Zabimaru, The Miracle Power!

By : Armalita Nanda R.

Aloha~ Apdet juga ni fanfic, mari kita lanjutkan

Dari sini, yang kelihatan 'masih' IchiRenRuki dan HitsuHina~

Tapi tenang! Ini akan menjadi RenHina! Wong Hitsu-nya ntar jadian sama 'piiip' (rahasia author)

Oke, here is the story ^^


Disclaimer : Tite Kubo


Set 2 : Ganda Campuran?

"Game set! Won by Hinamori. 21-17, 22-20," seru wasit.

"Hebat kau, Hinamori!" seru Rangiku, sobat Hinamori. Hinamori tersenyum.

"Iya, aku kalah lagi," ujar Senna lesu.

"Ehm, maaf Senna," ujar Hinamori. Senna tertawa.

"Bercanda kok! Pas turnamen, aku pasti menang!" kata Senna percaya diri.

"Oh, Hinamori! Tadi kamu dicariin Kapten Hitsugaya!" ujar Rangiku. (A/N : Hitsu tentunya kapten kelompok 10)

'Hah? Apa iya? Hutangku kan udah ku bayar kemarin. Apa kurang ya?" ucap Hinamori bingung.

"Ekh??" seru Senna dan Rangiku hampir bersamaan.

"Ya, bukan itu!! Ng..Aku nggak tahu juga sih," ucap Rangiku ragu-ragu. Senna tertawa terbahak-bahak sampai guling-guling!

"Kenapa kau? Sakit? Udah minum obat gilamu?" celetuk Ichigo yang kebetulan lewat.

"Enak aja!" protes Senna.

"Ngomong-ngomong, Kurosaki mau kemana?" tanya Hinamori.

"Kalau ke situ kan kea rah kelompok 13?" sahut Rangiku.

"Mencurigakan," Senna memberi sentuhan akhir.

"Huf, mau tahu aja! Duluan ya!" ujar Ichigo, meninggalkan 3 orang cewek tadi bengong.

---

Ichigo melangkahkan kakinya ke arah ruang latihan kelompok 13. Hatinya deg-degan karena dia akan mengajak cewek yang disukainya, Rukia Kuchiki, untuk mengikuti turnamen ganda campuran. Ia tahu Rukia ingin punya laptop.

Tapi dia terlambat. Saat akan masuk wilayah ruang latihan kelompok 13, dia melihat Rukia dan Renji yang sedang tertawa bersama di teras ruang latihan. Kesal. Itu yang dirasakan Ichigo Kurosaki. Dia menunggu sampai Renji pergi.

Begitu Renji pergi, dia melangkahkan kakinya ke arah Rukia. Siapa tahu Rukia belum diajak Renji? Ichigo memberanikan dirinya.

"Rukia," sapa Ichigo.

"Ah, Ichi. Ada apa?" tanya Rukia sambil tersenyum. Semakin deg-degan Ichigo!

"Ano..kalau..Rukia.." gagap Ichigo.

"Apa?"

"Ehm, Rukia sudah punya pasangan buat ganda campuran?" tanya Ichigo. Rukia tersenyum.

"Ya. Sama Renji!" jawab Rukia mantab. "Kenapa?"

"Ah, nggak," gumam Ichigo. "Kasihan Renji donk! Kok sama Rukia? Nanti dia kalah!"

"Yee, adanya juga situ yang kalah di babak pertama!" ejek Rukia.

"Monster Chappy!!"

"Kepala Jeruk!!"

---

Angin semilir meniup poni Hinamori yang tengah berjalan pulang. Ia masih memikirkan alasan Hitsugaya mencarinya. Ia menghela napas dan melangkah lesu karena nggak ngerti maksud Hitsugaya. Atau, ia hanya dibohongi Rangiku? Ah, masa bodoh!itulah yang ada dalam benaknya. Ops! Ternyata yang dia pikirkan kini ada di depan gerbang. (lebih tepatnya nyenden)

"Hinamori," panggil Hitsugaya.

"Ng? Hitsuagaya-kun? A…ada apa?" Hinamori tergagap karena Hitsugaya yang tengah menatapnya dan angin yang meniup rambutnya perlahan membuatnya tampak sangat keren!

"Kamu yang kenapa?" Hitsugaya malah balik nanya!

"Ng…nggak apa!" Hinamori berusaha menguasai dirinya. "Nah, ada perlu apa?'

"Nggak apa sih. Aku Cuma pengen ngajak kamu pulang bareng. Jangan ge-er dulu lho. Rumahku dan kosmu kan cuma berjarak 3 blok dan bahaya cewek jalan sendiri," ujar Hitsugaya panjang lebar.

"Ya deh," jawab Hinamori lesu. "Yee, kirain mau ngajak jadi pasangan ganda campuran!!"

---

Renji pengen mengajak Rukia pulang bareng, tapi dia keduluan Ichigo. Dengan wajah merengut, dia berjalan pulang. Rumah Renji berada di daerah yang sama dengan Rukia, maka dari itu dia memutar. Nggak mau ketemu IchiRuki. Jealous nih!

Akhirnya, Renji memutuskan untuk jalan-jalan dulu sebelum pulang. Setelah muter-muter nggak jelas kayak orang hilang, Renji melihat sebuah lapangan bulutangkis yang kayaknya udah tua banget. Disana ada net, yah, tua juga. Renji tertarik.

---

"Ehm, Hitsugaya-kun," panggil Hinamori.

"Apa?" tanya Hitsugaya kemudian meminum air dari botol yang dibawanya.

"Kamu..mau nggak ikut turnamen ganda campuran..sama..aku?" tanya Hinamori setengah berbisik. Hitsugaya tersenyum.

"Hm, gimana ya? Bolehlah!" seru Hitsugaya. Hinamori tersenyum.

"Tapi dengan catatan, kamu harus punya teknik spesial untuk turnamen bulan depan, oke?" lanjut Hitsugaya. Senyuman Hinamoripun sirna.

"Ta..tapi.."

"Ah, nggak ada tapi-tapian! Iya atau nggak?" tanya Hitsugaya.

"I..iya deh! Aku usahain. Tapi kalau aku nggak bisa?"

"Ya, nggak jadi deh."

"Ih, Hitsugaya jahat!!" rengek Hinamori. Hitsugaya terkekeh.

"Aku percaya, kamu pasti bisa!" seru Hitsugaya. "Oh, ini gang rumahku. Aku duluan ya!"

"Ah, iya! Hati-hati," kata Hinamori sambil melambaikan tangan. "Haah..aku bisa nggak ya?"

---

Rangiku mengintip pada jendela kamar kosnya. Hinamori dan Rangiku itu teman satu kamar. Nah, kenapa Hinamori pulang bareng Hitsugaya? Rangiku sengaja berpura-pura ada urusan dan menyuruh Hinamori pulang duluan! Tapi, ternyata dia lewat jalan pintas dan sampai kos lebih dulu. Dasar!

"Yee, nggak seru banget sih mereka!" kata Rangiku. Tiba-tiba, terdengar suara pintu terbuka.

"Apa? Siapa yang nggak seru?? Kenapa kau ada disini???" tanya Hinamori bertubi-tubi.

"Ah..itu.."

"Akh! Kau sengaja mengerjaiku? Segitunya.." Hinamori terlihat lesu.

"Wah, gomen ne Hinamori. Nggak usah segitunya kalee~ Aku emang ada urusan kok," ujar Rangiku sambil menunjuk ke laptopnya.

"Ou," gumam Hinamori.

Dari luar, terdengar suara sepatu berdecit. Suara kok dan raket yang bertemu. Tak! Tak! (A/N : bunyinya gini ya? Kalau salah, tolong kasih tahu! Saya beneran nggak tahu!)

"Siapa?" tanya Hinamori. Rangiku dan Hinamori lalu melongok dari jendela.

Terlihat sebuah lapangan tua, tempat mereka biasa berlatih. Ada seorang pemuda berambut merah yang sedang bermain sendiri dengan dinding alias tembok.

"Siapa itu??"

---

TBC

---

Oke, balesan review buat

Windy-san :

RenRuki mesra ya?? Waa~ tapi bentar lagi yang mesra RenHina XD

Thanks reviewnya

YUKI-chan :

Hinamori sama Renji, Hitsugaya mah gak tau sama sapa, barangkali sama saya XD

Bercanda..ntar ada aja pair baru buat Hitsugaya. 14th division? hm,, masih mengumpulkan energi en mood XD

Makasih ya?

---

Last, thanks buat yang RnR ch kemaren. Yang ini juga di RnR ya??

-Armalita Nanda R. pamit! Wassalam!!-` `