Broken Promise
~o~
Cast : Kihyun couple, Kim Kibum x Cho Kyuhyun, and other.
.
Author : Shania9ranger
.
Disclaimer: Super Junior-TVXQ belong to SME, God, and them selves, but this story is mine.
.
.
.
5 Tahun Kemudian
Seorang pemuda tampan dengan rambut hitam legam memasuki sebuah mansion mewah milik keluarga Kim. Para pelayan sudah berdiri rapi diambang pintu dengan senyum terbaik untuk menyambut kedatangan tuan muda mereka.
"Selamat datang tuan muda!" Serentak para pelayan membungkuk hormat.
Pemuda yang disambut tersebut tidak menyahut sama sekali, bahkan tersenyum pun tidak. Dia bergegas memasuki ruang tengah mansion mewah ini.
"Kibumie, akhirnya kau pulang sayang." Jaejoong, eomma Kibum menghambur memeluk erat putra satu-satunya itu. "Kau semakin tampan!"
"Dan eomma terlihat sangat sehat." Kibum menatap datar pada sang eomma.
"Tentu eomma harus sehat menyambut dirimu."
Jaejoong menatap wajah Kibum yang sejak datang sudah memasang wajah masamnya. "Aigoooo~ kau marah pada eomma eoh?"
Kibum malas menjawab pertanyaan eommanya, yang jelas eommanya tau kenapa dia begini. "Appa mana?"
"Appamu sedang di Jepang, biasa urusan bisnis. Besok juga sudah kembali. Kau istirahatlah dulu. Eomma akan siapkan makan malam."
"Hm" Kibum menaiki tangga menuju lantai 2 dimana kamarnya berada.
Jaejoong sudah terbiasa dengan sikap irit bicara yang diwariskan oleh suami kepada anaknya itu, namun terkadang dia gemas juga hanya ditanggapi dengan gumaman saja.
~xox~
Saat makan malam Jaejoong heboh menceritakan hal ini dan itu selama Kibum tidak ada di Korea, bahkan eommanya yang masih terlihat sangat cantik ini menceritakan kucing peliharaan tetangga yang mati tertabrak mobil. Kibum harus menghela nafas berkali-kali dengan tingkah ajaib sang eomma.
"Aku sudah selesai." Kibum beranjak dari kursinya.
"Loh.. makan malammu kan belum habis." Jaejoong rasa ia sudah terlalu banyak bicara sampai anaknya bosan, sedangkan Kibum tidak menyahutinya sama sekali. "Jebaaal~ temani eomma sebentar lagi ne?"
Ini yang Kibum paling benci, dia lemah mendengar rengekan sang eomma. Walaupun terkesan cuek dan tidak peduli, namun Kibum adalah anak baik yang begitu menyayangi kedua orang tuanya.
"Arraseo." Kibum kembali duduk, merogoh ponsel dalam kantung celananya lalu sibuk mengutak-atik benda pipih persegi panjang itu.
Sekarang Jaejoong yang menghela nafas, dia tau Kibumnya sedang marah. "Kibumie, kau masih marah eoh?"
"Hm" Kibum hanya bergumam malas, tidak mengiyakan atau pun mengelak.
"Hiks.. jangan marah lagi pada eomma." Tiba-tiba Jaejoong terisak menahan tangis, tidak tahan melihat putra sematawayang yang sangat dia sayangi mengacuhkannya. "Eomma melakukan ini demi kebaikanmu, sayang."
"Eomma keterlaluan. Mengancamku tidak mau makan, bahkan bunuh diri segala."
"Miaaaan.. hanya itu yang terlintas dipikiran eomma agar kau mau kembali."
"Sudahlah, lagi pula aku sudah berada disini."
Jaejoong langsung tersenyum sumringah. "Kibumie, eomma yakin kau pasti tidak akan menyesal."
"Kenapa harus namja eomma?!" Kibum sedikit meninggikan suara dengan ekspresi datarnya.
"Waeeee~? Dia ini spesial Bumie, male pregnant. Jadi tidak ada bedanya dia namja atau pun yeoja, sama-sama bisa menghasilkan keturunan untukmu. Lagi pula memang kau tertarik dengan yeoja? Setau eomma kau hanya tertarik dengan buku-buka tebalmu itu."
"Tapi aku juga tidak tertarik dengan namja."
"Itu sebabnya eomma pilihkan yang paling terbaik. Kau tau, semakin dewasa dia semakin cantik dan menggemaskan. Kyaaaaa~ eomma jadi ingin cepat-cepat menikahkan kalian, pasti kalian akan sangat serasi." Heboh Jaejoong. Kibum sendiri hanya memutar bola matanya dengan malas. "Ah.. lusa kau juga akan bersekolah ditempat yang sama dengan Kyunie, dan kau akan menjadi seniornya disana."
"Eomma, aku lelah. Mau tidur."
"Ne, mimpi indah sayang~"
~xox~
'Kyunie..'
Sekarang Kibum ingat dengan bocah gembul berisik yang dikenalkan kedua orang tuanya 5 tahun yang lalu. "Aisssh" Kibum jengkel pada sang eomma yang ternyata selama 5 tahun ini tetap bersihkeras untuk menjodohkan dirinya dengan bocah gembul berisik itu. Dulu dia berjanji tidak akan kembali ke Korea sebelum perjodohan gila ini dibatalkan. Kibum pikir selama ini orang tuanya sudah melupakan tentang perjodohan dengan keluarga Cho. Nyatanya Kibum salah. 2 bulan yang lalu eommanya terus merengek agar dia kembali ke Korea. Awalnya Kibum masih bisa berpegang teguh pada janjinya, namun sayangnya sang eomma punya seribu cara untuk membuatnya mengingkari janji dan kembali ke Korea. Eommanya bahkan rela akan bunuh diri jika dia tidak kembali. Kibum mengusap wajahnya kasar mengingat ancaman itu.
Dia masih sangat sayang pada eommanya, dan dia juga tidak mau sampai kehilangan sang eomma hanya karna hal konyol. Akhirnya Kibum ambil keputusan, demi sang eomma dia hanya akan mengikuti alur perjodohan gila ini. Toh kalau pun sudah menikah kemudian tidak cocok, tinggal lempar surat cerai. Selesai!
~xox~
"Yeobooo! Yeobooo! Yeobooo!" Seorang yeoja paruhbaya yang terlihat sangat cantik berlari disepanjang rumah mewahnya mencari sang suami yang entah ada dimana.
"Jangan berlari. Aku disini." Laki-laki tampan berketurunan China muncul dari arah dapur. "Waeyo Chulie?"
"Kau tau, aku senang sekali hari ini. Kyaaaaaa!" Heechul nama wanita cantik ini semakin histeris kesenangan. "Kibumie sudah kembali ke Korea!"
"Kibumie? Nuguya?" Tanya Hanggeng 'sang suami' dengan polos.
"Yak, masa kau lupa dengan calon menantu kita?! Kim Kibum." Heechul gemas hingga ingin menggeplak kepala suami tercintanya itu dengan sandal.
"Ahh.. putra Yunho dan Jaejoong yang sekolah di Amerika itu?"
"Ne! Dan mulai lusa Kibumie akan satu sekolah dengan uri Kyunie." Heechul membayangkan betapa tampannya Kibum setelah dewasa. Jaejoong benar-benar membawa kabar gembira yang membuat harinya sangat cerah. "Tapi yeobo, jangan sampai Kyunie tau, nanti dia ngamuk-ngamuk seperti dulu lagi. Kita harus merahasiakannya."
Hanggeng jadi bergidik ngeri mengingat tingkah laku anaknya 5 tahun yang lalu. Kyuhyun terus merengek berbulan-bulan, membuat telinganya sakit.
"Eomma! Kyunie pulaaaang~" Seorang remaja berwajah sangat manis dan berpipi chubby menggemaskan memasuki rumah mewah keluarga Cho.
Diruang keluarga Kyuhyun melihat eomma cantiknya bersama sang appa. Kyuhyun langsung memeluk Hanggeng rindu. "Tumben appa ada dirumah? Tapi Kyunie senang." Yap, Hanggeng memang jarang dirumah, dia biasa berpergian keluar negeri untuk mengurusi beberapa cabang agensi Entertainment yang dimiliki keluarga Cho.
"Jadi kau tidak senang kalau eomma yang ada dirumah?" Cibir Heechul sinis.
"Eomma galak seperti nenek sihir." Dengan kurang ajarnya Kyuhyun balas mencibir Heechul.
"Yak, anak setan kurang ajar!"
"Eomma kan ratu iblisnya." Kyuhyun menjulurkan lidahnya pada Heechul.
Heechul bersumpah saat hamil dia tidak pernah ngidam yang aneh-aneh, tapi kenapa anaknya seperti titisan iblis begini. Heechul lupa kalau buah itu jatuh tak jauh dari pohonnya, seharusnya dia berkaca diri.
"Aigooooo~ ujung bibirmu kenapa robek begini?" Tanya Hanggeng cemas melihat ujung bibir Kyuhyun yang sedikit terluka.
"Pasti dia bekelahi lagi!" Kyuhyun cengengesan. Dan dimulailah lagi adu debat antara anak setan dan ratu iblis yang tidak ada ujungnya. Hanggeng selaku kepala keluarga hanya bisa menghela nafas pasrah.
~xox~
Ini hari minggu yang cerah, Kibum tidak ingin melewatkannya hanya dengan berdiam diri dirumah. Kibum ingin sekali menikmati kota Seoul yang sudah lama dia tinggalkan. Dari mulai Namsan Tower, Istana Gyeongbok, sungai Han, dan sekarang dirinya sedang berada dipusat perbelanjaan di daerah Myeongdong. Saat Kibum sedang memilih-milih jaket, tiba-tiba seorang nenek didekatnya berteriak 'Perampok!'. Tas yang dibawa si nenek direbut paksa dan perampoknya melarikan diri. Beberapa orang sudah berusaha mengejar, namun laki-laki berjaket hitam itu berlari sangat cepat. Kibum rasa dia bisa mengejar perampok itu dengan memotong jalan. Walaupun tempat ini sudah banyak berubah tapi Kibum masih hafal jalan-jalan yang ada di Myeongdong. Dulu waktu kecil dia hobby hunting jaket dan sepatu disini.
Kibum ikut mengejar, sampai akhirnya dia bisa mengimbangi lari perampok itu, sedikit lagi dia akan berhasil menangkap si perampok. Dipersimpangan jalan perampok itu berbelok ke kanan, tanpa ragu Kibum mengikutinya namun..
BRUUUGH
CHUP!
Kibum menabrak seseorang hingga terjatuh cukup keras dilantai. Adegan yang sangat cepat itu membuat keduanya terdiam mematung, bukan karna rasa sakit akibat berhantaman pada lantai, tapi karna bibir Kibum mendarat tepat di bibir orang yang dia tabrak.
1 detik..
2 detik..
3 detik..
.
.
.
PLAAAAK!
.
.
.
Woooow.. ngga nyangka bakal dapet respon yang baik dari para readers. Kamsahamnida~ dan maaf belum bisa membalas review kalian satu persatu. Saya ini hiatus sudah cukup lama dari dunia perFF'an, selain sibuk kerja, kebetulan juga saya punya pasangan yang ngga suka Kpop apalagi Super Junior. Jadi ngga bisa bebas kaya dulu lagi, bebas nonton konser, koleksi-kolesi merchandise SUJU, bahkan nulis FF. Katanya bikin cemburu, agak berlebihan sih. *jd curcol* Lalu desember kemarin banyak bertaburan ff Kihyun couple disini, awalnya sih jujur ngga tertarik karna Kibum dan Kyuhyun kan ultimate uke sejak dulu. Tapi keppo juga dan akhirnya baca salah satu ff Kihyun. Ternyata mereka sangat cocok berpasangan! Kyaaaaaa~
Ini bukan ff dengan konflik yang serius, dan dibuatnya memang tidak ber-chapter. FF ini bentuknya lebih mirip drabble-drabble ringan seputar kehidupan Kihyun. Sementara bakal fokus ke ff Kihyun ini dulu, untuk lanjutan ff yang lain belum tau akan dilanjut kapan.
