MERMAID'S LIPS

Chapter 2

Semuanya beres para putri siap dengan rencana mereka,semua maid dan penjaga sudah memiliki topeng raja Jiraiya,perdana menteri,panglima,dan penasehat kerajaan,juga ikut memakai topeng,

(Author lupa mengatakan kalau para putri meninggal saat melahirkan putri-putri mereka poor princess)

Juga semua tamu yang hadir dalam acara tersebut menggunakan topeng,karna efek sihir dari topeng itu terjadi setelah jam 12 teng maka tidak ada yang curiga lagi pula hanya ada 6 topeng yang diberi sihir seperti itu,

Itu mereka lakukan setelah mereka sadar kalau banyak duyung yang sama seperti mereka akan membuat raja Jiraiya dan pembesar kerajaan akan bingung mengenali anak dan cucu mereka itu akan membuat mereka memerintahkan semua orang melepas topeng-topengnya dan gagallah rencana mereka !

Skip time

Pesta belangsung dengan meriah,pangeran yang dijodohkan dengan para putri laut sudah diperkenalkan

mereka antara lain Zztzu,Tobi,Pain,Madara,Nagato,dan Kisame .

Para putri langsung muntah-muntah ditempat setelah mereka tau kalau mereka dijodohkan dengan Zombie,Anak hiperaktif,Duyung dengan pierching kelewat batas,Tua Bangka yang babyface,Duyung tampan yang aneh,dan Ikan duyung paling amis huakk !

Acara tiup lilinpun akan dilaksanakan para putri telah berbaris rapi siap meniup lilin,perlahan-lahan cahaya mulai redup,sebelum meniup lilin mereka dan make awish.

Mereka saling bertatapan lalu saling mengangguk pelan

"teng….teng…teng…"

Jam raksasa dimenara selatan berbunya saat itulah para putri meniup lilin ke 16 mereka,cahaya terakhir dalam lautan,setelah semua cahaya mati terdengar suara

plok….plok….plok…

Dari seluruh penghuni yang ada dikerajaan,tanpa ada yang menyadari kalau ke-6 putri laut sudah meninggalkan kerajaan,berenang berkelompok dengan Ino didepan,Temari dan Sakura dibelakan Ino,disusul Hinata,Tenten dan Karin.

Mereka berenang membentuk ujung anak panah yang mengaran kepermuakan laut dengan titik panah adalah banyangan bulan purnama.

Slurr….

Ino sampai dipermukaan laut,setengah tubuhnya terhempas keudara begitu juga rambutnya yang pertama kali merasakan adanya udara yang mernerpa ikut terhempas keudara atas bantuan angin malam,disusul dengan munculnya Temari,Sakura,Hinata,Karin,dan Tenten !

Mereka para putri duyung telah meninggalkan dasar lautan dansampai dipermukaan!

"Kita masih memiliki waktu 3 menit lagi ayo kita cari daratan terdekat !" Ino memberi aba-aba lalu ke 6 duyung itupun berengang kembali mencari daratan.!

Tidak begitu sulit mencari daratan,karna mereka mendapat bantuan dari ikan-ikan dan burung-burung yang berterbangan,sekelompok burung camar menuntun mereka kedaratan,mereka senang membantu karna sudah lama mereka tidak melihat adanya manusia setengah ikan yang muncul kepermukaan !

Dikerajaan bawah laut….! Tujuh menit berlalu….!

Detik berikutnya setelah cahaya kembali muncul perlahan,detik itu pula suara music keras muncul dari pojok aula kerajaan,disana Deidara menjadi DJ dan Kakuzu memenggang microvon dan berteriak "LET'S PARTY"

Seketika itu juga semua orang diruang itu sudah berjingkrak –jingkrak mengikuti alunan music yang sangat keras itu .

Jiraiya,dan para pembesar kerajaan menggelang-geleng kepala,mereka meliha para putri sudah ada dilantai dansa dan mulai berjingkrak-jingkrak .!

"Ayo kita pergi ini bukan tempat untuk orange yang sudah berumur seperti kita" Kata Jiraiya yang diikuti anggukan dari para orang kepercayaannya itu,mereka pergi meninggalkan aula tempat pesta berlangsung !

"Untung saja kita membayar Deidara dan Kakuzu untuk membuat pesta berisik macam itu iyakan teman-teman!"kata Karin yang tersenyum mengingat kakuzu yang nekat minta uang,dengan alasan biaya sewa peralatan musiknya!

"Setidaknya kita bisa bernapas lega sekarang"sambung Hinata, " lebih baik kita istirahat,disitu dulu" lanjut Hinata menujuk tempat yang dekat dengan sungai yang menyambung kelaut .

Para putri laut itu tertidut diantara bebatuan yang dialiri air sungai . Tanpa mereka sadari sepasang mata dibalik pepohonan menatap mereka dengan seringaian tua dengan mata yang berapi-api melihat kearah duyung yang dilihatnya !

'Apa mungkin ini nyata ?'gumam pria berambut bob yang membentuk mangkuk bakso dengan baju hijau ketat yang dia gunakan,dan membuat pria itu tampak sangat…!

.

.

.

.

ANEH !(tlek…wajah Gai yang sendari tadi berbintang-bintang berubah jadi kusam lalu disusul dengan air mata yang membanjiri matanya !)

'Tapi tak apa yang penting aku tetap bersemangat dan melihat kedepan'gumam Gai yang mimik muka langsung berubah dari air mata berlinang menjadi berapi-api kembali !

"Putri duyung ya,tidak pernah ku bayangkan akan melihat mereka dengan mata kepalaku sendiri"kata Gai pada dirinya sendiri !

"Akan ku ajak Lee dan Kiba untuk membantuku menangkap mereka dan membuat mereka menjadi budak ku"gumam Gai diikuti sumbringan mengerikan

SKIP TIME

Gai,Lee,dan Kiba telah bersiap dengan jaring ikan yang telah mereka siapkan sebelumnya,sebenarnya Lee dan Kiba tidak percaya kata Gai mengenai adanya duyung didekat air terjun wilayah timur Amegakure!

Tapi saat mereka berdua diseret ke hutan wilayah ttimur yang ada air terjunnya,mereka baru percaya kalau yang dikatakan Gai itu benar !Mereka kembali ke desa untuk mengambil perangkap ikan yang tersedia lalu kembali lagi ke tempat duyung itu !

Gai menatap Lee dan Kiba bergantian,lalu mereka mengangguk seakan mengerti apa yang dipikir oleh Gai,lalu dari tempat persembuyian mereka menuju ketempat istirahat para duyung itu,berjalan-jalan mengendap-endap menuju ketempat mereka !

"KRAK"suara ranting patah yang diijak oleh Kiba sontak Gai dan Lee menatap kearah Kiba dengan tatapan deathglare yang membuat Kiba merinding !

Lalu tatapan mereka serentak berubah ketika mereka mendengar suara erangan dari duyung yang berambut indigo,ketika berbalik kearah mereka,duyung itu duduk lalu menatap mereka membuat ketiga orang aneh itu sweetdrop seketika,mereka kaget bukan main kekagetan itu membuat mereka diam kaku tidak bergerak yang membuat mereka terlihat seperti pohon dimata Hinata !

Jelas saja terlihat seperti pohon,saat Hinata menoleh kearah mereka mereka bertiga yang memegang jaring bersamaan mengangkat kedua tangan mereka jadi terlihat seperti cabang pohon,sedangkan jaringnya terlihat seperti dedaunan,nasib baik karna Hinata kembali merebahkan tubuhnya dan terlelab lagi .

Saat Hinata terlelap mereka menghembuskan nafas secara bersamaan .

"HUFT….."Lee dan Kiba menatap Gai,begitu juga sebaliknya !mereka mengagguk seperti tadi,lalu dengan Gai di depan mereka tanpa aba-aba lagi mereka semakin mendekat kearah duyung itu !

5 meter

4 meter

3 meter

2 meter

Sat…. "DHUAK"Gai terjatuh karna kakinya terbentur batu,Gai terjatuh dengan tidak elit,wajahnya terbentur tanah setengah bandanya terjungkal keatas dan sisanya terjungkal kebawah,saat dia mengankat wajahnya muncul darah dari hidungnya .

Kiba dan Lee kaget,bukan karna Gai terjatuh dan terjungkal dengan anehnya yang membuatnya tambah aneh !tapi karna semua duyung terbangun dari istirahatnya !dan bersamaan dengan jatuhnya Gai saat itu juga duyung berambut indigo itu tertawa,dan tawanya membuat teman-temannya lain terbangun mereka heran melihat Hinata tertawa terbahak-bahak begitu !

Saat yang lainya menoleh untuk melihat apa yang terjadi sesaat hanya ada kebisuan ketika mereka melihat kearah orang yang dilihat Hinata,spontan tanpa pikir panjang mereka semua tertawa trbahak-bahak,sedangkan yang terjatuh hanya bisa sweetdrop ria ! 'Uhh aku memalukan'inner Gai menyedihkan setelah puas tertawa Karin melihat kearah dua orang cowo aneh yang berdiri dengan jaring ikannya .

Rasa geli karna melihat Gai terjatuh menghilang sudah,terganti dengan perasaan was-was apalagi dengan adanya kabut hitam yang keluar dari ketiga orang tersebut 'mereka orang yang jahat rupanya'gumam Karin tapi bisa di dengar oleh sahabat-sahabatnya,yang lainnya langsung berhenti tertawa,mereka diam !

Karna tidak ada yang tertawa lagi Kiba dan Lee ambil ancang-ancang untuk menyerang para duyung tapi saat kaki mereka bergerak saat kaki mereka bergerak kedepan tiba-tiba mereka merasakan hawa buruk dibelakang mereka , dan saat mereka menoleh kebelakang !

"DHUAK"satu pukulan mendarat di wajah Kiba, Kiba terjatuh terpelanting kebelakang tubuhnya terhempas hingga sepuluh meter terbang melewati para duyung yang melongo atas kejadian itu,tubuh Kiba telah sampai dan mendarat dengan buruk di bagian lain air terjun !

"KAU BERANI BERNIAT BURUK PADA PARA DUYUNG INI AKAN KU PASTIKAN TUBUH MU ROBEK BERKEPING-KEPING"kata cowo berkulit putih dengan baju jubah hitam yang tersenyum kaku kearah Lee,walaupun dia tersenyum tapi kalimat yang keluar dari mulutnya dapat membuat Lee bergetar hebat,kakinya lemah apa lagi hanya dia yang berdiri sekarang,itu makin membuat takut !

Lee menelan air liurnya dengan susah payah,dia melirik kearah Kiba yang telah berada di bagian lain sungai ini,sedangkan Gai masih terbujur kaku dengan tidak elit, dengan ketakutan yang luar biasa menghadapi aura buruk dari cowo misterius yang muncul tiba-tiba dibelakangnya ,sadar akan dewi fortuna tidak berpihak padanya, Lee yang pantang meyerah melihat cowo itu dengan wajah yang 'MENYEDIHKAN'lalu dia menatap cowo itu dengan puppy eyesnya yang tak pernah terjadi sebelumnya(Author:kan biasanya yang ada dimata Lee adalah api !)

"Maaf tuan tampan…."kata Lee menggoda cowo itu ala Naruko !(Author geleng-geleng kepala),tapi apa mau dikata cowo misterius itu masih tersenyum dan aura hitamnya makin terlihat banyak !

'Habis lah aku,sepertinya dari penampilannya dia bukan tandingan ku yang berupa nelayan ini,jadi aku akan…..'

"cowo tanpam….."ujarnya menggoda ! Sai tidak bergeming

"maafkan aku ya…."kata Lee sambil mencolek dagu Sai , seketika itu juga muncul perempatan di jidat sakura yang lumayan lebar !

"maaf ya tuan misterius"ujar Lee yang dibarengi satu kiss singkat dibibir Sai !

'CUP' Sai mendorong Lee dengan tangannya lalu memegang bibirnya dengan rasa tanjub atas apa yang dilakukan Lee,aura hitam berubah menghilang terganti dengan aura abu-abu !,saat sai menyadari kalau air sungai telah mengelilingi tubuh Sakura,Sai melangkahkan kakinya kebelakang,diikuti Lee yang tidak menyadari apa yang ada dibelakangnya !

Sai mundur diikuti Lee yang masih berusaha 'MENYERANG'Sai dengan gaya yang centil gitu !,wajah Sai yang tadinya tersenyum hambar berubah menjadi kaget dan harap-harap cemas, bagaimana tidak cemas,sendari tadi Sakura diliputi aura hitam yang mendandakan dia marah,apalagi dengan air yang mengelilingi tubuhnya itu berputar-putar seperti air topan !

'Ditambah lagi dengan banci dadakan ini yang terus maju kearahku,Uhh….mati lah aku' saat Sai sudah terpojok dengan pohon yang menghalangi punggungnya, dan tangan Lee telah diletakan di bahu Sai !

Wajah Lee samakin dekat dengan wajah Sai…..!

Semakin dekat !

Semakin dekat !

Sangat dekat !

Sekarang Sai bisa merasakan nafas Lee diwajahnya ,seperti cewe yang terpojok saat ditahan pacarnya ,sai hanya bisa pasrah dengan apa yang akan dilakukan Lee padanya 'kalau saja pria didepan ku bukan pria aneh aku sih gak masalah'batin Sai pada dirinya sendiri !

Jarak bibir Lee hampir menyentuh bibir Sai lagi,tapi dewi fortuna masih berpihak pada Sai !

"Tuan aneh…."Lee merasa ada yang memanggilnya lalu menoleh kebelakang dia takjub melihat duyung berambut pink dikelilingi air yang berputar-putar,kepalanya menunduk perlahan-lahan naik menatap Lee dengan senyum termanis yang dia lihat tapi senyum itu memiliki maksud lain !

"Tuan …."kata sakura lembut!

"BISA KAU JAUHKAN TANGAN MU DARI DIA"teriak Sakura sambil mengepalkan tangannya !

Lee tidak bergeming tangannya masih memegang bahu Sai wajahnya menatap Sakura tak percaya,sedangkan wajah Sai terlihat pasrah dengan apa yang akan terjadi !

"TAK"

"THUK"

"THUAK"

"DHUAKKKK"

"SENSOR"

Lee tepelanting kebelakang dengan tubuh babak-belur dihajar Sakura !

Sakura berjalan menuju Sai yang gemetaran dengan tangan digepal didadanya wajahnya ketakutan,takut dengan apa yang terjadi padanya barusan ! dan takut kalau Sakura marah padanya karna dia sudah kehilangan kesuciannya ?. Sakura berjalan kearah Sai yang menatapnya dengan kekhawatiran, Sakura mendekat lalu tangannya mengelus pipi milik Sai .

"Sai…." ucap Sakura lembut .

"Sa…Sakura" jawab Sai tertular penyakit Hinata

"BERANI SEKALI KAU SELINGKUH DENGAN MANUSIA ANEH ITU"kata Sakura sambil menunjuk Lee yang terbujur kaku .

Sai terdiam,sedang Sakura mulai mengomel ke padanya dengan volume suara yang terbilang tinggi,sedangkan para duyung hanya ber SWEATDROP ria .

45 menit berlalu setelah Sakura melampiaskan amarahnya !

"Jadi,kenapa kalian meninggalkan kerajaan bawa laut "Sai yang tengah duduk dibebatuan sambil mengelus pipinya yang memerah karna ditampar Sakura .

"Kau sendiri kenapa meninggalkan kayangan tuan,YEARST"ujar Sakura pada Sai sambil mendengus kesal .

"Aku melihat kalian akan diganggu oleh ketiga pria aneh"ujar Sai yang mengerling kearah tiga orang yang diikat dibawah pohon yang masih kehilangan kesadarannya . "Lalu aku putuskan untuk membantu kalian"

"Ooooh…."semua duyung ber Oooh saja !

"Sekarang jawab pertanyaanku,kenapa kalian pergi dari kerajaan di saat ada pesta yang di adakan dikerajaan,dan bukankan hari ini kalian akan ditunangankan ? "Tanya Sai,tapi semua duyung yang setengah badannya berada di dalam air itu tidak menjawabnya .

Karna tidak ada yang menjawab Sai mengambik kesimpulan bahwa mereka pergi dari kerajaan karna tidak mau dijodohkan,apalagi kalau calonnya adalah para pangeran akatsuki yang 'Yieaks'itu .

Karna tidak ada yang berminat menjawab pertanyaan darinya,maka Sai mengganti pertanyaannya . "Kalau kalian tidak mau menjawab ya sudah tak apa aku mengerti kenapa kalian pergi kok"ujar Sai , dan karna tidak ada yang menjawab Sai berniat melanjutkan saja .

"Kalian akan tinggal dimana...tidak mungkin selama kalian ada di daratan kalian berada di hutan,tadi saja kalian hampir diserang oleh tiga orang aneh itu"

Seperti anak kecil yang belum tau apa-apa,para duyung itu terus saja mendengarkan pemuda 'yearst'
(manusia setengah peri yang memiliki kekuatan diatas rata-rata baik itu peri maupun manusia )yang memiliki paras cantik dengan tubuh profesional,paras cantiknya itu dia dapatkan dari ibunya yang tak lain adalah kushina putri kaisar kayangan,sedangkan tubuh professional dia dapatkan dari ayahnya yang bernama Minato .

"Kalau kalian tidak punya tempat tinggal dibumi,bagaimana kalau kalian tinggal di rumah saudara laki-laki ku !"kata Sai sambil senyum tanpa arti .

"Eeeh…..kau punya saudara laki-laki Sai"Tanya Tentetn dan Ino bersamaan .

"Iya…"Sai tersenyum kearah Ino dan Tenten yang terkejut, "Kalian semua tidak mengenalnya,dia tidak pernah kekayangan sekali pun,bisa dibilang dia manusia kalau dilihat dari luar,dan….."

"Dan malaikat kalau dilihat dari hatinya,iya kan Sai"ujar Temari memotong kalimat Sai

Sai mengangguk.."dan Iblis kalau sedang marah !"ujar Sai serius tapi masih dengan senyum yang melekat diwajahnya . semua duyung yang mendengarnya merasa ngeri,bukan karna kalimat terakhir yang keluar dari mulut Sai tapi karna dia tersenyum saat mengatakan sesuatu yang mengerikan minus Sakura !

"Oooh….."kata Sakura "Lalu Siapa nama Saudara laki-laki mu itu Sai"sambung Sakura

"Namanya 'Naaruto' "ujar Sai "kalau begitu apa kalian mau tinggal di sana,kalau kalian mau akan kuantar"ujar Sai

"Kalau tidak mau….."ujar Karin penasaran

"Tentu saja aku akan…aku akan mengatakan pada Jiraiya-sama kalau dia sudah menyadari adanya kalian di kerajaan ."ujar Sai dengan mantap , kalimatnya membuat para duyung itu kaget,

"Iya juga ya,kalau misalnya mereka menyadari kita hilang pasti mereka akan mencari kita dan pastinya orang akan ditanyai masalah hilangnya kita adalah Sai,tentunya setelah mereka menanyai Deidara dan Kakuzu"ujar Temari yakin yang diikuti anggukan dari para duyung yang lain .

"Baiklah Sai bawa kami kesana"ujar Karin

"Bicara sih mudah"ujar Sai putus asa karna kebodohan para putri laut itu

"Memangnya sulit membawa kami kesana Sai"ujar Sakura

"Sulit"ujar Sai singkat .

"Kenapa ? "Tanya Tenten penasaran

"karna…karna kalian kan tidak punya kaki"ujar Sai mantap

"Yaaah….."ujar para duyung bebarengan,tidak menyangka Sai akan berkata seperti itu . 'Tapi benar juga sih' pikir mereka semua

"Ah….anu…ak….aku punya ide"ujar Hinata,Lalu Hinata mengeluarkan sebotol ramuan dari tas yang dia pakai . botol dari Kristal hitam dengan tutup mutia putih ! di dalam botol itu ada ramuan yang bisa membuat duyung memiliki kaki jika berada ditempat kering dan yang paling penting ramuan ini tanpa efek samping seperti kisah duyung-duyung yang pernah ada ,Lalu mereka meminum ramuan itu,setelah menendengar penjelasan dari Hinata .

Mereka meminum ramuan itu satu persatu,disaksikan oleh Sai yang mengawasi mereka dari jarak cukup dekat ! setelah meminum ramuan itu tubuh mereka bersinar mengeluarkan warna emas yang bercampur dengan warna-warna indah lainnya !tuhub mereka melayang ke udara lalu terjatuh lagi kedalam air !

Perlaha-lahan cahaya itu mulai menghilang,cahaya terakhir hilang saat tubuh mereka berada lagi dalam air dan….

"Huaah…"gumam Sai takjub dengan apa yang dilihat olehnya .tapi rasa takjub langsung berubah saat cahya terakhir menghilang, Sai kehilangan kata-kata karna tidak terjadi apa-apa pada para duyung itu !

"Loh Hinata kenapa tidak terjadi apa-apa….."Tanya Karin Sweatdrop

"anu…itu…."ujar Hinata "Kyaaaaa kenapa bisa tidak berubah"teriak Ino

"Itu karna…."kalimat Hinata terpotong lagi . "Hinata cepat jelaskan"Seru Tenten disambung oleh yang lainnya ! "Iya Hinata"ujar Karin… "Kok bisa tidak berubah sih Hinata ? "sambung Sakura "apa ramuannya salah Hinata"Tanya Temari . Mereka terus menyerang Hinata !

"ITU KARNA KITA MASIH DI DALAM AIR ! KAN SUDAH KU KATAKAN KALAU KITA BISA MEMILIKI KAKI KALAU BERADA DITEMPAT YANG KERIIIIIIIIIIING "ujar Hinata emosi.

Semua duyung plus Sai minus Hinata Sweatdrop saja !

"Ok lah kalo begitu,cepat keluar dari air dan kita akan ke rumah ku" ajak Sai yang berbalik mengeluakan sayapnya dan terbang melayang diatas tanah !

Para putri laut keluar dari air satu per satu,sesaat ada cahaya yang bersinar dari tubuh mereka …

To Be Continued

Please give me review !