Kau Musuhku, PUAS!
Pairing : KyuBum, SiBum, HanTeuk, AmKey, Donghae.
Disclaimer : Semua cast milik mereka sendiri dan keluarganya.
Warning : Saya tegaskan FF ini murni hasil otak saya. Tolong jangan diplagiat! Berusaha tidak typos, berusaha tidak ruwet, gak ada humornya, bad plot AND DON'T LIKE DON'T READ.
Summary : Kibum melakukan kesalahan terbesarnya sendiri, dengan mengikuti kata-kata buaya dari namja yang dicintainya. Tapi apa yang ia dapatkan? Hanya sebuah penghianatan. Namun pada akhirnya ia menikah dengan musuhnya sendiri.
::KiaHyora::
"Seorang namja akan semakin tertarik jika yeoja itu semakin misterius di matanya"
::KiaHyora::
2 jam telah berlalu dengan cepat. Bukan semakin sepi, tapi semakin ramainya tempat ini. Tempat yang tabu untuk dikunjungi seorang pelajar SMA berkelas di Korea. Dengan seragam khas yang masih melekat, ia banyak mendapat tatapan sinis dan lapar dari yeoja dan namja nakal. Beberapa bahkan berani mendatangi dan menggodanya.
Tapi bukan Cho Kyuhyun namanya jika ia tak bisa mengatasi hal yang menggangu urusannya. Bahkan ia sempatkan bergurau dengan PSPnya. Hanya satu yang harus ia ingat, memperhatikan yeoja yang memang menjadi tujuannya kemari. Terdengar helaan nafas panjang saat ia memperhatikan jam tangannya.
Kyuhyun POV
Haha… sekarang aku benar-benar menyesal mengikutinya sampai sini. Jam sudah pukul 11 malam. Ok! Cepat ambil keputusan Kyu! Waktunya pulang dan tidur di rumah sekarang.
"Hey chagiya… kenapa buru-buru? Apa kita bisa bersenang-senang sebentar?" sekarang apa lagi ini? OMO~ ahjumma genit ini terlihat seperti badut, aku ingin muntah sekarang.
"Mianhae ahjumma, anak kecil harus segera tidur sebentar lagi" ku jawab seadanya.
"Apa kau bilang? Ahjumma?" PLAKK… apa-apaan ahjumma ini menamparku? Bukankah kenyataan kalau dia adalah ahjumma? Kenapa harus marah? Ok! Kau yang memulainya, sekarang giliranku…
"Adauhh… apa-apaan kau bocah tengik? Beraninya kau rusak rambutku? Apa kau tak pernah diajarkan sopan santun, eoh? Lepaskan!" "Lalu orang tuamu apa pernah mengajarkan sopan santun, eoh? Jika pernah, kenapa kau sekarang mengajak s_x dengan anak di bawah umur? Itu namanya pelecehan tauk… oh, aku mengerti sekarang. Orang tuamu pasti akan malu jika mengakui kau sebagai anaknya. Oleh karena itu kau tak mengenal sopan santun, dasar ahjumma rendah…"
Hening…
"Mianhaeyo nyonya. Maafkan temanku ini, sekali lagi maafkan dia!" siapa lagi dia? Eh? Sekarang ia menarikku, dan lihat ahjumma itu! Sekarang dia seperti patung. Apa aku keterlaluan dengan ucapanku? Entahlah, salah dia sendiri yang memulainya.
Aigoo… aku hanya ingin pulang sekarang. Dan sekarang malah diseret oleh yeoja ini. Baiklah aku ingin menyanyi sekarang, menyalurkan perasaanku sekarang ini. Tapi hanya dalam batin.
Satu satu Kibum menarikku
Dua dua kami ke ruang ganti
Tiga tiga ia mau ganti baju
Satu dua tiga otak mulai yadong…
Syalalalalalala…
"Apa kau bisa keluar?" "Mwo? Eh, baiklah." Aku kira ia lupa… mungkin belum rejekiku sekarang hahahaha…
Author POV
Terlihat Kyuhyun duduk berjongkok dengan lemas di samping pintu dengan tulisan di bagian atasnya 'ruang ganti karyawan'. Tak lama kemudian Kibum keluar dari pintu dengan pakaian yang bukan seragam diskotik jung-gu lagi. "Sebaiknya kau segera pulang! Nyonya Cho pasti khawatir." Kibum langsung melenggangkan langkahnya menjauhi Kyuhyun yang masih enggan dari duduknya dengan raut wajah yang super kantuk itu.
"Apa kau tak punya pekerjaan lain? Apa tidak bahaya jika bekerja di sini?" "Hahaha, kau manis juga Kyu." PLOP! Terlihat wajah Kyuhyun sekarang berubah menjadi merah.
Kyuhyun dan Kibum terlihat keluar dari diskotik itu. Belum sempat mereka melangkah lebih jauh, tiba-tiba dihadapan mereka berhenti taksi dengan sopir yang siap membukakan pintu untuk penumpangnya itu. Kibum mendorong tubuh Kyuhyun untuk masuk dan sedikit memiringkan tubuhnya lalu menatap Kyuhyun yang ada di dalamnya. "Aku tak mau eommamu tau jika anaknya menjadi spy sejak pulang sekolah tadi." Terlihat senyuman Kibum yang keluar dari wajahnya dan ia langsung menutup pintu taksi itu. "Dasar spy yang payah" gumamnya
::KiaHyora::
SREKK… kyuhyun melangkah dengan sangat hati-hati memasuki rumahnya yang kelewat mewah itu. Ia tak mau harus mendengar suara cempreng eommanya malam-malam. Sudah cukup baginya menahan kantuk di dalam taksi tadi. Ia tak ingin disentuh tanpa ijin mungkin oleh supir taksi, "Kau terlalu imut Kyu, jadi kau harus hati-hati ne?" ya begitulah pesan eommanya yang terlalu mengkhayal. Sekarang mana ada wajah iblis di samakan dengan wajah kura-kura (?) "Chagiya…" Kyuhyun bergidik ngeri. Suara cempreng itu telah bangun rupanya.
Bicara silsilah sekarang! Namja Cho Kyuhyun lahir dari keluarga besar dengan Perusahaan ChoCorp sebagai warisannya kelak. Dengan orang tua tak kalah kecenya dari anaknya dan tak ada duanya, appanya Cho Amber dan eommanya Cho Key *pair APA INI?* untung saja Cho Kyuhyun tak mengalami transgender yang sekarang lagi ngetrend (?). "Kau main lagi ya?" tuan Cho membelai rambut hitam Kyuhyun penuh sayang dan Kyuhyun juga harus rela menerima tatapan mematikan appanya yang diisyaratkan menjadi jangan-ulangi-atau-mati. Kyuhyun menelan ludah kecut. "Eomma hitung sampai 5 jam, jika tak segera ke kamar jangan harap PSPmu kembali!" Tuan Cho dan anaknya menatap eommanya heran.
"Yak! Aku belum selesai bicara. 5 jam dikali 10 jam dibagi 15 menit dikurang 120 detik diakar 90 sekon dan di aritmatika dengan 1457 detik menjadi 5 detik hasil akhirnya." "Jadi aku punya waktu 5 detik gitu?" "Ya jelas chagiya" Nyonya Cho itu langsung mendelik melihat anaknya yang diakui UNESCO dengan kepintaran yang luar biasa sekarang tampak begitu babo mengalahkan wajah ddangkoma beserta bapaknya ddangkoma.
Tanpa perhitungan dan pengukuran yang biasa dilakukannya, Cho Kyuhyun lari terbirit-birit menuju kamarnya. Biasanya ia akan melakukan pengukuran dengan materi aplikasi yang memadukan aritmatika, aljabar, peluang, trigonometri dan vector. Karena ia akan mengukur lebar ia melangkah, panjang ia melangkah, tinggi ia melangkah, serta energy dan tak lupa memperhatikan titik tumpu hanya untuk sekali melangkah #bubar
Jam telah menunjukkan pukul satu pagi tapi nampaknya Kyuhyun belum juga tidur. Hanya terdengar helaan nafas dan senyum menyeringai khas dari dirinya keluar. Tatapan matanya kosong namun pikirannya melayang ke kejadian seharian penuh yang telah ia lewati. Tanpa sadar mata merahnya telah tertutup dan mambawahnya ke alam mimpi.
…
Para siswa telah berhambur ke kantin semua kecuali 2 namja dan 1 yeoja yang masih bertahan. Mereka bertahan karena aktivitas masing-masing yang lebih penting dari pada mengisi perut. Ayolah mari kita teliti apa yang mereka lakukan! Kibum dengan buku biografinya, Kyuhyun dengan PSPnya dan Donghae dengan khayalannya. "Ekhem…" suara bass milik Kyuhyun sexy mengisi kelas.
"Wae?" jawaban singkat Kibum membuat Kyuhyun melotot kaget dengan mata yang masih menatap PSP. Bagaimana tidak kaget, awalnya Kyuhyun berniat mengajak ngobrol dengan Donghae tapi sepertinya Kibum salah paham. Tapi karena tak ada salahnya berbicara dengan Kibum, maka Kyuhyun mem-pause gamenya dan menatap lurus ke depan.
"Jadi kau tau sejak awal ya?" mulai Kyuhyun santai. "Tentu aku tau dari awal, dan aku juga tau kau akan mengikutiku lagi sepulang sekolah nanti." HENING… Kibum focus ke buku tebalnya tapi tidak dengan Kyuhyun. Ia berfantasi mengingat akan menjadi spy lagi nanti pulang sekolah. Bahkan ia belum benar-benar memutuskan, ia hanya berfikir ia akan menjadi spy lagi atau tidak. Masih belum ada keputusan. Tetapi lagi-lagi seorang Kim Kibum mengetahui pikirannya lagi. LAGI.
"Hehehe…hehehe…" Kyuhyun dan Kibum terlalu malas menanggapi satu makhluk lagi di dekat mereka. Ya sapa lagi kalau bukan Lee Donghae. Apa yang sedari tadi ia lakukan? Bahkan ia duduk manis diantara Kyuhyun dan Kibum tapi ia seolah tak mendengar pembicaraan mereka. Ralat! Ia memang tak peduli dengan sekelilingnya saat ini. Jangan salahkan Donghae yang masih labil yang masih ingin menikmati keindahan dunia. Tangannya sedang memegang handphone dengan picture seorang model sekaligus aktris di layarnya. TET…TET…TETTT… bel masuk berbunyi. "YEAH! Akhirnya istirahat…" PLAKK… "Masuk BABO…"
…
"Sudah kubilang hari ini aku pulang sendiri!" Hanya beberapa siswa yang masih enggan pulang. "Kyu, waeyo?" Donghae mendekati Kyuhyun yang tampak kesal setelah menerima telfon dari seseorang. "Sopir pribadi appa mau menjemputku. Memangnya aku ini anak TK apa?" Kyuhyun mendengus kesal dan melatakkan kepalanya di meja. "Kyunie, aku pulang dulu ya? Ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Aku tinggal ya? Bummie aku duluan ya?"
KIBUM POV
"Bummie aku duluan ya?" aku menganguk. Ku lirik sekitarku. Ternyata cuman aku yang tersisa di kelas dan err… dengan namja ini, namja dengan PSPnya. Ya! Dia namja yang aneh bagiku setelah Donghae pastinya. Mungkin hanya namja aneh yang mau berteman denganku. Aku rasa tak berniat berteman, hanya ingin tau saja aku yeoja seperti apa. Setelah itu pergi begitu saja dan memusuhiku. Itulah yang selama ini aku alami selama 2 tahun ini. Diperlakukan semena-mena oleh semua orang.
Tapi cuman Donghae yang bersedia menemaiku saat pertama kali memasuki SMA ini. 2 tahun yang lalu tepatnya. Aku harus segera ke perpustakaan, mengembalikkan buku kedokteran ini. Ya, aku berniat masuk jurusan kedokteran setelah lulus ini. Setidaknya aku harus mapan untuk menghidupi diriku sendiri. Memang kemana keluargaku? Nanti juga akan dibahas di chap berikutnya, karena authornya lagi malas untuk membahas .-. eh? Kemana Kyuhyun tadi? Memang apa peduliku? Entahlah…
Kyuhyun POV
Aishh… jika appa sudah berkata A pasti hasilnya akan A juga. Aku yakin sebentar lagi sopir itu sudah menungguku di dalam kelas. Bahkan sampai memastikan di dalam kelas? Tentu saja ya, appaku itu terlalu compleks pada anaknya. Huftt… ku basuh muka ini. Setelah ini apa yang akan aku lakukan? Pulang ke rumah? Ke game centre? Atau menjadi spy lagi? Aishh… aku tak ingin si yeoja aneh itu tau pikiranku lagi.
Kupaksakan kakiku melangkah keluar dari toilet, aku juga terlalu malas berurusan dengan appa anehku itu. Kupercepat langkahku melewati koridor ini, aku ingin cepat-cepat ke game centre hari ini. Itulah tempat terbaikku selama ini, tak ada yang akan mengangguku di sana.
"Jika kau mendekat aku akan teriak!" "Bummie, mianhae…" Eh? Suara siapa itu? Tunggu! Bukankah itu supir pribadi appa? Dan siapa yeoja yang ada dihadapannya itu? Apa yang mereka lakukan di depan kelasku? Apa yeoja itu pacarnya? "Bogoshipeo-yo!" "Stop! Aku bilang Stop! Jangan mendekat!" yeoja itu…
"Hey Siwon hyung! Aku sudah bilang, aku akan pulang sendiri." "Eh? Tuan muda Cho." Ia terlihat kaget melihatku, dan yeoja dihadapannya juga menoleh ke arahku. Tunggu! Bukankah itu Kibum? Ya, matamu tidak rabun Kyu. Itu memang Kibum. Apa yang dia lakukan dengan Siwon hyung? Dia menangis? Kibum menangis…
::TBC::
Hiks… -_- mianhaeyo kia lama banget publish, bahkan sampai 2 bulan ya? Hehehe.
Jeongmal mianhaeyo kalau hasilnya terlalu aneh di bayangkan^^ kia juga lagi belajar untuk menulis…
Meskipun yang nge-review jauh di bawah rata-rata, kia baik hati kok. Kia akan membalas review yang udah masuk.
Orange tomato :wahh! Gamsha uda nemu dan baca tulisan kia yang ala kadarnya ya^^ orang tua kibum belum kia jelasin, mungkin di next chap. Gamsha uda baca dan review^^
Cho yui chan : gag mungkin aku hapus lha chingu, wonk ini tulisan kia yang paling bener #menurutkia . gamsha uda baca dan review^^
May AngelBunny :ini uda kia publish, mian ya 2 bulan nunggu^^
ikazordick : gamsha thor uda ikutan review tulisan kia. Mian kalau lama bgt^^
Iruma-chan : ini kia lanjutin kok, mianhae kalau ga sesuai harapan^^
Cloudyeye : ya, itu berharga bgt buat kibum. Namun gag kia jelasin^^ gamsha uda mau baca dan review…
Choyebii : wahh, gamsha kalau suka, mian ya kalau kia gag bisa updet kilat. Hehe… ayow review gie ya?
RistaMbum : ini uda kia lanjutin, jeongmal mianhaeyo kalau nunggu pake' banget ya? Hehe^^
senayuki-chan : uda kia jelasin kok kibumnya kenapa sampek masuk diskotik kan? Gamsha uda review.
Buat anda yang SR kia mohon jadilah pembaca yang baik. ^^ REVIEW PLEASE!
