Title:「TOUCHING AND TOUCHED」
Author: Ricky Senpai
Genre: Romance, Drama
Rating: M
Length: Chapter
NO silent reader and Plagiarist please. DO NOT take ideas/plagiarize, dialogues and others from my story. Comments are very welcome~~
~rickysenpai
©This fanfict is a story that have inspirations
from manga in webtoon
but this fanfict still have the deferen part
and fure from my brain to be a good better .
And i hope your respect my story.
NO FLAME,
NO BASH CHARA,
NO PLAGIAT,
NO SILENT READERS.
Warning:
BL (Boys Love), More Typo(S)
I Told You Before, If You Hate YAOI or IF You HATE Me,
Better If You Don't Read My Fanfiction, Okay?
IT'S YAOI! CHANLU CHANYEOL x LUHAN!
DON'T LIKE, DON'T READ, DON'T BASH
Disclaimer:
Character of this fanfict is themselve, them family and god,
Plot, strory, and etc is fure in my brain don't be plagiat
Summaryy:
Manusia berinteraksi dengan sesama melalui setuhan,
Begitu pun kaum selain manusia yang satu ini, mereka perlu bersentuhan
Dengan manusia untuk bertahan hidup agar tidak musnah.
Namun apa jadinya jika salah satu dari mereka
Gagal untuk menyentuh manusia incarannya ?
IT'S YAOI
CHANYEOL x LUHAN COUPLE HERE ! REPE SCENE HERE ! NC+21 HERE !
「TOUCHING AND TOUCHED」 © 2015
Before….
"siapa disana ?"
"a-ah ini aku mau mengembalikan ini, ini punya mu kan ? ini tertumpuk dengan milik ku_"
"ah tuan maniac ?"
DEGGG
Chapter 3
'tunggu apa-apa ini, apa aku terlalu berharap atau aku sudah gila gara gara orang itu ? kenapa suaranya bahkan masih terngiang di telinga ku ? ah atau mungkin hanya halusinasi ku saja' batin luhan
"aku sudah bilangkan, aku tidak mau melihat wajah mu lagi tuan maniak"
'tu-tunggu apa dia …? Tidak mungkin'
"apa kau terlalu terobsesi sampai sampai mengikuti ku sampai ke rumah ? masih belum puas sudah menyentuh adik ku ? kau ini benar-benar ya, kau mau ku laporkan ke polisi karena mengganggu ketenangan orang lain ?"
'asghgkhkd' luhan hanya bisa tercengang dengan perkataan pedas orang itu, bisa-bisanya dia masih menganggap luhan sebagai maniak, dia kan berniat baik mau mengembalikan barang orang itu yang salah kirim ke apartemennya.
"hey maniak" orang itu kembali membuyarkan lamunan luhan dengan nada datarnya
"tu-tunggu dulu, kau salah paham" bela luhan "kau lihat ini ? ini paket mu kan ? ini salah kirim ke kamar ku, sepertinya kurir yang mengantarnya tidak memeriksa lagi alamatnya karena tertumpuk dengan kardus kardus ku, ini hanya kebetulan kau tau aku tidak terobsesi padamu dan aku bukan maniak" ujar luhan dengan nada kesalnya yang jengkel dengan kelakuan orang itu.
"ya sudah letakan di sana nanti aku ambil sendiri"
"tidak mau" kekeh luhan "kau sudah salah paham karena menuduhku seperti itu aku juga tidak enak karena di panggil maniak setidaknya kau minta maaf pada ku dan kita impas"
"tidak mau"
"…" luhan yang mendengarnya hanya bisa memasang wajah tanpa ekspresi
"ambillah aku tidak membutuhkannya, kau boleh menyimpannya atau membakarnya kalau kau perlu"
BIIIPPPPPP
Dengan itu berakhirlah sudah perdebatan konyol mereka melalui intercome, dan luhan jelas saja dia sudah menahan emosinya agar tidak meluap luap, "kasar sekali dia, masih untung dia tampan"
What the ? lu apa yang kau pikirkan sih ?
「TOUCHING AND TOUCHED」 © 2015
Dentuman music beat menggema memekakan telinga siapa saja yang baru saja memasuki kawasan elite night club terkenal ini – gemerlap cahaya warna warni dari lampu lampu yang menyinari tempat ini menambah semarak dan ramainya suasana disini, lantai dansa yang berkelip di bawah pijakan kaki mereka menambah kesan wah. Di atas lantai dansa itu terlihat banyak manusia yang berbaur di dance floor itu hanya untuk sekedar meliukan badan sesuai irama music sang DJ handal atau sambil berbincang segala hal baik itu sekedar pendekatan atau pun hanya sekedar berbincang masalah pribadi. Hanya nafsu dan kesenangan belaka yang ada.
Club malam elit ini memiliki fasilitas yang paling lengkap dari club malam lainnya, selain itu club malam ini memiliki desain yang glamour luxury dan orang orang di dalamnya juga merupakan orang orang kaya.
Didepan Club bernama "E.X.O" ini seorang namja berambut blonde dengan tinggi 178cm ini baru saja keluar dari mobil mewahnya memandangi pintu Club itu menghela nafas berat sebelum membulatkan tekadnya masuk kedalam club tersebut . Ia menjadi sorot perhatian ketika pertama kali menginjakkan kakinya di lorong club ini. Orang orang yang sedang bertransaksi heroin, atau sedang bersantai di lorong klub sambil menyesap rokok bahkan berciuman menatap pria itu dengan senyum miring .
Well …. siapa juga yang tidak tertarik dengan pesona namja ini . Rambut blonde acak acakan namun keren membingkai wajah tampan sekaligus manis itu dan kulit putih yang kontras dengan pakaian fashinable nya, jangan lupakan pandangan matanya yang seolah mengintimidasi dalam setiap orang yang di pandangnya. Banyak wanita yang menjerit tertahan melihatnya bahkan para pria pun ikut tersenyum miring, namun dia tak ambil pusing memang itu yang selalu terjadi.
Setelah melalui lorong club malam itu, akhirnya namja itu sampai ruangan yang penuh orang orang yang tersebar di seluruh ruangan. Ada yang sedang asik menggoyangkan badannya ke-kiri dan ke-kanan mengikutin beat lagu yang di mainkan oleh sang DJ ada juga yang duduk menikmati wine dan beberapa minuman keras lainnya. Senyum terukir di bibir manis pria itu, dia melihat beberapa pria dan wanita di ruangan itu yang sibuk bersentuhan sambil tertawa lepas.
"Dasar vampire jaman sekarang" ujarnya
Ya! Beberapa di antara ratusan pengunjung club disana adalah mahluk yang dahulunya merupakan moster penghisap darah manusia yang paling di takuti namun sekarang ? lihatlah, bahakan mereka berbaur dengan manusia dan dengan seenaknya memakan energi mereka dengan cara bersentuhan dengan mangsanya. Sungguh ironis, manusia yang tidak tahu apa-apa itu di manfaatkan oleh mahluk yang bahkan mereka tidak tau kalau mereka itu NYATA bahkan sangat dekat dengan mereka.
Tidak ingin memikirkan masalah orang pria itu akhirnya duduk didepan mini Bar elegance dipojok Club dan memesan minuman disana.
"aku pesan whiskey" sang bartender langsung membuatkan minuman yang pria itu pesan dan tidak perlu menunggu lama minumannya sudah ada di depan mata. Meneguk minumannya dan mengedarkan pandangan untuk mencari sensasi. Akhirnya dia tertarik dengan seorang wanita muda yang sedang berdansa di sana, tanpa ia sadari senyum miring tercetak samar di bibirnya.
"waktunya makan" pria itu pun mengambil 2 botol wine dan kemudian berbaur dengan mereka di bawah sana.
Xi Luhan, seorang vampire yang sangat menjaga kualitas makanannya. Dia bukanlah type orang yang asal menyentuh demi kehidupannya, seperti saat ini dia mengincar beberapa wanita muda yang terlihat lebih minim depresi atau penyakit lainnya yang bisa merusak kualitas energinya. Kenapa seperti itu ? karena luhan adalah vampire yang tidak boleh sembarangan memilih mangsanya jika salah sedikit itu akan sangat berpengaruh pada sistem imunitasnya sendiri dan itu sangat membahayakan.
TOUCH
TOUCH
TOUCH
Seringai mulai mengembang di bibirnya, luhan menyentuh tubuh wanita wanita itu yang sedang larut dalam alunan music beat dan lihat energinya keluar dan terserap oleh tubuhnya. Kilatan merah di matanya mulai berkilat kilat seiring dengan energi yang masuk ke dalam tubuhnya. 'ouh so tasty, pilihan mulu selau benar luhan' batinnya namun entah apa dia mulai tersadar dengan lamunannya. 'sial bukannya melupakannya aku malah semakin tertarik untuk mencicipi orang itu cih sial' luhan pun menyeruak keluar dari lautan manusia itu.
"Hm KAI ?"
「TOUCHING AND TOUCHED」 © 2015
"kau yakin akan masuk ?"
Kini dua orang pria dengan stelan t-shirt dan jeans di balut dengan jaket berwarna senada sedang berada di dalam mobil mewah yang terparkir di depan E.X.O club. Salah satu dari pria itu sedang sibuk memainkan ponsel pintarnya, membuka jejaring sosial akunnya dan mencari sesuatu.
"YA !" bentak salah seorangnya yang merasa dirinya tidak diperhatikan
"aish sehun-ah diamlah sebentar, aku sedang mencari sesuatu" balas kai yang masih sibuk menscroll touch screennya.
"mencari apa ? apa yang kau cari ?" sehun yang mulai geram dengan tingkah temannya yang tiba-tiba menyeretnya ke sini, padahal mereka baru saja selesai perform dan seharusnya berada di dorm saat ini karena kelelahan, namun apa yang terjadi sekarang ? kai malah mengajaknya ke sebuah club 'what the hell is it ?' bisa bisa kalau ada yang melihat mereka malam ini, hancur sudah reputasi mereka.
"kau tau ? ada orang yang mengupload photo luhan ke SNS"
"mwo ? kau serius kai ?"
"ya" jawab pria seadanya karena sedang sibuk mencari dan…. "gotcha" serunya setelah mendapat apa yang dia inginkan. "ini lihat, ini luhan kan ?" kai menunjukan photo dari SNSnya pada sehun yang ada di sebelahnya.
"ah, iya tidak salah lagi. Tapi kenapa dia ada di sini ? dan apa-apaan ini komentarnya ? menyentuhnya ? ingin one night stand ? kau gila ?"
"itu tidak penting, yg penting kita masuk ke dalam dan menyeretnya keluar, kalau terjadi apa-apa dan ayahnya tau aku bisa mati. Kau tau kan ayahnya itu seperti apa ?"
"hah aku berharap tidak pernah mengenal ayah si rusa nakal itu"
"ya sudah ayo"
Mereka pun akhirnya masuk ke dalam club itu, dan sesampainya di dalam mereka langsung mencari sosok pria yang mereka cari. Dan BANG mereka menemukannya sedang dipeluk seorang wanita, sekali lagi seorang wanita !
"KAI ?"
"LUHAN ?"
「TOUCHING AND TOUCHED」 © 2015
Setelah pertemuan itu, disini lah mereka berkumpul di tepi sungai yang tenang karena waktu sudah menunjukan pukul 11.45 malam.
"kalau ayah mu tau kau bisa di bunuh"
"hah jangan ungkit itu aku bosan" ujar luhan yang sedang duduk di cup depan mobilnya sambil sesekali menyesap kopinya.
"tapi kenapa kau bisa ada di sana ?" sehun yang berdiri di sampingnya kini ikut angkat bicara.
"aku bosan, kepala ku sakit, tubuhku tidak karuan sepertinya sistem imun ku sudah menipis"
PLETAK
"kau terlalu berlebihan" ujar sehun datar yang dengan polos menjitak telak kepala luhan.
"Ya!"
"tapi komentar di SNS lumayan positif lu, kau bisa jadi artis mendadak haha tapi jangan terlalu mencolok kau disangka buruan sedap oleh pria dan wanita hidung belang"
"apa ?" luhan yang masih mengelus kepalanya yang baru saja di hantam itu mengintip isi ponsel kai, dan dia langsung memasang tampang datar setelah melihatnya
"benar benar wanita dan pria kesepian" keluh kai "tapi aku masih marah padamu"
"marah ? atas dasar apa kau marah padaku ? dasar hitam" cerca luhan
"kau baru saja berpelukan dengan wanita, dasar rusa nakal"
"memangnya kenapa ?"
"dengar ya, tidak ada yang boleh menyentuh mu kecuali aku"
PLETAK
"Ya! kenapa kau memukulku ?" kai meringis dan mengelus kepalanya yang baru saja di pukul oleh luhan.
"kalau aku tidak boleh menyentuh orang lain, aku bisa mati nanti dasar hitam"
"ngomong-ngomong bagaimana tadi rasanya ?" sela kai yang mengalihkan pembicaraan
"hmm ?" luhan di Tanya kai hanya bisa menunjukan ekspresi bingungnya karena tidak tau arah pembicaraan ini kemana ?
"berburu sendiri untuk pertama kalinya xi luhan ?" jelas sehun
"aku lebih suka memakan ayam goreng yang di lumuri tepung rasanya enak sekali" jawab luhan yang membayangkan dirinya menyantap ayam goreng super lejat di dunia, sampai sampai dia menjilat bibir bawahnya karena terlalu membayangkan ayam itu.
"hahaha lihatkan dia memang aneh"
"tapi lumayan, walau aku masih tertarik dengan orang itu"
Setelah mengucapkan itu ,semua terdiam sesaat sampai sehun yang memulai percakapan kembali.
"orang yang memanggil mu penguntit ?"
"ya, dan apa kalian tau ? ternyata aku satu apartement dengannya bahkan kamarnya ada di sebelahku"
"lalu ?" kali ini kai bertanya tidak terlalu berminat malah malas untuk membahasnya
"tapi dia masih saja menyebalkan, arrrgghhttt kepala ku pusing"
"jangan terlalu fokus padanya rusa nakal"
"iya aku tau"
"sebagai vampire yang hidup di jaman sekarang, semuanya sudah sangat di mudahkan tapi apa pun itu ada konsekuensinya kau harus tau itu, selain harus pandai menyembunyikan identitas kita juga harus bisa mengontrol kihidupan kita sendiri"
"yayaya aku tau apa yang aku lakukan"
"huh dasar rusa"
"ya! berhenti memanggilku rusa" kali ini luhan mulai komplen soal nama panggilannya
"tapi aku sudah memanggilmu seperti itu selama ini" ujar kai dengan nada yang di buat-buat
"dan aku sudah bilang aku tidak suka beribu ribu kali pada mu"
"ah sudahlah, ini sudah malam kita harus kembali kerumah masing masing" sehun yang sudah mulai bosan dengan perdebatan mereka akhirnya memutuskan untuk menyuruh mereka pulang.
"aku merasa tidak mau pulang kerumah"
"luhan" triak kai dan sehun bersamaan
"baiklah baiklah, aku akan pulang kerumah aku janji, dan jangan menatap ku seperti itu"
"nah itu lebih bagus, oh iya jika kau kesepian kau bisa menghubungi ku dan BUMMM aku akan langsung sampai di rumahmu untuk menemani mu" saran kai yang masih saja menggoda luhan.
"tidak perlu, sudah pergi sana" luhan mendorong tubuh tan itu menjauh darinya
"huaaa lihat lihat rusa nakal itu menolak ku sehun-ah, sekarang yang ku punya hanya kau" ucap kai sambil memeluk sehun dan berpura pura sedih, 'childish' kan ? dasar hitam
"aish ini tidak lucu kai" sedangkan sehun tidak mau ikut ambil bagian dari drama mereka rupanya.
"ah, iya luhan" seru kai
"hm"
"kau harus berhati hati" sarannya dan kemudian tersenyum "kami pergi dulu ya rusa sayangggg" setelahnya mereka masuk ke dalam mobil dan menuju ke dorm mereka.
"aku ingin sekali membuangnya ke kolam ikan hiu"
「TOUCHING AND TOUCHED」 © 2015
Mata indah itu mengkrejap tak kala ada sesuatu yang mengganggu tidurnya, ia seperti merasa ada sesuatu yang basah yang menyentuh bibirnya sehingga sebuah lenguhan lolos dari bibirnya.
"eungghh"
"ah, kau sudah bangun rupanya" ujar seorang pria
Sedangkan si empunya hanya bisa membiasakan cahaya yang masuk ke dalam retina matanya, sebelum akhirnya dia melihat seorang pria di atasnya tanpa baju menunjukan tubuh bagian atasnya yang bidang dan berotot sedang menatapnya…dan sedetik berikutnya mata rusa itu membelalak kaget.
"K-KAU !"
TBC
Nb. Thanks for reviewnya maaf ga bisa bales satu satu :v tapi udah di bales dalam hati author yang paling dalam /ga
Ini author kasih terusan nya, maaf kalau di chapter ini kurang greget :v maklum lah author abal ya pasti ffnya juga abal hahaha
Tapi big thanks buat kalian yang masih setia di channel abal ini dan setia author terhura /ga
Pokoknya review terus ya, dan tunggu chap berikutnya oke (y) see next chap
