Konichiwa, balik lagi ke FFn bersama author-author yang GaJe ini. Arigato untuk review, readers, pendukung, dll (?). Silahkan baca chapter 4~!

Disclaimer: Kamichama Karin & Kamichama Karin Chu milik Koge Donbo, lho!

Char: Hanazono Karin, Kujo Kazune, Kujo Himeka, Kujo Kazusa, Kujo Kazuto, Nishikiori Micchi, Sakurai Yuki, I Miyon, Karasuma Kirihiko

Pairing: Karin X Kazune

Good Reading & Good Review ^^

Kazune Pov

"termasuk hidupmu?" tanyaku.

"kalau hidup..., ntahlah" jawab Karin.

Andai tadi aku tidak tersandung batu, Karin pasti tidak akan merobek rok gaunnya.

"arigato..." kataku.

"hah? apa kau bilang?" tanya Karin.

"arigato" jawabku.

"wahh...! akhirnya ada juga yang mengucapkan arigato kepadaku!" kata Karin kegirangan.

"lho? memang kamu tidak pernah mendapat ucapan arigato dari seseorang?" tanyaku.

"iya! soalnya kebanyakan bilang terima kasih daripada arigato!" jawab Karin.

Kalau saja aku bisa berdiri, mungkin aku sekarang sudah bergubrak-ria mendengar jawaban Karin.

"Karin, arigato dan terima kasih itu kan sama" kataku.

"iya, tapi aku lebih suka arigato!" kata Karin.

Aku cuma bisa sweatdrop ria. Karin langsung loncat-loncat kegirangan kayak kelinci. Aku jadi bayangin Karin memakai kostum kelinci (?), Karin terlihat manis juga, sih.

Tiba-tiba, Karin melompat ke arahku dan langsung memelukku. Ini yang ke-3 kalinya pipiku memerah. Aku tidak menyangka Karin dengan semudah itu memelukku.

'berani sekali...' pikirku.

Aku merasakan ada suatu perasaan yang aneh. Apa yang ku rasakan terhadap Karin? apa mungkin aku jatuh cinta pada Karin?

Setelah itu, aku teringat tujuanku yang sebenarnya ke dunia buku ini. Memang sih, sebenarnya ada bagian yang aneh di ceritanya.

"Karin, kita harus ke istana Karasuma, kau ingat?" tanyaku.

"ah! iya! maaf Kazune, aku lupa!" jawab Karin melepaskan pelukannya.

Aku dibantu Karin untuk berdiri, setelah itu, kami pun pergi mencari istana Karasuma Kirihiko. Banyak sekali tantangan yang harus di lewati.

Mulai dari menyebrangi jembatan yang sudah rusak, di bawah jembatan, terdapat jurang yang sangat dalam. Lalu, harus melewati sungai di balik air terjun agar dapat menyebrangi sungai hingga bajuku dan Karin basah, itu karena di luar air terjun tidak ada batu. Setelah itu, harus melewati pohon raksasa yang tumbang.

Hingga akhirnya, aku dan Karin sampai di tempat yang mengerikan, gelap dan aneh.

"ini pasti istana Karasuma Kirihiko!" kata Karin yakin.

"ayo masuk" ajakku.

Karin mengangguk, aku dan Karin pun masuk ke dalam istana itu. Di dalam hanya terdapat lilin-lilin yang menyinari, sehingga terlihat sedikit terang.

Karin Pov

Akhirnya, aku dan Kazune berhasil sampai di suatu istana yang menyeramkan. Aku dan Kazune yakin bahwa istana itu adalah istana Karasuma Kirihiko.

Aku dan Kazune masuk ke dalam istana itu. Di istana hanya terdapat beberapa lilin yang menyinari jalan, sehingga tidak kelihatan di tanah ada apa.

Aku dan Kazune tetap berjalan lurus hingga akhirnya terdapat 2 buah jalan.

"kita harus berpencar" kataku.

"apa kau sudah bisa menggunakan sihir dewamu itu?" tanya Kazune.

"jangan khawatir, aku pasti bisa" jawabku tersenyum.

Aku siap menerima semua kenyataan yang akan terjadi. Lagipula ke dunia buku ini pun secara tiba-tiba.

"hati-hati, Kazune" pesanku.

"kau juga, Karin" kata Kazune.

Aku mengangguk, sebenarnya aku masih ingin bersama Kazune, tapi mau bagaimana lagi. Aku pun berjalan di jalan yang kanan, sedangkan Kazune yang kiri.

Aku jadi bingung, perasaan apa ya yang tiba-tiba membuatku ingin bersama Kazune?

"Pertama kesal, apa ke-2... cinta?" tanyaku pada diriku sendiri.

Aku kok malah memikirkan hal itu ya? ah, aku ini memang aneh.

"apa benar aku mencintai Kazune? readers, perasaan ini benar ga? (author: ga ada naskah drama kayak gitu, Karin!), tapi sepertinya akan percuma, Kazune pasti tidak menyukaiku, itu karena... aku menyebalkan di matanya" ujarku.

Aku mulai mencoba menghapus perasaanku terhadap Kazune. Lagi pula, setelah berhasil menyelamatkan Himeka dan Kazusa, aku dan Kazune pasti akan berpisah.

Tapi, sangat sulit untuk menghapus cinta yang baru saja melayang (melayang kemana?). Ah, lebih baik membantu Kazune dulu.

-_-_-A Few Minutes Later-_-_-

Setelah beberapa menit aku berjalan, aku pun sampai di sebuah tempat. Dari jauh, tempat itu bercahaya sungguh terang. Aku pun pergi ke tempat itu. Semua masih belum terlihat jelas.

"mau apa kau datang kemari?" tanya seseorang.

Ketika semua terlihat jelas, semua berubah drastis. Ku kira cahaya itu adalah cahaya sorga, tapi itu malah sinar berwarna hitam di sekeliling seseorang. Ku lihat orang yang tinggi berambut hitam. Jangan-jangan itu Karasuma Kirihiko.

'Apa Kazune salah jalan?' pikirku.

Kazune Pov

'Huhh...! dari tadi sudah berjalan, tapi kenapa belum sampai juga?' batinku.

Sejak tadi pisah jalan dengan Karin, aku merasa terus tersesat. Seperti tidak menemukan jalan keluar. Jalan yang ku lewati rasanya tidak pernah berubah.

Dan dalam beberapa saat, aku kembali lagi ke tempat di mana aku berpisah dengan Karin.

'mungkin jalan kanan kali ya?' batinku.

Bila aku melewati jalan kiri, mungkin aku akan kembali ke sini lagi.

'sebaiknya aku pilih jalan kanan!' pikirku.

Aku pun berjalan melewati jalan yang kanan.

Karin Pov

Aku menoleh ke belakangku, aku masih menunggu Kazune yang sejak tadi belum tiba-tiba juga. Pandanganku berubah ke Karasuma Kirihiko.

"hei, gadis kecil, mau apa kau kemari?" tanya Karasuma.

'Bila Kazune belum datang, aku harus menghadapi Karasuma sendiri' pikirku.

"aku kemari untuk membawa tuan putri Himeka dan Kazusa pulang!" jawabku mantap.

"oh ya? kau kira kau bisa mengalahkanku, gadis kecil?" tanya Karasuma sombong.

"diam! aku bukan gadis kecil!" kataku.

"berani sekali kau menyuruhku untuk diam seperti itu, kau menantangku ya?" tanya Karasuma.

"siapa takut!" kataku.

Aku menoleh lagi ke belakang, Kazune belum datang-datang juga.

'Aku sudah bilang pada Kazune, demi apapun, aku rela mengorbankan semua yang ku punya! Kazune, jawabanku tentang pertanyaanmu itu, aku rela mengorbankan nyawaku! aku rela mengorbankan hidupku! aku sudah berjanji kepadamu, aku tidak akan mengecewakanmu!' pikirku.

-_-_-Chapter Finish-_-_-

Chapter 4 gimana? bagus ga?

Maaf ya bilang Karasuma Kirihiko harus Karasuma ^^

Mungkin author sudah betah

Arigato sudah mau baca, please review