Wow ternyata ada yang review….saia senang heeee :D

Saia putuskan ini akan jadi multichap…huft soalnya klo twoshoot ceritanya akan sangat ngegantung

O ya di chapter isinya flash back 3 tahun yg lalu menjelaskan beberapa hal*mungkin*

Ok RnR Please ^^

Something Stupid

By Rayark 666

Inspired by Character in Bleach

Bleach: it's Belong Kubo Tite

Rated: T

Genre: Romance, maybe lil hurt/comfort, Or General?*tolong kasih tahu klo saia salah*

Title this Chapter : Her

Song: Forever In Love by Kenny G

"Kring…."Suara jam beker menggema di kamar yang sepertinya milik seorang remaja laki-laki. Sebuah tangan besar keluar dari gundukan selimut mencoba menghentikan aksi rutin jam tersebut. Setelah suara jam tersebut terhenti, tangan itu pun masuk kembali ke dalam gundukan selimut tadi. Tiba-tiba terdengar ketukan dan suara anak perempuan di pintu.

Tok…tok…tok

"Oniichan bangun nanti kau kesiangan"

"Hm…."terlihat ada sedikit pergerakan dari dalam selimut tebal itu.

"Oniichan….."Yuzu berteriak kecil sambil membuka pintu kamar kakak kesayangannya itu.

"Iya…iya aku bangun"sesosok makhluk berambut oraye mencolok bangun dari tidurnya dengan malas dan sedikit meregangkan otot-ototnya.

Adiknya Yuzu hanya tersenyum lalu berkata "Kami tunggu dibawah sarapan sudah hampir siap, nanti oniichan terlambat".sambil berlalu menuju dapur.

"Hah…"sedangkan makhluk berkepala oraye tersebut hanya menghela nafas sambil membatin'Hari pertama sekolah sungguh menyebalkan'.Lalu bangkit dan berjalan menuju kamar mandi.

~#~

Ichigo turun menuju arah ruang makan setelah siap."Ohayu"sapanya adik perempuannya menjawab "Ohayu Ichi-nii".Tiba-tiba Ichigo merasakan keanehan biasanya pagi-pagi seperti ini, Ayahnya akan berteriak GaJe dan berlari memeluknya yang selalu berakhir dengan menabrak tembok dan nangis-nangis di depaan poster super besar ibunya."Kemana Baka Oya-jii"Ichigo bertanya sambil duduk lalu mulai mengambil roti bakar dan mengolesinya dengan selai coklat."Ayah ada urusan di Rumah Sakit mendadak"Jawab Karin adik Ichigo yang tomboy dan berambut hitam."Katanya pasien penting"lanjutnya sambil menuangkan jus jeruk dan langsung meminumnya."

Yuzu melirik jam dinding lalu berkata"Onii-chan.." panggilnya "Hm…."Ichigo menjawab sambil mengunyah rotinya dan menuangkan jus jeruk ke dalam gelasnya."Ichi-ni yakin tidak akan sudah jam 7 lebih"sambung Karin melirik jam pikirnya,ia langsung berdiri lalu mengambil tasnya lalu berkata "Aku berangkat".sambil berlari "Hati-hati di jalan"Yuzu menyahut.

~#~

Hosh…hosh…. Bunyi nafas Ichigo menderu karena berlari.'Gawat tinggal 3 menit lagi' guru olahraga Killer nya Kenpachi sensei telah berdiri dengan sadisnya bersiap-siap untuk menghukum muridnya yang terlambat.'Gawat mana si Ken jabrig lagi yang jaga gerbang' sedikit lagi Ichigo sampai tapi dengan tidak elitnya bel sekolah menggema membuat langkah Ichigo terhenti tepat di depan gerbang yang langsung ditutup oleh Kenpachi dan langsung menyeringai, "Terlambat di hari pertama Kurosaki Ichigo?"

"Ck" Ichigo berdecak kesal padahal tinggal sedikit lagi masih mengatur nafasnya yang ngos-ngosan dan menatap tajam sensei nya itu suara lembut seorang gadis mengalihkan perhatiannya."Ya ampun aku terlambat,padahal ini hari pertama ku".Dilihatnya gadis mungil berambut hitam, iris nya berwarna violet. Nafasnya sedikit ngos-ngosan, wajahnya merona merah karena berlari, membuat wajahnya makin manis, Ichigo tidak sadar bahwa dari tadi ia terus memperhatikan gadis itu, merasa diperhatikan gadis itu menoleh kearah Ichigo dan tersenyum sambil bertanya

"Kau terlambat juga?"

Ichigo yang salah tingkah hanya bisa mengangguk bisa dipastikan ada semburat malu di pipi nya saat ini.

"Kau murid baru disini?"Tanya Ichigo

Gadis itu mengangguk lalu berkata "Iya aku murid baru disini" jawabnya singkat.

Ichigo POV

Dia menjawab singkat,"Bagaimana kalau aku ketahuan ayah kalau aku terlambat pada hari pertama aku masuk sekolah" dia berkata lemas sambil menghela nafas Aku melihat para murid lain yang terlambat sama seperti kami rela masuk meskipun harus mendapatkan hukuman yang terkenal kejam dari Kenpachi sensei, kasihan juga kalau dia harus dihukum, tiba-tiba aku mendapatkan ide lalu aku menoleh padanya sambil ternyum dan berkata

"Hey kau mau masuk kan?" -

Iya hanya mengangguk,

"Ayo ikut aku"ajakku sambil mengajaknya berlari dan menggenggam tangannya yang mungil, selagi Kenpachi sensei tidak melihat kearah kami berdua

Setelah berlari beberapa meter, kami berdua tiba di sisi sebelah selatan sekolah yang banyak pepohonan, dia terlihat bingung.

"Tempat ini hanya aku dan teman geng ku yang tahu" jelasku

Dia hanya tersenyum geli "Jadi kau sudah terbiasa seperti ini ya"

Haduh aku jadi malu, tiba-tiba dia menatap sesuatu, aku mengikuti arah pandangannya kulihat dia melihat tangan kami yang masih saling berpegangan sehabis berlari tadi

"Maaf" kataku sambil melepaskan tangannya yang lembut hanya tersenyum, lagi-lagi aku tersihir oleh keindahan mata saat ia tersenyum.

"Jadi bagaimana caranya kita masuk ke sekolah?"tanyanya

Dia hanya melihat tembok putih dihadapan kami berdua.

"Begini caranya…kau naik ke pundakku lalu kau naik ke pagar itu, jangan meloncat terlalu berbahanya, kau turun menggunakan pohon itu"aku menjelaskan padanya.

Dia terlihat ragu, "Kenapa?"tanyaku

"Ehmmm kurasa aku takkan bisa naik, kau lihat aku memakai rok pendek" Kulihat rok pendek kotak-kotaknya ciri khas sekolahku.

"Tenang saja aku takkan mengintip kok, kau naik saja ke pundakku"aku menyakinkan dia.

Dia masih terlihat ragu.

"Ya sudah aku duluan ya kalau kau memang ragu biar aku saja yang naik,kau boleh kembali ke gerbang depan."

Dia kembali berpikir, aku melemparkan tasku melewati tembok.

"Tapi….kau janji takkan mengintipkan?"tanyanya

Aku hanya tersenyum sambil berkata cuek"Tenang saja lagi pula aku tak tertarik pada gadis pendek dan berdada rata seperti mu"aku pun berjongkok, isyarat untukknya agar naik ke pundakku.

Tapi aku tak juga merasakan dia naik ke bahuku, aku meliriknya dia hanya diam,matanya terlihat marah, kenapa dia aku mengingat lagi apa yang ku ucapkan barusan,waduh gawat .

"Maaf saja ya kalau badanku pendek dan dadaku rata sehingga tidak menarik di mata MU"dia berkata sarkastik sambil menatap tajam padaku dia lalu mendekat. Cukup ngeri juga melihat matanya yang marah menatapku,hei aku kan hanya bercanda, langsung menginjakkan kakinya di bahukku agak sakit juga soalnya dia seolah sengaja dan kurasa memang benar dia sengaja menginjaknya keras-keras.

"Berdiri JERUK, aku sudah naik, tanganku tak sampai"

APA katanya JERUK."Hei kau jangan memanggilku JERUK, namaku ICHIGO, PENDEK"

Dia mendengus sambil naik ke pagar,lalu menatapku setelah ada di pohon dia mengangkat alisnya lalu berkata

"Strawberry?nama apaan itu?Jeruk dan Strawberry perpaduan nama buah-buahan yang aneh dan tidak lucu" dia tersenyum meremehkan ku.

Arghh….aku kesal "Hei tarik ucapanmu PENDEK"kataku kesal

Dia hanya mengeluarkan lidahnya mengejekku lalu turun dari pohon meninggalkanku sendiri.

Sialan…aku tarik kata-kataku tadi yang memujinya manis, dia begitu menyebalkan mana membiarkan aku sendiri lagi.

End of Ichigo POV

~#~

Ichigo telah ada di dalam kelasnya, untungnya guru yang akan mengajar tidak jadi datang karena sakit. Ichigo masih kesal dengan kejadian tadi pagi kerutan di dahinya jadi terlihat makin mengkerut."Hei Ichigo kau kenapa"Renji pemuda berambut merah, sahabatnya bertanya pada Ichigo yang asik mendengarkan musik di Ipod nya untuk meredakan -tiba saja datang sahabat Ichigo yang kita ketahui bernama Keigo.

"Kau tahu tidak Renji kalau Ichigo disebut jeruk oleh seorang cewek"Keigo berkata sambil tertawa

Muncul 4 siku di kening Ichigo, telah memberitahukan sahabatnya yang bermulut Ember itu mengenai kejadian tadi pagi"Oh jadi itu sebabnya kau jadi kesal seperti ini"

"Dari pada kau kesal begini lebih baik kau ikut denganku besok sore Ichigo ada teman yang mengajakku ikut acara gokon, kebetulan dia kekurangan dua orang, kau mau ikut tidak?"Tanya Renji pada Ichigo

"Hah kenapa Ichigo saja yang diajak?kenapa aku tidak Renji?"tanya Keigo histeris.

"Diam kau, membawamu sama saja mempermalukan diriku sendiri tahu"Jawab Renji menusuk.

Tiba-tiba Ochi sensei wali kelas mereka datang, tenyata pelajaran kedua sudah akan dimulai

"Duduk ditempat kalian masing-masing, buka halaman 37"

Semuanya pun kembali ke tempat masing-masing

~#~

Hari sudah sore matahari telah berganti warna, seperti warna rambut pemuda yang berjalan gontai sehabis melakukan kegiatan ekstrakulikuler karena ia terus-terusan latihan demi melampiaskan rasa berjalan menuju ke depan gerbang sekolahnya ketika ia lihat Uraharasan-tetangganya- ada di depan gerbang sekolahnya membukakan pintu mobilnya untuk seorang siswi sekolahnya-yang ia kenali sebagai gadis yang ia "tolong" tadi pagi. Ichigo mengkerutkan keningnya, mungkin dia kerabatnya Urahara-san pikirnya

~Keesokan harinya di sekolah~

Hari ini Ichigo malas masuk pelajaran Fisika, karena itu dia pergi membolos kea tap untuk sekedar beristirahat karena tadi malam ia kurang tidur gara-gara membantu ayahnya yang menolong korban kecelakaan motor di depan rumahnya dan Ichigo baru tidur jam 4 pagi tadi.

Ia berjalan lemas ke pintu atap begitu ia buka pintu atap sekolahnya yang ia lihat

'Bra kelinci?'pikirnya

"Kyaaa… MESUM"seorang gadis berteriak Ichigo terlonjak kaget dan dilihatnya gadis mungil kemarin sedang ganti baju DI ATAP SEKOLAH?

'APA-APAAN INI' Pikirnya

TBC

Author:Gimana? Bagus ga?

Sebelumnya saia mau bales Review yang Chap kemaren thanks yang udah ngasih saia review kemaren*terharu*

Ichigo: Tau ga readers author lagi stress karena sidang study kasus komprehensif pertamanya ditolak alias ditunda sama dosen pembimbingnya, padahal dia bela-belain datang ke RS Ha*an *adikin Bandung, ngejar tu dosen sampe jam 10 malem tapi tetep aja ditolak, tu dosen malah ngetes dan nguji kesabaran si author, hahaha rasain lu alhasil lu kan ga bisa sidang besok, malah sidang pas UAS deket-deket PKMD lagi hahahaha.

Author:Bicara lebih banyak dari pada ini awas lu*ngacungin Scapel alias pisau bedah ke leher Ichigo*

Ichigo:*menelan ludah* oh Ok..ok…dari pda lu marah-marah ga jelas mending gua bantuin bales review*ngeles* Ok yang pertama untuk Dee-san *bolehkah saia panggil begitu* terima kasih untuk review nya, yup IchiRuki pasangan fav author nih, nih udah di update meskipun sangat telat *lirik author*, jangan salahin author karena author sangat ingin mengupdate secepatnya tapi dikarenakan jadwal kuliah dan kegiatan organisasi yang author ikutin apalagi dia kaichou-nya. Jadi ga bisa sembarangan ninggalin gitu Kasih banyak ya review dan baca lagi ya .

Author:Berikutnya biar gua aja yang baca,untuk mio 'ichirugiran' kyo terima kasih buat masukannya*nunduk* disclaimnya saia taro dibawah jadi tak terlihat, saia sangat terbantu jadi tahu kesalahannya, saia ga merasa digurui lho tapi saia senang mio-san mau mengkoreksi beberapa kesalahan author ini, FBI? Fans Berat Inul?-Plak-

Ichigo:Bukan, bodoh maksudnya Fandom Bleach Indonesia

Author: Oh…hehehe *senyum 5 jari* Thanks buat ucapannya RnR lagi ya..*kitty Eyes*

Author: Ok next kita ada ojou-chan wah berbau(?) hahaha…saia mahasiswa kedokteran*nunjuk diri sendiri* hmmmm*mikir* ga bener tapi juga ga salah*maksudnya apa?* hahaha silahkan tebak sendiri saia mahasiswa kedokteran atau Kasih sudah meriview fict Gaje ini baca lagi review lagi ya.

Ichigo: Berikutnya ada MeoNg jangan curiga MeoNg-san Author memang Ma-ehm*dibekap author*

Author: ngomong lebih ini tetang identitas gw, gw mutilasi lo, ngerti lo

Ichigo:*ngangguk* huah…*dasar author stress akut* hahahaha lu disebut kurang kerjaan atau lagi senggang, tahu ga sebenarnya fict ini author buat karena lagi kesel ditinggalin seseorang ke Jepang, haha yah kita sebut saja dia kurang kerjaan dan lagi senggang .Thanks sudah meReview dan membaca fict ini ya, baca dan review lagi kalau bisa.

Author: hei lihat Ichigo katanya Meyrin Mikazuki fict petama gue keren hahahahaha*tertawa narsis* Thanks Meyrin san *peluk Cium buat meyrin san*trims juga buat jempol nya,jadi semangat buat nulis lagi nih, Baca plus Review lagi ya udah saia update kok.

Ichigo: eits tunggu dulu nih yang dia puji tuh gue,dia suka sosok keren gua pas pake jas putih dan haori haha.

Author: ya…ya..ya terserah lu deh lanjut *Ichigo pundung dipojokan*, berikutnya ada Kyu9 *kyu-kyu?* wah kita sama-sama author baru nih, salam kenal juga,bagus deh kalau kamu suka ceritanya, mengenai itu rukia atau bukan, ga bisa saia jawab sekarang karena saia juga blom tahu pasti arah ceritanya*APA?*-disambit Ichigo-, boong ding sebenarnya sudah saia rancang alur keseluruhan ceritanya tunggu aja kelanjutannya ya soalnya chap ini dan chap depan kemungkinan masih flashback. Ini udah update baca dan review lagi ya ^^.

Ichigo: berikutnya ada Kiyoe aoi hinamori san, dimaaf kan sama Author kok karena Kiyoe ngasih review di Fict Gaje ini, salam kenal juga trims buat ucapannya, kenapa rukia ninggalin guae itu akan dijawab sama author di Chap depan, Trims juga buat kritikannya author senang ada yang ngasih saran*lirik author*, aurthor gila ini ga nganggap ini Flame kok, bahkan kyknya kalau dikasih Flame pun dia pasti akan biasa aja*dasar author stress, Nih udah Author Update jangan lupa kasih saran kalau si author ada salah-salah lagi ya. Please read and Review(again).

Author: Trims juga untuk para silent reader semua yang telah baca fict saia meskipun kalianmenghilang tanpa jejak.

So,

Mind to

Read and Review Please*kitty eyes*