Chapter 1
When a vampire falls in love (Kyūketsuki wa koiniochiru to ki)
By: Phaniechan98
Disclainmer : Masashi Kishimoto
Gender : Romance, Drama, and Supernatural
Warning:
Ooc
Typo
Rate M (for save)
.
.
.
.
.
.
.
Chapter 1
TAKS!
TAKS!
TAKS!
Bunyi dari lompatan Uchiha Sasuke yang sedang meloncat dari atap ke atap. Dia sedang dalam perjalanan menuju Konoha yang merupakan sebuah Kota besar. Saat ini ia berencan mencari sang kakak dengan menyamar menjadi manusia, tapi dia tidak tau dari mana memulainya.
"Chi, bodoh! Benar kata Dobe seharusnya aku memikirkannya secara matang dulu." Gumam Sasuke.
Dan pada saat itu matanya mendapati sebuah jendela apartemen yang terbuka dia langsung melesat menuju apartemen tersebut.
"Hm, orang ceroboh yang membiarkan jendelanya terbuka pada malam hari seperti ini."
Dia berbicara sambil memandangi seorang yang sedang belayar di alam mimpi tersebut. Rambut pink-nya tergerai dengan berantakan di atas bantal dan Mulut yang terbuka. Sungguh tidur yang tidak elit sama sekali.
Apartemen berwarna soft ping dengan gambar cake di langit-langitnya ini sangat mini malis Cuma terdapat kasur queen size dekat jendela dan meja belajar di sebelah kiri kasur dan terdapat lemari baju dan televesi berdekatan dengan pintu Kamar kecil. Sasuke mendekati gadis yang sedang terlelap tersebut dan mendekatkan wajah nya ke wajah gadis itu.
"cantik dan aroma tubuh mu sangat menggoda, Cherry" gumamnya sambil menyeringai.
Tak lama setelah Sasuke bergumam sang gadis terbangun dan menampilkan sang emerald. Untuk sesaat Sasuke terpesona dengan keindahan dua bola mata tersebut. Sakura yang sadar ada seorang yang sedang berbaring di sampingnya pun terkejut.
"Aaaaaaa, D-dare ?, kenapa Kau bisa ada di sini?, apa Kau pencuri?" Sakura berteriak dan bertanya pada sosok tampan yang masih tidur di kasurnya dengan santai.
"Hm"
"Hm? ,Apa maksud mu?, Apa mau mu?, Keluar!"
"Chi, Menyebalkan!, Diamlah..."
"Bagaimana aku bisa diam kalo ada orang asing yang masuk ke dalam Apartemen ku!"
"Kalo begitu perkenalkan nama ku Uchiha Sasuke lalu siapa nama mu, Cherry?" Jawab Sasuke sambil tersenyum tipis.
"A-Aku tak perduli siapa kau!, sekarang kau keluar dari Apartemen ku!" jawab sakura sambil menarik tangan Sasuke.
"Hm,diam lah ini sudah tengah malam bukan kah ini waktu kalian para manusia untuk tidur?"
Sakura mengerutkan dahinya yang lebar mendengar pertanyaan Sasuke.
"Apa maksud mu?"
"Hm, apa jidat lebar mu tidak bisa memahaminya..."
Saat mendengar peryataan dari Sasuke muncul tiga sudut siku-siku didahi Sakura.
"Apa mau mu sebenarnya?!"
"Aku sudah memutuskan akan tinggal di sini mulai sekarang."
"Oi siapa kau jadi memutuskan seenaknya tinggal disini huh!, itu tidak keren tau!" jawab Sakura kesal.
"Hm, kau mau tau?,kau akan menyesal." tanya Sasuke sambil menyeringai tipis dan menarik Sakura hingga dia jatuh ke dada Sasuke.
"A-Apa yang akan kau lakukan!"
"Memberitau mu siapa aku, kau ingin tau siapa aku kan Cherry." Bisik Sasuke sensual dan langsung membalik posisi mereka menjadi sasuke yang berada di atas Sakura.
"Aku tak pernah merasakan darah dari seorang manusia, selama ini aku hanya meminum darah dari hewan saja. Bau mu sungguh menggodaku" kata Sasuke sambil mencium aroma Sakura dari lehernya. Dan memulai mencium, dan menjilat lehernya.
"Hmm, b-berhenti apa mau mu ahh!"desah Sakura geli dan tiba-tiba sakura merasakan seperti ditusuk dua jarum di lehernya "kyaa!" Sakura menjerit saat Sasuke menghisap darahnya. Sakura merasakan sensasi antara panas, geli dan sakit.
'ini sangat aneh'pikir Sakura.
"T-Tolong berhenti. Aku tau siapa kau Vampir kan?,seperti yang ada di novel Ino-pig kan?"
"Hm, spesies jenis apa si Ino-pig itu?" Sasuke mengelap sudut bibirnya menghilangkan sisa darah sakura.
"Dia manusia dan dia sahabatku, jangan mengejeknya sembarangan Vampir mesum,itu tidak keren tau!"
Muncul tiga sudut siku-siku dikepala Sasuke saat mendengar perkataan Sakura.
"Aku tidak perduli, aku akan tinggal di sini dan karena aku sudah meghisap darah mu. Kau harus menikah dengan ku nanti." Kata Sasuke sambil menatap wajah sakura yang masih berada di bawahnya.
"Eeeeeeeee, Kenapa aku harus menikah dengan mu?! Aku tidak mau menikah dengan Vampir sepertimu, itu tidak keren tau!" sakura berteriak karena terkejut atas peryataan Sasuke.
"Hm, mau tidak mau kau harus menikah denganku. Kami para Vampir dari klan Uchiha hanya diperbolehkan meminum darah dari pasangannya atau hewan saja, karena aku sudah meminum darah mu..."
"Tidaakkkkkkkk! Aku tidak mau jadi pasangan mu, itu tidak keren." Teriak Sakura memotong penjelasan Sasuke.
"Chi, diam lah ini adalah waktu bagi para manusia untuk tidur kan? Kau bisa mengganggu mereka yang sedang tidur!, sekarang tidurlah." Perintah Sasuke sambil memeluk Sakura.
Dan dilain tempat terlihat Naruto yang sedang cemas dan dua pria dibelakangnya.
" Bagaimana ini Shisui-nii, Izuna-nii aku sangat kuatir dengan Teme, bagaimana kalo dia tersesat, bagaimana kalo dia terjatuh saat melompat dari pohon ke pohon dan bagaimana kalo dia bertemu dengan gadis cantik dan lupa menghubungi aku lagi-ttebayo !"
Dua pria yang mendengarkan ocehan hanya bisa menghela nafas sambil sweatdrop.
" Kau tak usah terlalu berlebihan Naruto, Sasuke itu tidak sepertimu..." Jawab Shisui
" Aa, Sasuke adalah pria yang cerdas dan sangat berhati-hati dalam bertindak. Tidak sepertimu yang bodoh Naruto." Balas Izuna yang membenarkan.
Naruto yang kesal dengan perkataan Izuna pun tak terima. Dia meng-glared Izuna tapi tidak mempan sama sekali.
"Aku tidak perduli!, aku sangat kuatir dengan Teme! Dan aku akan menyusul Teme ke Konoha-ttebayo !"
Naruto sudah bersiap meloncati pohon di depannya.
"Tunggu Naruto kami ikut." Kata Shisui
"Apa kalian juga kuatir dengan Teme-ttebayo?"
"Tidak, kami kuatir denganmu,bagaimana kalo kau tersesat, bagaimana kalo kau terjatuh saat melompat dari pohon ke pohon dan bagaimana kalo kau bertemu dengan gadis cantik dan lupa menghubungi ku lagi" Jawab Shisui
"Kalian menyebalkan-ttebayo!"
"Lagian sudah lama kami tidak pergi ke Konoha. Aku sedikit merindukan Obito, terakhir kita bertemu dengannya adalah saat di pemakaman Madara-jisama, Fugaku-ojisama dan Mikoto-obasama" kata Izuna.
"Ah, kita dapat meminta bantuan pada Obito-nii untuk tempat tinggal-ttebayo"
TO BE COTINUED
.
.
.
.
.
.
.
Author's Note:
Mind to Review?
Domo Arigato ~
