Konichiwa, readers! gomennasai karena mungkin di fanfic ini banyak chapternya, hehehe...! sekali lagi author minta maaf, silahkan baca & arigato untuk yang mereview.
Disclaimer: Kamichama Karin & Kamichama Karin Chu milik Koge Donbo, lho!
Char: Hanazono Karin, Kujo Kazune, Kujo Himeka, Kujo Kazusa, Kujo Kazuto, Jin Kuga, Nishikiori Micchi, Sakurai Yuki, I Miyon, Karasuma Kirihiko
Pairing: Karin X Kazune
Good Reading & Good Review ^^
Karin Pov
'Aku sudah bilang pada Kazune, demi apapun, aku rela mengorbankan semua yang ku punya! Kazune, jawabanku tentang pertanyaanmu itu, aku rela mengorbankan nyawaku! aku rela mengorbankan hidupku! aku sudah berjanji kepadamu, aku tidak akan mengecewakanmu!' pikirku.
Aku mempersiapkan tongkatku. Kini aku tidak menoleh ke belakang lagi. Aku yakin terhadap diriku sendiri.
"hei! dari pada bertarung, lebih baik kau satukan kekuatanmu denganku saja, setelah itu, kita akan bisa menguasai dunia! bagaimana? mau?" tanya Karasuma.
"aku tidak tertarik!" jawabku.
"ohh... begitu, kurasa kau sudah tidak mau menyelamatkan Himeka dan Kazusa ya? baiklah kalau itu jawabanmu" kata Karasuma membalikkan tubuhnya.
'sial! aku terkena jebakannya!' pikirku.
Sebenarnya dimana Kazune? mengapa dari tadi, dia sama sekali belum datang? apa dia benar-benar salah jalan?
"hei! raja Karasuma yang egois dan jahat! kalau mau bertarung jangan pakai cara mengancam, dong! dasar cupu!" ledekku.
Ku lihat wajah Karasuma yang tersinggung mendengar ledekkanku. Karasuma berbalik menghadapku, dia terlihat marah.
"tidak akan ku maafkan orang yang berani berkata seperti itu!" kata Karasuma.
Kazune Pov
Untung aku memilih jalan yang kanan, jadi aku tidak tersesat lagi seperti tadi. Tapi, tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang akan terjadi pada Karin.
'kenapa tiba-tiba ada firasat buruk tentang Karin ya? ah, lebih baik aku cepat-cepat menyusul Karin!' pikirku.
Aku pun berlari-lari menyusuri jalan. Semoga aku tidak terlambat. Setelah itu, aku pun sampai di tempat yang bersinar.
"apa di sini?" tanyaku.
Karin Pov
Karena tadi aku bilang raja Karasuma cupu, aku pun jadi harus bertarung melawannya demi menyelamatkan Himeka dan Kazusa.
"serahkan Himeka dan Kazusa kepadaku!" kataku.
"tidak akan!" kata Karasuma.
"cih! dasar keras kepala!" kataku.
Apa sebenarnya yang di lakukan Kazune? apakah dia terancam? itu tidak mungkin.
"sebenarnya apa yang kau lakukan terhadap Kazune?" tanyaku.
"aku tidak tau!" jawab Karasuma tersenyum licik.
Aku kesal mendengar jawabannya itu.
Himeka Pov
Aku terbangun di sebuah tempat yang mengerikan. Aku kembali mengingat apa yang sudah terjadi terhadapku dan Kazusa.
"ini dimana...?" tanyaku.
Aku melihat ke sekeliling tempat ini, tampaknya seperti penjara. Lalu, pandanganku tertuju kepada Kazusa yang masih pingsan. Aku menghampirinya, lalu membangunkannya.
"Kazusa... Kazusa..., ayo bangun" kataku membangunkan Kazusa.
Kazusa pun terbangun, ia terbelalak kaget melihat apa yang terjadi.
"di-dimana kita? bukannya seharusnya kita berada di rumah tuan Karasuma?" tanya Kazusa.
Aku dan Kazusa langsung melihat pakaian yang kami pakai. Baju ku dan baju Kazusa seperti tuan putri.
"Hi-Himeka, ko-kok kita pakai baju tuan putri begini ya?" tanya Kazusa.
Aku kemudian mengingat-ngingat, ini seperti dongeng. Tapi, dongeng apa ya? ah iya! aku ingat.
"Kazusa..., sepertinya kita berada dalam dunia dongeng 'Help Host Twin Daughters', kau masih ingat kan?" tanyaku.
"hmm..., sepertinya iya" jawab Kazusa.
"aku merasa... kita adalah tuan putri di cerita itu" kataku.
"bila kita tuan putri, siapa dewa yang akan menyelamatkan kita?" tanya Kazusa.
Aku dan Kazusa berpikir sejenak.
"KAK KAZUNE!" jawabku dan Kazusa bersamaan.
Kazune Pov
Tanpa ragu-ragu lagi, aku memasuki tempat yang bercahaya itu. Ntah itu tempat Himeka dan Kazusa di culik, atau bukan.
Aku masuk ke dalam dan terlihat jelas, memang Karin sedang bertarung dengan seseorang. Itukah Karasuma Kirihiko?
Normal Pov
Akhirnya Kazune menemukan Karin, tepatnya, ia menemukan Karin yang sedang bertarung dengan Karasuma.
"Karin!" panggil Kazune.
Karin tidak menoleh dan tetap melanjutkan pertarungannya dengan Karasuma. Apa dia tuli? Karasuma langsung menghentikan serangannya pada Karin.
Pandangannya mulai tertuju pada seorang laki-laki yang tak lain adalah Kazune. Kazune langsung menghampiri Karin.
"Ohh..., ternyata ada 2 dewa ya, sepertinya akan semakin seru" kata Karasuma.
"Karin, kau tak apa-apa kan?" tanya Kazune tidak menghiraukan Karasuma.
"iya, aku tidak apa-apa" jawab Karin.
Kazune menunjukkan rasa leganya pada Karin, walaupun itu tak tertampang di wajahnya, mau pun sorot matanya. Di saat itulah kesempatan Karasuma mengambil Karin.
Dia menarik Karin menggunakan tumbuhan di sekitarnya yang dapat ia kendalikan.
"HAA!" Karin berteriak.
"Karin!" panggil Kazune.
Kazune berniat untuk menarik tangan Karin, tapi sayangnya hal itu sudah terlambat. Kini Karin ada pada Karasuma, tentu Karin dan Kazune tidak senang.
Karin mencoba melepaskan dirinya dari pelukan tumbuhan-tumbuhan yang melilitnya. Tapi, sayangnya tidak ada gunanya.
"Kazune, pilihlah salah 1, kau mau ke-2 tuan putri selamat, tapi berikan Karin padaku, atau kau mau tuan putri mati, tapi kau akan mendapatkan Karin" kata Karasuma.
"Kazune! kau harus menolong adik-adikmu!" kata Karin.
Dan saat itu, muncul-lah Himeka dan Kazusa di dekat pagar penjara.
"kak Kazune!" teriak Himeka dan Kazusa.
Kazune melihat ke arah penjara, ia melihat ke-2 adiknya masih hidup.
"Himeka! Kazusa!" panggil Kazune.
Kazune hendak pergi ke penjara itu, tapi Karasuma mencegahnya.
"eit...! tunggu dulu, Kazune! kau belum menjawab pilihanmu" kata Karasuma.
Hal itu membuat Kazune marah. Kazune bingung harus memilih yang mana, dia tidak mau Karin di ambil, tapi tidak mau juga ke-2 adiknya mati.
"Kazune..., kau harus menolong adik-adikmu! kau ingat kan tujuan kita!" kata Karin.
'Aku tau! aku tau, Karin! tapi, aku juga tidak bisa membiarkanmu di ambil oleh Karasuma!' pikir Kazune.
"bagaimana, Kazune? pilih Karin atau adikmu?" tanya Karasuma.
Andai saja masih ada 1 orang di sini, pasti Kazune bisa menyelamatkan ke-3 orang yang ia cintai.
"bila kau tidak menjawab pertanyaanku selama 3 menit, mereka semua akan mati" ancam Karasuma.
"Kazune! kau harus tau tujuan kita datang kemari! selamatkan adik-adikmu dan pulanglah!" suruh Karin.
Someone Pov
"jadi... mereka sudah sampai di istana Karasuma ya?" tanyaku.
Orang yang ku tanya itu mengangguk.
"kita pasti terlambat" kata Yuki.
"iya, kita harus cepat pergi ke istana Karasuma" kataku.
Aku dan teman-teman pun pergi menuju istana Karasuma Kirihiko.
-_-_-Chapter Finish-_-_-
Chapter 5 selesai
Lanjutannya ada di chapter 6
Review ya
