Chinatsu : Yuhuuuuuuuu~~~ I'm Come Back Againnnnn!

Len & Rin : AUTHOOOOORRRRRRR! #teriak pake toa masjid dekat rumah chinatsu

Chinatsu : Doushite no?

Gumi : Author-san~~ boleh aku bertanya?

Chinatsu : Kenapa Gumi?

Gumi : Kok semua tepar kayak gitu? (nunjuk Miku, Kaito, Akaito #sejak kapan!?, Kaiko, Nigaito, Taito dan Gumiya yang sudah terbaring lemas di lantai)

...

Chinatsu : WOOIII! BANGUN SEMUA! #pinjam toa dari Kagamine's twins

Krik Krik #jangkrik lewat

Chinatsu : Gumi..

Gumi : Ya?

Chinatsu : Kau baca disclaimer dan Rin, Len kalian baca warning ya.

Rin : Lho!? Gimana dengan mere-

Chinatsu : Mau kutusuk dengan Gunting kesayanganku? (sambil bawa gunting)

Rin : Ba-baik... (gemetar ketakutan)

Gumi : Yosh! Vocaloid milik Yamaha tapi cerita ini milik Author-san ya~~ Giliran kalian berdua lagi (sambil nunjuk Rin & Len)

Rin & Len : Oke! Warning OOC, Typo bertebaran mungkin, adegan bloody-nya sudah dimulai dari chap. Kemarin tapi kayaknya chap ini gak ada ._.

Chinatsu : Oke! Review seperti biasa dan silahkan dinikmati!


Preview: "Pergilah! Bawa benda ini bersamamu,"/"Daijoubu! Yang penting temukan partnermu dan simpan benda ini baik-baik,"/ "Kenapa kita lari, Gumiya!?"/ "Percuma,"/ "Asal tau saja, Aku Immortal dan tidak bisa dibunuh,"/ "Mereka sudah dianggap mengundurkan diri dari game ini,"/ "Dan para pemain lain sudah menunggu dimulainya game ini, Kaito"

Game of the Dead

Chapter 4 : Family

Rate : T (13+)

Genre : Sci-fi, Adventure, Action, Romance comedy, Thriller, Survival Game

Pairing Chara : Miku x Kaito (Mikaito) masih tetap XD

Sunday, January 13th 2030

12:55 a.m

Kediaman keluarga Shion

"Are? Tumben Kaito-nii pergi selama ini? Apa ada sesuatu ya?" Kata Kaiko khawatir akan Kaito yang sampai sekarang belum pulang.

"Mungkin karena penjual es krim-nya penuh pelanggan, jadi dia harus ngantri mungkin," jawab Taito nada datar

"Hmm... Kalau begini bisa mati penasaran nih..." balas Kaiko sambil memajukan mulutnya

"'Gak usah lebay juga 'kali!" Tanggap Taito sambil menghidupkan TV.

Sepertinya keadaan keluarga Shion tetap seperti biasanya walaupun perbedaannya, yaitu Kaiko dan Nigaito tetap terus menatap paket kiriman tadi dengan serius. Sedangkan Taito hanya menonton TV saja karena bosan melihat paket itu terus-terusan.


Kota pemukiman penduduk, Akihabara

Bluk

"Ka-KAITO!?" Teriak Miku melihat Kaito langsung jongkok lemas dan bersandar di dinding salah satu toko di pemukiman tersebut.

"Da- Daijobu ka?" Tanya Miku khawatir.

Terlihat pelipis Kaito mengalir setetes air atau sedang berkeringat dingin.

"..."

Kembali tidak ada jawaban yang Kaito berikan. Melihat Kaito seperti itu mebuat Miku merasa bersalah lagi karena menceritakan tentang Game tersebut.

"OI! KAITO!" Teriak seseorang yang memanggil Kaito

"!?"

"Ngapain kau ke sini? Tumben banget, sambil bawa cewek pula! Pacarmu ya?" Kata orang itu sambil menepuk kepala Kaito yang terjongkok.

"A-AKAITO!?" Teriak Kaito kaget melihat Kakak-nya sendiri. Miku yang melihat orang yang hampir mirip Kaito walaupun warna rambutnya berbeda, langsung bersiap pose siaga karena takut nanti Kaito diapa-apakan.

"Uwoooo, tenang nak, Aku 'gak lukain pacarmu kok," Kata Akaito langsung melihat Miku mau menyerangnya.

"Siapa yang pacaran Baka Aniki!" Tanggap Kaito marah dengan menekan kata Pacaran.

"A-Are!? Jadi dia siapa kalau bukan pacarmu Otouto?" Balas Akaito sambil menunjuk Miku. Miku pun hanya heran dengan reaksi Akaito dan Kaito yang kelihatannya seperti Kakak-Adik di matanya.

"E-Eto..." Kaito pun hanya bingung untuk menjawab sambil menatap Miku seakan berkata "Tolong Aku!" tapi Miku sendiri hanya diam. Mungkin dia tidak mengerti.

"U.."

"U?" Akaito bingung dengan gumaman Kaito

"URUSAAAIIIIIII!" Teriak Kaito tiba-tiba ke Akaito. Akaito pun hanya sweetdrop sedangkan Miku menutup kedua telinganya dengan tangannya.

"..." Suasana hening lagi setelah Kaito berteriak. Akaito hanya melongo, Kaito sepertinya sedang marah kepada Akaito, Miku? Yah tau sendirilah... hanya berdiam diri ditempat.

"Ne..Kaito" Akhirnya Akaito bersuara walaupun masih melongo.

"Nani?" Jawab Kaito sambil setengah marah.

"Lebih baik kita masuk aja ke toko," Balas Akaito sambil menunjuk kerumunan masyarakat yang melihat ke mereka bertiga.

.

.

.

.

.

Krik Krik #om belalang lewat

BLUSH

Akhirnya wajah Kaito merah karena malu diperhatiin masyarakat sebanyak itu. Sedangkan Miku yang dilihat terus sebagai objek hanya diam tanpa ekspresi.

"Hora, Hora, Hayaku!" Kata Akaito sambil mendahului Kaito dan Miku menuju toko.

"Ha'i, Ha'i, Baka Aniki!" Balas Kaito sambil menarik Miku karena hanya diam terus.

"!? Kita mau kemana, Kaito?" Tanya Miku yang akhirnya buka mulut.

"Lihat saja," Jawab Kaito sambil terus memegang tangan Miku. Entah kenapa wajah Miku merona merah dan...

"Hangat," Batin Miku saat merasakan kehangatan tangan Kaito.


Mereka pun sampai di sebuah toko Cafe yang tidak jauh dari lokasi tadi. Disinilah Akaito bekerja menjadi Waitress di cafe tersebut.

"Jadi mau pesan apa nih~ Otouto?" Tanya Akaito sebagai waitress.

"Tolong jangan panggil Aku seperti itu, Baka Aniki!" Balas Kaito risih.

"A, Ano, Akaito-san?" Kata Miku sambil bertanya kepada Akaito.

"Doushita no? Calon Ore no Imoutou?" Balas Akaito iseng. Kaito pun sudah mengangkat kursi untuk melemparkannya ke Akaito sambil ditahan oleh waitress lain di toko tersebut. Sedangkan Miku hanya bingung apa yang dilakukan Kaito terhadap Akaito.

"AKAITO! KOROSU!" Batin Kaito yang sudah mencapai batasnya.

"A, anu, bisakah Aku pesan ini?" Tanya Miku sambil menunjukkan sebuah menu kepada Akaito.

"Oh! Itu toh! Sup Negi hangat 1 siap dipesan!" Jawab Akaito

"Kaito?" Kata Akaito sambil melihat Kaito yang sudah menurunkan kursi karena sudah memendam amarahnya walaupun hanya sedikit.

"Pesan seperti biasa," Jawab Kaito.

"Oke, 1 Es krim Parfait dengan taburan coklat chips dan buah Blueberry serta 1 Sup negi hangat, silahkan tunggu 15 menit~" Kata Akaito sambil berjalan menjauhi mereka berdua.

.

.

.

.

Hening... (again?)

BUK

"?"

BUK! BUK!

"?..."

BUK! BUK! BUK! BUK! BUK!

"! Doushita no Kaito!?" Teriak Miku khawatir melihat Kaito Headbang di meja berkali-kali.

"Ahaha Daijoubu, Miku," Jawab Kaito sambil tertawa hambar. Miku pun hanya sedikit tercengang karena luka kecil di kening Kaito dan sedikit berdarah akibat aktifitas tadi.

PLUK!

"ITAII!" Teriak Kaito kesakitan akibat perlakuan Miku terhadapnya.

"Bakaito! Ini sudah luka tapi kamu malah bilang Daijoubu?" Kata Miku sambil mengelus kening Kaito dengan tisu.

BLUSH

Akhirnya Kaito hanya bisa blushing lagi. Sementara Miku hanya membersihkan luka Kaito. Terkadang itu pun membuat Kaito merintih kecil karena perih.

"Hah~~ enaknya masa muda~~~," Kata Akaito sambil menunjukkan muka aneh melihat adiknya tersebut.

"Akaito, pesanan sudah selesai nih! Anterin gih!" Kata Dell teman sekampus dan se-part time Akaito.

"Hummm~ padahal lagi adegan asik nih~~~" Akaito pun hanya mencibir.

"Kalau gitu biar Aku saja, Dell," Kata Kiyoteru pemilik cafe tersebut sekaligus senpai mereka.

"Onegaishimasu,Hiyama-senpai" Kata Akaito dan Dell bersamaan sambil membungkukkan badan.

Kiyoteru pun langsung mengantar pesanan Kaito dan Miku. Sementara itu Kaito hanya masih merintih kesakitan akibat perlakuan Miku terhadapnya.

"1 pesanan Es krim Parfait dengan taburan coklat chips dan buah Blueberry serta 1 Sup negi hangat, silahkan dinikmati," Kata Kiyoteru ramah sambil menaruh pesanan Kaito dan Miku.

"A, Arigatou," Kata Miku dan kaito bersamaan dengan posisi yang tetap seperti tadi.

"Douitashimasute," Balas Kiyoteru.

.

.

.

BLUSH!

Kali ini giliran Miku dan Kaito ber-blushing ria. Miku hanya menggerakkan tangannya ke atas ke bawah seperti orang panik. Sedangkan Kaito hanya bersikap cool walau mukanya sudah merah bagai tomat. Kiyoteru pun hanya terenyum kecil melihat pasangan yang menurutnya cocok.

"Tenang saja, Kaito, untukmu kuberi paket hemat khusus Couple," Kata Kiyoteru untuk menenangkan Kaito dan Miku.

"BUKAN ITU MASALAHNYA!" Teriak Miku dan Kaito bersamaan lagi.

...

BLUSH!

Dan akhirnya blushing mereka tambah parah. Tapi masih tetap memakan makanan pesanan mereka, walaupun suasana canggung


Kota pemukiman penduduk, Akihabara Kediaman keluarga Shion

02:00 p.m

"Ahh~~~ kenyangnya~~" Seru Miku sambil mengelus perutnya.

"Hah~ ya iyalah. Kamu makan sup negi 5 mangkok," Jawab Kaito. Miku pun hanya cemberut.

"Habis supnya 'kan enak," Balas Miku sambil memajukan mulutnya. Kaito yang melihat itu hanya tertawa.

"Jangan dimajuin mulutnya. Kayak bebek tau!" Kata Kaito sambil tertawa dan berlari mendahului Miku.

"Mooouuuuu!" Miku ngambek sambil mengembungkan pipinya. Sedangkan Kaito, hanya tertawa sambil berlari kecil di depan Miku.

Miku pun akhirnya mengejar Kaito dan...

BUUKK!

Wajah Miku pun menabrak punggung Kaito.

"I-Ittai," Rintih Miku.

"Ah,Gomen-gomen Aku berhenti mendadak," Kata Kaito sambil membalikkan badannya untuk melihat Miku.

"Kita sudah sampai!" Seru Kaito sambil menunjuk Rumahnya sendiri. Miku pun hanya cengo dan membeku di tempat.

"Doushite no, Miku?" Tanya Kaito sambil melambaikan tangannya di depan wajah Miku.

Miku cuman geleng-geleng kepala karena malihat bangunan mewah –ralat- bangunan minimalis tapi terlihat modern ini.


Kediaman keluarga Shion

Ting Tong!

"Ha'i~ Chotto matte kudasai." Kata Taito sambil menuju pintu depan rumah.

Cklek

"O, Kaito-nii rupanya," Lanjut Taito setelah membuka pintu.

"Kaito-Niiii!" Teriak Nigaito sambil berlari ke arah Kaito.

Buk!

Gubrak!

Kaito pun terjerembab akibat serangan Nigaito tadi. Sedangkan Miku cengo melihat Kaito, Taito, dan Nigaito begitu mirip.

"Ne, Kaito? Kamu punya Cloning ya?" Tanya Miku dengan muka Innocent.

.

.

.

Krik Krik #om belalang lewat lagi (dihajar sama readers karena menganggu)

"E-Eto, mereka ini bukan cloningku tapi saudaraku, Miku," Jawab Kaito sambil tersenyum simpul

"Oh, sou ka," Tanggap Miku

"E, kanojo wa dare, Kaito-nii? Koibito?" Tanya Taito bertubu-tubi sambil menunjuk Miku.

BLUSH!

"Chi-Chigau Yo!" Kata Kaito dan Miku bersamaan.

"Mencurigakan, ne, Taito," Kata Kaiko yang entah sejak kapan di sebelah Taito. Miku pun cengo (lagi ==") melihat Kaiko dan Kaito begitu mirip.

"Itu gak bener! Iya 'kan Miku?" Balas Kaito sambil menghadap Miku.

"..."

"Mi-Miku?"

"Kaito?" Gumam Miku.

"SEJAK KAPAN KAMU PUNYA ANAK!?" Teriak Miku histeris di depan Kaito berserta saudaranya.

"MEREKA BUKAN ANAKKU!" Teriak Kaito histeris juga mendengar perkataan Miku.

"Jadi, Cloning-mu?" Tanya Miku lagi.

"Tadi 'kan dah dibilang 'kan!?" Kata Taito dan Kaito bersamaan sambil facepalm. Sedangkan Miku sedang ber-bingung ria. Kaiko dan Nigaito? Tenang saja, mereka juga sedang sweetdroped.


07:00 p.m

Brak!

"HOI! I'M HOME!" Teriak Akaito sambil mendobrak pintu rumah depan.

SIIIINNNGGGGG...

"A-Are? Yang lain kemana?" Tanya Akaito bingung dengan keadaan rumahnya yang sunyi.

Sebenarnya semua, Shion bersaudara (minus Akaito) dan Miku sibuk sendiri. Seperti Kaiko dan Miku memasak di dapur, Kaito dan Nigaito sedang asyik menonton Doraemon, Taito? Dia sedang di kamar dan tidak perlu diketahui. Akaito pun hanya cengo melihat Miku yang sedang memasak bersama Kaiko. Kaito dan Nigaito bingung melihat Akaito membantu di tempat.

"Ne, ne, Kaito-nii, Akaito-nii kenapa?" Tanya Nigaito setelah melihat Akaito seperti itu.

"Mungkin lagi dirasukin setan cengo," Jawab Kaito sambil mengacak-acak rambut Nigaito.

BUK!

"APA MAKSUDMU AKU KERASUKAN SETAN CENGO HAH!" Teriak Akaito marah sambil melempar tasnya ke Kaito.

"HIII!" Teriak Nigaito histeris melihat Akaito marah dan lari ke Kaiko. Sedangkan Kaito terjerembab di lantai dengan pose yang mengenaskan

"HEI! Kok baru pulang udah marah sih Akaito-nii?" Kata Kaiko

"Tanya tuh sama si biru," Jawab Akaito ngambek sambil menunjuk Kaito yang jatuh terjerembab.

"Heh..." Kaiko pun hanya menghela nafas berat melihat kelakuan kakak sulungnya yang seperti anak-anak.

Setelah beberapa menit kemudian tercium aroma masakan dari dapur.

"Makan malam sudah siap," Kata Miku sambil membawa mangkuk dari dapur.

"Makan Malam!" Seru Nigaito riang sambil berlari ke arah Miku setelah ditenangkan Kaiko saat insiden tadi.

"TAITO MAKAN MALAM SUDAH SIAP!" Teriak Kaiko dari bawah untuk memberitahu Taito yang berada di lantai atas.

"..." Tidak ada jawaban dari Taito

"Hee.. biarinlah nati dia turun sendiri," Kata Akaito sambil menepuk pundak Kaiko.

"Yaa.." Jawab Kaiko pasrah.

Puk Puk

"Kaito..." Kata Miku sambil memukul pipi Kaito dengan jari telunjuk kanan.

"Ukh,"

"?" Miku pun bingung dengan reaksi Kaito.

"Ne, ne, Akaito, apakah Kaito sudah mati?" Tanya Miku ke Akaito.

"Mana mungkin! Dia cuman pingsan saja tuh!" Kata Akaito melihat Miku bingung.

"Serahkan kepadaku!" Lanjut Akaito sambil mendekati Kaito.

Setelah mendekati Kaito, Akaito pun memegang hidung Kaito dan...

"HOI! LEPASIN! AKU 'GAK BISA NAFAS BAKA ANIKI!" Teriak Kaito histeris terbangun.

Akaito pun melepaskan pegangannya pada hidung Kaito.

Melihat adegan itu, Kaiko dan Miku hanya cekikikan geli melihat tingkah Akaito dan Kaito kelahi lagi. Sedangkan Nigaito hanya duduk di meja makan.

Beberapa menit kemudian...

Akhirnya makan malam terlaksana walaupun Akaito dan Kaito masih marah dan Taito sudah turun dari kamarnya.

"Itadakimasu!"

Hap

Nyam~~~

"Oishii~~~" Seru batin mereka setelah mnyuap makanan mereka 1 sendok.

"Siapa yang buat makan malam?" Tanya Akaito.

"Kami berdualah! Ya 'kan Miku-nee?" Jawab Kaiko sambil memeluk Miku yang berada disebelahnya. Miku pun hanya tertawa kecil sambil menikmati masakan buatannya sendiri bersama Kaiko.

Acara makan malam itu pun selesai setalah 30 menit.

"Hah~~ Kenyang~~" Gumam Kaito dan Akaito bersamaan di tempat meja mereka tadi.

"O iya! Tadi ada paket untuk Kaito-nii sama Miku-nee mungkin.." kata Kaiko sambil mengambil kotak paket Kaito. Saat melihat kotak itu, Miku pun menarik tangan Kaito sambil mengisyaratkan bahwa kotak tersebut berhubungan dengan Game tersebut. Kaito pun hanya menghela nafas berat.

"Saa, kalau begitu biar Aku sama Miku yang buka paketnya di kamarku. Kalian dibawah saja ya!" Kata Kaito sambil mengambil paket tersebut dan menarik tangan Miku.

"Kau mau melakukan 'itu' bersama Miku-chan ya? Otouto?" Tanya Akaito melihat Kaito memegang tangan Miku.

BUK!

"Baka aniki! Paket ini isinya berhubungan dengan pelajaranku bego!" Kata Kaito setelah memukul kepala Akaito dengan Paket tersebut.

"Hi...Hidoi na..Otouto," Lirih Akaito sambil pundung dipojokkan ruangan dan mengelus kepalanya sendiri.

"Habis salah sendiri Akaito-nii," Batin Kaiko, Taito dan Nigaito bersamaan.


Kamar Kaito

"Yoshhh.." seru Kaito sambil meletakkan paket itu di meja kecilnya.

Cklek!

Miku pun mengunci pintu kamar Kaito.

"Jadi ini isinya apa Miku?" Tanya Kaito ke Miku. Yang ditanya pun hanya mengangkat bahu menandakan 'Aku juga 'gak tau'.

DEG!

"O, oke, aku buka sekarang," Kata Kaito sambil memegang ujung lakban paket tersebut.

DEG!

GLEKH!

SRAAAKKKKKK

Ternyata isi kotak tersebut hanyalah sepasang kontak lensa, 2 jam tangan touch screen, dan 1 kertas saja.

"U, untuk apa ini?" Tanya Kaito sambil memegang salah satu jam berwarna biru tersebut.

"Jam itu untuk mengambil beberapa informasi dari Game ini. Seperti letak musuh berada dan apa-apa saja yang ia bawa serta sebagai bukti sah para pemain. Biasanya saat dipakai tidak dapat dilihat orang biasa maupun para pemain." Jelas Miku panjang lebar. "Bisa dibilang surat persetujuan untuk memulai game ini dan menggunakannya." Lanjut Miku.

"Kalau ini?" Tanya Kaito sambil memagang kotak kontak lensa di tangan lain yang bebas.

"Untuk melihat para pemain yang asli karena sebagian pemain adalah manusia yang hampir mirip dengan orang biasa. Jadi, untuk membedakan antara para pemain dan orang biasa." Jawab Miku.

"Oo, sokka..." Kata Kaito mengerti sambil menaruh jam tersebut dan kotak kontak lensa dan jam tersebut. Setelah mengambil secarik kertas tersebut dan membacanya bersama Miku. Kaito dan Miku pun hanya tercengang melihat isi secarik kertas tersebut.


Area Gedung Perkantoran, Akihabara

Terlihat seorang gadis yamg seumuran dan gaya rambut yang sama dengan Miku. Sepertinya ia sedang menikmati angin malam berhembus dan melihat kecantikan kota tersebut saat malam hari sambil duduk manis di atas gedung perkantoran tersebut.

"Fu fu cepatlah memulainya sebelum para pemain mengincar kalian berdua ni~~~" Kata gadis tersebut sambil tersenyum psycho.


Sementara itu Kaito dan Miku.

"So... sonna..." Kata Kaito setelah shok melihat isi dari kertas tersebut.

To : Knight Blue

From : ?

Ne, ne kepada Knight Blue. Lebih baik kalian cepat memulai game ini. Kalau tidak mungkin kalian akan diincar oleh para pemain lain atau lebih tepatnya dibunuh oleh pemain lain yang tidak sabaran. Buktinya, Gumi dan Gumiya yang sudah menjadi salah satu korban partnermu. Saa, Hajimemashou Blue Knight.

Mendengar kata dibunuh Miku pun merinding seketika. Begitu juga dengan Kaito yang sudah bermuka horor setelah mambaca kertas tersebut.

"Mung-mungkinkah..."

To be Continued


Chinatsu : Akhirnya selesai juga Chapter 4...

Rin : Author membuatnya sampai 1 bulan lebih malah untuk cerita ini...

Chinatsu : Yah, apa boleh buat tugas sekolah numpuk, terus ujian semester hampir dekat! HUWEEEE! #sambil meluk Rin

Rin : Sabar-sabar #sambil mengelus punggung Chinatsu

Len : Sementara itu kita akan balas review! Mulai dari Akaito-nii!

Akaito : Oke! Bersama dengan saya Akaito si Macho!

Kaito : Banyak bacot lu BAkaito!

Jleb!

Akaito : Ha'i~~ saya akan membalas review dari vermiehans dari Author "Sama! Saya juga suka darah #plak digampar lapie. Gumi dan Gumiya memang mati tragis soalnya dibunuh secara brutal ama Miku ^w^"

All (min. Chinatsu) : Sadis...

Chinatsu : ? *setelah tenang*

Akaito : Miku-chan giliranmu!

Miku : Ha'i~ untuk Itsunomi de Rogers86 Aku sadis? Silahkan tanya Author karena dia yang membuat saya seperti itu... Kaito kau lagi..

Kaito : Roger! *sambil makan eskrim* untuk Aika Licht Yuichi "Waduh... kurang serem ama panjang dan Greget! Gomen, kalau belum bisa silahkan lihat chapter ini kalau kurang panjang silahkan ambil persediaan eskrim Kaito" WOI! Kok eskrim yang jadi korban!

Chinatsu : Mau? *nyondorin eskrim rasa vanilla choco chips*

Kaito : *Ngiler*

Rin & Len : Oke! Giliran kami! Untuk CoreFiraga gak apa-apa kok telat yang penting review! Miku-nee memang diceritakan humanoid agak sadis disitu dan Kaito-nii disuruh minum ! *nyondorin minuman kaleng *

Kaito : Oke~ *nerima sambil makan eskrim*

Miki : Oke! Minta Review-nya ya!

Gomen minna-sama mungkin saya akan telat update karena hampir mendekati ujian semester. Saya minta maaf atas hal ini minna-sama. Semoga minna-sama menikmati Chapter 4 ini walaupun Gaje dan aneh. Mungkin Chapter 5 akan saya Publish sekitar 1 bulan lagi. Hontou ni Gomennasai.