Dangerous Twin

Author :

oR3n_cH4N

Cast :

Kim Kibum as Kim Kibum

Cho Kyuhyun as Kim Kyuhyun

Kim Heechul as Kim Heechul (Appa)

Jung Jessica as Kim Jessica (Eomma)

Others ~

Pairing : KiHyun (twins)

Rate : T

Genre : Brothership, Romance

Disclaimer : All casts are belong to their self and God.

Warning :

This is STRAIGHT fanfiction (I think like that, but if i'm wrong i'll eraser it next time), if you don't like, please don't read.

Fanfic ini bukan punya saya, saya hanya berkewajiban untuk membantu mempublishkan saja. Jika ada yang kurang berkenan dengan isi cerita, ide, penokohan, pairing, de-el-el silahkan menghubungi author fanfic ini via twitter di renireniLUBIS.

With regrats,

Kim Hyokyo a.k.a Revi Killan

^^Happy Reading ^^

"Annyeong, Kibum…Kyuhyun…"

"Amber…?!" teriak Kibum dan Kyuhyun bersamaan. Mereka tampak terkejut dengan kedatangan Amber yang secara tiba-tiba di rumah mereka.

"Ya! Kalian tidak perlu berteriak seperti itu melihat kedatanganku"

"Ada apa kau datang kemari?" tanya Kyuhyun.

"Aku datang untuk menjenguk kalian. Kata Jessica Adjumma kalian sakit. Jadi aku datang kesini. Kenapa?" Amber berjalan mendekati Kibum dan Kyuhyun.

"Tidak apa-apa. Aku rasa itu merepotkanmu" kata Kyuhyun gugup.

"Tentu saja tidak. Aku senang datang ke rumah kalian"

"Kau kemari dengan siapa?" tanya Kibum.

"Oh, aku kesini sendiri. Aku membawa mobil" jawab Amber.

"Kalian sudah bangun, sayang?" Jessica tiba-tiba masuk ke kamar Kibum sambil membawa nampan berisi semangkuk bubur, 2 gelas susu, dan beberapa obat. Kibum, Kyuhyun, dan Amber serentak menoleh ke arah Jessica.

"Sebaiknya kalian makan, ne? Eomma sudah menyiapkan bubur untuk kalian" kata Jessica sambil mengaduk-aduk bubur yang sudah ada dalam genggamannya.

"Buku mulutmu, Kibum aaaaa….."

"Eomma, aku bisa makan sendiri. Berikan padaku" kata Kibum sambil mencoba meraih sendok yang dipegang Jessica.

"Aniya. Kau masih sakit. Eomma tidak mau kau menumpahkan bubur ini dan mengotori tempat tidurmu. Sebaiknya Eomma suapi saja. Ayo buka mulut mu. Aaaaa…" Kibum yang tampaknya ingin protes, tidak jadi karena bubur yang diberikan Jessica sudah terlebih dahulu masuk ke mulutnya. Akhirnya dia pun menurut dan makan dengan wajah cemberut.

Sama halnya dengan Kyuhyun. Dia pun makan dengan wajah yang tak kalah cemberutnya dengan Kibum. Mengapa duo Kim ini menjadi seperti itu? Bukankah sebenarnya mereka senang mendapat perhatian lebih dari Eomma nya? Jawabannya adalah mereka malu dilihat oleh Amber. Bagaimana tidak malu. Mereka adalah namja remaja tampan sedang makan disuapi oleh Eomma nya sambil dilihat oleh seorang yeoja. Apakah itu bukan hal yang memalukan? Tentu saja itu hal yang memalukan bagi duo Kim ini. Dan image mereka sebagai namja terpopuler di sekolah hilang seketika di depan yeoja bernama Tan Amber. Tanpa mereka sadari, sedari tadi rupanya Amber sudah mengambil beberapa foto Kibum dan Kyuhyun yang sedang disuapi makan oleh Eomma nya dengan menggunakan ponselnya. Dia mempunyai alasan tertentu mengapa ia mengambil foto Kibum dan Kyuhyun disaat seperti ini.

Akhirnya mereka pun selesai makan dan minum obat. Jessica keluar dari kamar Kibum, dan tinggallah hanya ada 3 remaja yang tersisa di kamar Kibum.

"Aku membawa buah-buahan untuk kalian. Mau aku kupaskan?" tanya Amber.

"Tentu saja mau" jawab Kyuhyun semangat. Dia sangat senang dengan kedatangan Amber di rumah mereka.

"Baiklah. Akan ku kupaskan apel, ne?" Amber dengan cepat mengupas apel dan memotongnya kecil-kecil. Lalu meletakkannya di sebuah piring kecil.

"Ini apelnya" kata Amber sambil menyodorkan piring yang berisi potongan-potongan apel ke hadapan Kibum dan Kyuhyun.

"Aku tidak suka apel" kata Kibum dengan ekspresi datarnya.

"Benarkah? Mianhae, aku tidak tahu. Akan ku kupaskan jeruk saja, ne?" kata Amber lalu dengan cepat mengupaskan sebuah jeruk untuk Kibum.

"Amber, bisakah kau suapi aku makan apel ini? Kepalaku sedikit sakit" kata Kyuhyun manja kepada Amber. Amber memandangi wajah Kyuhyun beberapa detik, lalu kembali fokus dengan kegiatannya mengupas jeruk untuk Kibum.

"Kau masih bisa makan sendirikan? Kenapa harus bermanja-manja seperti anak kecil begitu?" kata Amber pedas.

"Ini jeruknya Kibum. Ayo dimakan" Amber menyodorkan jeruk yang sudah dikupasnya ke hadapan Kibum.

"Apa kau mau di suapi juga?" lanjut Amber.

"Kalau kau mau, silahkan saja" jawab Kibum dengan ekspresi sedikit senang. Dia masih belum mengambil jeruk dari tangan Amber.

"Ya! Kenapa kau tidak mengambilnya?" kata Amber setelah menyadari Kibum belum juga mengambil jeruk dari tangannya.

"Apa kau tidak mau?" lanjut Amber lagi. Kibum dengan gerakan cepat segera mengambil buah jeruk itu dari tangan Amber.

"Kau benar-benar tidak mau menyuapiku makan apel ini?" tanya Kyuhyun tiba-tiba dengan ekspresi berharap Amber akan mau melakukannya.

"Apa aku terlihat seperti mau menyuapimu?" tanya Amber dengan nada suara agak sinis.

"Baiklah, akan aku makan sekarang. Gomawo~" Kyuhyun cepat-cepat memakan apel yang diberikan Amber.

"Kau tidak mau makan jeruk itu?" kini Amber bertanya pada Kibum yang sedari tadi tidak makan jeruk pemberiannya.

"Aku masih berharap kau mau manyuapiku makan jeruk ini" kata Kibum lagi kini dengan memperlihatkan killer smile andalannya.

"Kau yakin aku mau melakukannya?"

"Ku harap begitu" kata Kibum masih dengan senyuman mautnya.

"Kau makan sekarang, atau-"

"Baiklah, akan ku makan" potong Kibum sebelum Amber menyelesaikan ucapannya lalu segera memakan jeruk pemberian Amber.

'Dasar yeoja menyebalkan' batin Kibum.

'Apakah dia benar-benar yeoja? Aku tidak yakin' batin Kyuhyun juga.

"Amber, bisakah kau ambilkan aku air minum? Aku sedikit haus" kata Kyuhyun tiba-tiba. Dia ingin sekali menarik perhatian Amber. Tapi kelihatannya susah.

"Di mana?" tanya Amber.

"Di dapur"

"Baiklah. Tunggu sebentar" Amber bangkit, lalu keluar dari kamar Kibum menuju dapur untuk mengambilkan segelas air minum untuk Kyuhyun.

"Menurutku dia yeoja yang menyebalkan" kata Kyuhyun tiba-tiba setelah Amber benar-benar keluar dari kamar Kibum.

"Kau berpikiran seperti itu?" tanya Kibum.

"Ya. Wae?"

"Menurutku juga begitu"

"Mengapa susah sekali menarik perhatian dia? Padahal aku suka menggodanya"

"Tapi, menurutku dia gadis yang unik" kata Kibum.

"Apa kau menyukainya?" Tanya Kyuhyun tiba-tiba membuat Kibum tersentak dan jantungnya berdegup dengan kencang.

"Apa maksudmu?" tanya Kibum sedikit terbata.

"Aniya. Aku hanya bercanda. Tapi aku sedikit penasaran dengan yeoja itu. Aku akan berusaha mendekatinya" kata Kyuhyun dengan nada pasti.

"Apa kau menyukainya?" kini Kibum yang bertanya pada Kyuhyun.

"Aku tidak tahu. Tapi pertama kali aku melihat senyumnya, aku sedikit tertarik dengannya. Aku akan mendekatinya" kata Kyuhyun sambil senyum-senyun tidak jelas.

"Ini air minumnya" kata Amber tiba-tiba masuk ke kamar Kibum sambil mendekati ranjang Kibum. Lalu memberikan segelas air yang dibawanya kepada Kyuhyun.

"Gomawo"

"Sebaiknya kalian beristirahat. Aku akan segera pulang" kata Amber sambil menatap Kibum dan Kyuhyun.

"Kau akan pulang?" tanya Kyuhyun.

"Ya. Memangnya kenapa?"

"Apa kau tidak bisa pulang sebentar lagi? Emm… maksudku sebaiknya kau pulang nanti sore saja" kata Kyuhyun malu-malu.

"Ini sudah hampir sore. Mau jam berapa lagi aku pulang?"

"Sebaiknya kau segera pulang. Nanti orang tuamu khawatir" nada suara datar khas seorang Kim Kibum memotong pembicaraan antara Kyuhyun dan Amber.

"Baiklah, aku akan segera pulang"

"Amber" panggil Kyuhyun.

"Ada apa?"

"Emm…. bisakah aku meminta nomor ponselmu?" tanya Kyuhyun malu-malu. Wajahnya sudah bersemu merah sekarang. Kyuhun kemudian memberikan ponsel Kibum kepada Amber, lalu Amber mengetikkan nomornya disana.

"Ini" kata Amber lalu mengembalikan ponsel Kibum kepada Kyuhyun.

"Gomawo"

"Baiklah. Aku pulang, ne? Cepat sembuh, sampai jumpa~"

"Amber…" Panggil Kyuhyun lagi.

"Hmm"

"Emm…apa kau… tidak mau… memberikan ciuman di keningku?" kata Kyuhyun pelan yang mungkin saja Amber tidak mendengarnya.

"Mwo?"

"Ah! Aku bercanda. Sebaiknya kau cepat pulang" kata Kyuhyun dengan wajah yang kini sudah semerah tomat.

"Gomawo sudah mau datang. Mianhae kalau kami merepotkanmu" akhirnya Kibum bersuara. Dia sudah tidak tahan dengan Kyuhyun yang selalu mencoba mencari-cari perhatian kepada Amber.

"Ah~ Gwaenchana. Aku sama sekali tidak keberatan"

"Apa kau besok akan datang lagi kemari?" tanya Kyuhyun masih ingin mencari perhatian Amber sebelum Amber pulang.

"Akan aku usahakan kalau aku sedang tidak sibuk" jawab Amber.

"Baiklah. Jeongmal gomawo, Amber" kata Kyuhyun sambil tersenyum manis kepada Amber.

"Cheonma. Aku pulang, ne?" kata Amber lalu segera keluar meninggalkan kamar Kibum.

"Kau terlalu berlebihan didepan Amber" kata Kibum sambil menatap Kyuhyun.

"Memangnya kenapa?"

"Menurutku itu menjijikkan"

"Biarkan saja. Aku senang menggodanya" balas Kyuhyun.

"Terserah kau saja" kemudian Kibum menarik selimutnya dan tidur. Kyuhyun mengambil ponselnya yang terletak di atas meja, lalu mengetikkan nomor ponsel Amber yang ada di ponsel Kibum dan menyimpannya di memori Handphone nya. Setelah itu, dia mengetikkan pesan singkat untuk mengirimnya kepada Amber.

From: Kyuhyun
To: Amber
Message: Annyeong. Ini aku Kyuhyun. Apa kau sudah sampai di rumahmu?
~Sent~

Kyuhyun tersenyum-senyum sendiri setelah ia mengirim pesan itu kepada Amber. Beberapa menit kemudian tampak satu pesan masuk ke ponselnya. Dan ternyata itu adalah balasan pesan dari Amber.

From: Amber
To: Kyuhyun
Message: Aku baru saja sampai di rumahku.

Kyuhyun dengan semangat segera membalas pesan Amber.

From: Kyuhyun
To: Amber
Message: Simpan nomorku ya
~Sent~

5 menit…

10 menit…

Amber belum juga membalas pesan Kyuhyun. Akhirnya Kyuhyun pun tidur dengan wajah berseri-seri.

00.00 am at Kibum's bedroom ~

Malam ini, tepat pukul 12 malam, tampak Kyuhyun bergerak-gerak gelisah dibalik selimut tebalnya. Keringat dingin mengucur deras membasahi pelipisnya. Kyuhyun menggigil kedinginan, dan kepalanya terasa sakit sekali. Demamnya naik lagi malam ini.

"Sshh~ Eomma…" Kyuhyun bergumam-gumam tidak jelas dengan suara pelan sambil kedinginan. Kibum yang merasakan adanya gerakan-gerakan disebelahnya seketika terbangun. Itu membuat tidurnya terganggu. Dengan ekspresi datarnya, dia beralih menatap Kyuhyun yang berada disebelahnya dengan tatapan tidak suka, bermaksud untuk memarahi Kyuhyun.

"Ya! Bisakah kau tidur dengan tenang? Kau mengganggu tidurku" kata Kibum dengan suara agak keras. Namun Kyuhyun masih saja bergumam-gumam kecil memanggil Eomma nya dengan suara pelan.

"Eomma… dingin…" Kyuhyun masih menggigil di balik selimutnya.

"Apa yang kau katakan?" tanya Kibum heran.

"Kibum… aku kedinginan…" Kyuhyun menatap Kibum dan berkata dengan suara yang lemah.

"Mwo? Jinjja?" Kibum tampak panik. Dia lalu meletakkan punggung tangannya di kening Kyuhyun.

"Aigooo… Kyuhyun-ah, demammu naik lagi. Badanmu panas sekali" kata Kibum khawatir lalu segera duduk di ranjangnya. Dia benar-benar khawatir dengan kondisi Kyuhyun sekarang. Badan Kyuhyun benar-benar panas sekali. Dia bermaksud keluar menuju kamar orang tuanya dan membangunkan mereka untuk memeriksa kondisi Kyuhyun. Namun niatnya diurungkannya karena melihat jam sudah menunjukkan pukul 00.10 malam. Dia tidak tega membangunkan orang tuanya karena dia merasa akan terlalu merepotkan mereka. Eomma nya mungkin sudah terlalu lelah mengurus mereka selama seharian penuh.

Kibum menatap Kyuhyun lagi. Lalu dengan cepat dia kemudian mengambil alat-alat kompres yang ada di atas meja disebelah tempat tidurnya. Kibum memeras kain yang basah lalu meletakkannya di kening Kyuhyun.

"Apa kau mau minum?" tanya Kibum kepada Kyuhyun. Kyuhyun menggeleng.

"Gwaenchana?" tanya Kibum lagi. Kali ini Kyuhyun mengangguk.

"Baiklah. Sebaiknya kau tidur sekarang. Kalau ada apa-apa bilang saja padaku. Arraseo?" Kyuhyun kembali menganggukkan kepalanya kemudian memejamkan matanya. Kibum memeriksa kompres yang ada di kening Kyuhyun kemudian membetulkan letak selimut Kyuhyun. Dia lalu kembali membaringkan tubuhnya disebelah Kyuhyun. Kibum bergeser sedikit mendekati Kyuhyun mencoba memberikan kehangatan kepada Kyuhyun dengan merapatkan tubuhnya dengan tubuh Kyuhyun. Sekali lagi di tatapnya wajah lemah Kyuhyun, kemudian tidur dengan menggenggam sebelah tangan Kyuhyun di balik selimut mereka.

(Author: Huwaaaa…. mereka manis bukan? Menurut author pasti lucu banget deh si kembar akur kaya gitu. Kibum perhatian banget ya sama Kyuhyun ^^ tapiiii apa yang terjadi ketika mereka bangun nanti?)

TBC

Author said like this : 'Maaf aku kehabisan ide. Maaf banget kalo jelek yaa . Maaf juga kalo kurang puas. Yang mau ngasih ide untuk chapter selanjutnya mention aja ke renireniLUBIS sangat membantu. Mohon komen yaa ~ Gomawo ^^'

Annyeong~~*bow* saya sudah bilang eoh diatas, ini bukan ff saya. Dan tolong untuk kali ini bagi readers yang kurang suka jangan bash dan jangan flame ff ini, karna ff ini bukan punya saya.

Saya mengharapkan review, kritik, dan saran dari para readers tersayang.

Jeongmal gomawo~~

regrats,

Kim Hyokyo.