian yaitu dengan bertarung. Lawan kalian sudah saya atur, silahkan kalian melihat siapa lawan kalian di papan pengumuman ! test akan berlangsung 15 menit dari sekarang jadi persiapkan diri kalian !" ucap Matsumoto-san
"SIAP !" ucap semua peserta
"Kalian boleh meninggalkan tempat ini dan kalian harus kambali kesini dalam waktu 15 menit, kalau 15 menit kemudian belum datang atau terlamabat 1 detik saja saya anggap gugur" ucap Matsumoto-san
"Siap !" ucap semua peserta
Para peserta pun bubar dan segera menuju ke papan pengumuman.
SxT
"Loh kakak kok nggak liat pengumuman sih ?" ucap Ve menghampiri Suchan yang sedang duduk-duduk di bawah pohon yang cukup rindang
"Buat apa ? siapa saja yang menjadi lawanku entah perempuan atau laki laki, kuat atau lemah aku tidak akan sungkan untuk melawannya" ucap Suchan
"Iya-ya kakak bener juga" ucap Ve
"Kamu juga jangan sungkan untuk melawan siapa lawan kamu walaupun itu kakak sendiri yang kamu lawan, kamu jangan sungkan melawan kakak !" ucap Suchan
"Tapi kak ?" ucap Ve mengerutkan dahinya
"Pergi cari minum yuk ! kakak haus nih" ucap Suchan
"Ya udah yuk kak !" ucap Ve
Suchan dan Ve pun pergi untuk mencari minum di kantin yang tidak jauh dari lapangan. Setelah menghilangkan rasa haus, mereka pun kembali ke lapangan karena sudah 13 menit berlalu. Beberapa menit kemudian seluruh peserta kembali menuju ke lapangan karena sudah 15 menit berlalu.
"Baik mari kita mulai pertarungannya !" ucap Matsumoto-san
"Prata-kun melawan Kyosuke-kun" ucap Shania
Prata dan Kyosuke pun masuk ke dalam arena yang sudah di persiapkan.
"Hanya ada 1 peraturan yaitu jangan sampai kalian mencoba untuk mengalah dalam pertarungan ini !" ucap Matsumoto-san
"Pertarungan Mulai !"
Prata pun langsung maju menyerang Kyosuke dengan cepat dan tanpa belas kasihan.
"Bak, bak, bak" suara pukulan Prata yang terus mengenai Kyosuke
"Argghhhh" rintih Kyosuke
"Kalau begini terus aku akan kalah, aku harus balik menyerang" ucap Kyosuke membulatkan tekad dalam hati
"Rasakin ini" ucap Kyosuke melancarkan serangan
Serangan itu pun mengenai Prata tepat di wajahnya
"Dasar bodoh !, apa kau tak sayang nyawa" ucap Prata dengan tampang muka serius
"Rasakan serangan balik dariku, kupastikan kau akan tak bisa melihat hari esok lagi" ucap Prata melancarkan serangan tepat di perut Kyosuke
Kyosuke pun terpental hingga membentur dinding yang berjarak 5 meter dari tempat itu. Prata pun menghampiri Kyosuke.
"Mana semangatmu yang tadi dasar sampah !" ucap Prata menginjak injak tubuh Kyosuke
"Cukup !" ucap Matsumoto-san dengan lantang
"Pertarungan antara Prata dan Kyosuke di menangkan oleh Prata !" ucap Shania
"Sial ternyata dia juga tidak bisa di anggap remeh !" gumam Suchan dalam hati
"Pertarungan ke 2 Naomi melawan Nyash !" ucap Shania
Naomi dan Nyash pun memasuki arena.
"Pertarungan Mulai !"
"Maaf sebelumnya karena mungkin aku akan merusak wajah cantikmu" ucap Nyash dengan congkaknya
Nyash pun menyerang Naomi dengan membabi buta. Tetapi Naomi hanya diam saja.
"Sial, siapa orang ini ?" gumam Nyash dalam hati
"Kenapa kau berhenti ?" ucap Naomi
"Sial, siapa dia sesungguhnya" ucap Nyash kehabisan nafas
"jika kau tidak menyerang aku yang akan balik menyerangmu" ucap Naomi yang langsung meluncur ke arah Nyash
"bak, bak, bak" suara pukulan Naomi yang secara beruntun mengenai muka Nyash
"Tsunami Punch !" teriak Naomi melancarkan serangan terakhir
Serangan itu pun mengenai perut Nyash.
"Arghhh" rintih Nyash yang mengeluarkan darah dari mulutnya
Setelah terkena serangan itu Nyash pun jatuh pingsan karena ke habisan nafas dan di tambah pukulan Naomi yang menimbulkan bekas luka bakar di perutnya.
"Jadi ini Princess Poseidon" gumam Matsumoto-san dalam hati
"Pertarungan antara Nyash dan Naomi di menangkan oleh Naomi" ucap Shania
"Selajutnya pertarungan antara Sinka dengan Karin" ucap Shania
Sinka dan Karin pun memasuki arena.
"Pertarungan mulai !"
Sinka pun menyerang Karin hingga Karin terpelanting jauh.
"Maafkan saya, saya tidak bermaksud menyakiti kamu, maafkan saya !" ucap Sinka merasa bersalah
"Bicara apa kau ini ? dasar sampah !" ucap Karin dengan tatapan remeh walau tubuhnya terpelanting oleh Sinka
Sinka yang mendengar hal tersebut tiba-tiba tubuhnya terselimuti oleh aura hitam.
"APA KAU BILANG ?" ucap Sinka dengan wajah yang menakutkan dan tubuh di selimuti aura hitam yang berbentuk panda
"RASAKAN AMUKAN DARI PANDA YANG SEDANG MARAH" ucap Sinka yang lalu melancarkan serangan
"Blarrr" suara Karin yang tubuhnya sudah terbentur tembok sampai tembok itu retak
"Matsumoto-san, kau harus menghentikan pertarungan ini, bisa-bisa semua yang disini ikut di serang oleh Sinka" ucap Naomi khawatir
"Tenanglah !, lebih baik kau istirahat dulu !" ucap Matsumoto-san
"Ta-tapi…" ucap Naomi
"Percayalah padaku, adikmu akan baik-baik saja begitu juga lawannya" ucap Matsumoto-san meyakinkan Naomi
"Blar, blar, blar" suara pukulan Sinka memukul Karin hingga hampir menhancurkan tembok yang tebalnya kira-kira 5 m.
Karin pun hanya bisa pasrah menerima pukulan dari Sinka.
"Mungkin ini akhir bagiku" ucap Karin
"BLAARRRRR" suara Sinka meluncurkan serangan terakhir yang membuat Karin tak sadarkan diri
"Pertarungan antara Karin dan Sinka di menangkan oleh Sinka"
"Sinka Kawai Desune" ucap Sinka yang sudah berubah 180 derajat dari muka seram menjadi bermuka lucu dan kawai
Semua peserta yang menonton pun hanya bisa tercengang melihat seorang gadis cantik dengan muka yang polos menhancurkan lawannya dengan mudah.
Pertarungan pun terus berlanjut hingga pada giliran Ve.
"Pertarungan selanjutnya adalah pertarungan antara Veranda melawan Noella !" ucap Shania
Ve dan Noella pun masuk ke dalam arena.
"Pertarungan di mulai !"
"BLARRR" suara tembok hancur karena badan noella yang terkena pukulan Ve
Tanpa rasa kasihan Ve pun langsung meluncur ke arah noella dan menghajarnya dengan tanpa belas kasih sedikit pun.
"ARGGHH" rintih noella mengeluarkan darah dari mulutnya
"Sungguh kekuatan yang sangat luar biasa" ucap Matsumoto-sandalam hati
Semua orang yang menonton pun hanya bisa tercengang dengan mulut menganga karena melihat seorang perempuan menghajar lawannya dengan sangat mudah. Terlihat Ve yang sedang mengumpulkan tenaga untuk melancarkan serangan akhir.
"Posisi itu jangan-jangan…." ucap Suchan dengan wajah takut serta khawatir lalu segera melompat ke arah noella
"Matsui Style : Storm Shadow" ucap Ve yang langsung menyerang noella
"Duarrrr" terdengar ledakan yang sangat keras akibat serangan Ve tadi.
Seluruh arena pun tertutup kepulan asap dan debu dari serangan Ve tadi.
"Pertarungan antara Veranda dengan Noella di menangkan oleh Veranda"
"Kemana dia ?" ucap Ve kebingungan mencari noella
"Ve, apakah kau ingin membunuh dia ? sampai kau menggunakan jurus itu segala ?" ucap Suchan yang membopong noella
"Maaf kak, Ve hanya menuruti ucapan kakak tadi" ucap Ve
"Sudahlah yang lalu biarlah berlalu, sekarang bawalah noella kembali ke bangku penonton" ucap Suchan menyerahkan noella k eVe
"Baik kak" ucap Ve lalu pergi ke bangku penonton sambil memapah noella
"Inilah pertarungan terkhir pertarungan antara Suchan dengan Tatsumi" ucap Shania
Suchan dan juga Tatumi mulai memasuki ke dalam arena
"Pertarungan di mulai"
"Henshin : Reaper Armor"
Suchan pun berganti armor.
"Siapa kau sebenarnya ?" ucap Tatsumi
"Aku manusia setengah Setan dan juga Dewa, karena setengah jiwaku sudah dikutuk oleh iblis" ucap Suchan langsung menyerang tatsumi
"Blar" suara dari tembok yang berlapis-lapis hancur karena tubuh tatsumi
Suchan pun meluncur ke arah tatsumi.
"Argghhhh" ucap tatsumi yang sudah tidak bisa bergerak lagi
"Pertarungan antara Suchan dan Tatsumi di menangkan oleh Suchan"
"Sungguh kekuatan yang sangat mengerikan, seperti yang diramalkan oleh Takamina" gumam Matsumoto-san
"Tolong panggilkan medis segera" teriak Suchan
"Baik !" ucap Shania
Beberapa saat kemudian bantuan medis datang Tatsumi pun dibawa menuju ke ruang perawatan.
Pertarungan pun berakhir. Peserta yang memenangkan pertarungan kembali lagi berbaris di lapangan dengan rapi.
"Ada 12 orang yang masuk ke pasukan elite. Akan saya bacakan siapa saja yang lolos dan bergabung ke Squad Pasukan Elite Cyber yaitu 1. Prata, 2. Naomi, 3. Sinka, 4. Vieny, 5. Natsumaru, 6. Lidya, 7. Yuvia, 8. Lucas, 9. Veranda, 10. Suchan, 11. Gray, 12. Levi itu saja selain yang saya sebut namanya tadi silahkan meninggalkan tempat ini" ucap Matsumoto-san
SxT
Perserta yang di nyatakan gugur pun pergi meninggalkan tempat pelatihan dengan menggunakan robot mereka. Tiba-tiba sebuah misil di tembakkan ke arah asrama dan kemudian meledak *SFX : DUUAARRR.
"Itu para pemberontak" ucap Levi
"Ayo kita habisi mereka semua !" ucap Gray dengan wajah penuh emosi
"Jangan gegabah ! sebaiknya kita bersembunyi terlebih dahulu !" ucap Matsumoto
"Baiklah"
"Lohh, dimana Ve dan juga Suchan ?" ucap Prata bingung karena Ve dan Suchan tidak ada di barisan
Tiba-tiba para robot yang menembakkan misil tadi hancur lebur semuanya tanpa tersisa.
"Itu robot milik siapa ?" ucap Vieny
"Jangan-jangan itu robot milik Suchan dan Ve !" ucap Natsumaru
Setelah berhasil menghancurkan para robot yang menyerang tadi mendaratlah dua robot di lapangan. Keluarlah Suchan dan Ve dari robot tersebut.
"Maaf karena kami menyerang mereka sendirian, karena saya tidak ingin melihat orang terbunuh lagi" ucap Suchan menundukkan kepalanya
"Saya juga minta maaf" ucap Ve yang juga menundukkan kepalanya
"Sudah jangan di pikirkan, sebaiknya kita segera pergi dari sini !" ucap Matsumoto-san
"Lalu kita mau pergi kemana Matsumoto-san?" ucap Lidya
"Kita pergi ke utara kota Maria disana ada markas besar squad pasukan elite" ucap Matsumoto-san
"Lalu bagaimana dengan korban yang ada disini ?" ucap Shania
"Dengan berat hati kita harus tinggalkan mereka disini !" jelas Matsumoto-san
"Cepat kalian siapkan robot kalian dan segera pergi dari sini" ucap Matsumoto-san
"SIAP !" ucap semua serentak
SxT
Mereka pun menyiapkan robot mereka dan bersiap menuju ke utara kota Maria. Setelah semuanya siap mereka berangkat dengan robot masing-masing. saat di perjalanan terlihat banyak sekali orang yang ingin mengungsi di kota Maria. Beberapa saat kemudian sampailah mereka di markas besar pasukan elite. Mereka pun me-landingkan robot mereka dan turun dari robot mereka.
"Selamat datang di Markas Besar Squad pasukan elite" ucap seseorang menyambut mereka
"Maaf kami datang kesini tanpa memberitahu anda, saya minta maaf" ucap Matsumoto-san
"Coba kau ceritakan apa yang terjadi Matsumoto-kun" ucap orang itu tadi
"Para pemberontak menyerang tempat pelatihan, semua orang telah meninggal dan hanya tersisa yang anda lihat ini" ucap Matsumoto-san
"Lalu apakah kau tidak melawan mereka ?" tanya orang itu
"Mereka berhasil di hancurkan oleh kakak beradik dari klan matsui" ucap Matsumoto-san
"Benarkah ? ada kaln matsui yang ikut menjadi pasukan elite ?" ucap orang itu
"Benar !" ucap Matsumoto-san
"Sebaiknya kau istirahatkan dirimu terlebih dahulu !" ucap orang itu
"Baik !" ucap Matsumoto-san
"Saya adalah Yasushi Akimoto-san, saya adalah pemimpin pasukan squad elite ini !, Salam kenal !" ucap Akimoto-san
"Mari saya antar kalian berkeliling tempat ini !" ucap Akimoto-san
Akimoto-san pun mengantar mereka berkeliling di markas besar pasukan elite.
"Disini kalian akan mendapat pelatihan oleh para senior kalian" ucap Akimoto-san
"Sekarang kalian boleh beristirahat !, silahkan kalian memilih kamar kalian dan juga teman tidur kalian" ucap Akimoto-san
"Baik !" ucap mereka serentak
Mereka pun memasuki kamar masing masing. Suchan sekamar dengan Prata, Gray sekamar dengan Levi, Natsumaru dengan Lucas, Ve dengan Sinka, Naomi dengan Vieny, Lidya dengan Yuvia. Tiba-tiba lonceng berbunyi yang berarti waktunya makan malam. Semua orang pun keluar menuju ke dapur untuk makan malam. setelah mengambil makanan Suchan pun menuju ke meja kosong bersama Ve.
"Itadakimasu !" ucap Ve dan Suchan bersama-sama lalu mereka makan makanan mereka
"Maaf bolehkah kami bergabung dengan kalian karena meja yang lain sudah penuh" ucap Naomi dan Sinka
"Tentu saja boleh ! Silahkan !" ucap Suchan
Sinka dan juga Naomi pun duduk, Suchan duduk bersama Sinka dan Naomi bersama Ve.
"selamat makan !" ucap Sinka
Mereka pun memakan makan malam mereka. Setelah selesai makan Suchan pun hanya memperhatikan Sinka sambil meminum kopi.
"Maaf apa ada yang salah ?" ucap Sinka
"Ti-tidak aku hanya heran aja ada orang secantik dan sekuat kamu !" ceplos Suchan
"Kakak !" ucap Ve memukul kepala Suchan
"Sakit tau Ve !" ucap Suchan
Sinka dan Naomi yang melihat kelakuan Sinka dan Naomi pun hanya tertawa.
"Ohh iya, kenalkan aku Sinka Juliani" ucap Sinka memperkenalkan diri ke Suchan
"Nama yang cantik, secantik yang mempunyai namanya" ucap Suchan
"Aku Suchan, Sinka-chan Daisuki ! w" sambung Suchan memperkenalkan diri
Pipi Sinka pun menjadi merah merona karena mendengar perkataan Suchan
"Kak, jangan malu-maluin" ucap Ve memukul Suchan
"Maaf ya, kakak ku ini memang agak konyol" ucap ve
"Aku shinta Naomi"
"Aku Suchan, Naomi kawai desu !" ucap Suchan lalu mengecup tangan Naomi
"KAK !" ucap Ve kembali memukul Suchan
"Loh Ve kamu kok gak memperkenalin diri sih ?" ucap Suchan
"Enggaklah aku kan sudah kenalan dengan mereka karena mereka teman sekamar aku saat masih di tempat pelatihan" ucap Ve
"Ohhh" ucap Suchan
"Ve ke kamar yuk udah ngantuk nih !" ucap Sinka
"Yaudah yuk !" ucap Ve
"Kami mohon pamit ke kamar dulu" ucap Ve
"Aku juga mau ke kamar" ucap Suchan
"Aku juga kalau begitu" ucap Naomi
Mereka pun kembali ke kamar mereka masing-masing dan segera mengistirahatkan badan mereka.
SxT
#SemingguKemudian
Terlihat sudah banyak orang yang beseragam pasukan elite dan juga berpelengakapan lengkap yang sedang beberbaris di bawah teriknya matahari di siang hari. Akimoto-san pun memberikan mereka alat untuk mempertahankan diri saat mereka tidak menaiki robot mereka yaitu pedang dan juga pistol.
"Sebagai misi pertama kalian, kalian akan harus menjaga para pekerja yang sedang memperbaiki tembok sina di kota Rose dari segala sesuatu yang mengancam mereka !, entah itu monster, zombie atau pun pasukan pemberontak. Apakah kalian sudah siap menjalankan misi ini ?" ucap Akimoto-san
"SIAP !" ucap mereka bersama-sama
"Baik sekarang kalian pergilah ke kota Rose disana sudah ada matsumoto dan juga Shania yang akan menjadi instruktur kalian disana !" ucap Akimoto-san
"Baik !" ucap mereka serentak
"Kalian boleh meninggalkan tempat ini dan menuju ke robot kalian masing-masing" ucap Akimoto-san
Mereka pun membubarkan diri dan menuju ke robot mereka masing-masing. mereka pun berangkat bersama-sama menuju ke kota Rose. Saat sudah memasuki kota Rose terlihat banyak sekali monster dan zombie yang sedang bertarung dengan para pasukan elite lainnya. Mereka pun segera menuju ke tembok sina. Sesampainya diatas tembok sina mereka pun turun.
"Selamat datang di kota maria" ucap Matsumoto-san
"Kalian sudah tahu misi kalian kan ?" ucap Shania
"Sudah !" ucap mereka bersama-sama
"Sekarang saya akan membagi kalian menjadi beberapa team ! Team 1 : Suchan, Veranda, Naomi, Sinka kalian akan menjaga luar tembok sina, Team 2 : Levy, Gray, Lidya, Vieny kalian akan menjaga bagian dalam tembok sina, lalu Team 3 : Prata, Yuvia, Natsumaru, Lucas kalian menjaga dari atas tembok. Sekarang kalian pergilah ke tempat yang sudah saya tentukan !" ucap Shania dengan tegas
"BAIK !" ucap mereka bersama-sama
Mereka pun kembali menaiki robot mereka masing-masing dan segera pergi ke tempat yang sudah di tentukan.
Tak lama kemudian pasukan pemberontak kembali datang dengan pasukan yang cukup banyak.
"Veranda kau maju sendirian menghadapi mereka yang lain biarkan Veranda saja yang melakukannya !" ucap Matsumoto-san
"Baiklah !" ucap Suchan, Naomi, dan juga Sinka bersama-sama
Setelah mendengarkan perintah dari matsumoto Ve pun maju sendirian.
"blam, blam, blam" suara tembakan dari robot Ve
Robot pun hancur satu persatu.
"Sungguh kekuatan yang begitu sangat luar biasa !" ucap Shania
"Inilah kekuatan dari klan matsui" ucap Matsumoto-san
Tanpa disadari tiba-tiba robot milik Sinka di serang oleh monster bunglon yang menyamar menjadi dinding.
Sinka pun terlempar dari robotnya. Naomi pun menyerang monster bunglon tadi.
"AAAAAAA" teriak Sinka
Apakah Sinka akan selamat ? nantikan chapter selanjutnya di Shield of Truth ! :D.
TBC
Yosshhh chapter kedua selesai !. gimana ceritanya bagus tidak ?. maaf kalau tidak bagus dan kurang menarik tapi saya akan berusaha untuk membuatnya menjadi semenarik mungkin :D. Jangan lupa reviewnya ya !. Arigatou Gozaimasu~ !
