Tittle : The Game is On
Disclaimer : semua tokoh di ff ini (kecuali para oc) bukan punya author, saya cuma pinjem nama doang.
Rated : T
Main Pair : Kyusung
Warning : oc bertebaran, typo merajalela, yaoi
A/N : Semua hal dalam ff ini kemungkinan besar bakalan beda jauh sama keadaan sesungguhnya di Korea (soalnya author udah jarang update soal Korsel) dan perawakan tokoh juga seinget author aja hehe (misal, Kris rambutnya masih pirang di ff ini, hehe)
.
Don't like don't read
.
Yesung memijat pelipisnya sendiri yang sedikit pusing mengingat kejadian kemarin. Setelah Kyuhyun dengan berat hati memberikan 'mainan barunya' pada Kevin untuk diproses di lab, Mrs. Cho mulai menangis dan memohon pada Kyuhyun untuk berhenti dari apa yang dikerjakannya selama ini. Butuh waktu berjam-jam untuk menenangkan Mrs. Cho, meskipun akhirnya wanita itu kelelahan dan tertidur, bukan berarti semuanya menjadi tenang. Keluarga Yesung tampak menatap Kyuhyun dingin meski tidak mengatakan apapun. Sementara keluarga Kyuhyun hanya menampilkan ekspresi kosong.
Dengan sedikit paksaan, akhirnya Yesung berhasil meyakinkan keluarganya untuk pulang dan beristirahat di rumah, begitu pula Kyuhyun. Meskipun keadaan kurang lebih sudah kembali normal, Yesung tetap merasa tidak enak.
Hari ini seluruh member super junior memiliki jadwal masing-masing. Seharusnya Kyuhyun juga begitu, namun karena kasus mendadak kemarin, mau tidak mau manager super junior harus berusaha keras untuk mengatur ulang jadwal magnae evil ini. Karena bukan rahasia umum kalau Kyuhyun yang sedang menangani kasus adalah manusia paling menyebalkan di dunia. Pernah suatu hari Kyuhyun dipaksa untuk mengisi jadwal saat sedang menangani kasus, dan hasilnya adalah tonjokan di pipi dan penyataan yang membuat bahkan Lee So Man merinding. "Sekali lagi kau mengacau di permainanku, aku tidak lagi sudi memasok uang ke kantongmu dan akan kupastikan kau menjalani sisa hidupmu dengan penuh penderitaan."
Yesung tersenyum sendiri mengingat kejadian itu. Namun, lamunannya buyar oleh suara erangan seorang namja disampingnya. Yesung menoleh sedikit, dan tersenyum lembut melihat namja tampan yang tampak berusaha membuka mata di sampingnya. Kyuhyun biasanya menolak tidur sebelum kasus yang ditanganinya terpecahkan, jadi malam ini adalah pengecualian.
Kemarin setelah mengantar keluarganya pulang, Kyuhyun tanpa mengucapkan apapun meraih lengan Yesung dan menariknya menuju kamarnya tanpa memperdulikan protes Sungmin. Yesung masih ingat betul bagaimana anehnya sikap Kyuhyun kemarin. Begitu mengunci kamar mereka dan memastikan kalau tidak ada siapapun selain mereka berdua di ruangan itu, Kyuhyun langsung mendorong tubuh Yesung ke tembok dan mulai menciumnya. Berbeda dengan ciuman pertama mereka yang begitu manis, ciuman kali ini kasar dan menuntut. Yesung sangat kewalahan membalas ciuman Kyuhyun, hingga akhirnya ia hanya bisa mengikuti permainan namja yang lebih tinggi darinya itu.
Kyuhyun melepas ciuman mereka dengan sedikit terburu-buru dan langsung mendorong tubuh Yesung ke Kasur dengan sedikit kasar. Yesung mengira Kyuhyun mungkin menginginkan sex dan ia sendiri bingung apakah ia sudah siap ke level itu, ini bukan pertama kalinya Yesung melakukan 'itu' dengan namja lain, tapi bukan berarti ia selalu siap untuk sex. Dan perasaan takut mulai merengkuhnya saat bibir Kyuhyun mulai menjelajahi lehernya. Kyuhyun benar-benar tampak hilang kendali dan tidak sabaran. Dan untuk informasi saja, Yesung benci perlakuan kasar, ia pernah diperlakukan kasar oleh mantan pacarnya dulu, dan Yesung menangis saking sakitnya.
Namun kyuhyun tidak melakukan apapun, kegitannya berhenti begitu saja. Bibirnya masih terasa panas di leher Yesung. Namun napasnya kembali tenang dan tubuhnya tidak lagi tegang. Dan itu saja, Kyuhyun tertidur dengan Yesung yang masih terperangkap di bawah tubuhnya. Setelah berhasil menguasai dirinya sendiri, Yesung akhirnya menarik tubuhnya keluar dari bawah tubuh Kyuhyun dan ikut tertidur di samping si namja jenius itu.
Yesung mendesah pelan mengingat kejadian semalam, ia lega karena Kyuhyun tidak melakukan apapun padanya. Karena Yesung yakin kalau Kyuhyun melanjutkan kegiatan semalam, ia tidak mungkin bisa melawan Kyuhyun yang jelas lebih besar darinya. Namun Yesung diam-diam merona saat menyadari ada bagian kecil dari dirinya yang kecewa saat Kyuhyun memutuskan untuk menghentikan kegiatan mereka semalam. Ratusan pertanyaan berputar di benaknya. Bagaimana jika Kyuhyun tidak berhenti? Kira-kira apa rasanya melakukan hal itu dengan Kyuhyun? Apakan akan sakit seperti dulu? Apa Kyuhyun akan memelukku setelah kegiatan kami selesai?
"Ada apa dengan wajahmu?"
Yesung nyaris menjerit saking kagetnya saat suara Kyuhyun tiba-tiba masuk indera pendengarannya. Wajahnya semerah apel dan jantungnya serasa akan meledak saking gugupnya. "T-tidak ada apa-apa…"
Kyuhyun menaikkan satu alisnya—kebiasaan yang sangat diebenci Yesung karena ia tidak pernah bisa menaikkan satu alis. "Lebih baik kita segera mandi, aku yakin Gavin akan segera datang membawa apapun yang ditemukannya soal kasus kemarin."
Yesung hanya bisa mengangguk, sedikit kesal entah karena apa. Kyuhyun lebih dulu beranjak dari Kasur dan merenggangkan tubuhnya. Kyuhyun tidak beranjak kemana-mana, hanya berdiri di samping Kasur tempat Yesung duduk dengan ekspresi wajah menyelidik. Yesung mau tidak mau merasa tidak nyaman dipandang seperti itu. "Apa?"
"Kau tahu aku bukan tipe namja seperti itu kan?"
Yesung mengerutkan keningnya. "Namja seperti apa?"
"Kau tahu… namja yang akan langsug menarikmu ke kasur untuk bersetubuh sebelum sempat mngajakmu kencan,"
Yesung merona hebat mendengar penuturan Kyuhyun yang terdengar santai namun baginya sangat fulgar. "Kau melemparku ke Kasur semalam,"
"Yah," Kyuhyun tampak menimbang kata apa yang akan diucapkannya selanjutnya. "Paling tidak aku tidak memasukkan pe—"
Yesung sudah lompat dari Kasur dan menutup mulut Kyuhyun dengan jari kecilnya sebelum Kyuhyun bisa melanjutkan kalimatnya dan membuat Yesung semakin malu. "Kurasa aku tahu kelanjutan kalimatmu, jadi aku akan lebih senang kalau kau tidak melanjutkannya,"
Kyuhyun menyeringai melihat namja manis dihadapannya tampak salah tingkah. Setelah beberapa saat akhirnya Yesung melepaskan jarinya dari bibir Kyuhyun dan Kyuhyun kembali bersuara. "Kita akan melakukan itu tentu saja,"
Yesung sudah akan melempar Kyuhyun dengan bantal saat Kyuhyun kembali melanjutkan ucapannya.
""Setelah aku membelikanmu es krim, boneka kura-kura, dan tiket nonton film, lalu mengajakmu pergi ke taman dan menghabiskan paling tidak semalam penuh memelukmu lalu mengajakmu ke taman bermain dan memastikan tidak ada seorangpun nyang berani mendekatimu lalu—"
"Tunggu!" potong Yesung. "Apa kau baru saja bilang kau akan mengajakku kencan?"
Kyuhyun memberi Yesung tatapan aneh seolah yesung baru saja bertanya apa manusia berkaki dua. "Tentu saja,"
Yesung membuka mulutnya, namun ia tidak langsung bersuara, namja manis itu tampak takjub. "Maksumu… kita—" Yesung tampak berpikir keras sebelum menemukan kata yang tepat. "—pacaran?"
Kyuhyun terkekeh. Yesung merasa hatinya menghangat mendengat suara tawa Kyuhyun yang rasanya sudah lama sekali tidak didengarnya. "Mari kita lihat," mulai Kyuhyun. "Aku menciummu, aku hampir mati untukmu, adikmu menonjokku, kita menghabiskan semalaman hampir bersetubuh, aku bersumpah akan meindungimu, jadi… ya, kita pacaran,"
Yesung tampak terkejut, lalu senang, lalu bingung, lalu senang lagi. Dan Kyuhyun hanya menerima cengiran cerah dari Yesung sebagai jawaban, dan itu lebih dari cukup.
Sayang sekali, saat romantis mereka harus berhenti saat teriakan Heechul memecah kesunyian. "AKU TIDAK TAHU DAN TIDAK PEDULI APA YANG SEDANG KALIAN LAKUKAN, ADA ORANG YANG MENCARI KALIAN DAN KALAU KALIAN TIDAK KELUAR SEKARANG JUGA AKU AKAN MEMBUNUHMU KYUHYUN!"
Kyuhyun mendecak kesal mendengar teriakan itu, kenapa Heechul hyung hanya akan membunuhnya dan tidak membunuh Yesung? Dasar pilih kasih.
"KELUAR SEKARANG! DAN KYUHYUN, AKU BERSUMPAH KALAU TERJADI SESUATU PADA YEYE BABYKU AKAN KUKULITI KAU DAN KUCINCANG DAN KULELANG ORGAN DALAMMU!"
Yesung setengah menyengir setengah meringis mendengar 'eomma'nya yang super protektif itu. semejak Leeteuk wamil, Heechullah yang menjadi 'eomma'member super junior. Dan jauh berbeda dari Leeteuk yang lembut dan penyayang bagi semuanya, Heechul seperti malaikat pelindung bagi para uke, dan iblis pembunuh bagi para seme—kecuali Sungmin yang seharusnya uke tapi karena pacaran dengan Ryeowook berubah menjadi seme.
"Well, kurasa aku harus menyelamatkan organ dalamku,"
Dengan kecupan ringan di dahi, Kyuhyun segera beranjak menuju pintu kamar. Namun sebelum ia bisa keluar, Kyuhyun menoleh ke arah Yesung dan tersenyum jahil. "Setelah kasus ini selesai, aku akan mengajakmu nonton film, hanya kita berdua,"
Yesung tersenyum senang mendengarnya.
"Dan setelah itu, akan kutunjukkan padamu bagaimana hebatnya aku di ranjang,"
Dan Kyuhyun segera keluar sebelum terkena lemparan bantal dari Yesung.
.
.
Apa aku pernah bilang kalau Kevin bertubuh kekar dan memiliki tinggi hampir 2 meter? Ya, Kevin benar-benar raksasa. Jadi bahkan orang paling idiot di muka bumipun tahu kalau namja di hadapan Kyuhyun ini bukan Kevin.
Namja ini bertubuh kecil dan pendek. Dalam sekali lihat Kyuhyun sudah tahu kalau namja ini tidak mungkin lebih tua darinya dan tidak mungkin lebih tinggi dari Yesung bahkan Ryeowook. Sebenci apapun Kyuhyun mengakui ini, ia tidak bisa memungkiri kalau namja mungil dihadapannya sangat manis. Dan Kyuhyun sebagai seme normal mau tidak mau harus merona saat namja itu mulai buka suara.
"A-ah, Kyuhyun-ssi, a-anu… em…" namja mungil dihadapannya tampak merona, entah karena apa. Dan Kyuhyun mulai merasa tidak nyaman. "Namaku Greggory Kim, K-Kevin memintaku menyerahkan hasil lab pada anda, Kyuhyun-ssi,"
Ahh… Greggory, nama yang manis. Suara yang menggemaskan. Tubuh yang mungil, akan sangat mudah bagiku untuk menyeretnya ke kamar dan menyetubuhinya sekeras mung—WHAT! CHO KYUHYUN! HENTIKAN PIKIRAN KOTORMU! DIA HANYA ANAK KECIL! DAN KAU SUDAH PUNYA YESUNG!
"K-Kyuhyun-ssi? Kau baik-baik saja?"
Kyuhyun hampir terlonjak kaget mendengar suara si namja mungil yang tiba-tiba. Setelah menenangkan dirinya sendiri, Kyuhyun segera bergerak untuk mengambil seamplop besar berkas yang dibawa namja itu. "Jelaskan apa yang kalian temukan dan berhenti terbata, itu mengangguku,"
Damn, Kyuhyun tidak bermaksud terdengar sekejam itu.
"A-ah, maaf, aku hanya gugup," ucap Greggory. "K-Kevin bilang kau adalah orang yang sangat jenius dan aku juga beberapa kali melihatmu di kantor, k-kupikir kau sangat hebat dan keren. Aku benar-benar gugup saat Ke—"
"Berhenti berputar-putar, katakana saja apa yang kalian temukan," ucap Kyuhyun dengan nada kesal, meskipun dalam hati ia menganggap sikap gugup Greg lumayan menggemaskan. Tunggu, menggemaskan? Greg? Kyuhyun pasti sudah gila.
"Ah, maaf, korban bernama Anthonie Sanderson, dia pemuda Amerika yang sedang berlibur ke Korea Selatan untuk menemui kekasihnya, Park Shin Yeol, yang bekerja di salah satu pabrik cat di Seoul yang mem—"
"Date of death?"
"Korban sudah mati paling tidak satu har—"
"Cause of death?"
"Selain alasan yang sudah jelas—" Greg memberi isyarat dengan menggerakkan jarinya seolah sedang memotong lehernya sendiri. "—kami menemukan sesuatu yang aneh, ingat benda menyerupai serbuk mirip Kristal yang ditemukan di kotak tempat kepala korban diletakkan?"
Kyuhyun menegakkan tubuhnya. Segala pikiran kotornya tentang namja mungil ini hilang begitu saja mendengar sesuatu yang menggelitik insting detektifnya. "Jelaskan padaku apa yang kalian temukan,"
Untuk pertama kalinya Greg tersenyum semejak berttemu dengan Kyuhyun, dan itu hampir mengembalikan pikiran sang seme. "Pottasium Sianida dan Sodium Sianida," ucapnya dengan nada bangga.
Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya.
"Sianida adalah salah satu racun yang sangat mematikan, karena zat ini mengacaukan sel dalam menerima oksigen didalam tubuh. Racun sianida dapat berbentuk gas seperti hidrogen sianida atau dalam bentuk kristal seperti potasium sianida atau sodium sianida. Dalam novel agatha christie ada juga penjelasan mengenai racun ini."
"Agatha Christie?"
Greg sedikit merona saat melanjutkan. "Aku penggemarnya."
"Oh, lanjutkan"
Greg mengangguk. "Secara Ilmiah, racun sianida dapat memasuki tubuh melalui sistem pernapasan, terutama paru-paru, dan pencernaan sehingga dapat didistribusikan ke seluruh bagian tubuh. Jika zat ini masuk ke dalam tubuh bisa menghambat kinerja sel dalam tubuh, mengganggu penggunaan oksigen oleh sel dan dapat menyebabkan kematian sel. Pada dosis tertentu, zat ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu 15 menit saja akibat kekurangan oksigen."
"Jadi korban diracun?"
"Ya,"
"Kalian sudah punya tersangka?"
"Sudah,"
"Siapa?"
"Pacar korban, Park Shin Yeol."
.
.
TBC
.
Nah lo, author kasih orang ketiga diantara Kyusung
Hohoho… jangan pada benci sama Greg yaaaa
Maaf pendek dan lama updatenya, ga ada waktu buat nulis, #sibukceritanya
Oke deh, makasih yang udah baca, Review? ^_^
hehe... moment kyusungnya udah cukup belum?
