Score
Kyuhyun = 1 - 1 = Kibum
~o~
Cast : Kihyun couple, Kim Kibum x Cho Kyuhyun, and other.
.
Author : Shania9ranger
.
Disclaimer: Super Junior-TVXQ belong to SME, God, and them selves, but this story is mine.
.
.
.
PLAAAAK!
"YAK! Menyingkir dari tubuhku!"
Kibum dengan tampang idiotnya masih mematung. Otaknya tiba-tiba mengalami konslet.
"YAAAAAK! MENYINGKIR KAU DARI TUBUHKU, NAMJA MESUM!" Seorang namja berperawakan manis serta menggemaskan, menjambak brutal rambut Kibum. Pemuda berjawah datar itu hanya meringis menahan sakit.
"Rasakan! Rasakan! Rasakan!" Namja yang ternyata adalah Kyuhyun ini semakin brutal menjambaki rambut Kibum. "Kau mencuri ciuman pertamaku. Ommoooo~ bibirku yang suci telah ternodai. KEMBALIKAN CIUMAN PERTAMAKU, NAMJA IDIOT!"
Kibum mencekal tangan Kyuhyun kuat hingga terlepas dari rambutnya yang sedang dijambak, menatap tajam pada Kyuhyun. Mimpi apa Kibum semalam? Gagal jadi superhero, dapat tamparan yang cukup membuat pipinya memerah bengkak, lalu dijambak, sekarang dicacimaki namja yang tidak ada manis-manisnya menurut Kibum.
"MWO?! Kau marah eoh? Ingin berkelahi denganku? Ayo!" Tantang Kyuhyun sengit.
Kibum malas menanggapi ocehan namja berisik dihadapannya ini. Dia langsung bertindak mencium bibir Kyuhyun -lagi- cepat.
Kyuhyun melolot kaget. "Ku kembalikan ciuman pertama menjijikanmu itu." Desis Kibum dingin dan jangan lupakan ekspresi datarnya yang menyebalkan.
BUUUGH!
"AAAARGH!" Teriak Kibum kesakitan, lalu berguling kesisi kanan Kyuhyun.
"DASAR NAMJA GILA! MATI KAU!" Kyuhyun menendang selakangan Kibum tepat mengenai little Kim. Wajahnya memerah menahan marah. Dia segera beranjak pergi tanpa menghiraukan namja yang masih mengerang kesakitan karena ulahnya.
~xox~
"Ommomooo~ Kibumie gwaenchanayo?" Panik Jaejoong melihat putranya yang terlihat tidak baik-baik saja. Seingatnya tadi pagi Kibum pamit untuk jalan-jalan keliling Seoul, lalu kenapa pulangnya berantakan begini.
"Hm. Gwaenchana."
"Pipimu bengkak begini. Aigoooo~ Kakimu juga kenapa?" Kibum berjalan agak terseok.
"Tidak apa-apa eomma, aku hanya jatuh tersandung tadi." Tidak mungkin Kibum katakan jika dirinya tidak sengaja menabrak seseorang, lalu menciumnya, dan berakhir dengan little Kimnya yang ditendang. Mau ditaruh dimana harga dirinya? Bisa-bisa dia dijadikan bahan olok-olokan oleh sang eomma.
"Eomma akan panggilkan dokter."
"Aniya! Aku hanya butuh istirahat."
"Tapiii.."
Tanpa menghiraukan ucapan Jaejoong lagi, Kibum menaiki anak tangga menuju kamarnya. "Aiiish…, anak itu tidak pernah berubah. Sok kuat."
Sesampainya dikamar Kibum langsung merebahkan dirinya diranjang. Agak meringis sakit karna area selangkangannya masih teras sangat ngilu. Kibum merutuki namja yang telah tega menendang little Kimnya. "Kalau sampai ketemu lagi dengannya, akan ku balas." Desis Kibum mengepalkan tangannya marah.
Ahh.., mungkin berendam air dingin bisa mengurangi rasa sakit pada little Kimnya. Yup, itu ide bagus.
~xox~
Hari ini Kibum mulai bersekolah di Paran High School, tempat dimana calon pendampingnya juga menimba ilmu. Cho Kyuhyun. Kibum ingat ucapan Jaejong tadi pagi saat sarapan, sang eomma bilang dia pasti akan langsung terpesona bertemu dengan namja akan dinikahinya itu. Jaejoong berpesan agar Kibum segera mencari Kyuhyun dijajaran anak kelas 1. Disisi lain Kibum juga penasaran dengan bocah gembul berisik yang kini telah beranjak dewasa. Siapa tau setelah dewasa bocah itu jadi cantik jelita, lemah lembut, dan terutama tidak berisik lagi. Who knows.
Di sekolah barunya Kibum diterima sangat baik. Wajah tampan serta penampilan yang sempurna menjadikan Kibum idola baru di sekolah. Banyak yeoja maupun namja berstatus uke langsung jatuh hati padanya. Teman sebangku Kibum yang baru juga sangat membantunya memberitahu banyak hal tentang Paran High School. Namanya Lee Donghae. Kibum rasa dia akan cocok dengan laki-laki yang suka dipanggil ikan nemo ini. Donghae namja yang baik, sedikit polos, dan murah senyum.
Pada jam istirahat Donghae mengajak Kibum berkeliling sekolah. Menunjukan banyak tempat yang ada di sekolah ini, dari mulai perpustakaan, kantin, ruang guru, laboratorium, aula utama, sampai taman yang ada dibelakang sekolah. Donghae juga memberitahu peraturan-peraturan yang ada di sekolah.
Saat keduanya berada dilapangan basket, dari arah berlawanan Kibum melihat 3 orang siswa yang sedang berjalan sambil bercanda.
"Kau lihat mereka?" Donghae menunjuk ke arah mereka.
"Hm."
"Mereka adalah berandalan sekolah yang selalu buat onar. Jangan pernah kau dekati mereka atau kau akan kena masalah." Ujar Donghae serius.
Kibum menatap ketiganya seksama, dan sepertinya dia tidak asing dengan namja manis bersurai coklat yang ada diantara ketiganya. Dia ingat, itu namja manis yang tidak sengaja ditabraknya kemarin. Yup benar, namja itu yang telah membuat little Kimnya sakit sampai sekarang. Kibum diam-diam menyeringai kejam.
"Dan kau jangan sampai tertipu dengan namja manis yang ditengah itu!" Kata Donghae memperingati Kibum.
"Wae?"
"Karna wajahnya saja yang manis bak malaikat, tapi kelakuannya seperti titisan iblis. Dia adalah otak dari segala keonaran yang terjadi di sekolah. Dan ku dengar bukan hanya di sekolah saja, tapi diluar pun mereka selalu berulah." Donghae sedikit bebisik pada Kibum.
"Donghae, yang disana itu guru Han bukan?" Kibum menunjuk seorang pria paruh baya yang sedang mensehati seorang siswa tidak jauh dari tempat mereka berdiri.
Donghae mengikuti arah pandang Kibum. "Ne."
"Kau bilang guru Han adalah guru yang paling galak yang ada di sekolah ini kan?" Tanya Kibum lagi.
Donghae mengangguk. "Waeyo?"
Kibum tidak menjawab, dia hanya menyeringai. Membuat Donghae sedikit bergidik ngeri sekaligus curiga dengan apa yanga akan dilakukan oleh teman barunya ini.
"Kau tunggu disini sebentar." Pinta Kibum seperti sebuah perintah.
~xox~
Kibum mengambil sebuah bola basket yang ada dilapangan tersebut, lalu berjalan mendekati ketiga namja berandalan yang diceritakan Donghae tadi. Dan dengan sengaja Kibum menyenggolkan bahunya pada salah satu namja bertubuh paling kurus diantara yang lain.
"Hei, kau jalan tidak pakai mata eoh?!" Ujar si namja kurus sewot.
"Bodoh, jalan itu pakai kaki bukan mata." Kibum menatap datar pada ketiganya.
"Mwo?! Berani sekali kau pada kami. Apa kau tidak tau kami ini siapa eoh?" Kali ini manja yang memiliki tinggi diatas rata-rata yang berbicara.
"Kumpulan sampah masyarakat!" Jawab Kibum santai.
"Yak! Jaga ucapanmu." Namja manis bersurai coklat melangkah maju mendekati Kibum.
'Akhirnya terpancing juga kau.' Batin Kibum puas.
"Tunggu, sepertinya aku pernah melihatmu. Aaaah.., kau namja yang kemarin menabrakku kan?" Kyuhyun menjentikan jarinya ketika mengingat kejadian yang membuatnya kehilangan ciuman pertamanya. "Belum kapok dengan tendanganku kemarin? Atau kau memang namja mesum yang terobsesi padaku? Tidak menyangka kau akan mengikutiku di sekolah." Remeh Kyuhyun.
Kibum hanya menyeringai. Lalu dia melemparkan bola basket yang ada ditangannya kuat mengarah kepada seorang guru yang letaknya hanya beberapa meter dari tempatnya berdiri.
DUUUAGH!
Lemparan Kibum tepat sasaran. Bolanya mendarat keras mengenai kepala guru Han. "YAAAK! SIAPA YANG BERANI MELEMPAR BOLA INI PADAKU?!" Murka sang guru berbalik menatap keempat siswa yang berada tidak jauh darinya.
Kibum langsung menunjuk Kyuhyun. "Dia songsaengnim."
Kyuhyun dan kedua temannya melotot kaget. "MWOO?!"
Guru Han berjalan cepat kearah Kyuhyun dkk. "Jadi kau yang melempar bola ini, CHO KYUHYUN!" Geram guru Han menahan marah.
"A…aniya! Bu…bukan aku yang melempar, tapi DIA!" Tunjuk Kyuhyun pada Kibum.
"KAUUU…sudah melempar kepalaku dengan bola, sekarang malah menuduh orang lain?! TIDAK AKAN KU BIARKAN KAU LOLOS KALI INI. SINI, KAU IKUT DENGANKU! KALIAN BERDUA JUGA." Guru Han menjewer telinga Kyuhyun kuat , lalu menyeretnya entah kemana. Dan kedua teman Kyuhyun mengikutinya dibelakang.
'Cho Kyuhyun?' Kibum sungguh tidak menyangka kalau namja -yang tidak ada manis-manisnya menurut Kibum- itu adalah Cho Kyuhyun calon istrinya.
Donghae menghampiri Kibum. "Aiiish.., kau kenapa cari gara-gara dengan mereka? Setelah ini tamatlah riwayatmu, Kim Kibum." Kibum hanya mengedikan bahunya cuek. "Sudahlah, sebaiknya kita kembali ke kelas."
Kibum belum juga beranjak dari tempatnya, dia masih menatap kepergian Kyuhyun dengan pandangan yang sulit diartikan.
"I got you, Cho Kyuhyun."
.
.
.
Happy weekend semua!
Terimakasih sebelumnya untuk review di "Broken Promise". Kalau kemarin ada yang bertanya "apakah author sudah menikah?", jawabannya saya belum menikah tapi sudah bertunangan. Rencana sih akan diresmikan tahun ini, doakan ya. Dan Hai Yol! Ngga nyangka dirimu review. Dari jamannya masih jadi author Sjff2010 sampai sekarang, dirimu tetap eksis didunia perFFan ya.
Terakhir..., menurut kalian enakan Kyuhyun atau Kibum yang tetindas?
