Disclaimer: i do not own Hunter x Hunter. Because hxh is belong to Yoshihiro Togashi.

Rated: T.

Genre: hurt/comfort, family, romance and.. I don't know *diblender*

Full of this warning,

Typo, Au, maybe OOC. Alur aku cepetin biar cepet kelar *ditabok* this is my first fict. Terinspirasi dari lagunya, Bleach Beat Collection 2nd Session:02 Hitsugaya, Rangiku, Hinamori. Yang aku ambil, Hitsugaya Toshiro (CV: Paku Romi) - This Light I See. Bukan bermaksud promosi, ya. Maaf!

Still wanna read? Oke, what ever.. *ditendang*

ukimitaro present,

This Light I See

-oOo.-

Ketika Lienette menginap dirumahku, rumahku menjadi ramai. Sangat ramai. bahkan suara ledakan emosi tetangga-pun tak terdengar. kalian tahu kenapa? ternyata, Lienette dan Neon memang sangat cocok. mereka suka membicarakan orang, dan sebagainya, Sejujurnya, aku tidak tertarik mengikuti pembicaraan itu, Namun ketika Lienette menunjukkan beberapa lembar gambar yang sangat mirip padamu, aku menjadi curiga. Apa dia seorang paparazzi? Tidak mungkin!

Desember, 27.

-oOo-

Kau percaya takdir? Takdir yang mempermainkan perasaan kita. Ia menari-nari diatas penderitaan dan bernanyi di atas kebahagiaan kita. Ia juga yang telah membuatku begini sekarang.

Desember, 29.

-oOo-

"Dimana ada sesuatu yang menjanjikan, itulah kesempatanmu." apa kalian mengerti apa artinya itu?

Desember, 30.

-oOo-

"Kurapika, hari ini akan hujan. Apa kau membawa payung lebih?"

"Memang kenapa? Apa kau tidak dijemput oleh pelayanmu, Neon?"

Sahabatku menggeleng. "Kitakan sudah janji. Setiap pulang sekolah, kita akan bermain kerumahmu. Kau juga sepakat dengan itu,"

"Kapan aku menyepakatinya?"

"Ketika kau setengah sadar," ia menyodorkan ponselnya dengan gambar videoku didalanya. "Ini!"

Aku menyaksikan video memalukan itu..

"Hai, namaku Lienette Grough."

"Namaku Neon Nostrad! Dan ini, Kurapika Porca!" mereka menyenter aku yang sedang setengah sadar.

"Hihihi... Kami akan bertanya padanya,"

"Tanya apa, Lienette?"

"Penasaran? Ikuti aku!" Lienette berjalan menghampiri aku yang masih setengah teler di video ini. "Kurapika, apa kau setuju, kalau setiap pulang sekolah mulai besok, kami bermain dirumahmu sampai pukul 7?"

Aku didalam video itu mengangguk.

"Kau tidak keberatan kami kerumahmu setiap pulang sekolah?"

"Tidak. Aku malah senang."

"Benar? Benar kau malah senang kami bermain dirumahmu setiap pulang sekolah, mulai besok?"

Lagi lagi, aku didalam video itu mengangguk.

"Dengan ini, kami resmi mengunjungi rumahmu setiap hari. Deal?"

"Deal." lalu aku di video kembali tertidur.

-end of watching video-

"Lienette! Neon!" aku geram dengan dua sahabatku disamping ini. "Jadi, kalian membuat aku menyetujui itu ketika aku setengah teler!?"

"Tapi kan kau menyetujui itu." Lienette tersenyum kuda kearahku.

"Tapi tetap saja! Arrghh! Terserahlah. Kali ini, ketika aku sedang sadar, ayo buat ulang perjanjiannya."

"Tidak bisa!" bentak Neon. "Kau juga sudah menyetujui ini," Neon melihatkan satu video tentangku lagi.

"Kurapika, apa kau menyetujui bahwa kau tidak akan.. Tidak tidak. Apa kau setuju kau tidak akan mengulangi perjanjian kita?" Neon didalam video itu bertanya dengan memasang muka andalannya.

Lagi lagi, aku didalam video itu menggangguk dengan bodohnya.

"Benar?" tanyanya lagi.

"Iya." lalu aku tertidur lagi.

-end of watching video-

"Lihat? Kami juga punya video ini. Kau tak bisa mengelak lagi," ejek Lienette dengan muka kudanya(?)

"Ah~ terserah lah. Sekarang, apa yang akan kalian lakukan?" tanyaku pasrah.

"Kenapa kau tanya lagi? Jelas jelas kita akan kerumahmu."

Tak terasa kami berdebat tentang hari ini, ternyata hujan sudah reda sedari tadi. "Terserah lah, kau akan kerumahku sekarang?"

"Tentu!" kata Neon dan Lienette bersamaan.

"Ayo berangkat."

-cOc-

"Apa?!" teriak Neon secara tiba-tiba.

"Ada apa, Neon?"

"Lienette, lihat ini.. Si pangeran akhirnya mati ketika menyelamatkan sang putri,"

"Kau benar."

Aku melihat kedua sahabatku yang sedang menjadi Chuunibyo jika sedang menonton film kesukaan Neon. Aku mengambil buku harianku dan menuliskannya,

Malam ini malam tahun baru. Malam ini juga sempat diwarnai dengan hujan tadi sore ketika kami ingin pulang sekolah. Tuhan, andai aku bisa bertemu denganmu lagi.. Apa kau tahu? Aku sangat sangat merindukanmu. Bila aku boleh jujur padamu, aku sangat ingin memelukmu ketika kau kembali. Selamat malam tahun baru, Kuroro.

Desember, 31. Kurapika.

-cOc-

Selamat tahun baru! Hari ini, Januari 1, kami pergi mengunjungi rumah Pokkle. Pokkle dan adiknya, Ponzu, keluar dan menyambut kami. Tak lama, mereka berdua ikut berkeliling bersama kami kerumah Killua. Namun, Killua sedang tidak ada dirumah. Lalu kami pergi kerumah Gon. Ternyata, Killua sedang ada dirumah Gon. Gon menyambut kami hangat. Setelah itu, Gon dan Killua memutuskan untuk ikut berkeliling bersama kami.

Januari, 1.

-cOc-

Aku bersedih karena Pokkle harus pindah sekolah. Kenapa? Hati hati, Pokkle.

Januari, 5.

-cOc-

A/n: done! Maaf cuma sedikit. Abisnya aku males nulisnya._. Maaf!

lavender sapphiers chan:

Salam kenal:) ini masih tbc. Btw, tbc itu apa sih? :V terima kasih karena sudah bilang fiksiku bagus. Dan juga maaf karena typo ituu tuh:( haha.. Saya tidak tersinggung sama sama sekali, kok:)

KxN:

Udah di update, kok. Lienette-nya kenapa? *nyengirkuda*