-Kyumin fanfiction-
.
.
.
My Lovely Stalker
By : Nam Jinna
.
.
.
Sebelumnya aku mau jelasin dulu, 10 member SJ di ff ini Leeteuk, Heechul, Hangeng, Yesung, Kangin, Shindong, Eunhyuk, Siwon, Donghae sama Kyuhyun. Umur mereka aku pake umur mereka yang sebenarnya.
Buat Yewook sama Sibum nanti bakal aku bikin 1 chapter khusus mereka, jadi untuk di beberapa chapter mereka cuma muncul sebentar, untuk other pairing liat nanti ya, ga pinter bikin cerita yaoi
Dan karna aku bingung sendiri cuma pake tahun, jadi sekarang aku tambahin bulannya deh :D
Disclaimer : Mereka milik diri mereka dan official pairingnya masing-masing
Rated : T
Main Pairing : KyuMin
Slight pairing : YeWook, SiBum and others pairing
Warning : yaoi + GS (for Sungmin, Ryeowook and Kibum), abal, typo, cerita pasaran
Summary : Kyuhyun, seorang artis terkenal sekaligus member Super Junior, jatuh cinta pada stalkernya. Disaat Kyuhyun hampir mendapatkanya, sang stalker malah balik membenci Kyuhyun karna kebodohan sang artis. Apa Kyuhyun bisa mendapatkan hati sang stalker kembali?
Enjoy~
Chapter 2
Tokyo, Februari 2008
"Hanya sekali ini umma, ayolah. Kau belum pernah melihat Cho Kyuhyun kan? Dia sangat tampan", terlihat seorang gadis cantik sedang memohon kepada ibunya.
"Karna laki-laki kau jadi seperti ini Lee Sungmin? Umma tidak habis pikir", sang ibu hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah anaknya. "Kau masih harus kuliah, Sungmin-ah. Dan coba kau pikirkan, dalam waktu beberapa bulan saja kau sudah hampir menghabiskan seluruh uang tabunganmu hanya untuk satu orang laki-laki yang belum tentu dia mengenalmu"
Sungmin menundukkan kepalanya, tidak berani melihat ummanya. Apa yang dikatakan ummanya memang benar, ia sudah hampir menghabiskan seluruh uang tabungannya untuk Kyuhyun. Dan belum tentu juga Kyuhyun mengenalnya.
"Sudahlah, bertengkar tidak akan menyelesaikan masalah", kini Appa Sungmin mulai angkat bicara. "Sungmin-ah, kalau dalam waktu satu tahun ini kau bisa mendapatkan nilai A dalam semua mata kuliahmu, appa ijinkan kau untuk cuti selama satu tahun, bagaimana?"
"Satu tahun? Appa, itu terlalu lama. Aku bisa kehilangan banyak moment Kyuhyun"
"Kau kan bisa kembali ke korea saat hari libur. Jepang korea tidak jauh Lee Sungmin. Atau kau mau Appa larang selamanya kau kembali ke korea?"
"Aish, baik baik, aku ikuti. Aku akan tunjukkan kalau aku bisa mendapatkan nilai A"
.
.
.
Seoul, Februari 2008
"Ah lelah sekali, setelah kemarin konser, pagi ini kita sudah harus rekaman untuk acara reality show", Hyukjae, sang Dancing Machine super junior terlihat mengeluh sambil meregangkan otot-ototnya yang pegal.
"Ya! Lee Sungmin! Kau dimana? Kau kembali ke Jepang tanpa bertemu denganku dulu, jahat sekali", teriakan Donghae membuat beberapa member melihat ke arahnya. Ya, Donghae sekarang sedang menelefon Sungmin, menanyakan keberadaan gadis itu. "Orang tuamu menyuruhmu pulang? Kau kan baru sampai di Korea, dan setauku, orang tuamu bukan tipe orang tua pengekang", mati kau Lee Sungmin, Donghae sudah lama mengenalmu dan orang tuamu, dia tidak akan percaya begitu saja pada ucapanmu. "Hmm baiklah. Kapan kau akan kembali lagi? Sayang sekali konser kali ini kami tidak mengadakannya di Jepang... Hubungi aku saat kau kembali kesini", Donghae memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya setelah memutuskan percakapan dengan Sungmin.
"Siapa hyung? Pacarmu? Tidak kusangka kau sudah punya pacar", Kyuhyun sang magnae Super Junior merasa penasaran dengan siapa hyungnya bicara.
"Hmm?", Donghae hanya menoleh kemudian tersenyum. "Ayo, sebentar lagi acaranya akan dimulai", Donghae menepuk pelan bahu Kyuhyun. 'Belum saatnya kau tau Kyu', ucap Donghae dalam hati.
.
.
.
Tokyo, still Februari 2008
-Sungmin pov-
Aish bagaimana caranya aku pergi ke Korea. Aku tidak tahan, bagaimana bisa aku hanya melihat Kyuhyun dari televisi, dan fancam Kyuhyun di internet sangat sedikit.
Ddrrrt... Ddrrrt...
Aku menolehkan kepalaku ke arah ponsel yang aku letakkan di atas meja.
Fishy Hae Calling
Mati aku. Telfon dari Donghae. Selama di Korea aku belum pernah sekalipun bertemu dengannya.
"Hallo? Donghae-ya ada apa?"
"Ya! Lee Sungmin! Kau dimana? Kau kembali ke Jepang tanpa bertemu denganku dulu, jahat sekali", benar kan, dia pasti akan meneriakiku seperti ini.
"Maaf Donghae-ya, Appa dan Umma menyuruhku segera kembali ke Jepang", aku tidak berbohong kan, umma memang menyuruhku pulang ke Jepang.
"Orang tuamu menyuruhmu pulang? Kau kan baru sampai di Korea, dan setauku, orang tuamu bukan tipe orang tua pengekang", mati aku. Donghae sudah mengenalku dan keluargaku selama bertahun-tahun. Putar otakmu Lee Sungmin.
"Anaknya teman appa ku ada yang menikah, jadi aku harus kembali ke Jepang untuk menghadiri acaranya. Kau tau kan appa ku tidak suka dibantah", semoga Donghae percaya.
"Hmm baiklah. Kapan kau akan kembali lagi? Sayang sekali konser kali ini kami tidak mengadakannya di Jepang", hmm ya sayang sekali, dan aku sudah tau semua itu fishy, aku punya semua jadwal Kyuhyun.
"Mungkin saat libur. Jadwal kuliah sangat padat"
"Hubungi aku saat kau kembali kesini"
"Hmm baiklah"
Aku belum bisa mengatakannya Donghae-ya. Kau pasti akan menertawakanku. Sebaiknya aku tidur, besok aku sudah harus kembali ke kampus. Haaah aku benar-benar merindukan Kyuhyun.
-Sungmin pov end-
.
.
.
Back to Seoul, same time
-Kyuhyun pov-
Aku mengedarkan pandanganku, mencari gadis itu, stalkerku. Kemana dia, bukankah dia selalu datang di semua acara Super Junior? Apa jangan-jangan dia sakit? Aish Cho Kyuhyun, kenapa kau jadi memikirkan gadis itu. Ada tidak adanya dia, tidak akan berpengaruh apa-apa padamu Kyu.
Acara reality show hari ini berjalan lancar. Bukan hanya Super Junior saja yang menjadi bintang tamu minggu ini, tapi juga ada seorang penyanyi solo yang sudah sangat terkenal di Korea dan Jepang. Kim Ryeowook. Ya, dia baru saja kembali dari Jepang setelah menggelar konser keduanya. Gadis muda, berbakat, cantik dan bergelimang harta, tapi tidak ada seorang pun yang tau soal kehidupan cintanya. Tidak ada, selain aku.
-Kyuhyun pov end-
.
.
"Ryeowook-sshi, bisa aku bicara sebentar?", seorang pemuda tampan telah berdiri di depan gadis cantik itu.
"Maaf Yesung-sshi tapi aku harus pulang. Kyuhyun-ah, aku pulang bersamamu ya?", Ryeowook berdiri kemudian berjalan ke arah Kyuhyun. Kyuhyun hanya menoleh kemudian menganggukkan kepalanya.
"Mau sampai kapan kau menghindar darinya. Kau bahkan sampai kabur ke Jepang", ucap Kyuhyun tanpa mengalihkan pandanganya ke arah jalan yang berada di depannya.
"Aku tidak menghindar dan aku tidak kabur ke Jepang. Aku kesana untuk konser Kyu"
"Jadwal konsermu itu hanya 2 hari dan kau berada di Jepang selama 2 minggu, apa itu namanya kalau tidak kabur? Beri dia kesempatan untuk meminta maaf, paling tidak berbicara sedikit denganmu"
"Ya! Umurmu ini sebenarnya berapa, berani sekali menasehatiku", Ryeowook memukul pelan kepala Kyuhyun, membuat pemuda itu sedikit meringis.
"Ish, aku kan hanya memberimu saran"
"Sudahlah. Aku akan berbicara dengannya nanti, aku masih sakit hati mendengar kata-katanya waktu itu. Dan kau berhentilah menasehatiku"
"Baik baik, kau ini galak sekali. Hanya Yesung hyung yang sabar dengan sikapmu ini", Ryeowook terdiam mendengar ucapan Kyuhyun. "Sudah sampai. Cepatlah keluar, aku harus segera kembali ke dorm atau Kangin hyung akan mengamuk"
"Kau itu! Terima Kasih sudah mengantarku", Ryeowook segera keluar dari mobil Kyuhyun.
.
.
"Kau bicara apa saja dengan Wookie?"
"Ya! Aish kau membuatku kaget hyung", ya Kyuhyun baru sampai di dorm, bahkan belum sempat menutup pintu dorm tapi tiba-tiba Yesung sudah berada di belakangnya.
"Cepat jawab, kau bicara apa saja?"
"Tidak banyak, hanya mengobrol tentang konsernya"
"Hanya itu?", tanya Yesung dengan tatapan menyelidik.
"Dia bilang dia akan berbicara denganmu setelah sakit hatinya sembuh"
"Haah kenapa sulit sekali", Yesung menghela nafasnya. "Apa begitu sulit untuk memaafkanku", tanya Yesung entah kepada siapa. Sedangkan Kyuhyun hanya mengangkat bahunya.
"Dia pasti akan memaafkanmu. Aku tau watak Ryeowook seperti apa", Kyuhyun menepuk pelan bahu Yesung sebelum masuk kedalam kamarnya.
.
.
Bangkok, July 2008
-Kyuhyun pov-
Bangkok! Waaah akhirnya sampai juga. Aku mengedarkan pandanganku ke penjuru bandara. Gadis itu tidak ada. Apa dia sudah berhenti menjadi stalkerku? Secepat ini? Atau mungkin dia akan datang saat konser? Haaaah sudahlah Cho Kyuhyun, tidak udah dipikirkan.
"Hyung, kau tidur disini?", aku melihat Donghae hyung masuk ke kamar hotelku sambil membawa kopernya.
"Kenapa? Tidak boleh?"
"Tidak, hanya saja biasanya kau tidur dengan Eunhyuk hyung. Apa kalian bertengkar?", aku mengeluarkan sedikit smirk andalanku. Aku yakin pasti ada sesuatu di antara mereka.
"Cerewet sekali. Sudah aku mau tidur. Berhenti bermain game dan tidurlah, besok kita harus rehearsal pagi-pagi"
"Kau yang cerewet", aku melempar bantal ke arahnya sambil tertawa. Sepertinya Donghae hyung sedang sensi.
Jam 7. Saatnya konser dimulai. Tapi mataku tetap mencari gadis itu. Dimana gadis itu? Apa dia tiba-tiba miskin karna terus mengikuti sehingga sekarang tidak bisa lagi mengikutiku? Ah kenapa gadis itu selalu masuk kedalam pikiranku? Kau pasti sudah gila Cho Kyuhyun.
.
.
Seoul, November 2008
"Kyu, ada hadiah untukmu, aku letakkan di atas meja di ruang tv"
"Hadiah? Dari siapa?", Kyuhyun langsung menghampiri meja untuk melihat hadiahnya.
"Tidak tau, Siwon yang menerimanya. Kangin-ah, cepat bantu aku", teriak Leetuk dari arah dapur.
Kyuhyun melihat sebuah kotak, ukurannya tidak begitu besar, berlapis bungkus kado berwarna biru laut. Dengan hati-hati Kyuhyun membuka hadiahnya tersebut.
"PSP?", Kyuhyun agak terkejut mendapatkan hadiah semacam itu dari, terlebih harganya yang tidak murah. Kyuhyun memang pecinta game, semua fansnya tau itu, tapi sampai membelikan psp? "Tidak ada suratnya, dari siapa hadiah ini? Siapapun itu, aku sangat berterima kasih", ucap Kyuhyun sambil memandang psp tersebut.
.
.
1 New Message
From: Sungminnie
Dongahae-ya, jumat ini aku akan ke Korea, kau sibuk? Umma hanya mengijinkanku sampai hari minggu untuk berada di Korea. Kau bisa online sekarang?
Minimi is online now
Fishy Hae is online now
Sungminnieeeee, kau akan ke Korea jumat ini? Aku akan menjemputmu di bandara. Jam berapa kau sampai?
Siang, sekitar jam 12, bagaimana kalau kita makan siang bersama? Kau pasti merindukanku kan? :p
Tentu saja aku merindukanmu. Aku akan menjemputmu. Sampai jumpa hari jumat.
.
.
-Sungmin pov-
Korea, aku kembali. Setelah melalui perdebatan panjang dengan umma akhirnya aku diijinkan untuk ke Korea. Aku benar-benar ingin melihat Kyuhyun sekarang, sudah lama sekali aku tidak melihatnya.
1 New Message
From: Hae
Aku di parkiran, kau ingat mobilku kan?
Haaah merepotkan sekali ikan itu. Dia yang ingin menjemputku tapi malah aku harus yang berjalan sendiri ke mobilnya.
"Kau benar-benar menyebalkan Donghae-ya"
"Maaf. Kau kan tau, fansku bisa berada dimana saja", Donghae mengacak pelan rambut Sungmin. "Aku akan mentraktirmu hari ini, bagaimana?"
"Baiklah, ayo"
.
.
"Donghae-ya, apa boybandmu tidak ada jadwal ke Jepang?", tanya Sungmin sambil memasukkan mie kedalam mulutnya.
"Hmm? Tumben sekali kau menanyakan tentang boybandku"
"Aku hanya bertanya, sudah jawab saja, menyebalkan sekali. Lagipula apa kau lupa kalau aku menyukai Kyuhyun. Haaaah andai saja saat di Jepang dia bisa menginap dirumahku"
"Jangan bermimpi. Kyuhyun itu anak manja, dia hanya mau menginap di hotel bintang lima. Tidak adakah topik pembicaraan lain Sungminnie?", tanya Donghae gemas.
"Ish aku kan hanya berandai-andai. Ternyata setelah melihatnya secara langsung dia benar-benar tampan"
"Ya! matamu buta? Tentu saja aku lebih tampan dari Kyuhyun. Lagipula kau hanya sekali saja kan bertemu dengannya? Ah tidak tidak, bukan bertemu, tapi melihat"
"Siapa bilang aku hanya melihatnya seka...", Sungmin dengan segera menutup mulutnya. Ups keceplosan.
"Kau bilang apa?", Donghae menatapkan dengan tatapan penuh tanya. Sedangkan Sungmin hanya menggelengkan kepalanya. "Kau aneh", ucap Donghae lagi.
.
.
-Kyuhyun pov-
Aish menyebalkan sekali hari ini. Karna semua hyungku dan manager sedang sibuk, aku harus pergi sendirian untuk membeli semua snack ini, padahal ini semua adalah pesanan mereka. Belum lagi cuaca yang dingin karna salju sudah mulai turun. Untung saja aku memakai pakaian tebal dan penyamaran yang lengkap, kalau tidak, apa jadinya aku nanti saat sudah sampai dorm.
Kulihat langit mulai terlihat mendung, sepertinya akan turun hujan salju lagi hari ini. Seoul sangat dingin, dan tanggal 21 nanti super junior akan mengadakan konser di Shanghai, Cina. Dan tetap akan bertemu dengan musim dingin. Tidak bisakan kami pergi ke tempat yang sedikit panas. Aku benci musim dingin.
Bukankah itu Donghae hyung? Aku menajamkan indera penglihatanku. Dia bersama wanita? Siapa? Bukankah Donghae hyung punya hubungan "spesial" dengan Eunhyuk hyung? Aish musim dingin benar-benar membuat otakku beku. Lebih baik aku pulang dan menghangatkan badanku, urusan Donghae hyung, aku akan menanyakannya nanti di dorm.
-Kyuhyun pov end-
.
.
.
"Kau dari mana hyung?", Kyuhyun bertanya kepada Donghae baru saja melepas sepatunya.
"Bertemu teman, kenapa? Kau rindu padaku?", Donghae mengacak-acak rambut Kyuhyun.
"Ya! Dasar ikan", ucap Kyuhyun sambil melempar bantal sofa ke arah Donghae. Sedangkan Donghae hanya tertawa sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil minuman. "Hyung, kau percaya kalau kau bisa jatuh cinta padahal baru beberapa kali melihat orang itu?", Kyuhyun kembali mengajukan pertanyaan saat Donghae sudah duduk di sampingnya.
"Kau jatuh cinta? Dengan siapa? Seohyun? Victoria? Jessica? Waaaah ternyata Kyuhyun sudah besar", ucap Donghae sambil mengacak-acak rambut Kyuhyun, lagi.
"Dasar ikan. Aku serius. Gadis ini bukan artis hyung, dia stalkerku", jawab Kyuhyun sambil merapikan rambutnya.
"Stalkermu? Yang mana? Stalkermu banyak Kyu"
"Aku tidak tau dia masih menjadi stalkerku atau tidak. Aku sudah tidak pernah melihatnya lagi. Terakhir aku melihatnya saat super show di Seoul kemarin"
"Mungkin dia bosan denganmu. Sudah, cari gadis lain saja", mendengar itu, Kyuhyun langsung memberikan death glare terbaiknya.
Tokyo, Januari 2009
1 New Message
From: Hae
Happy birthday Lee Sungminnie :D Umurmu sudah 24 sekarang, cepatlah cari suami, atau kau ingin menikah denganku saja bagaimana? Hahaha
Aku punya hadiah untukmu, tapi tidak sekarang. Aku yakin senang dengan hadiahku ini. Agustus ini Super Junior akan konser di Jepang. Bagaimana? Kau senang kan? Aku akan mengirimkan tiketnya padamu. Tunggu ya.
Sungmin hanya bisa tersenyum membaca pesan dari Donghae. 'Menikah denganya? Cih jangan mimpi, dasar ikan', ucap Sungmin dalam hati tapi masih dengan senyum menghiasi wajah cantiknya.
Ya hari ini memang hari ulang tahun Sungmin. Ulang tahun yang tidak menyenangkan bagi Sungmin. Sudah hampir satu tahun Sungmin kembali tinggal di Jepang. Kedua orang tua Sungmin memperketat penjagaan kepada Sungmin. Tapi untuk nilai mata kuliah, seperti janjinya dulu, Sungmin selalu mendapatkan nilai A. Dan seperti janji appanya, bulan Maret nanti Sungmin akan kembali ke Korea. Tentu saja untuk Kyuhyun, dan tetap tanpa sepengetahuan Donghae.
.
.
.
Seoul, Maret 2009
Hari ini adalah hari dimana Super Junior akan comeback dengan album ketiga mereka. Puluhan fans sudah berdiri di depan gedung KBS, tak terkecuali dengan Sungmin, gadis manis itu sedang berdiri sambil mengotak-atik kameranya. Sampai panggilan alam memanggilnya. Dengan segera gadis itu pergi mencari toilet terdekat.
"Aaah dimana sih toilet?", Sungmin berlari kecil menyusuri kedung KBS.
"Kau terlihat bingung. Mencari sesuatu?", terdengar suara dari belakang Sungmin.
"Aku mencari toilet, kau tau dima...na?", Sungmin diam seketika. Itu Yesung. Yesung Super Junior. Astaga ternyata dia tampan jika dilihat dari dekat.
"Hmm? Kau lurus saja, kemudian belok kanan, disana ada toilet"
"Ah terima kasih", Sungmin membungkukkan badannya. "Kau Yesung kan? Kenapa ada disini?"
"Haha kau lucu sekali, tentu saja aku akan menyanyi nanti"
"Kalau itu aku tau, maksudku, kau tidak berada di dalam studio?"
"Aku bosan, lagipula aku hanya tinggal menunggu giliranku untuk dirias. Oh ya, kau mengenalku, tapi aku tidak mengenalmu. Siapa namamu?", tanya Yesung sambil mengulurkan tangannya.
"Sungmin, namaku Lee Sungmin. Waah ternyata kau ramah sekali ya", ucap Sungmin sambil tersenyum, memamerkan gigi kelincinya yang lucu.
"Tentu saja aku ramah. Ngomong-ngomong kau tidak jadi ke toilet?"
"Ah aku lupa. Aku pergi dulu. Senang bertemu denganmu"
"Hmm sama-sama. Kapan-kapan kita mengobrol lagi"
"Baik", Sungmin kemudian berlari menuju toilet yang tadi sudah diarahkan oleh Yesung. 'Andai tadi itu Kyuhyun. Tapi tidak mungkin, Kyuhyun kan dingin, terlihat sekali dari wajahnya', ucap Sungmin dalam hati.
.
.
-Kyuhyun pov-
Comeback stage pertama kami. Waah fans datang ternyata banyak sekali, aku benar-benar bangga. Bahkan belum semua member berkumpul di panggung, tapi fans sudah berteriak. Leeteuk hyung dan Kangin hyung masih di ruang rias. Siwon hyung, ah dia pasti sedang menelfon penulis itu. Donghae hyung dan Eunhyuk hyung terlihat sedang bercanda tidak jauh dari posisiku berdiri. Heechul hyung, Hangeng hyung dan Shindong hyung sedang mengobrol bersama, sedangkan Yesung hyung... tunggu, matanya melihat ke arah penonton. Aku mengarahkan matanya, mengikuti pandangan mata Yesung hyung. Gadis berbando pink itu, stalkerku, dia kembali. Tapi kenapa Yesung hyung tersenyum padanya? Dan gadis itu balik tersenyum kepada Yesung hyung. Aish apa dia pindah bias sekarang? Tapi towel yang dia dibawa, masih sama dengan yang dulu dibawanya saat konser. 'My Prince Gyu'. Aku bisa gila lama-lama.
Semua member sudah berkumpul, intro lagu sorry sorry pun mulai dimainkan. Aku melihat gadis itu mengarahkan kameranya kepadaku. Ah gadis itu benar-benar membuatku gila.
"Ini list untuk 2nd konser kalian. July kalian akan konser di Korea, kemudian agustus ke Jepan untuk Live Premium, september ke Bangkok, dan lainnya bisa kalian lihat disini", manager menyerahkan selembar kertas kepada masing-masing dari kami. Ya setelah selesai comeback stage manager langsung memberikan kertas-kertas ini pada kami. "Jaga kesehatan kalian, jadwal kalian mulai padat", lanjut manager.
"Baik", seluruh member menjawab dengan serempak.
.
.
.
Tokyo, Agustus 2009
-Sungmin pov-
Whoaaah Jepang, aku kembali hoho tapi tidak lama, kebetulan sekali super junior akan konser disini. Layaknya seorang stalker, aku sudah menyiapkan kameraku. Pesawatku memang beberapa menit lebih cepat dari pesawat member super junior. Sebenarnya aku ingin sekali satu pesawat dengan mereka, tapi aku bisa katauan Donghae kalau aku tenyata adalah seorang stalker.
Mereka datang. Aku mencari-cari sosok Kyuhyun. Ah itu dia, dia memakai kaos hitam dan celana jeans. Tetap tampan walaupun dengan style yang simple. Dengan cepat kuarahkan kameraku untuk mengambil gambarnya. Sempurna.
-Sungmin pov end-
.
.
Gerimis turun membasahi kota Tokyo. Pejalan kaki berlari kecil mencari tempat berteduh, begitu juga dengan gadis manis berkuncir kuda tersebut, ia terlihat berlari kecil menghindari hujan. Tidak lama ia masuk ke dalam sebuah coffee shop yang terletak di pinggir jalan. Berteduh sambil menghangatkan diri tidak masalah bukan?
"Untung laptop dan kameraku tidak basah", ucap Sungmin sambil menyalakan laptopnya. Sudah setengah jam Sungmin berada di coffee shop tersebut, hujan tidak juga reda, malah bertambah deras. Sungmin masih asik dengan dunianya sendiri. Dunianya dan Kyuhyun, mungkin. Sejak setengah jam yang lalu, yang dilakukan Sungmin hanya memindahkan foto Kyuhyun dari kameranya ke laptop, mengedit dan mengubahnya menjadi foto dengan quality tinggi.
"Tampan", ucap seseorang di belakang Sungmin.
"Ya, Kyuhyun memang tampan", Sungmin tersenyum kemudian membalikkan badannya, penasaran dengan orang yang mengatakan Kyuhyunnya tampan.
Mata Sungmin melebar melihat siapa yang berada di belakangnya. "Cho Kyuhyun?"
"Aku memang tampan kan?", Kyuhyun sedikit menunjukkan smirknya.
TBC
Akhirnya tbc hahahaha udah aku panjangin tuh, semoga ceritanya ga ngebosenin
Yang udah review chapter 1, makasih banyak ^^ review lagi yaaa, kotak reviewnya ada di bawah tuh tuh hehe
Buat yang udah nyempetin baca ff sampah bin gaje ini, makasiiiiiihhhhh :") dan buat yang nanya hubungan HaeMin... mereka itu sebenernya... rahasiaaaaa hehehehe
Thank you :D
