Title:「TOUCHING AND TOUCHED」
Author: Ricky Senpai
Genre: Romance, Drama
Rating: M
Length: Chapter
NO silent reader and Plagiarist please. DO NOT take ideas/plagiarize, dialogues and others from my story. Comments are very welcome~~
~rickysenpai
©This fanfict is a story that have inspirations
from manga in webtoon
but this fanfict still have the deferen part
and fure from my brain to be a good better .
And i hope your respect my story.
NO FLAME,
NO BASH CHARA,
NO PLAGIAT,
NO SILENT READERS.
Warning:
BL (Boys Love), More Typo(S)
I Told You Before, If You Hate YAOI or IF You HATE Me,
Better If You Don't Read My Fanfiction, Okay?
IT'S YAOI! CHANLU CHANYEOL x LUHAN!
DON'T LIKE, DON'T READ, DON'T BASH
Disclaimer:
Character of this fanfict is themselve, them family and god,
Plot, strory, and etc is fure in my brain don't be plagiat
Summaryy:
Manusia berinteraksi dengan sesama melalui setuhan,
Begitu pun kaum selain manusia yang satu ini, mereka perlu bersentuhan
Dengan manusia untuk bertahan hidup agar tidak musnah.
Namun apa jadinya jika salah satu dari mereka
Gagal untuk menyentuh manusia incarannya ?
IT'S YAOI
CHANYEOL x LUHAN COUPLE HERE ! REPE SCENE HERE ! NC+21 HERE !
「TOUCHING AND TOUCHED」 © 2015
Chapter 2
HAHAHAHA
Tawa menggelegar begitu saja di sebuah café di pinggir kota seoul sore ini, untung saja pengunjung café disana sedang tidak begitu ramai sehingga tawa mereka tidak mengganggu ketenangan pelanggan dan menyebabkan acara 'mari mengusir' yang mungkin terjadi.
"YA ! berhenti mentertawakan ku" ujar seorang pria dengan raut wajah kesalnya , dia sangat menyesal sudah menceritakan kepada kedua orang di hadapannya itu.
"hahaha, ya ampun kau hampir membuat ku mati tertawa" balas pria di hadapannya, yang memiliki warna kulit tan dan rambut yang cat blonde.
"DIAMLAH HITAM" geramnya, menahan emosinya yang sudah sampai ke ubun-ubun
"harusnya kau minta maaf padanya" kini pria berpostur tubuh paling tinggi, dan memiliki kulit putih seputih susu dengan rambut yang di cat light brown angkat bicara.
"bagaimana aku bisa minta maaf, dia mengataiku manic dan menghujam ku dengan kata kata pedasnya membuat ku malu sekaligus emosi padanya"
"dasar rusa ceroboh, lain kali kau harus lebih hati hati hahaha tapi bagaimana ?" Tanya pria berkulit tan itu menatap penuh ketertarikan.
"ba-bagaimana apanya ?"
"bagaimana ukurannya ? apa dia memiliki ukuran yang besar sebesar milik ku ? atau dia type uke ?" goda pria tan itu.
"dasar otak kotor" cerca pria manis itu
"tapi bagaimana bisa kau di katai maniac dan tidak sengaja menyentuhnya ?" kini pria berkulit putih susu yang bertanya.
"kau tau, seumur hidup ku… dari awal aku lahir sampai saat ini di jaman ini baru kali ini ada seseorang yang membuat ku tertarik"
Kata kata itu sukses membuat suasana di café itu menjadi hening dan mulai serius, apalagi pria tan di depannya yang langsung memasang raut wajah tidak senang.
"apa orang itu sebegitu menariknya lu ?"
"yah, sepertinya begitu rasanya sangat berbeda dengan orang yang pernah kusentuh sebelumnya"
"itukan karena kau selalu menyentuh orang tua selama ini lu" celetuk pria tan itu kembali dengan cengiran konyolnya
"YA! Bukan itu maksudku, kau tau kan dulu saat aku sekolah aku sering menyentuh banyak orang" protes pria yang di panggil lu atau luhan itu.
"ya ya ya kau itu artis lu artis"
"aku serius kai hitam pesek menyebalkan dengan segala pikiran kotor mu yang meracuni pikiranku berhenti menjadi orang yang menyebalkan" cerocos luhan menanggapi temanya yang menyebalkan itu.
Ya, jauh sebelumnya sekitar 500th yang lalu vampire bertransformasi dan mengalami banyak perubahan. Beribu-ribu tahun lalu Banyak sumber yang beredar tentang sejarang dimana vampire pertama kali muncul dengan segala aspek aspek yang beredar dikalangan manusia, manusia pertama kali mengenal vampire adalah mahluk malam yang tidak suka matahari, berawal dari drakula yang bangkit dari kuburan karena haus meminum darah manusia dan lebih memilih tinggal di peti mati. Ada juga yang bilang mereka menjelma menjadi mahluk malam dan berubah menjadi orang orang terdekat yang sudah mati dari suatu keluarga untuk memudahkan mereka memangsa manusia.
Vampire di jaman dulu berbeda, mereka lebih memilih memangsa secara brutal dan tidak segan segan memakan daging manusia itu setelah meminum darahnya. Namun semakin kesini perkembangan mulai terlihat, banyak vampire dari daratan eropa berpindah ke tempat lain untuk tinggal dan makan, mereka juga lebih menyerupai manusia ketimbang mahluk menyeramkan namun mereka masih memiliki sifat leluhur mereka yaitu menghisap darah manusia, nafsu memburu dan berdarah dingin.
Banyak cirri-ciri yang dikemukakan oleh orang tentang bagaimana wujud vampire, mulai dari wajah, badan, warna kulit, dan kebiasaan. Vampire dari jaman ke jaman berbeda dan koloninya semakin menyempit sehingga membuat koloni baru di masa depan, ada yang bilang vampire akan melepuh karena sinar matahari, hilang karena tanda salib atau bawang dan mereka memiliki taring yang tajam dan beracun.
Namun di jaman sekarang vampire lama sudah di gantikan dengan yang baru, bentuk mereka benar benar seperti manusia, kebiasaan mereka yang mulai memakan makanan yang sama seperti manusia termasuk bawang, dan bebas berkeliaran di siang hari tanpa takut untuk melepuh.
Dan hebatnya vampire di jaman sekarang memiliki gen yang bagus, karena hampir 96% dari mereka memiliki wajah yang lebih indah, dan tampan di banding dengan yang lainnya sehingga tak ayal mereka cepat menempati posisi terpenting di masyarakat, mulai dari seleb, pemerintah, pengusaha, bahkan siswa sekali pun. Perbedaan yang mencolok dan sempurna, bahkan mereka bisa bebas keluar masuk greja dan menjadi pastur di sana, sungguh transformasi yang pesat.
Bahkan yang namanya vampire penghisap darah itu sudah tidak ada gantinya mereka bisa menyerap kekuatan dari manusia dengan cara menyentuh mereka, dan hal ini lebih normal karena tidak mencolok dan menyedot perhatian lebih, sehingga para vampire sekarang banyak yang berpropesi lebih banyak aspek social.
Dan jika kalian mau membedakan mana yang manusia sungguhan dan mana yang tidak kalian hanya perlu melihat dari tangannya, bukan jarinya yang lebih banyak atau ukuran tanganya yang kecil dan besar karena hampir dari mereka di anugrahi dengan tubuh yang perfect dan wajah yang tidak di ragukan lagi melainkan dari cincin yang mereka gunakan.
Tak ada volturi atau pengadilan vampire di jaman sekarang mereka bebas, namun mereka harus tunduk pada peraturan kuno yang mereka pegang sampai saat ini, dan itu kenapa ada cicin di jari manis kiri mereka, itu adalah tanda kesetian mereka pada raja mereka terdahulu jika mereka melanggar mereka akan mendapat ganjarannya langsung. Tingkatan vampire di pengaruhi oleh kedudukan keluarga mereka sehingga jika bangsawan maka mereka akan menjadi calon bangsawan.
"lu kau harus ingat, jangan terlalu bermain main kau harus pokus jika tidak kau sendiri yang akan berakhir, itu yang tertulis pada perjanjian konyol ini" ujar pria tan yang bernama kai atau nama lengkapnya kim jongin, sambil mengangkat tangan kirinya dan menunjukan cincin yang di pakainya.
"aku tau, aku hanya perlu memastikannya saja setelah itu selesai"
Ya jika di lihat ketiga pria itu memang memakai cincin yang sama pada tempat yang sama, tapi toh siapa yang tau kalau itu sebenarnya ada maksudnya ? whatever wajah mereka yang menarik perhatian masyarakat itu jauh lebih penting.
"huh, kau seperti orang yang jatuh cinta lu, membuatku patah hati bahkan kau masih mengejar pria lain setelah kita bertunangan lu ? tega sekali" ujar kai dengan nada di buat buat begitu miris.
"si-siapa bilang kita sudah tunangan bodoh ?! kita tidak teman tidak lebih"
Senyum miring terukir di wajah pria tan itu, menandakan dia cukup sering mendengar perkataan itu.
"yayayaya lu aku tau, dan akan ku dapatkan kau bagaimana pun caranya camkan itu hahaha"
"dasar maniak"
"lu, ibumu menelpon ku tadi sebelum kemari dia sepertinya sangat khawatir padamu, apalagi ayahmu"
'mati aku' bantin luhan miris "sepertinya dia sangat marah karena tau kau kabur dari rumah" lanjut pria berkulit putih susu itu.
"kumohon hun jangan beritahu dimana aku berada pada mereka bisa-bisa aku di seret kembali ke china dan hanya bergaul dengan orang tua itu menyebalkan aku bosan"
"huh, lalu bagaimana dengan kakak mu dia ada di korea kan ?" kini kai yang mulai berbicara
"dia tidak akan tau kalau dia tidak di beri tahu" luhan langsung mendeath glare kai yang notabene selalu menceritakan soal luhan pada keluarganya dan itu buruk.
"baiklah, tapi cepat atau lambat mereka akan tau"
"sudahlah sehun, aku ingin bebas untuk saat ini setidaknya jangan ingatkan aku pada mereka" wajah luhan sudah sangat murung sekarang.
"baiklah baiklah, sekarang kau mau tinggal dimana di rumah ku atau kai ?"
"aku sudah memesan apartemen, cukup antar aku ke apartemen ku saja besok aku akan mendaftar di agensi winx untuk jadi model di sana" paparnya
"wah kau sudah persiapan rupanya lu" sindir kai
"tentu saja, itu berkat otak cerdasku" puji luhan pada dirinya sendiri
"ya saking cerdasnya kau lupa untuk membawa uang" oke perkataan si pria datar itu ternyata berhasil menohok hati luhan, dan membuatnya dia seribu bahasa.
"sudah sudah, hari sudah semakin malam lebih baik ku antar kau ke apartemen mu" kai pun beranjak dari kursinya tidak lupa membayar pesanan mereka dan keluar dari café itu menuju mobil sport merahnya di ikuti dua orang temannya itu.
Langit semakin gelap menandakan malam telah tiba, membuat suasana kota seoul berkilau dengan ribuan lampu gedung pencakar langit yang menyinarkan cahayanya menerangi malam di seoul, gemerlapnya kota metropolitan heh ? sebuah mobil sport dark red melaju memecah jalanan kota seoul yang di dalamnya menampung 3 orang yang sedang saling bercengkrama sambil sesekali tertawa entah karena lelucon dari siapa duluan yang membuatnya. Sekitar 15 menit akhirnya mereka sampai di sebuah tempat perbelanjaan atas permintaan luhan yang katanya sekalian untuk membeli makanan untuk sebulan penuh.
Dan inilah hasil dari berbelanja bahan makanan mereka, sangat sangat ….. PENUH
"lu kau yakin kita membeli ini semua ?" Tanya kai dengan tampang cengonya melihat bagasi mobilnya yang kini sudah di sulap jadi kios dagangan.
"kau mau berbelanja bulanan atau tahunan sebenarnya ? dan apa ini ?" sehun menunjuk tumpukan kresek di bagasi mobil kai.
"tentu saja bulanan, dan itu beberapa cemilan yang kusukai" ujar luhan sambil tertawa puas melihat barang bawaannya.
"….." keduanya hanya bisa saling menatap dan beberapa detik kemudian mengangkat bahu mereka sebagai isyarat 'mana ku tau' 'jangan salahkan aku' 'biarkan sajalah' itulah kira kira yang di pikirkan mereka.
"setidaknya kau harus membeli bahan makanan lu" ujar kai mengingatkan, tidak mungkin kan kalau dia membiarkan si rusanya itu makan cemilan setiap saat tanpa makan makanan yang bergizi bisa di bayangkan bagaimana jadinya nanti tubuh sexy rusanya itu. "ingat B.A.H.A.N M.A.K.A.N.A.N" tekannya sekali lagi.
Setelah berdebat cukup lama tentang makanan yang di beli mereka akhirnya mereka sampai di apartemen luhan yang cukup sederhana untuk seukuran …. Vampire ?
"lu kau yakin tinggal di sini ?" ucap sehun tidak percaya, mereka kini sudah ada di dalam apartemen luhan masih kosong karena kardus kardus yang di kirim luhan sebelum ke korea masih tersusun rapi di sudut ruangan apartemennya.
"tentu saja, hanya ini yang bisa aku sewa" ujar luhan
"kemasi barang mu" ujar kai datar
"kenapa ?"
"kita pindah apartemen"
"tidak usah, aku suka disini" ujar luhan dengan muka memohonnya pada kedua temannya itu dan jujur kai benar benar menahan diri agar tidak menerkam rusa ceroboh itu sekarang.
"kau yakin" tanyanya meyakinkan luhan
Tanpa babibu luhan langsung mengangguk sebagai balasan pertanyaan kai.
"hah, terserah kau saja" kai berjalan menuju pantry minimalis bergaya modern meletakan barang belanjaan tadi.
Kalau boleh di gambarkan apartemen luhan ini cukup luas dengan ruang santai dan tv LCD, kamar mandi, pantry dan tanpa tempat tidur, kenapa tanpa tempat tidur ? karena luhan adalah vampire kalian ingat vampire tidak tidur dalam waktu lama mereka hanya memejamkan mata mereka sebentar lalu beraktivitas lebih banyak dari manusia untuk kebutuhan hidup mereka.
"ingat lu kau harus makan makanan yang bergizi jangan cemilan terus yang kau makan" ujar kai sambil mengeluarkan bahan makanan yang sudah dia beli.
"kau bisa memasakkan ?"
"….."
"huuhhh aku lupa kau kan tidak bisa masak" ejek kai
"Ya !"
"ini ada daging, dan beberapa makanan kaleng dan makanan yang bisa kau hangatkan nantinya. Ini cukup untuk sebulan penuh, kalau ada waktu aku dan sehun akan mampir kemari membawakan makanan untuk mu atau kau bisa pesan makanan akan ku simpan di lemari pendingin dan lemari penyimpanan" setelah mengatakan itu kai meletakan tangannya di beberapa makanan itu dan dengan ajaib benda benda itu menghilang, ya teleport adalah bakat special dari kai, dia bisa memindahkan barang dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya dangan hanya menyentuhnya saja. Dan makanan makanan itu sudah tertata rapih di tempatnya how amazing he is.
"Ini kartu pengenal mu, dan beberapa surat lainnya beserta kartu kreditnya jangan sampai hilang mengerti ?" lanjut kai
"mengerti bos" balas luhan dengan tawa khasnya.
"dasar kau ini" kai pun mengusak rambut blonde luhan gemas sambil tertawa
"baiklah kami harus pergi lu, manager sudah memanggil kami, besok akan kami hubungi kau, jangan nakal" kali ini sehun yang mengusak rambut blonde luhan sambil menampilkan senyum khas seorang oh sehun.
"yasudah kalian pergilah aku harus beres beres barang"
Setelah itu pun mereka pergi ke apartemen mereka meninggalkan luhan yang sedang sibuk membuka kardus kardus kirimannya dan mengeluarkan barang barang yang di bawanya dari rumah.
"astaga aku hampir tidak ingat yang mana saja isi dari kardus kardus ini saking banyaknya" keluh luhan sambil terus membuka kardusnya dan mengeluarkan isinya.
"eh, aku tidak ingat menyimpan buku buku music ini di kardus ku" luhan pun mengecek alamat nya yang tertera di sana
"oh salah kirim rupanya, ini kan kamar di sebelah kamar ku, pasti yang punya adalah seorang penyanyi" luhan pun membereskan isi kardus itu dan berniat untuk mengembalikannya kepada pemiliknya sambil mengenalkan diri sebagai tetangga baru, wajar kan ?
"303 dan 302 hampir sama tapi akhirnya beda kenapa bisa nyasar sih ?" luhan pun sudah berdiri di depan pemilik kamar di sebelahnya namun entah kenapa dia merasa kalau dia begitu gugup sekarang.
"huhhh ini sebagai salam perkenalan juga kan ?" luhan memencet bel dan menunggu balasannya "…" tak ada jawaban dan itu membuat kerutan di dahi luhan tercetak jelas "apa penghuninya belum pulang ?" untuk memastikan luhan pun memencet belnya lagi dan lagi membuat dia gemas sendiri karena dari tadi benar benar tidak ada jawaban "mungkin memang belum pulang besok sajalah" baru saja luhan mau melangkahkan kakinya sesuatu menghentikannya.
TITTTT
"siapa disana ?" ujar seseorang di balik pintu kamar itu, suara beratnya membuat luhan sedikit membuatnya merinding 'ada setan darimana malam malam begini masih berkeliaran' batinnya
Bukannya takut dengan sebangsa gaib seperti itu hanya saja suara itu terlalu dingin sampai sampai membuatnya merinding.
"a-ah ini aku mau mengembalikan ini, ini punya mu kan ? ini tertumpuk dengan milik ku_"
"ah tuan maniac ?"
DEGGG
TBC
Hahaha gimana nih garing ya ? emang :v udah lah kaga apa buat selingan karena ff author yang lain belum selesai -_- padahal udah banyak yang minta, sabar ya om lagi sibuk :v pasti di update ko oke (y)
Jangan lupa reviewnya oke di tunggu
