-Kyumin fanfiction-

.

.

.

My Lovely Stalker

By : Nam Jinna

.

.

.

Cast:

Leeteuk, Heechul, Hangeng, Yesung, Kangin, Shindong, Eunhyuk, Siwon, Donghae, Kyuhyun (Boy)

Sungmin, Ryeowook, Kibum (Girl)

Main Pairing : KyuMin

Slight pairing : YeWook, SiBum and others pairing

Disclaimer : Mereka milik diri mereka dan official pairingnya masing-masing

Rated : T

Warning : yaoi + GS (for Sungmin, Ryeowook and Kibum), abal, typo, cerita pasaran

Summary : Kyuhyun, seorang artis terkenal sekaligus member Super Junior, jatuh cinta pada stalkernya. Disaat Kyuhyun hampir mendapatkanya, sang stalker malah balik membenci Kyuhyun karna kebodohan sang artis. Apa Kyuhyun bisa mendapatkan hati sang stalker kembali?

Enjoy~


"Tampan", ucap seseorang di belakang Sungmin.

"Ya, Kyuhyun memang tampan", Sungmin tersenyum kemudian membalikkan badannya, penasaran dengan orang yang mengatakan Kyuhyunnya tampan.

Mata Sungmin melebar melihat siapa yang berada di belakangnya. "Cho Kyuhyun?"

"Aku memang tampan kan?", Kyuhyun sedikit menunjukkan smirknya.

.

.

.

Chapter 3

"Aku memang tampan kan?", Kyuhyun sedikit menunjukkan smirknya.

"Ba-bagaimana bisa?", Sungmin masih menatap pemuda di depannya. Meskipun Kyuhyun memakai kacamata hitam dan topi, seorang Sungmin tentu bisa dengan mudah mengenali wajah tampan idolanya tersebut.

"Aku keluar dari hotel sebentar lalu tiba-tiba hujan, dan disinilah aku, berteduh", jawab Kyuhyun sambil mendudukan dirinya di depan Sungmin. Jawaban yang jujur dengan sedikit kebohongan sebenarnya.

.

.

-Flashback on with Kyuhyun pov -

"Hyung, aku bosan, aku keluar sebentar ya", tanpa menunggu persetujuan Siwon hyung, aku segera mengenakan jaket, topi dan kacamata hitamku. Langit diluar terlihat mendung, apa sebaiknya aku bawa payung? Ah tapi aku hanya keluar sebentar, kurasa tidak perlu. Aku segera keluar kamar tanpa menghiraukan teriakan Siwon hyung yang terus meneriaki namaku, menyuruhku kembali.

Ah sial, hujan. Tau begitu aku bawa payung tadi. Aku berlari kecil mencari tempat berteduh yang aman. Aku melihat sebuah coffee shop yang tidak begitu ramai, kurasa tempat itu aman. Aku segera berlari cepat ke arah coffee shop tersebut sebelum seluruh bajuku basah.

Gadis itu. Ya itu stalkerku. Aku melihatnya sedang duduk di dekat kaca besar di dalam coffee shop itu. Gadis itu terlihat asik dengan laptopnya. Aku segera memasuki coffee shop itu dan beruntung sekali gadis itu duduk membelakangi pintu masuk. Aku berjalan pelan ke arahnya. Kulihat dia sedang mengedit foto. Dan itu foto-foto diriku.

"Tampan", jujur aku refleks mengatakan itu. Hasil editan fotonya memang bagus, dan aku jadi terlihat lebih tampan.

"Ya, Kyuhyun memang tampan", gadis itu tersenyum kemudian membalikkan badannya. Kulihat matanya melebar. Sungguh imut.

"Cho Kyuhyun?", dia sedikit berteriak mengucapkan namaku. Beruntung coffee shop ini tidak terlalu ramai.

"Aku memang tampan kan?", tanyaku salting sambil menunjukkan sedikit smirkku.

Flashback off and Kyuhyun pov end –

.

.

"Kau kenapa duduk disini?", Sungmin masih terus menatap Kyuhyun tanpa berkedip.

"Kenapa? Tidak boleh? Ini kan tempat umum, aku bisa duduk dimanapun", Kyuhyun menjawab pertanyaan Sungmin dengan santai sambil mengambil minuman milik Sungmin kemudian meminumnya.

'Itu bekasku', ucap Sungmin dalam hati.

"Kau tidak keberatan kan aku meminum minumanmu? Aku lupa membawa uang dan aku haus. Ngomong-ngomong, kau stalkerku kan? Aku sering melihatmu. Tapi kenapa beberapa bulan yang lalu aku tidak pernah melihatmu lagi? Apa kau bosan denganku?", tanya Kyuhyun tanpa henti.

'Astaga, apa benar ini Cho Kyuhyun? Kenapa dia cerewet sekali. Dari luar dia kelihatan seperti pria yang dingin dan tidak banyak omong', Sungmin kembali berucap dalam hatinya, namun matanya tetap menatap Kyuhyun. "Tidak apa-apa minumlah. Aku memang fansmu, beberapa bulan yang lalu orang tuaku menyuruhku untuk kembali ke Jepang karna aku harus menyelesaikan kuliahku"

"Jadi kau orang Jepang? Tapi bahasa koreamu lancar sekali", Kyuhyun menatap Sungmin bingung.

"Aku orang Korea, margaku Lee. 2 tahun yang lalu aku dan keluargaku pindah ke Jepang"

"Oh, kukira kau orang Jepang. Margamu Lee? Lalu namamu?"

"Sungmin. Namaku Lee Sungmin"

Drrrttt Drrrttt

Ponsel Sungmin bergetar beberapa kali, menandakan adanya panggilan masuk.

Fishy Hae Calling

"Halo?"

"Sungminnie, kau dimana sekarang? Aku menelfon ke rumah, tapi kata umma-mu kau sedang pergi"

"Hmm aku sedang diluar sekarang. Aku mau pulang tapi tiba-tiba hujan. Ada apa?"

"Aku ingin mengajakmu makan siang, mumpung aku sedang berada di Jepang sekarang"

"Makan siang? Aku benar-benar belum bisa pulang sekarang, lagipula sekarang sedang hujan", ujar Sungmin.

"Ya! Kau benar-benar tidak merindukanku Sungminnie? Aku sedang berada di jepang dan kau sama sekali tidak ada waktu untuk menemuiku"

"Tentu saja aku merindukanmu, jangan marah chagiya haha", balas Sungmin tanpa menyadari aura gelap yang kini dipancarkan dari pemuda yang duduk di depannya. Cemburu, Kyuhyun-ah?

"Aish. Bagaimana kalau sehabis aku konser kita makan malam?"

"Makan malam? Ide yang bagus", setelah memutuskan sambungan telfon, Sungmin meletakkan ponselnya di atas meja. Tak sengaja matanya bertemu dengan mata milik Kyuhyun. Ada sedikit rasa marah yang terpancar dari tatapan mata Kyuhyun.

"Siapa? Pacarmu? Kalau sudah punya pacar kenapa masih mengikutiku? Tidak takut pacarmu akan marah dan cemburu? Bisa-bisa pacarmu marah dan membunuhku", tanpa menunggu jawaban ataupun penjelasan dari Sungmin, Kyuhyun berlalu begitu saja meninggalkan Sungmin yang tampak melongo melihat tingkat Kyuhyun barusan.

.

.

.

-Sungmin pov-

Ada apa dengan orang itu? Aneh sekali, kenapa tiba-tiba marah seperti itu? Apa aku berbuat salah? Tapi aku tidak merasa melakukan apapun. Aku hanya mengangkat telfon dari Donghae, apa itu salah? Aish kenapa pula aku bisa suka pada orang yang mudah marah seperti itu.

Lagipula apa hubungannya aku sudah punya pacar atau belum dengan mengikutinya? Itu kan hak ku untuk menjadi stalkernya. Sudahlah Lee Sungmin, tidak usah dipikirkan, lebih baik aku lanjutkan saja mengedit foto-foto ini.

-Sungmin pov end-

.

.

.

"Kyuhyun-ah", Kyuhyun menghentikan langkahnya mendengar ada seseorang yang memanggilnya. Matanya segera mencari orang yang memanggilnya tadi.

"Wookie? Kau di Jepang?"

"Hmm. Besok aku ada fanmeeting. Wah akhirnya super junior mengadakan konser juga di jepang", ujar Ryeowook sambil menepuk bahu Kyuhyun.

"Tapi ini bukan super show"

"Ya ya aku tau. Tampangmu kusut sekali dan bajumu basah, ada apa?"

"Kita cari tempat lain untuk bicara, aku akan menceritakannya padamu"

Dan disinilah Kyuhyun dan Ryeowook sekarang. Di atap hotel, menikmati musim panas Jepang di malam hari dari ketinggian, ditemani dengan dua gelas jus segar.

"Jadi, ada apa?", tanya Ryeowook membuka pembicaraan, karna dari tadi Kyuhyun hanya sibuk mengaduk jusnya.

"Kau percaya kalau kau bisa jatuh cinta pada seseorang yang baru beberapa kali kau temui?", tanya Kyuhyun sambil tetap mengaduk-aduk jusnya.

"Percaya saja, kenapa tidak. Tunggu dulu, kau sedang jatuh cinta, Kyu? Dengan siapa?"

"Tidak penting dengan siapa"

"Ya! Kau ini. Ayolah cerita, mungkin aku bisa membantumu"

"Kubilang tidak penting. Lagipula dia sudah punya pacar"

"Benarkah? Kau tau dari mana?"

"Tadi pacarnya menelfon dan dia memanggilnya chagiya. Itu sudah bukti kan"

"Lalu kau mau menyerah begitu saja?"

"Kau sendiri? Bagaimana dengan Yesung hyung? Apa kau mau menyerah begitu saja? Aku tau kau masih mencintainya"

"Kenapa kau malah membahasnya, Cho Kyuhyun-ssi?"

"Karena kalian benar-benar seperti anak kecil, Kim Ryeowook-ssi"

"Kau menyebalkan"

"Aku ingin kembali ke kamar, aku lelah. Kau masih mau disini? Atau sebaiknya aku telfon Yesung hyung agar dia kemari sehingga kalian berdua bisa bicara? Ah benar, aku akan menelfonnya", tanpa menunggu jawaban dari Ryeowook, Kyuhyun mengeluarkan ponselnya kemudian menghubungi Yesung. "Hyung, aku dan Wookie ada di atap hotel, kau kemarilah, aku lelah dan ingin kembali kemar, tapi Wookie masih ingin disini, kau bisa kan temani dia?... Hmm baiklah jangan lama-lama"

"Ya! Cho Kyuhyun kenapa kau menelfonnya? Kau benar-benar menyebalkan", ucap Ryeowook memukul-mukul bahu Kyuhyun

"Berhenti memukulku Wookie-ah. Setelah ini aku yakin kau akan sangat berterima kasih padaku dan berbalik memelukku", ujar Kyuhyun sambil tertawa. "5 menit lagi Yesung hyung akan sampai, bicaralah dengannya"

"Kyuhyun-ah?", terdengar suara dari belakang Kyuhyun dan Ryeowook.

"Oh Yesung hyung sudah disini. Baiklah Wookie, aku harus kembali ke kamar sekarang. Bicaralah baik-baik", ujar Kyuhyun sambil menepuk pelan bahu Ryeowook. "Aku pergi dulu hyung. Awas kalau kau apa-apakan sepupuku ini"

"Baik-baik aku mengerti", balas Yesung.

.

.

.

"Kau dari mana saja? Jam segini baru kembali", tanya Siwon tanpa melepas pandangannya dari buku yang dari tadi ia baca.

"Hanya jalan-jalan, kemudia bertemu Ryeowook dan mengobrol dengannya di atap"

"Ryeowook? Dia disini?"

"Iya. Dia ada fan meeting di Jepang"

"Apa dia bertemu Yesung hyung?"

"Tentu saja. Dan mereka harus berterima kasih padaku", ujar Kyuhyun dengan bangga, sedangkan Siwon hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah sang magnae. "Hyung, bagaimana hubunganmu dengan penulis itu?"

"Bagaimana apanya?", Siwon balik bertanya sambil melempar tatapan bingung ke arah Kyuhyun.

"Apa kalian sudah pacaran?"

"Belum. Aku belum berani bilang padanya"

"Lalu bagaimana hubungan Donghae hyung dan Eunhyuk hyung?"

"Kau ini aneh sekali, tadi menanyakan hubunganku dengan penulis itu, sekarang hubungan Donghae dan Eunhyuk. Kau tanyakan saja sendiri pada mereka"

"Ish. Sebenarnya beberapa waktu yang lalu aku pernah melihat Donghae hyung sedang bersama seorang gadis di restoran. Kupikir Donghae hyung punya hubungan spesial dengan Eunhyuk hyung, ternyata Donghae hyung sudah punya pacar"

"Mau Donghae sudah punya pacar atau belum itu bukan urusanmu kan. Lebih baik anak kecil sepertimu itu pergi tidur, ini sudah larut"

"Dasar pastor nyebelin", ucap Kyuhyun yang langsung dibalas dengan timpukan bantal oleh Siwon.

.

.

.

"Hyung, sehabis konser malam ini kita free kan?", tanya Donghae ke Leeteuk yang duduk di sebelahnya.

"Kita ada acara makan malam bersama member dan kru. Kenapa? Kau ada acara di tempat lain?"

"Iya, aku mau bertemu seseorang"

"Siapa? Pacarmu hyung?", tanya Kyuhyun tiba-tiba.

"Bukan urusanmu", jawab Donghae sambil mengacak-acak rambut Kyuhyun.

"Ya! Dasar ikan, rambutku jadi berantakan", teriak Kyuhyun yang hanya dibalas dengan cengiran oleh Donghae.

"Kau boleh pergi, tapi jangan lama-lama Donghae-ya", teriak Leeteuk.

.

.

.

-Sungmin pov-

Jam enam, sebentar lagi pintu gate akan dibuka. Sebaiknya aku ke toilet dulu. Beruntung aku bisa mendapatkan tempat duduk di first row. Semua berkat Donghae.

"Hai, kita bertemu lagi Sungmin-ssi"

"K-Kyuhyun...", apa yang dia lakukan disini.

"Kau habis darimana? Kupikir kau tidak akan datang kemari lagi setelah mendapat telfon dari pacarmu"

"Aku? Dari toilet. Kau salah paham, dia bukan..."

"Bukan apa? Bukan pacarmu? Ah aku tau, dia pasti tunanganmu"

Aish apa-apaan laki-laki ini. Donghae pacarku? Dalam mimpi pun tidak mungkin. "Kau benar-benar salah paham. Lagipula kalau pun aku punya pacar itu adalah urusanku kan, Cho Kyuhyun-ssi. Dan aku tetap mau mengikutimu atau tidak, itu juga urusanku kan. Pintu gate sudah mau dibuka, aku pergi dulu"

Kenapa sih dengannya. Dasar aneh. Aaaahhhh dan kenapa pula aku harus menjadi fansnya?

-Sungmin pov end-

.

.

.

-Kyuhyun pov-

Ya! Aish dia meninggalkanku. Salah paham katanya? Dia sudah punya pacar tapi tetap mau mengaku, kasian sekali pacarnya. Dengan kesal aku melangkahkan kaki menuju backstage tempat kami mengadakan konser.

Dia duduk di barisan depan. Tetap membawa towel dan kemeranya. Membuatku menjadi susah untuk berkonsentrasi. Apa yang harus aku lakukan padamu Sungmin-ah? Kau seperti kelinci yang sulit ditangkap.

Selama bernyayi aku lebih sering menatapnya dibandingkan melihat ke arah lain. Apa dia menyadarinya? Tapi dia kan tidak peka, kurasa dia tidak akan menyadarinya.

-Kyuhyun pov end-

.

.

.

"Donghae-ya, ikutlah sebentar, setelah itu kau boleh pergi", ucap Leeteuk sambil membantu Kangin memakai bajunya.

"Baik hyung. Aku keluar dulu", setelah Donghae keluar dia langsung mengeluarkan ponselnya dan menelfon Sungmin. "Minnie-ah kau sudah sampai?... Leeteuk hyung menyuruhku untuk ikut makan malam sebentar, kau tidak apa-apa kan menungguku sebentar?... Aku janji tidak akan lama... Hmm sampai nanti"

"Pacarmu hyung?"

"Ya! Kau mengagetkanku Kyu. Kau kenapa disini?"

"Aku hanya kebetulan lewat. Ayo kita ke restoran, aku sudah lapar"

"Ayo"

"Hyung, aku harus pergi sekarang"

"Hmm baiklah, jangan pulang larut"

"Sepertinya aku akan menginap hyung"

"Begitu? Yasudah, hati-hati Donghae-ya"

.

.

.

-Kyuhyun pov-

Bosaaan. Aku sudah kenyang dan hyungku yang lain sibuk bercanda dengan para kru. Benar-benar membosankan. Kulihat Donghae hyung pergi meninggalkan restoran. Pasti dia mau bertemu pacarnya. Tapi siapa? Apa pacarnya orang Jepang? Tapi saat di telfon, Donghae hyung menggunakan bahasa Korea. Sebaiknya kuikuti saja Donghae hyung, daripada aku terus berada disini, membosankan.

"Hyung, aku keluar ya", ijinku pada Leeteuk hyung yang duduk di sebelahku.

"Kau mau kemana?"

"Hanya mencari angin, disini panas dan membosankan"

"Jangan lama-lama Kyu"

"Baik hyung"

Setelah memakai mantel dan topi, aku berjalan mengikuti Donghae hyung. Aku bisa melihat Donghae hyung berjalan dengan cepat, pasti dia sudah dari jam mereka janjian.

Aku penasaran siapa pacar Donghae hyung.

Tidak lama, Donghae hyung masuk kedalam salah satu restoran Jepang. Apa sebaiknya aku masuk juga? Tapi apa harus aku katakan pada Donghae hyung? Ah bilang saja aku hanya mencari angin dan tidak sengaja melihatnya disini. Baiklah Cho Kyuhyun, 1 2 3, aku membuka pintu restoran tersebut. Mataku mencari sosok Donghae hyung. Itu dia, dia duduk di dekat jendela di pojok sana, bersama seorang gadis. Dengan mantap aku melangkahkan kakiku menuju tempatnya.

"Hyung! Tidak menyangka aku akan bertemu denganmu disi...", semua kata-kata yang sudah kususun tiba-tiba hilang saat melihat siapa gadis yang bersama Donghae hyung. Sungmin.

"Kyu? Apa yang kau lakukan disini?", Donghae hyung bertanya dengan santai.

"Kyuhyun?", kudengar gadis itu memanggil namaku pelan, tapi telingaku cukup tajam untuk mendengar suaranya.

"K-kalian? Pacaran?"

TBC


Waaaah TBC *nunjuk kata-kata diatas* kkkk maaf kalo chapter ini pendek dan ngebosenin, aku baru aja sembuh *poor me*

Gak nyangka ternyata responnya bagus banget :") Untuk chapter depan kayaknya aku mau bikin spesial Yewook, jadi buat yang nunggu Kyumin sama hubungan Haemin... sabar yaaaaa hehehehehe #ketawa evil *masih kayaknya kok haha*

Big thanks:

nurichan4, 137Line, kyuminring, audrey musaena, stephannie carolina, ernana, takara-hoshi, SSungMine, BbuingBbuing137, Cho SungKyu OKS, RillyGgio10, suciaticitrau, Sparkyu-Min, Guest, , cherrizka980826, reaRelf, chabluebilubilu, Princess kyumin, Annie Pumpkin, oyriee, minyu, hyuknie, HeeYeon, mitade13, 137137137, Cho Kyuri Mappanyukki, hyuknie, kyumin14vi, Sparkyu-Min, stephannie carolina, Kim son nie, BbuingBbuing137, minyu, nannaa, JoBel13ve, audrey musaena, reaRelf, 137137137, bunyming, SSungMine, Cho SungKyu OKS, FiungAsmara, Qniee love nest, kyuminring, RillyGgio10, Tania3424, blackwhite28, lee gyura, cherrizka980826, , indahpus96, suciaticitrau, min190196, Rissna26, AIDASUNGJIN, maya sakura, , MINGswife, Princess kyumin, Kyurin Minnie, Fariny, HeeYeon, Iam E.L.F and JOYer, Rio, Andhisa Joyers, HyukBunnyMing

ada yang belom disebut kah?

Buat lee gyura: aku baru bikin ff ini seminggu yang lalu, kenapa tiba-tiba bisa jadi sebulan aku ga update? Ff siapa yang kau baca? T^T

Makasih masih mau baca ff ini, buat yang mau review, kotaknya ada di bawah kkk

Thank you ^^