Kenangan Terakhir

Author:Lana

Pair: WonKyu

Genre: Hurt/comport(?)

Rate :T

Warning: This is BL so, if you don't like you can click back

#Siwon POV

Hari ini adalah hari yang aku tunggu sejak setahu lalu, hari di mana aku bisa mengingatnya sebagai seseorang yang berarti untukku, hari ini pula aku bertemu dengannya, hari ini pula kami memutuskan untuk bersama dan hari ini pula kami terpisah. Namun, aku tidak pernah menyesali hari ini karena perpisahan kami melahirkan sesuatu yang berharga. Sama berharganya seperti dia.

Aku menatap di balik cakrawala, menatap hamparan langit yang telah berubah warna menjadi jingga menghias angkasa yang maha luasnya, bahkan bumi tempatku berpijak ini mulai sunyi yang terdengar hanyalah dengungan-dengungan binatang penghuni tempat ini. Menghela napasku perlahan, aku mencoba untuk mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan. Aku menutup mata perlahan dan mencoba tersenyum mengingat masa lalu, masa lalu ku dengan seseorang dan mencoba mengintip masa depan dengan seseorang. Puas menengadah dan merasakan belaian angin senja, aku melihat ke bawah dan berjongkok untuk membelai pusaranya. Ya sebuah pusara orang yang aku cintai dulu, sekarang dan selamanya. Terlalu banyak kenangan yang kami buat sebelum Tuhan memanggilnya. Kami telah banyak berkorban agar bahagia, hingga kini rasa cintaku masih ada untuknya dan selamanya pun begitu. Aku mengelus nisan yang terukir nama CHOI KYUHYUN. Ya Choi Kyuhyun adalah orang yang berharga untukku, dia telah banyak berkorban dan memberikan apa yang aku inginkan selama ini bahkan dengan mengorbankan nyawanya sendiri. Aku dan Kyuhyun telah menikah 3 tahun lamanya setelah kami berpacaran lebih dari 2 tahun. Selama itu pula kami telah berjuang terutama menghadapi orang-orang yang memandang kami sebelah mata, aku pikir itu wajar karena kami ini adalah pasangan yang 'unik', bahkan kami sudah pernah memghadapi kemurkaan orang tua kami masing-masing karena ketidakwajaran hubungan kami. Namun, kami sama sekali tidak pernah menyerah karena kami percaya perjuangan kami akan membawa kebahagiaan. Tapi sepertinya kebahagiaan itu semu, tepat setahun lalu Kyuhyun melahirkan seorang putra hasil cinta kami, aku bahagia menyambut kedatangan malaikat pelengkap kami, tapi ada harga mahal sebagai bayarannya yaitu aku harus kehilangan Kyuhyun untuk selamanya karena Kyuhyun mengalami pendarahan yang di akibatkan kerusakan rahim buatan yang di tanam di perutnya paska melahirkan. Aku berusaha tegar dan menerima segalanya, mungkin kebahagiaan yang abadi adalah bersama Tuhan di sana. Aku berusaha untuk bahagia tapi itu semua tidak berhasil karena kebahagiaanku telah pergi meninggalkanku untuk selamanya.

"Siwonnie?"Aku berbalik dan menatap wanita yang di usia senjanya masih sangat cantik, dia menggendong seorang anak lelaki yang wajahnya mirip dengan Kyuhyun. Ya itu putra kami, harta berharga yang lainnya dan juga seseorang di masa depanku. Aku menghapus air mataku dan mencoba untuk tersenyum meski rasanya pahit dan berat.

"Ne? Aigoo ingin ikut appa eoh?" Aku menyambut uluran tangan Suho putra kecilku dan Kyuhyun yang memintaku untuk memeluknya. Aku menatap eomma dan tersenyum, kemudian aku berbalik dan membungkuk lagi sembari mencium nisan Kyuhyun dan berdo'a untuknya.

"Bahagialah baby di sana, meskipun aku tidak ada bersamamu. Jika kau bahagia di sana maka aku dan Suho pun akan bahagia di sini untukmu. Saranghae Choi Kyuhyun" Aku berdiri sambil menggendong Suho dan berjalan perlahan meninggalkan pusara dan tempat untuk orang tidur selamanya itu menuju mobil di ikuti eomma.

#Siwon POV end

Tanpa siapapun sadari bahkan Siwon pun tidak, Choi Kyuhyun berdiri di atas pusaranya dan tersenyum melihat kepergian seseorang yang sangat di cintainya itu.

"Saranghae Siwonnie hyung, berbahagialah untukku dan jaga anak kita dengan baik, aku selalu mendo'akan agar kita bisa bertemu suatu saat nanti"

END

Note: Cerita sedih yang gagal total, maklumi saja yo? Hehe