Title : My Love

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Kim Yesung, Kim Ryeowook

Genre : Drama, Romance, Hurt

Rate : M

Warning : Genderswitch, Typo(s)

Summary : Sungmin hanyalah seorang gadis biasa sampai suatu hari dia tiba-tiba diculik

Dan dia dijual ditempat prostitusi dan bertemu Cho Kyuhyun seorang namja

Angkuh yang membelinya. Akankah cinta tumbuh diantara mereka?

.

.

.

"Lihat aku kalau kita sedang bercinta" Kyuhyun berucap sambil menatap tajam Sungmin. Entahlah dia tidak menyukai ketika gadis –ani- yeoja tersebut memalingkan wajahnya ke samping.

Ketika akhirnya namja tampan tersebut mencapai kenikmatannya. Sungmin merasa perutnya dipenuhi oleh benih Kyuhyun dan tak lama yeoja tersebut tidak sadarkan diri dan membiarkan dia beristirahat sejenak agar apa yang dialami nya sekarang hanyalah mimpi

.

.

CHAPTER 3

Bias mentari perlahan mulai merengsek masuk kedalam jendela kamar mewah tersebut. Namun tidak berlaku bagi yeoja yang masih bergulung dalam selimutnya tersebut. Dia masih tertidur nyenyak menyelami alam mimpinya

Perlahan-lahan manik foxy tersebut mulai membuka untuk menampakkan manik teduh yang siapa saja melihatnya langsung jatuh kedalam. Sungmin mengerjapkan kedua matanya yang terasa pening akibat menangis semalam. Mengingat kejadian semalam membuat bulir air mata kembali jatuh membasahi pipi Sungmin. Dia tidak menyangkan akan menghadapi kejadian seperti ini dalam hidupnya. Ingin rasanya mati namun tidak bisa karena dia tahu orang tua nya pasti akan marah dan kecewa terhadapnya dan dia tidak ingin itu

Sungmin pun menghapus air matanya dan mulai bangkit untuk membersihkan diri karena badannnya yang terasa lengket. Mengingat Kyuhyun rasanya Sungmin sudah menaruh benci terhadap lelaki yang berani merenggut keperawanannya. Lelaki brengsek yang telah melakukan hal kasar terhadapnya

"eenghh" Sungmin mengerenyit sakit di daerah kewanitaannya. Yeoja tersebut tidak menyerah dan tetap bangkit meski harus menahan sakit

Memasuki kamar mandi, Sungmin memandang tubuhnya yang sekarang sudah tidak suci lagi. Pergelangan tangannya tampak membiru akibat ikatan kuat dari dasi Kyuhyun semalam. Sungmin mulai menyalakan shower dan membiarkan air dingin tersebut mengguyur tubuhnya sambil menangis dalam diam Sungmin kembali teringat perkataan orangtua nya sebelum tuhan memanggilnya

'Jagalah dirimu baik-baik nak. Appa dan Umma sudah tidak kuat lagi untuk menjagamu'

Dan setelah mengucapkan pesan tersebut tak lama orang tuanya sudah dipanggil yang maha kuasa

'Maafkan aku Appa Umma. Sungmin tidak bisa menjalankan pesanmu' batin Sungmin miris

.

.

.

Disinilah Kyuhyun sekarang, setelah melakukan malam laknat tersebut Kyuhyun langsung meninggalkan Sungmin seorang diri. Pergi ke kamarnya dan pagi-pagi sekali berangkat ke kantor sebelum matahari muncul. Ditemani oleh sang hyung yang sedari tadi menemaninya

"Ya Kyuhyun-ah apa yang kau lakukan semalam?Kenapa kau meninggalkan ku?"

"Aku melakukan urusan yang penting hyung"Jawab Kyuhyun sambil memasang wajah datarnya

"Urusan penting? Apa jangan-jangan kau menemui perempuan yang kemarin malam?"Sebenarnya Yesung sangsi menanyakan hal tersebut namun sikap Kyuhyun sekarang membuatnya ingin menanyakannya

"Bukan urusanmu hyung"

"Hei aku hanya bertanya kenapa kau jadi sewot begitu. Tapi kau tidak melakukan hal yang diluar batasmu bukan?"

"Bisakah kita tidak membicarakan ini Yesung-ssi. Kita sekarang berada di kantor bukan diarea luar jam pekerjaan" Yesung hanya bisa menghela nafas. Dia benar-benar tidak bisa membaca pikiran sahabat yang sudah dianggap nya dongsaeng tersebut. Dengan langkah berat Yesung keluar dari ruangan Kyuhyun

"Maaf hyung aku tidak bermaksud membuat mu seperti itu"Ucap Kyuhyum lirih pada kekosongan

.

.

.

Sebenarnya dulu Kyuhyun adalah sosok yang baik hati bukan Kyuhyun dengan sosok yang dingin dan kasar. Karena ada suatu masalah yang menyebabkan dirinya menjadi berubah. Ya,masalah nya dengan cinta pertamanya atau calon istrinya Jung Haneul. Haneul yang dikasihinya, dicintainya bahkan dimanjakannya dan apapun yang Haneul inginkan selalu Kyuhyun turuti. Ternyata air susu dibalas air tuba, Haneul tidak lah sedikitpun mencintai Kyuhyun karena dia hanya mencintai harta Kyuhyun tanpa mengerti perasaan namja tersebut dan satu hal yang menyebabkan Kyuhyun lebih syok adalah Haneul hamil 3 bulan tanpa sepengetahuannya. Tentu saja itu bukan anaknya karena mereka belum pernah melakukan 'itu'. Sejak saat itu Kyuhyun berubah dan tidak berniat untuk jatuh cinta kembali dan akan selalu menjadi sosok yang dingin karena menurutnya seluruh yeoja sama hanya menginginkan materi bukan cinta yang tulus . Tapi kita tidak mengetahui apakah Kyuhyun akan selamanya seperti ini karena ini hanya urusannya dan Tuhan saja.

.

.

.

Sungmin duduk termenung diatas kasur. Sarapan pagi nya hanya teronggok dibawah kasur tanpa berniat menyentuhnya. Dia merasa hidupnya sudah tidak berguna lagi, keperawanan yang sudah direnggut oleh seseorang yang bahkan Sungmin baru melihatnya. Sungmin tidak tahu apa masalahnya hingga Kyuhyun membelinya bahkan menidurinya. Sambil sesekali mata foxy mengarah keluar yang telah diguyur hujan deras. Sepertinya hujan juga menangis melihat penderitaannya

'Umma..Appa Minnie merindukan kalian'Batin Sungmin miris

Tak ada lagi yang bisa dilakukannya. Semua nya berlalu begitu cepat, dirinya yang dulu yeoja periang dan ceria sekarang bahkan berubah menjadi yeoja pendiam. Tidak ada gunanya juga orang-orang bahkan pasti akan menganggapnya rendah. Sungmin meletakkan tangannya didepan dada sambil berdoa kepada yang maha kuasa agar mengabulkan doanya

'Ya tuhan semoga semua cobaan ini akan berakhir bahagia'

.

.

"Kyuhyun-ah ini laporan rapat seminggu yang lalu" Ujar Yesung sambil menyerahkan map nya yang hanya diterima Kyuhyun dengan wajah datar

"Kapan kita berangkat kesana hyung?" Tanya Kyuhyun tanpa menatap wajah Yesung

"Sepertinya dua hari dari sekarang. Persiapkan lah dirimu dan jangan lupa bawa peralatan yang penting seperti obat-obatan agar kau tidak sakit"

"Iya hyung"Jawab kyuyhun cuek

"Kyu sekali-kali lah dengarkan hyung berbicara. Hyung juga tidak ingin kau sakit Kyu"

"Aku tahu. Tanpa obat-obatan pun aku masih kuat hyung jadi kau tidak usah khawatir"

Yesung menghela nafas pasrah. Kalau sudah begini Kyuhyun tidak akan pernah bisa dipaksa karena dia memang anak yang keras kepala. Dan siapa juga yang berani melawannya meski Kyuhyun berbeda 1 tahun dengannya

"Baiklah. Kalau begitu hyung keluar dulu karena harus menyiapkan beberapa hal"

.

.

.

Sudah sore hari namun Sungmin tidak sedikitpun melirik makanan yang sejak tadi berada dibawah ranjangnya. Membiarkan perutnya kosong tanpa peduli resiko apa yang nanti akan didapatnya. Yeoja cantik tersebut terus melamun dan posisinya pun tidak berubah dari tadi pagi tetap duduk diranjang. Hujan memang sudah berhenti 1 jam yang lalu namun yeoja tersebut tetap bergeming ditempatnya tanpa berniat merubah posisinya yang pasti nya sudah sangat pegal. Ingin kabur tapi rasanya sia-sia saja mengingat jendela tersebut dilapisi kaca tebal tidak mungkin bagi nya untuk memecahkan kaca tersebut karena pasti akan menimbulkan suara gaduh. Dan dia tidak ingin itu terjadi.

Namun tiba-tiba yeoja tersebut terlonjak dari tempatnya setelah mendengar deru mesin mobil dan dengan cepat beringsut dari tempatnya dengan meringkuk di pojok ruangan. Derap langkah terdengar mendekat ke kamar yang sekarang dia tempati. Sungmin semakin meringkukkan badannya sambil matanya menatap was-was pintu kayu yang sudah dia kunci dari dalam. Sepertinya usaha nya sia-sia karena dia mendengar kunci kamar yang seperti diputar dan

CKLEK

Pintu tersebut terbuka dan menampkkan sosok Kyuhyun yang sekarang menatap nya datar

.

.

15 minutes before

"Kau terlihat tergesa-gesa Kyu. Mau pulang sekarang?"

"Iya hyung. Ada urusan yang harus aku selesaikan"Jawab Kyuhyun tanpa menatap wajah yesung

"Baiklah hati-hati dijalan. Jangan lupa juga persiapkan dirimu karena 2 hari dari sekarang kita akan berangkat ke jeju Kyuhyun-ah"

"Pasti hyung. Kalau begitu aku pulang. Annyeong"

"Annyeong Kyu"

.

Kyuhyun pun melajukan mobilnya ditengah padatnya kota Seoul. Matanya terus menatap ke depan sambil sesekali bersenandung lirih tanpa memperdulikan bunyi klakson yang sedari tadi terus berbunyi

Tanpa terasa 15 menit perjalanannya hingga dia sudah berada di mansion mewah miliknya dan turun dari mobilnya kemudian menyerahkan kunci kepada maid yang akan membawa masuk mobilnya ke dalam garasi. Pintu mansionnya terbuka dan menampakkan beberapa maid yang langsung menunduk hormat kepadanya. Kyuhyun hanya menatap datar kepada mereka dan para maid pun tidak mempermasalahkan sikap tuannya karena mereka tahu sikap tuannya sejak dulu. Kyuhyun sudah berniat menaikki tangga sebelum suara Kim Ahjumma, maid tertua di keluarga Cho menyuarakan suaranya

"Tuan muda, nona Sungmin belum memakan makananya sejak tadi pagi" Kim Ahjumma menatap takut Kyuhyun setelah melihat perubahan wajah Kyuhyun

"Dimana dia sekarang?"

"Dia ada dikamarnya tuan. Sejak tadi dia tidak keluar"

"Baik. Ahjumma boleh pergi biar Sungmin aku yang tangani"

Kyuhyun pun kembali menaiki tangganya menuju kamar Sungmin untuk menemui yeoja yang sudah ditiduri nya tadi malam.

Kyuhyun berusaha membuka pintu kamar tersebut namun sepertinya pintu tersbeut terkunci dari dalam. Kyuhyun menyeringai tajam mungkin Sungmin mengira dia bisa membodohi Kyuhyun karena telah mengunci pintu tersebut. Kyuhyun pun pergi menuju ruangan lain dan ditangannya terdapat satu buah kunci yang memang duplikat kunci dari kamar Sungmin. Dia pun memutar kunci tersebut membuka pintunya dan mendapati Sungmin yang meringkuk di pojok ruangan sambil sambil menatapnya was-was

.

.

.

Back to the story

Pintu tersebut terbuka dan menampkkan sosok Kyuhyun yang sekarang menatap nya datar. Kyuhyun pun melangkahkan kaki jenjangnya untuk mendatangi Sungmin yang meringkuk di pojok ruangan untuk kemudian berjongkok dihadapan yeoja manis tersebut

"Kenapa tidak memakan sarapanmu" Kyuhyun menatap tajam Sungmin namun yeoja tersebut tidak menjawab pertanyaannya

"Sungmin, aku bertanya sekali lagi kenapa tidak memakan sarapanmu!" nada suara Kyuhyun mulai meninggi menandakan dirinya mulai emosi

"….."

"Kenapa tidak menjawab?"

"…..."

Karena kesabaran Kyuhyun mulai habis dia pun merengkuh pinggul padat Sungmin dan kejadian ini pun tak dapat Sungmin hindari

CHUP

Kyuhyun melumat bibir Sungmin kasar. Yeoja tersebut kembali mengeluarkan air matanya hingga membuat matanya semakin membengkak

"eunghh" Sungmin melenguh tertahan ketika Kyuhyun meningkatkan intensitas ciumannya. Sungmin merasa jijik pada dirinya sendiri yang dengan maunya menerima ciuman Kyuhyun

Kyuhyun pun melepaskan ciumannya setelah sebelumnya mengecup singkat bibir ranum tersebut. Kyuhyun menyeringai tipis saat melihat bibir tersebut terlihat memerah dan membengkak

"Masih ingin membangkang denganku" Tanpa berniat melepaskan rengkuhannya Kyuhyun bertanya kepada Sungmin

"Lepaskan aku. Kumohon" Lirih Sungmin

"Lepaskan kau bilang. Kau sudah kubeli jadi apapun yang sudah menjadi milik Cho Kyuhyun tidak akan bisa dengan mudah lepas"

"Wae? Apa semua gadis kau perlakukan seperti ini?" Sungmin menatap tajam Kyuhyun. Terlihat sekali mata foxy tersebut tidak gentar sedikitpun dengan tatapan tajam onyx Kyuhyun.

Kyuhyun terdiam mendengar pertanyaan Sungmin barusan. Dia hanya menatap Sungmin datar tanpa berniat menjawab pertanyaan yeoja yang berada direngkuhannya sekarang

"Kenapa? Kau juga tidak bisa menjawabkan?"

"Bisakah kau diam Sungmin. Aku lelah dan tidak mau berdebat denganmu sekarang" Sungmin tertegun mendengar perkataan Kyuhyun barusan. Tidak ingin berdebat apakah lelaki tersebut tidak sadar kalau dia sudah menyulut emosi Sungmin?

"Jadi kuminta sekarang kau siap-siap. Aku akan meminta para maid untuk menyerahkan baju ganti untukmu karena sebentar lagi kau akan pergi denganku" Setelah mengatakan hal tersebut Kyuhyun pun meninggalkan Sungmin yang terdiam sambil menatap kepergiannya

'Ada apa dengannya? Tidak biasanya' batin Sungmin

.

Dan benar saja setelah Kyuhyun meninggalkan kamar ini dua orang maid suruhannya datang membawa beberapa dress dan kemeja. Sungmin yang melihat mereka hanya menatap nya bingung

"Nona, tuan muda sudah memerintahkan kami untuk merias anda" ujar seorang maid yang membawa dress tadi

"Memangnya untuk apa?"

"Kami tidak tahu nona, ini perintah dari tuan muda. Sebelum 5 menit anda sudah harus keluar dari kamar karena dia sudah menunggu anda dibawah"

Sungmin hanya merengut bingung ketika seorang maid menarik tangannya dan membawa nya duduk di meja rias. Sungmin hanya duduk diam ketika maid tersebut merias rambut panjangnya dan juga wajahnya. Tidak berapa lama maid tersebut pun selesai merias Sungmin dan menatap hasilnya dengan puas karena Sungmin hanya di make-up natural sesuai dengan wajahnya

"Sudah selesai nona, sekarang silahkan anda pilih apakah anda akan memakai dress atau kemeja?" maid tadi pun menunjukkan beberapa dress dan kemeja yang sudah diletakkan diatas ranjang

"enggg…aku memilih yang itu saja" pilihan Sungmin pun jatuh pada sebuah dress bewarna soft pink dengan pita dibelakang bajunya. Terlihat sederhana dan mewah secara bersamaan.

"Pilihan yang bagus nona. Saya yakin tuan muda pasti menyukainya"

Sungmin hanya bisa tersenyum pahit mendengarnya. 'menyukai?' cih bahkan mereka tidak tahu apa yang tuan muda mereka lakukan padanya

"Baiklah kalau begitu aku akan mengganti baju ini terlebih dahulu di kamar mandi" Sungmin pun berlalu dari hadapan dua maid tadi untuk masuk ke kamar mandi

.

.

.

Kyuhyun menunggunya dibawah sambil memainkan smarthphone ditangannya. Sesekali alis nya mengerut tanda ada kata-kata yang tidak dimengertinya. Sebagai seorang direktur perusahaan sudah seharusnya bagi Kyuhyun untuk terus memantau perusahaannya. Makanya dia di cap sebagai pengusaha muda tersukses di usianya. Kyuhyun bahkan tidak peduli diusia nya yang bahkan sudah menginjak 24 tahun belum memiliki kekasih. Dia bahkan berpikir akan menjadi bujangan saha tanpa harus menikah. Karena menurutnya Cinta akan selalu membuatnya sakit.

Bahkan sampai saking asiknya melamun Kyuhyun tidak menyadari kehadiran Sungmin yang sudah berada dihadapannya. Sungmin pun berdehem pelan agar Kyuhyun sadar dari lamunannnya, kaki nya sudah cukup pegal mengenakan heels 7 cm ini

Kyuhyun yang segera tersadar dari lamunannya segera memalingkan wajahnya menatap Sungmin yang sejak tadi berdiri dihadapannya. Sejenak Kyuhyun terpanan melihat penampilan Sungmin yang terlihat lebih manis. Bahkan lebih manis dari pada kemarin semalam sewaktu dia bertemu dengan Sungmin. Sungmin heran melihat Kyuhyun yang hanya diam menatapnya dengan kesal dia menghentakkan kakinya ke lantai dan sukses menyadarkan Kyuhyun

"Ya! Apa yang kau lakukan. Kau mau membuatku jantungan eoh?"

"Maaf. Tapi kau harusnya tahu kaki ku cukup pegal berdiri disini!" nada suara Sungmin mulai meninggi

"Aisshh" Kyuhyun mendengus mendengar perkataan Sungmin barusan. Berani sekali yeoja itu.

Tanpa kata Kyuhyun langsung menarik Sungmin keluar mansionnya dan mendorong nya masuk ke dalam Audi hitamnya. Sungmin hanya bisa pasrah ketika Kyuhyun mendorongnya. Melawan, rasanya tidak ada gunanya mengingat sikap namja arogan tersebut terhadapnya ketika Sungmin menolak tidak mau masuk ke dalam mobilnya

.

.

.

Suasana hening tercipta di dalam mobil yang terus melaju tersebut. Tidak ada niat diantara keduanya untuk sekedar berbicara atau saling tukar senyum. Hanyalah kesunyian yang mereka terima. Kyuhyun memang tidak mempermasalahkan namun orang disebelahnya sudah begitu bosan. Suasana sunyi membuatnya mengantuk dan ingin tidur. Tapi sepertinya niat tersebut diurungkannya ketika Sungmin melihat label nama restoran yang sekarang mereka datangi. Sungmin mengerutkan kedua alisnya karena dia benar-benar bingung sekarang

"Kita makan malam terlebih dahulu disini. Baru setelah itu kau menemaniku membeli berbagai perlengkapan" Kyuhyun menjawab karena dia melihat wajah bingung Sungmin.

Tanpa kata dia keluar dari mobilnya yang juga diikuti oleh Sungmin. Sungmin berjalan kikuk di samping Kyuhyun sambil menundukkan kepalanya. Ya tuhan, ini pertama kalinya dia pergi ke restoran mewah, sebelumnya dia tidak pernah pergi ketempat yang hanya didatangi kalangan atas itupun kalau dia ingin makan diluar paling tidak hanya di kedai. Sedangkan Kyuhyun yang di sampingnya hanya menatapnya datar dan tanpa menghiraukan Sungmin dia langsung meraih tangan mungil tersebut menggenggamnya erat sedikit geli karena perbedaan telapak tangan mereka berdua. Kyuhyun dan Sungmin kemudian duduk ditempat yang sudah disediakan, memesan makanan yang mereka inginkan. Setelahnya hanya kesunyian namun sepertinya Sungmin larut pada music yang dimainkan oleh pria yang sedang berada diatas panggung tersebut. Pesanan mereka datang, mereka makan dengan diam dan menikmati menu restoran mewah tersebut.

Kyuhyun yang lebih lebih dulu menghabiskan makan malamnya menatap Sungmin yang masih menyantap makanannnya. Sungmin yang risih ditatap seperti itu segera meluangkan protesnya

"Kenapa kau menatapku seperti itu?"

"Tidak bolehkah?" jawab Kyuhyun datar. Sungmin hanya mendengus dan lebih memilih untuk tidak menghabiskan makan malamnya yang tinggal seperempatnya saja

"Kenapa tidak dihabiskan?" Kyuhyun menatap Sungmin heran pasalnya gadis tersebut tidak menghabiskan makan malamnya

"Aku sudah kenyang" Jawab Sungmin sekenanya

"Baiklah kalau itu maumu. Kita pergi ke tempat selanjutnya" . Setelah Kyuhyun membayar pesanannya dia dan Sungmin langsung meninggalkan restoran mewah tersebut dan pergi ketempat selanjutnya yang tentu saja tidak diketahui Sungmin

.

.

.

Sungmin terganga melihatnya. Dia sekarang berada di sebuah mall mewah yang pastinya hanya kalangan seperti Kyuhyun lah yang akan datang ke tempat seperti ini. Dia tidak tahu maksud namja tampan ini mengajaknya ke sini. Sungmin hanya bisa menuruti perintah Kyuhyun dan selebihnya namja arogan tersebut lah yang akan mengaturnya

"Kita akan membeli beberapa baju untukmu dan juga perlengkapan ku karena 2 hari lagi aku akan pergi ke Jeju" sungmin mendongakkan kepala nya menghadap Kyuhyun. Baju untuknya? Dan tadi kalau tidak salah dengar tadi Kyuhyun mengatakan dia akan pergi ke 'Jeju'. Sungmin tersenyum lebar karena Kyuhyun akan pergi ke Jeju dan tentu saja dirinya bisa lepas. Namun senyum itu memudar setelah mendengar perkataan arogan dari mulut Kyuhyun

"Kau tida akan kulepaskan Sungmin. Jangan berpikir aku akan melepasmu begitu saja. Karena apapun yang sudah masuk kedalam mansion ku tidak akan pernah bisa keluar termasuk dirimu" kata-kata arogan tersebut membuat Sungmin merengut. Apa-apaan namja tersebut berkata seperti itu. Memangnya dia siapanya Sungmin

"Aku bukan siapa-siapamu. Jadi lepaskan aku"

"Kau pikir bisa keluar dari mansion ku. Maaf Lee Sungmin-ssi bukankah sudah kukatakan apapun yang masuk ke dalam mansion ku tidak akan pernah bisa keluar termasuk dirimu"

Setelah berkata demikian Kyuhyun melenggang begitu saja dan meninggalkan Sungmin.

'Huh seandainya aku tahu seluk-beluk mall ini akan ku pastikan kabur darinya'batin Sungmin

Sungmin pun pada akhirnya berjalan mengikuti Kyuhyun. Menyamakan langkah mereka yang tentu saja tidak dapat diikuti nya karena kaki Kyuhyun lebih panjang darinya dan itu membuat nya terengah karena mengikuti langkah Kyuhyun.

.

.

Kyuhyun sudah selesai membeli perlengkapannya untuk berangkat ke Jeju. Sekarang tinggal membeli beberapa baju untuk Sungmin. Sekarang mereka berdua berada di stan dress. Kyuhyun terlihat mencocokkan beberapa dress untuk yeoja cantik tersebut. Matanya terus meneliti dress yang mana cocok untuk dikenakan oleh Sungmin. Alisnya sesekali merengut melihat dress yang bentuknya terlihat aneh menurutnya

Setelah membeli beberapa dress dan kemeja untuk Sungmin. Mereka berdua pun meninggalkan toko yang khusus menjual baju wanita tersebut. Langkah mereka berdua terhenti setelah mendengar dering telepon Kyuhyun

"Tunggu disini. Aku akan mengangkat telpon ini terlebih dahulu" Kyuhyun meninggalkan Sungmin yang masih berdiri di depan toko tersebut

"Sungmin"

Sungmin terkejut begitu ada seseorang yang memanggil namanya. Dia pun membalikkan badannya dan betapa terkejutnya dia siapa yang memanggilnya

"W-wookkie-ya"

TBC

Annyeong. Saya kembali lagi dengan chapter 3. Di chapter sebelumnya banyak yang bertanya kenapa Kyuhyun bersikap seperti itu terhadap Sungmin dan disini juga sudah dijelaskan. Ceritanya pun juga dipanjangin sesuai permintaan. Buat yang nunggu Kyuminnya bisa mesra-mesraan tunggu dulu ya. Rasanya terlalu cepat alurnya kalau mereka bemesraan terlebih dahulu. Harus ada konflik-konflik kecil baru saya bisa kasih Kyuminnya yang mesra2an

Saengil Chukae untuk uri Sungminnie

Semoga selalu disehatkan, disayang para member, disayang para Pumpkins juga dan disayang sama Kyuhyun tentu saja. Sudah dulu ya cuap2nya. Makasih juga review untuk chapter sebelumnya. Jangan lupa review ne

Kamsahamnida

Sign,

elfKyumin137