The Mirror

Disclaimer Naruto selalu milik masashi Kishimoto Sensei

Rated T

Pairing : Sasuke x Naruto

Genre : Romance, fantasy

Warning : Boy Love, YAOI, (Typo's)

Sasuke : 36 thn

Naruto : 18 thn

.

.

.

Happy Reading

Chapter 2

Saat ini Sasuke ada di beranda kamarnya, memperhatikan rumah penduduk yang ada di bawah sana. Di genggaman tangannya tampak sebuah cermin yang ditemukannya tadi.'Bodoh sekali aku, untuk apa aku memungut benda ini. Kubuang saja' Saat akan membuang kaca itu. Tiba2, seperti film yang diputar cepat. Sepotong kejadian mampir dipenglihatannya, sebuah kejadian yang sepertinya di daerah sayap barat terbakar sebagian, tapi entah kapan akan terjadi. Karena menganggap penglihatan itu hanya pikirannya saja. Sasuke memilih masuk kekamar dan istirahat. Besok masih hari yang melelahkan untuknya.

Keesokan paginya kerajaan Uchiha dihebohkan dengan wilayah sayap barat kerajaan yang terbakar sebagian. Sasuke yang mengetahui ini semua, tak percaya bahwa penglihatan yang ia lihat kemarin benar2 terjadi. Tapi bagaimana bisa. Apa karena cermin yang kemarin ia pegang?
Jika memang cermin itu adalah petunjuk kejadian di masa depan. Ia bisa memimpin kerajaannya dengan cermin itu. Ia bisa mencegah hal2 yang tak dinginkan.

.

.
18 Years Later...
Dan selama 18thn ia memimpin kerajaan semua kejahatan dan penghianatan bisa ia tangangi.
Saat ini Sasuke yang berusia 36thn belumlah memiliki seorang permaisuri. Padahal untuk meneruskan kerajaannya, ia ia harus memiliki seorang putra. Ayah dan Ibundanya telah memperingatinya untuk segera mencari seorang permaisuri. Tapi ia selalu berkata tak ada seorangpun yang menarik perhatiannya. Sudah banyak putri dari kerajaan lain yang ia tolak. Tak ada yang menarik perhatiannya, tak seorangpun ada.

Di taman istana tampak seorang pemuda berambut pirang sedang mencari-cari sesuatu entah apa. "Dimana kalungku, bisa gawat kalau hilang. Bagaimana ini!" gumam pemuda itu, yang ternyata kehilangan kalungnya.
Tiba2 seseorang berdiri dihadapannya, dan menyodorkan sesuatu ditangannya. "Ini milikmu?" Ucap orang itu
"Ya ini milikku, terima kasih tu~" Onyx dan Shappire, saling pandang terpikat oleh keindahan masing2
"~an" Pemuda pirang yang baru bisa menyelesaiakan ucapannya. Hanya bisa menunduk, menghindar kontak mata seseorang dihadapannya.
"Apa yang kau lakukan disini dan siapa kau?" Tanya seseorang itu, yang ternyata adalah Sasuke yang sedang jalan2 keliling istananya.
"Saya Uzumaki Naruto tuan. Saya sedang mencari tanaman obat untuk ibu saya yang sedang batuk, tapi kalung saya terjatuh jadi saya lama berada disini untuk mencarinya. Maaf bila saya mengganggu tuan." Jawab Naruto panjang lebar.
"Tidak, kau tidak menggangu. Jadi, kau tahu tentang obat2an"
"Tidak banyak yang saya ketahui. Tapi saya tahu tentang tanaman apa saja yang berguna untuk obat." jawab Naruto dengan tersenyum manis.
"Jadi begitu, bagaimana kalau kau aku kenalkan pada seorang peracik obat yang aku kenal, kurasa kau bisa belajar banyak dengannya."Tawar Sasuke pada Naruto
"Apa tidak apa2 tuan?" Ragu Naruto
"Tidak apa2, besok datanglah ke pintu gerbang belakang istana. Aku pergi, Sampai besok"

Keesokan harinya Naruto begitu semangat untuk menemui sesorang yang ditemuinya kemarin. Ia sudah datang sejak matahari mulai meninggi sekitar jam 10 mungkin. Tapi tengah hari sudah lewat orang itu belum muncul juga. Berpikir mungkin orang itu lupa akan janjinya atau mungkin sibuk. Naruto akan pergi saat seseorang mengintrupsinya
"Mau kemana kau!" Ucap seorang itu yang ternyata orang yang ditunggunya dari tadi
"Hehehe, Kukira anda tidak datang, oh, ya. Anda belum mengenalkan diri anda. Biar enak saya akan mengenalkan diri saya sekali lagi. Uzumaki Naruto desu, yoroshiku onegaishimasu!" Pekenalan Naruto untuk yang ke dua kalinya diakhiri dengan membungkuk 90 drajat.
"Tak perlu seformal itu denganku, Panggil saja aku Sasuke." Balas Perkenalan Sasuke dengan singkat tanpa memberikan marganya, Ia ingin tau reaksi apa yang akan diberikan pemuda dihadapannya ini.
"Sasuke? sepertinya aku pernah mendengar nama itu, apa anda orang terkenal atau orang penting atau lainnya?" Sepertinya Naruto tak menyadari berbicara dengan siapa dia sekarang, kemana saja bocah itu, tinggal diistana. Tapi, tak tahu siapa itu Sasuke. Dasar~
"Benarkah kau tidak tahu siapa aku? abaikan saja. Aku hanya seorang cendekiawan istana. Jadi ayo kita berangkat sebelum hari semakin siang dan panas." Intrupsi Sasuke yang tak tahan dengan sifat orang yang bersamanya saat ini. Bisa2nya Naruto tak mengenali siapa dirinya. Sepertinya tak apa2 iya berbohong tentang statusnya. Akan lebih leluasa berkawan saat temanmu itu memandang kita sebagai orang yang sama dan tanpa perbedaan status jabatan yang disandangnya.
"Ah, iya. Ayo kita berangkat."
Akhirnya mereka berangkat menuju tempat yang Sasuke bicarakan kemarin, tempat peracik obat yang terkenal.

Saat ini Sasuke dan Naruto berada disebuah rumah, yang jauh dari rumah penduduk lainnya. Rumah itu tampak seram tapi terlihat terawat. Sasuke maju kedepan untuk mengetuk pintu, sedangkan Naruto dibelakangnya melihat2 kondisi sekitar yang tampak indah tapi terlihat agak mencekam. Karena jauh dari keramaian kota.

Setelah menunggu cukup lama, seseorang keluar juga dari rumah. Dengan mata yang bagai mata ular serta rambut hitam yang panjang. Orang itu bagai hantu saat menampakan diri dalam rumah yang sekarang pintunya telah dibuka lebar. Hampir naruto berteriak hantu, saat Sasuke menyapa orang itu dan menyuruhnya untuk masuk kedalam rumah. Begitu mereka telah didalam dan duduk dikursi mereka memperkenalkan diri masing2 kecuali Sasuke yang sudah tahu nama keduanya.
"Naruto, ini Orochimaru-san, ia orang yang kuceritakan padamu kemarin. Orochimaru-san ini Uzumaki Naruto, orang yang mungkin akan menjadi muridmu." Sasuke memperkanalkan keduanya masing2. Dan Naruto dengan ragu2 menyalami orang dihadapannya saat ini. Sedangkan Orochimaru ia memandangi Naruto dari bawah keatas menilai apakah cocok pemuda prang ini menjadi pengganti muridnya yang telah kabur minggu lalu.
"Ah, baiklah akan kupertimbangkan. Tapi, setelah ia mengikuti beberapa tes yang akan aku ajukan, bagaimana yang mulia?" Dengan senyumnya, Orochimaru menyanggupi permintaan Sasuke walau dengan beberapa tes yang akan Naruto terima.
"Bagaimana Naruto kau mau melakukan tesnya?" Tanya Sasuke pada Naruto yang sedari tadi diam saja.
"Ya, tidak apa2 Sasuke-san." Jawab Naruto yang pasrah saja dengan apa yang akan dijalaninya kedepan.
"Tenang saja, tes ini tidak aneh2. Aku hanya memberikan beberapa pertanyaan dan kau harus menjawabnya. Hanya itu saja. Bisa kau ikut denganku Naruto-san." timpal Orochimaru masih dengan senyumnya. Ia membawa Naruto menuju belakang rumahnya tanpa sasuke pastinya. Yang sekarang diam menunggu di ruangan depan.
Setelah sekian lama menunggu mungkin satu jam Naruto dan Orochimaru baru kembali, dengan Naruto yang tersenyum lebar pada Sasuke dan Orochimaru yang berjalan dibelakangnya masih dengan senyum ramahnya.
"Sasuke-san aku lulus ujian, aku akan menjadi murid Orochimaru sensei mulai besok, ahh senangnya." Naruto begitu bahagia menyampaikan kelulusannya pada Sasuke, Sedang sasukepun ikut senang dan tersenyum dengan tipis.
"Tak kusangka pengetahuannya tentang tamanan obat begitu luas, Ia bisa tahu jenis2 tanaman obat dan kegunaannya. Kurasa ia memang pantas menjadi muridku." Kata Orochimaru masih dengan senyumnya.
"Kalau begitu, kami akan pulang sekarang, hari sudah sore. mungkin besok aku tidak ikut bersamanya kemari. Aku banyak urusan diistana."
"Tak apa yang mulia, muridku memang harus mandiri. Tidak apa kan Naruto?" Timpal Orochimaru menjawab pernyataan Sasuke. Sedangkan Naruto hanya menganggukan kepalanya masih dengan senyum bahagianya.
Sasuke dan Naruto akhirnya pulang keistana, Orochimaru yang mengantar mereka sampai depan rumahnya, melambaikan tangannya. Hingga saat keduanya sudah tak tampak Orochimaru menyeringai dengan lebarnya. "Kudapatkan penggantimu yang lebih baik Kabuto. Dengan bocah itu eksperimenku takkan gagal lagi. Khukhukhu..." Tawa Orochimaru dengan kerasnya, menambah horror suasana tempatnya yang sudah menakutkan itu.

.

Sudah sebulan Naruto menjadi murid Orochimaru, sudah sebulan juga ia tak bertemu dengan Sasuke. Tapi, ia tak mempermasalahkan Sasuke, mungkin ia sedang sibuk dengan urusan kerajaan. Mengingat ia kan seorang cendekiawan istana_Naruto belum tahu Sasuke itu raja loh_pasti sedang sibuk dengan urusannya.

"Ah, Naruto ada hal yang ingin aku sampaikan padamu untuk pembelajaran besok." Ucap Orochimaru yang saat ini sedang bersama Naruto dikediamannya.

"Ya Sensei, ada apa?" Jawab Naruto yang sekarang sedang memilih tanaman yang akan ia jadiakan obat yang berguna nanti.

"Begini. Tadi utusan kerajaan Namikaze datang. Mereka memintaku untuk datang ke istana mereka, dan aku berniat untuk mengajakmu. Bagaimana, kau mau ikut pergi?"

"Tak masalah aku ikut pergi dengan sensei. Tapi untuk apa kerajaan Namikaze mengundang sensei kesana?" Tanya Naruto lagi. Ia penasaran apa senseinya ini benar2 terkenal yah?~

"Aku juga tidak tahu. Tapi, yang kudengar Ratu mereka itu sudah sakit selama 18thn tanpa ada yang bisa menyembuhkan sama sekali. Mungkin itu alasan mereka mengundangku. Sudahlah tak usah dibicarakan lagi. Yang penting kau besok ikut pergi denganku."

"Baik sensei. Um sensei, boleh aku pulang lebih awal untuk hari ini?" Tanya Naruto lagi

"Silahkan, kurasa perkembanganmu selama sebulan ini cukup baik."

"Terima kasih sensei, kalau begitu saya pamit pulang."

.

.

Tbc...

Gak nyangka ada yang mau baca fic aku, uhh terima kasih aku akan berjuang melanjutkan fic ini sampai tamat. Semangat!

ini kecepeten gak ceritanya ?

Balasan Review :

Mifta cinya : Terima kasih koreksi bahasanya, soal bhasa saya memang kurang bisa tapi sebisa mungkin akan saya perbaiki lagi. Ya selisih umur mereka 18thun. Ini Sasunaru kok, untuk manita yang membawa Naruto itu lihat nanti saja.

SapphireOnyx Namiuchimaki : Soal nama naruto dan siapa yang culik anak minakushi sama wanita itu siapa nanti akan dijelaskan. Kalo pedo aku gak tau iya ato bukan.

Uchiha Sasuke : Aku gak nyangka kamu nunggu fic aku ini, jadi semangat aku nulis. ya bener terakhir sampai disitu critanya.

Oke hanya itu

sekian~

Akhir kata~

Review please ^_^